Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Furqaan (Pembeda) - surah 25 ayat 60 [QS. 25:60]

وَ اِذَا قِیۡلَ لَہُمُ اسۡجُدُوۡا لِلرَّحۡمٰنِ قَالُوۡا وَ مَا الرَّحۡمٰنُ ٭ اَنَسۡجُدُ لِمَا تَاۡمُرُنَا وَ زَادَہُمۡ نُفُوۡرًا
Wa-idzaa qiila lahumuusjuduu lir-rahmani qaaluuu wamaar-rahmanu anasjudu limaa ta’murunaa wazaadahum nufuuran;
Dan apabila dikatakan kepada mereka,
“Sujudlah kepada Yang Maha Pengasih”, mereka menjawab,
“Siapakah yang Maha Pengasih itu?
Apakah kami harus sujud kepada Allah yang engkau (Muhammad) perintahkan kepada kami (bersujud kepada-Nya)?”
Dan mereka makin jauh lari (dari kebenaran).

―QS. Al Furqaan [25]: 60

Daftar isi

And when it is said to them,
"Prostrate to the Most Merciful,"
they say,
"And what is the Most Merciful?
Should we prostrate to that which you order us?"
And it increases them in aversion.
― Chapter 25. Surah Al Furqaan [verse 60]

وَإِذَا dan apabila

And when
قِيلَ dikatakan

it is said
لَهُمُ kepada mereka

to them,
ٱسْجُدُوا۟ bersujudlah kamu

"Prostrate
لِلرَّحْمَٰنِ kepada Yang Maha Pengasih

to the Most Gracious."
قَالُوا۟ mereka berkata

They say,
وَمَا dan siapakah

"And what
ٱلرَّحْمَٰنُ Maha Pengasih itu

(is) the Most Gracious?
أَنَسْجُدُ apakah kami bersujud

Should we prostrate
لِمَا kepada apa

to what
تَأْمُرُنَا kamu perintahkan kami

you order us?"
وَزَادَهُمْ dan menambah mereka

And it increases them
نُفُورًا lari jauh

(in) aversion.

Tafsir Quran

Surah Al Furqaan
25:60

Tafsir QS. Al-Furqaan (25) : 60. Oleh Kementrian Agama RI

Setelah menjelaskan betapa besar karunia dan nikmat yang dilimpahkan-Nya kepada mereka, Allah menerangkan pula sikap orang-orang kafir yang seharusnya bersyukur dan berterima kasih, tetapi mereka berbuat sebaliknya.
Apabila mereka yang menyembah selain Allah diperintahkan untuk sujud kepada Tuhan Yang Maha Penyayang, mereka menjawab,
"Siapakah Tuhan Yang Maha Penyayang?"
Pertanyaan mereka seperti pertanyaan Bani Israil kepada Musa ketika ia mengatakan,
"Sesungguhnya aku adalah seorang utusan dari Rabbul ‘alamin."
Bani Israil bertanya,
"Siapakah Rabbul ‘alamin itu?"
Kaum musyrikin itu dalam bantahannya mengatakan,
"Apakah kami akan sujud kepada Tuhan yang dikatakan Maha Penyayang, tetapi kami belum kenal sama sekali?"
Perintah sujud itu menambah mereka ingkar dan jauh dari iman.

Diriwayatkan oleh adh-ahhaq bahwa Nabi Muhammad beserta para sahabat bersujud ketika selesai membaca ayat ini, karena ia termasuk di antara ayat-ayat yang disunatkan bersujud bagi para pembaca dan pendengarnya.

Sujudnya dinamakan sujud tilawah.
Ayat-ayat yang disunatkan sujud tilawah ada 15 buah, dua buah di antaranya berada dalam Surah Al-Hajj dan yang 13 lagi tersebar dalam Surah-surah Al-A’raf, Ar-Ra’d, An-Nahl, Al Israa, Maryam, Al-Furqaan, An-Naml, As-Sajdah, Shad, Fushshilat, An-Najm, Al-Insyiqaq, dan Al-‘Alaq.

Yang berada dalam Surah Shad bukan saja sujud tilawah, tetapi juga sujud syukur.
Setelah Allah menerangkan sikap orang-orang kafir yang menjauhkan diri dari sujud kepada-Nya, maka Dia menerangkan sikap penolakan orang-orang untuk sujud, bahkan mereka bertambah keras kepala dan menjauh dari Tuhannya.

Tafsir QS. Al Furqaan (25) : 60. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Apabila dikatakan kepada orang-orang kafir,
"Tunduklah kepada Zat yang Maha Pengasih,"
maka jawaban mereka adalah berupa keingkaran dan sikap masa bodoh terhadap Zat yang Maha Pengasih itu.
Mereka berkata,
"Siapa Dzat yang Maha Pengasih itu?
Kami tidak mengenal-Nya sehingga tidak perlu tunduk kepada-Nya.


Lagi pula, haruskah kami tunduk karena sekadar mengikuti perintahmu?"
Demikianlah, mereka semakin jauh dan lari dari keimanan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Ketika dikatakan kepada orang-orang kafir:
Sujudlah dan beribadahlah kalian kepada Dzat yang Maha Penyayang.
Maka mereka menjawab:
Kami tidak mengetahui siapakah Dzat yang Maha Penyayang itu?
Apakah kami akan sujud kepada-Nya karena menaati perintahmu?
Dan perintah sujud kepada Allah itu hanya akan membuat mereka semakin menjauh dan berpaling dari iman.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan apabila dikatakan kepada mereka) yaitu penduduk Mekah


("Sujudlah kamu sekalian kepada Yang Maha Pemurah",
mereka menjawab,
"Siapakah Yang Maha Pemurah itu?
Apakah kami akan sujud kepada Tuhan yang kamu perintahkan kami bersujud kepada-Nya?") lafal Ta`muruuna dapat dibaca Ya`muruuna dan yang memerintahkan kepada mereka untuk bersujud adalah Nabi Muhammad.
Makna ayat, kami tidak mengetahui-Nya, maka kami tidak mau bersujud kepada-Nya


(dan makin menambah mereka) perintah bersujud yang ditujukan kepada mereka itu menambah mereka


(semakin jauh) dari iman.
Maka Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala mengingkari perbuatan orang-orang musyrik yang menyembah selain Allah, yaitu menyembah berhalaberhala dan tandingan-tandingan (sekutu-sekutu):

Dan apabila dikatakan kepada mereka,
"Sujudlah kamu sekalian kepada Yang Maha Penyayang,
"
Mereka menjawab,
"Siapakah Yang Maha Penyayang itu?"
(QS. Al-Furqaan [25]: 60 )

Maksudnya, kami tidak mengenal Tuhan Yang Maha Pemurah.
Mereka mengingkari penamaan Allah dengan sebutan Yang Maha Pemurah, sebagaimana yang telah mereka lakukan pada hari Perjanjian Hudaibiyah, ketika Nabi ﷺ bersabda kepada juru tulisnya,
"Tulislah ‘Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang’."
Maka mereka menjawab,
"Kami tidak mengenal Yang Maha Pemurah, dan tidak (pula) Yang Maha Penyayang, tetapi tulislah perjanjian itu sebagaimana yang biasa kamu lakukan, yaitu ‘Dengan menyebut namaMu, ya Allah’."
Karena itulah maka Allah menurunkan firman-Nya:

Katakanlah,
"Serulah Allah atau serulah Ar-Rahimn.
Dengan nama yang mana saja kamu seru.
Dia mempunyai asma-ul husna (nama-nama yang terbaik).
(QS. Al Israa [17]: 110)

Dengan kata lain, Dialah Allah dan Dialah Yang Maha Pemurah.
Dan dalam ayat berikut ini disebutkan oleh firman-Nya:

Dan apabila dikatakan kepada mereka,
"Sujudlah kamu sekalian kepada Yang Maha Pemurah,
"
mereka menjawab,
"Siapakah Yang Maha Pemurah?"
(QS. Al-Furqaan [25]: 60)

Yakni kami tidak mengenal-Nya dan tidak pula mengakui-Nya.

Apakah kami akan sujud kepada Tuhan yang kamu perintahkan kami (bersujud kepada-Nya).
(QS. Al-Furqaan [25]: 60)

Yaitu hanya dengan ucapanmu itu.

dan (perintah sujud itu) menambah mereka jauh (dari iman).
(QS. Al-Furqaan [25]: 60)

Adapun orang-orang mukmin, mereka menyembah Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, mereka mengesakan-Nya sebagai Tuhan dan bersujud kepada-Nya.

