QS. Al Ghaasyiyah (Hari Pembalasan) – surah 88 ayat 7 [QS. 88:7]

لَّا یُسۡمِنُ وَ لَا یُغۡنِیۡ مِنۡ جُوۡعٍ ؕ
Laa yusminu walaa yughnii min juu’in;

yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.
―QS. 88:7
Topik ▪ Neraka ▪ Makanan dan minuman ahli neraka ▪ Keabadian surga
88:7, 88 7, 88-7, Al Ghaasyiyah 7, AlGhaasyiyah 7, Al Gasiyah 7, Al Ghasyiyah 7, Al-Ghasyiyah 7

Tafsir surah Al Ghaasyiyah (88) ayat 7

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Ghaasyiyah (88) : 7. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat-ayat ini Allah menerangkan bahwa orang-orang kafir itu akan dimasukkan ke dalam api yang sangat panas ialah neraka.
Bila mereka meminta air karena haus, maka mereka diberi air dari sumbernya yang sangat panas Dan bila mereka meminta makan, maka diberi makanan yang jelek, yang tidak menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar.
Dalam ayat-ayat yang lain yang sama maksudnya Allah berfirman:

Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah.
(Q.S. Al-Haqqah [69]: 36)

Dan firman Allah:

Kemudian sesungguhnya kamu hai orang yang sesat lagi mendustakan, benar-benar akan memakan pohon zaqqum.
(Q.S. Al-Waqi’ah [56]: 51, 52)

Dan firman Nya:

Sesungguhnya pohon zaqqum itu, makanan orang yang banyak berdosa.
(Q.S. Ad-Dukhaan [44]: 43, 44)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Makanan itu tidak memberikan kegemukan untuk tubuh dan tidak juga menghilangkan rasa lapar.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.)

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Lihat tafsir ayat 1


Kata Pilihan Dalam Surah Al Ghaasyiyah (88) Ayat 7

JUU’
جُوع

Arti lafaz juu’ ialah lapar lawan bagi kenyang.

Lafaz juu’ ini diulang empat kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah
-Al­ Baqarah (2), ayat 155;
-An Nahl (16), ayat 112;
-Al Ghaasyiyah (88), ayat 7;
-Al Quraisy (106), ayat 4.

Dalam surah Al Baqarah (2), ayat 155 di­ sebutkan beberapa ujian dan cobaan yang diberikan Allah kepada manusia yaitu sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Ujian dan cobaan ini adalah untuk menguji manusia yang sabar diantara mereka.

Dalam surah An Nahl (16), ayat 112 di­ sebutkan kelaparan juga kadang-kadang men­jadi azab yaitu bagi orang yang durhaka pada ajaran yang dibawa oleh nabi seperti yang dialami oleh Makkah, negeri yang dahulunya aman dan tenteram, rezeki yang datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi penduduknya mengingkari nikmat-nikmat Allah. Oleh sebab itu, Allah membiarkan mereka merasai kelaparan dan ketakutan.

Dalam surah Al Quraisy (106), ayat 4 di­tegaskan, Allah yang menghilangkan rasa lapar dan memberi makan kepada manusia. Oleh karena itu, hendaklah manusia menyembah-Nya. Dalam surah Al Ghaasyiah (88), ayat 7 diterangkan, makanan penghuni neraka ada­lah pohon-pohon berduri yang tidak dapat menggemukkan badan dan tidak pula menghilangkan lapar.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:162

Informasi Surah Al Ghaasyiyah (الغاشية)
Surat ini terdiri atas 26 ayat, termasuk surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Adz Dzaariat.

Nama “Ghaasyiyah” diambil dari kata “Al Ghaasyiyah” yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya peristiwa yang dahsyat, tapi yang dimaksud adalah hari kiamat.

Surat ini adalah surat yang kerap kali dibaca Nabi pada raka’at kedua pada shalat hari-hari Raya dan shalat Jum’at.

Keimanan:

Keterangan tentang orang-orang kafir pada hari kiamat dan azab yang dijatuhkan atas mereka
keterangan tentang orang-orang yang beriman serta keadaan surga yang diberikan kepada mereka sebagai balasan
perintah untuk memperhatikan keajaiban ciptaan-ciptaan Allah
perintah kepada Rasulullah ﷺ untuk memperingatkan kaumnya kepada ayat-ayat Allah karena beliau adalah seorang pemberi peringatan, dan bukanlah seorang yang berkuasa atas keimanan mereka.

Lain-lain:

Keterangan tentang orang-orang kafir pada hari kiamat dan azab yang dijatuhkan atas mereka
keterangan tentang orang-orang yang beriman serta keadaan surga yang diberikan kepada mereka sebagai balasan
perintah untuk memperhatikan keajaiban ciptaan-ciptaan Allah
perintah kepada Rasulullah ﷺ untuk memperingatkan kaumnya kepada ayat-ayat Allah karena beliau adalah seorang pemberi peringatan, dan bukanlah seorang yang berkuasa atas keimanan mereka.

Ayat-ayat dalam Surah Al Ghaasyiyah (26 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Ghaasyiyah (88) ayat 7 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Ghaasyiyah (88) ayat 7 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Ghaasyiyah (88) ayat 7 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Ghasyiyah (88) ayat 1-26 - Revi Adelia (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Ghasyiyah (88) ayat 1-26 - Revi Adelia (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Ghaasyiyah - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 26 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 88:7
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Ghaasyiyah.

Surah Al-Ghasyiyah (bahasa Arab:الغاشية, al-Ġhāšiyäh, "Hari Pembalasan") adalah surah ke-88 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas 26 ayat.
Dinamakan Al-Ghasyiyah yang berarti Hari Pembalasan diambil dari kata al-Ghasyiyah yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Yang dimaksud dengan "Hari Pembalasan" dalam surah ini adalah Hari Penghakiman.

Nomor Surah 88
Nama Surah Al Ghaasyiyah
Arab الغاشية
Arti Hari Pembalasan
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 68
Juz Juz 30
Jumlah ruku' 1 ruku'
Jumlah ayat 26
Jumlah kata 92
Jumlah huruf 382
Surah sebelumnya Surah Al-A’la
Surah selanjutnya Surah Al-Fajr
4.7
Ratingmu: 4.7 (27 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/88-7









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta