Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Ghaasyiyah (Hari Pembalasan) - surah 88 ayat 2 [QS. 88:2]

وُجُوۡہٌ یَّوۡمَئِذٍ خَاشِعَۃٌ ۙ
Wujuuhun yauma-idzin khaasyi’atun;
Pada hari itu banyak wajah yang tertunduk terhina,
―QS. Al Ghaasyiyah [88]: 2

Daftar isi

(Some) faces, that Day, will be humbled,
― Chapter 88. Surah Al Ghaasyiyah [verse 2]

وُجُوهٌ wajah

Faces
يَوْمَئِذٍ pada hari itu

that Day
خَٰشِعَةٌ tertunduk

(will be) humbled,

Tafsir Quran

Surah Al Ghaasyiyah
88:2

Tafsir QS. Al-Gasyiyah (88) : 2. Oleh Kementrian Agama RI

Kemudian Allah menjelaskan bahwa manusia ketika itu terbagi dua, yaitu golongan orang kafir dan golongan orang mukmin.

Golongan orang kafir ketika melihat kedahsyatan yang terjadi ketika itu, menjadi tertunduk dan merasa terhina.

Allah ﷻ berfirman:

وَلَوْ تَرٰٓى اِذِ الْمُجْرِمُوْنَ نَاكِسُوْا رُءُوْسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ رَبَّنَآ اَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا اِنَّا مُوْقِنُوْنَ

Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata),
"Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), niscaya kami akan mengerjakan kebajikan.
Sungguh, kami adalah orang-orang yang yakin."
(As-Sajdah [32]: 12)

Dan firman Allah:

وَتَرٰىهُمْ يُعْرَضُوْنَ عَلَيْهَا خٰشِعِيْنَ مِنَ الذُّلِّ يَنْظُرُوْنَ مِنْ طَرْفٍ خَفِي وَقَالَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّ الْخٰسِرِيْنَ الَّذِيْنَ خَسِرُوْٓا اَنْفُسَهُمْ وَاَهْلِيْهِمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ اَلَآ اِنَّ الظّٰلِمِيْنَ فِيْ عَذَابٍ مُّقِيْمٍ

Dan kamu akan melihat mereka dihadapkan ke neraka dalam keadaan tertunduk karena (merasa) hina, mereka melihat dengan pandangan yang lesu.
Dan orang-orang yang beriman berkata,
"Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari Kiamat."
Ingatlah, sesungguhnya orang-orang zalim itu berada dalam azab yang kekal.
(Asy Shyuura [42]: 45)

Tafsir QS. Al Ghaasyiyah (88) : 2. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Pada hari kiamat, terdapat wajah-wajah yang sangat terhina dan selalu mengerjakan sesuatu yang melelahkan dan mencelakannya di dalam neraka.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wajah orang-orang kafir pada hari itu dihinakan dengan azab, bekerja keras lagi kepayahan dengan perbuatan, tetapi memasuki api neraka yang sangat panas sehingga menembus, terbakar api yang sangat menyala-nyala, diberi minum dari mata air yang sangat panas.
Para penghuni neraka tidak memperoleh makanan selain dari tumbuhan berduri yang menempel di tanah.


Ini adalah makanan yang paling jelek dan paling busuk, makanan yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Banyak muka pada hari itu) yang dimaksud dengan ungkapan lafal Wujuuh atau muka adalah orang-orangnya, demikian lafal yang sama sesudahnya nanti


(tunduk) terhina.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

(1-7)
Al-Ghasyiyah salah satu nama lain dari hari kiamat —menurut Ibnu Abbas, Qatadah, dan Ibnu Zaid— karena hari kiamat menutupi semua manusia dan meliputi mereka semuanya.
Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Muhammad At-Tanafisi, telah menceritakan kepada kami Abu Bakar ibnu Iyasy, dari Abu Ishaq, dari Amr ibnu Maimun, bahwa Nabi ﷺ melewati seorang wanita yang sedang membaca firman-Nya:
Sudah datangkah kepadamu berita (tentang) hari pembalasan?
(QS. Al-Gasyiyah [88]: 1)
Maka beliau bangkit dan mendengarkannya serta menjawab:
Benar, telah datang kepadaku (beritanya).

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Banyak muka pada hari itu tunduk terhina.
(QS. Al-Gasyiyah [88]: 2)

Yang dimaksud dengan khusuk di sini adalah terhina, menurut Qatadah.
Juga dikatakan oleh Ibnu Abbas, bahwa wajah-wajah tersebut tunduk terhina karena amal perbuatannya tidak bermanfaat bagi dirinya.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

bekerja keras lagi kepayahan.
(QS. Al-Gasyiyah [88]: 3)

Yakni mereka telah banyak melakukan kerja keras yang memayahkan diri mereka, tetapi pada akhirnya di hari kiamat mereka dimasukkan ke dalam neraka yang amat panas.


Al-Hafiz Abu Bakar Al-Barqani mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibrahim ibnu Muhammad Al-Muzakki, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Ishaq As-Siraj, telah menceritakan kepada kami Harun ibnu Abdullah, telah menceritakan kepada kami Sayyar, telah menceritakan kepada kami Ja’far, ia pernah mendengar Abu Imran Al-Juni mengatakan bahwa Umar ibnul Khattab r.a. melewati sebuah gerejayangdihuni oleh seorang rahib, maka Umar memanggilnya,
"Hai rahib!"
Lalu si rahib muncul, maka Umar memandangnya dan menangis.
Kemudian ditanyakan kepada Umar,
"Mengapa engkau menangis, hai Amirul Mu’minin?"
Umar menjawab, bahwa ia teringat akan firman Allah subhanahu wa ta’ala yang mengatakan:
bekerja keras lagi kepayahan, memasuki api yang sangat panas.
(QS. Al-Gasyiyah [88]: 3-4)
Itulah yang menyebabkan aku menangis.


Imam Bukhari mengatakan bahwa Ibnu Abbas telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
bekerja keras lagi kepayahan.
(QS. Al-Gasyiyah [88]: 3)
Bahwa mereka adalah orang-orang Nasrani.
Telah diriwayatkan dari Ikrimah dan As-Saddi, bahwa makna yang dimaksud ialah bekerja keras di dunia melakukan perbuatan-perbuatan maksiat, dan kepayahan di dalam neraka karena azab dan siksaan yang membinasakan.


Ibnu Abbas, Al-Hasan, dan Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
memasuki api yang sangat panas (neraka).
(QS. Al-Gasyiyah [88]: 4)
Artinya, yang panasnya tak terperikan.

diberi minum (dengan air) dari sumber yang sangat panas.
(QS. Al-Gasyiyah [88]: 5)

yang panasnya tak terkira dan titik didihnya melebihi puncaknya sampai tingkatan yang tak terbatas, demikianlah menurut apa yang dikatakan oleh Ibnu Abbas, Mujahid, Al-Hasan, dan As-Saddi.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri.
(QS. Al-Gasyiyah [88]: 6)

Ali ibnu abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa dari’ artinya sebuah pohon dari api.


Sa’id ibnu Jubair mengatakan bahwa dari"
adalah nama lain dari Zaqqum (sebuah pohon yang ada di dalam neraka), tetapi menurut riwayat lain yang juga bersumber darinya, dari’ adalah batu yang ada di dalam neraka.


Ibnu Abbas, Mujahid, Ikrimah, Abul Jauza, dan Qatadah mengatakan bahwa dari’ adalah sejenis pohon yang disebut syabraq.


Qatadah mengatakan bahwa orang-orang Quraisy menamakannya syabraq bila musim semi, dan bila musim panas menamainya dari’, pohonnya banyak durinya.


Ikrimah mengatakan bahwa dari’ adalah sebuah pohon yang banyak durinya, yang tidak tinggi, melainkan menempel di tanah.


Imam Bukhari mengatakan, Mujahid telah mengatakan bahwa dari’ adalah nama tumbuhan yang dikenal dengan nama lain syabraq, orang-orang Hijaz menamainya dari’ bila kering, pohon ini mengandung racun.

Ma’mar telah meriwayatkan dari Qatadah sehubungan dengan makna firman Allah subhanahu wa ta’ala:
Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri.
(QS. Al-Gasyiyah [88]: 6)
Yakni tumbuhan syabraq yang bila kering dinamakan dari’.


Sa’id telah meriwayatkan dari Qatadah sehubungan dengan makna firman-Nya:
Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri.
(QS. Al-Gasyiyah [88]: 6)
Ini merupakan makanan yang paling buruk, paling kotor, dan paling menjijikkan.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.
(QS. Al-Gasyiyah [88]: 7)

Yaitu tidak dapat memenuhi tujuan dan tidak dapat pula menolak hal yang tidak diinginkan.

Unsur Pokok Surah Al Ghaasyiyah (الغاشية)

Surat ini terdiri atas 26 ayat, termasuk surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Adz Dzaariat.

Nama "Ghaasyiyah" diambil dari kata "Al Ghaasyiyah" yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya peristiwa yang dahsyat, tapi yang dimaksud adalah hari kiamat.

Surat ini adalah surat yang kerap kali dibaca Nabi pada raka’at kedua pada shalat hari Raya dan shalat Jum’at.

Keimanan:

▪ Keterangan tentang orang-orang kafir pada hari kiamat dan azab yang dijatuhkan atas mereka.
▪ Keterangan tentang orang-orang yang beriman serta keadaan surga yang diberikan kepada mereka sebagai balasan.
▪ Perintah untuk memperhatikan keajaiban ciptaan-ciptaan Allah.
▪ Perintah kepada Rasulullah ﷺ untuk memperingatkan kaumnya kepada ayat-ayat Allah, karena beliau adalah seorang pemberi peringatan, dan bukanlah seorang yang berkuasa atas keimanan mereka.