Para ulama rahimahumullah telah sepakat bahwa pada ayat surat Al-Furqan ini, pembaca dan pendengarnya dianjurkan melakukan sujud tilawah, seperti yang telah dijelaskan di dalam bab yang menerangkannya (kitab fiqih).

Unsur Pokok Surah Al Furqaan (الفرقان)

Surat ini terdiri atas 77 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai "Al-Furqaan" yang artinya "pembeda",
diambil dari kata "Al Furqaan" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Yang dimaksud dengan Al Furqaan dalam ayat ini ialah Alquran.

Alquran dinamakan Al Furqaan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.
Maka pada surat ini pun terdapat ayat-ayat yang membedakan antara kebenaran ke-Esaan Allah subhanahu wa ta’ala dengan kebatilan kepercayaan syirik.

Keimanan:

▪ Allah Maha Besar berkah dan kebaikan-Nya.
▪ Hanya Allah saja yang menguasai langit dan bumi.
▪ Allah tidak punya anak dan sekutu.
Alquran benar-benar diturunkan dari Allah.
▪ Ilmu Allah meliputi segala sesuatu.
▪ Allah bersemayam di atas Arsy.
Nabi Muhammad ﷺ adalah hamba Allah yang diutus ke seluruh alam.
Rasulrasul itu adalah manusia biasa yang mendapat wahyu dari Allah.
▪ Pada hari kiamat akan terjadi peristiwa-peristiwa luar biasa seperti belahnya langit, turunnya Malaikat ke bumi.
▪ Orang-orang berdosa dihalau ke neraka dengan berjalan atas muka mereka.

Hukum:

▪ Tidak boleh mengabaikan Alquran.
▪ Larangan menafkahkan harta secara boros atau kikir.
▪ Larangan membunuh atau berzina.
▪ Kewajiban memberantas kekafiran dengan mempergunakan alasan Alquran.
▪ Larangan memberikan persaksian palsu.

Kisah:

▪ Kisah-kisah Musa `alaihis salam Nuh `alaihis salam.
Kaum Tsamud dan kaum Syu ‘aib.

Lain-lain:

▪ Celaan-celaan orang-orang kafir terhadap Alquran.
▪ Kejadian-kejadian alamiyah sebagai bukti ke-Esaan dan kekuasaan Allah.
Hikmah Alquran diturunkan secara berangsur-angsur.
▪ Sifat-sifat orang musyrik antara lain mempertuhankan hawa nafsu, tidak mempergunakan akal.
▪ Sifat-sifat hamba Allah yang sebenarnya.

Audio Murottal

QS. Al-Furqaan (25) : 1-77 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 77 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Furqaan (25) : 1-77 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 77

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Furqaan ayat 60 - Gambar 1 Surah Al Furqaan ayat 60 - Gambar 2
Statistik QS. 25:60
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Furqaan.

Surah Al-Furqan (Arab: الفرقان ,”Pembeda”) adalah surah ke-25 dari Alquran.
Surah ini terdiri atas 77 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Furqan yang artinya pembeda, diambil dari kata al-Furqan yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Yang dimaksud dengan Al-Furqan dalam ayat ini ialah Alquran (lihat nama lain Alquran).
Alquran dinamakan Al-Furqan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.
Maka pada surat ini pun terdapat ayat-ayat yang membedakan antara kebenaran ke-esaan Allah ﷻ dengan kebatilan kepercayaan syirik.

Nomor Surah 25
Nama Surah Al Furqaan
Arab الفرقان
Arti Pembeda
Nama lain Tabaraka
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 42
Juz Juz 18 (1-20) sampai juz 19 (21-77)
Jumlah ruku’ 6 ruku’
Jumlah ayat 77
Jumlah kata 896
Jumlah huruf 3876
Surah sebelumnya Surah An-Nur
Surah selanjutnya Surah Asy-Syu’ara’
Sending
User Review
4.4 (10 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

25:60, 25 60, 25-60, Surah Al Furqaan 60, Tafsir surat AlFurqaan 60, Quran Al Furqan 60, AlFurqan 60, Al-Furqan 60, Surah Al Furqan ayat 60

Video Surah

25:60


More Videos

Kandungan Surah Al Furqaan

۞ QS. 25:1 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 25:2 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Segala sesuatu milik Allah • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Kekuasaan Allah •

۞ QS. 25:3 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 25:4 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:5 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:6 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 25:7 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:8 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:9 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:10 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 25:11 • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:12 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat neraka

۞ QS. 25:13 • Memasuki neraka • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 25:14 • Memasuki neraka • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 25:15 • Pahala iman • Allah menepati janji • Nama-nama surga • Keabadian surga •

۞ QS. 25:16 • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya •

۞ QS. 25:17 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 25:18 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:19 • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah • Siksa orang kafir • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 25:20 Ar Rabb (Tuhan) • Al Bashir (Maha Melihat)

۞ QS. 25:21 • Allah tidak dapat dilihat di dunia • Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:22 • Saat kematian orang kafir • Azab orang kafir

۞ QS. 25:23 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 25:24 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 25:25 • Tugas-tugas malaikat • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 25:26 • Segala sesuatu milik Allah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 25:27 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 25:28 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 25:29 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat iblis dan pembantunya • Usaha jin untuk melalaikan manusia dalam beribadah

۞ QS. 25:30 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 25:31 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminAr Rabb (Tuhan) • Al Hadi (Maha Pemberi petunjuk) • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 25:32 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:33 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:34 • Nama-nama neraka • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 25:36 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 25:37 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 25:39 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:40 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:42 • Azab orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 25:43 • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 25:44 • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 25:45 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:46 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 25:47 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 25:48 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 25:49 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan)

۞ QS. 25:50 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:53 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 25:54 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Qadiir (Maha Penguasa) •

۞ QS. 25:55 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:57 Ar Rabb (Tuhan) • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 25:58 • Keluasan ilmu Allah • Al Hayy (Maha Hidup) • Al Khabir (Maha Waspada)

۞ QS. 25:59 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Arsy • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Al Khabir (Maha Waspada) • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 25:60 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:61 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 25:62 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 25:63 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 25:64 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:65 Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama neraka • Sifat neraka

۞ QS. 25:66 • Keabadian neraka • Sifat neraka

۞ QS. 25:67 • Hemat dalam bekerja

۞ QS. 25:68 Tauhid Uluhiyyah • Syirik adalah dosa terbesar • Dosa-dosa besar • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 25:69 • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Siksaan ahli neraka dilipatgandakan • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 25:70 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 25:73 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:74 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:75 • Pahala iman • Tugas-tugas malaikat • Nama-nama surga • Memasuki surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 25:76 • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Perbedaan derajat di surga •

۞ QS. 25:77 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

Ayat Pilihan

dan ikutilah apa yang diwahyukan Tuhan kepadamu.
Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
QS. Al-Ahzab [33]: 2

Siapa beriman kepada Allah & kerjakan amal saleh niscaya Allah akan masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai,
mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.
Sesungguhnya Allah memberikan rezeki yang baik kepadanya.
QS. At-Talaq [65]: 11

Hendaklah mereka menahan pandangan, dan kemaluannya,
jangan nampakkan perhiasannya,
kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.
hendaklah menutupkan kain kudung kedadanya,
dan jangan nampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka
QS. An-Nur [24]: 31

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

There is no question

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini … Allah Subhanahu Wa Ta`ala.Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat … Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah …

Pendidikan Agama Islam #16

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya … Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah … Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … Yang berarti ”menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti …

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Kamus Istilah Islam

Amar makruf nahi mungkar

Apa itu Amar makruf nahi mungkar? Amar makruf nahi mungkar adalah sebuah frasa dalam bahasa Arab yang berisi perintah menegakkan yang benar dan melarang yang salah. Dalam ilmu fikih klasik, perintah ...

Shafiyah binti Huyay

Siapa itu Shafiyah binti Huyay? Shafiyah binti Huyay adalah salah satu istri ke-11 Muhammad yang berasal dari suku Bani Nadhir. Ketika menikah, ia masih berumur 17 tahun. Ia mendapatkan julukan R...

Baitullah

Apa itu Baitullah? Bai.tul.lah Baitulharam … •