Ayat-ayat dalam Surah Al Ghaasyiyah (26 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Ghaasyiyah (88) : 1-26 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 26 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Ghaasyiyah (88) : 1-26 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 26

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Ghaasyiyah ayat 2 - Gambar 1 Surah Al Ghaasyiyah ayat 2 - Gambar 2
Statistik QS. 88:2
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Ghaasyiyah.

Surah Al-Ghasyiyah (bahasa Arab:الغاشية, al-Ġhāšiyäh, “Hari Pembalasan”) adalah surah ke-88 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas 26 ayat.
Dinamakan Al-Ghasyiyah yang berarti Hari Pembalasan diambil dari kata al-Ghasyiyah yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Yang dimaksud dengan “Hari Pembalasan” dalam surah ini adalah Hari Penghakiman.

Nomor Surah 88
Nama Surah Al Ghaasyiyah
Arab الغاشية
Arti Hari Pembalasan
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 68
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 26
Jumlah kata 92
Jumlah huruf 382
Surah sebelumnya Surah Al-A’la
Surah selanjutnya Surah Al-Fajr
Sending
User Review
4.2 (12 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

88:2, 88 2, 88-2, Surah Al Ghaasyiyah 2, Tafsir surat AlGhaasyiyah 2, Quran Al Gasiyah 2, Al Ghasyiyah 2, Al-Ghasyiyah 2, Surah Al Gasiyah ayat 2

Video Surah

88:2


More Videos

Kandungan Surah Al Ghaasyiyah

۞ QS. 88:1 • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 88:2 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 88:3 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 88:4 • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 88:5 • Sifat neraka • Makanan dan minuman ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 88:6 • Makanan dan minuman ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 88:7 • Makanan dan minuman ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 88:8 • Pahala iman • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keutamaan iman

۞ QS. 88:9 • Pahala iman • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keutamaan iman

۞ QS. 88:10 • Pahala iman • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 88:11 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 88:12 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 88:13 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 88:14 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 88:15 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 88:16 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 88:17 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 88:18 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 88:19 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 88:20 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 88:23 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 88:24 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 88:25 • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 88:26 • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

Ayat Pilihan

Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah,
dan tidak lesu & tidak (pula) menyerah (kepada musuh).
Allah menyukai orang-orang yang sabar.

QS. Ali ‘Imran [3]: 146

“Apa saja harta yang kau nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak yatim, orang miskin & orang-orang yang sedang dalam perjalanan”.
Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya
QS. Al-Baqarah [2]: 215

Wanita-wanita keji adalah untuk laki-laki keji, dan laki-laki keji adalah buat wanita-wanita keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik
dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)
QS. An-Nur [24]: 26

Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya,
atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa).
Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu.
QS. An-Nisa’ [4]: 86

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu ...

Correct! Wrong!

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di ...

Correct! Wrong!

Sejak wahyu di Surah Al Muddasir [74]: 1-7, Rasullullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada ...

Correct! Wrong!

+

Array

Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam terkandung dalam surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
'Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,
Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.'
--QS. al-Alaq [96] ayat 1-5.

Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #10
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #10 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #10 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #18

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan… ..kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … sebagai … Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah… .. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.Arti al-Kaafirun adalah … Arti dari lafal لَكُمْ دِينُكُمْ yaitu …

Pendidikan Agama Islam #22

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh … Takdir yang bisa diubah dinamakan … Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah … Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir … Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah …

Pendidikan Agama Islam #13

Nama pedang Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Apa nama peperangan pertama yang berlaku dalam sejarah Islam? … Apa makanan kegemaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Apa warna kesukaan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam? … Sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapa yang berselawat kepadaku sekali, maka Allah akan berselawat kepadanya … kali.”

Kamus Istilah Islam

Mustahiq zakat

Siapa itu Mustahiq zakat? Apa itu mustahiq zakat dan siapa saja yang masuk dalam golongan mustahiq zakat? Mustahik adalah istilah atau sebutan bagi orang-orang yang berhak menerima zakat. Zakat sendir...

rezeki

Apa itu rezeki? re.ze.ki segala sesuatu yang dipakai untuk memelihara kehidupan ; makanan ; nafkah; penghidupan; pendapatan ; keuntungan; kesempatan mendapat makan … • rezki, rejeki

Amr ibnu Usman

Siapa itu Amr ibnu Usman? Abu Abdullah, ‘Amr bin’Utsman al-Makkiy, salah seorang murid Junaid, mengunjungi Isfahan dan meninggal dunia di kota Baghdad pada tahun 291 H/ 904M. atau pada tah...