Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Furqaan (Pembeda) - surah 25 ayat 53 [QS. 25:53]

وَ ہُوَ الَّذِیۡ مَرَجَ الۡبَحۡرَیۡنِ ہٰذَا عَذۡبٌ فُرَاتٌ وَّ ہٰذَا مِلۡحٌ اُجَاجٌ ۚ وَ جَعَلَ بَیۡنَہُمَا بَرۡزَخًا وَّ حِجۡرًا مَّحۡجُوۡرًا
Wahuwal-ladzii marajal bahraini hadzaa ‘adzbun furaatun wahadzaa milhun ujaajun waja’ala bainahumaa barzakhan wahijran mahjuuran;
Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan);
yang ini tawar dan segar dan yang lain sangat asin lagi pahit;
dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang tidak tembus.

―QS. Al Furqaan [25]: 53

Daftar isi

And it is He who has released (simultaneously) the two seas, one fresh and sweet and one salty and bitter, and He placed between them a barrier and prohibiting partition.
― Chapter 25. Surah Al Furqaan [verse 53]

وَهُوَ dan Dia

And He
ٱلَّذِى yang

(is) the One Who
مَرَجَ membiarkan

(has) released
ٱلْبَحْرَيْنِ dua laut

the two seas
هَٰذَا ini

[this] (one)
عَذْبٌ tawar

palatable
فُرَاتٌ segar

and sweet
وَهَٰذَا dan ini

and [this] (one)
مِلْحٌ asin

salty
أُجَاجٌ pahit

(and) bitter,
وَجَعَلَ dan Dia menjadikan

and He has made
بَيْنَهُمَا antara keduanya

between them
بَرْزَخًا dinding

a barrier
وَحِجْرًا dan batas

and a partition
مَّحْجُورًا membatasi/menghalangi

forbidden.

Tafsir Quran

Surah Al Furqaan
25:53

Tafsir QS. Al-Furqaan (25) : 53. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini berisi tanda kekuasaan Allah yang keempat, yaitu Dia yang membiarkan dua macam air mengalir berdampingan, yang satu tawar dan segar, sedangkan yang lain asin dan pahit, seperti yang terjadi di muara sungai-sungai besar.
Namun demikian, walaupun berdekatan rasa airnya tidak bercampur seolah-olah ada dinding yang membatasi di antara keduanya, sehingga yang satu tidak merusak rasa yang lainnya.

Walaupun menurut pandangan mata kedua lautan itu bercampur, namun pada kenyataannya air yang tawar terpisah dari yang asin dengan kekuasaan Allah seperti dalam firman-Nya:

Dia membiarkan dua laut mengalir yang (kemudian) keduanya bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing. (Ar-Rahman [55]: 19-20).

Menurut para ilmuwan, Allah telah menciptakan pemisah air laut dan sungai, walaupun air sungai terjun dengan derasnya dari tempat tinggi.
Barzakh (pemisah) ini berfungsi menghalangi kedua air untuk tidak saling menghapus ciri-cirinya.

Laut asin dan tawar seolah-olah sudah ada dinding pembatas di antara keduanya, sehingga tidak bercampur aduk.
Manusia dapat menentukan pilihannya karena baik air asin maupun tawar ada gunanya.



Pada tahun 1873, para pakar ilmu kelautan Inggris (dengan kapal Challenger) menemukan perbedaan ciri-ciri laut dari segi kadar garam, temperatur, jenis ikan/binatang, dan sebagainya.
Setiap jenis air berkelompok dengan sendirinya dalam bentuk tertentu, terpisah dari jenis air yang lain betapapun ia mengalir jauh.

Air Sungai Amazon yang mengalir deras ke laut Atlantik sampai batas 200 mil, masih tetap tawar.
Mata air-mata air di Teluk Persia mempunyai ikan-ikan yang khas dan masing-masing tidak hidup kecuali di lokasinya.

Kedua laut dimaksud adalah lautan yang memenuhi sekitar ¾ bumi ini serta sungai yang ditampung oleh tanah dan yang memancarkan mata air-mata air serta sungai-sungai besar yang kemudian mengalir ke lautan.
Barzakh (pemisah) adalah penampungan air yang terdapat di bumi itu dan saluran-saluran bumi yang menghalangi air laut bercampur dengan air sungai sehingga tidak mengubahnya menjadi asin.

Keadaan air asin yang merambah atau mengalir dari lautan ke batu-batuan di dekat pantai, namun ia tidak bercampur dengan air tawar yang merambah atau mengalir ke laut dari daratan.
Posisi aliran sungai yang lebih tinggi dari permukaan laut, memungkinkan air tawar yang relatif sedikit menembus air laut yang asin tetapi tidak berbaur total.
Ayat lain yang terkait adalah:



Dia membiarkan dua laut mengalir yang (kemudian) keduanya bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing. (Ar-Rahman [55]: 19-20).

Tafsir QS. Al Furqaan (25) : 53. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Allahlah yang mengalirkan air dua lautan, laut tawar dan laut asin.
Masing-masing aliran saling berdampingan satu dengan lainnya.


Meskipun dimikian, kedua air itu tidak tercampur.
Semua itu diciptakan sebagai nikmat dan rahmat untuk manusia[1].



[1] Ayat ini menunjukkan sebuah nikmat Allah kepada hamba-hamba-Nya, yaitu berupa tidak bercampurnya air asin yang merembes atau mengalir dari lautan ke batu-batuan di dekat pantai dengan air tawar yang merembes atau mengalir ke laut dari daratan.
Keduanya hanya sekadar bertemu.


Air tawar itu tergenang di atas air asin seakan-akan di antara keduanya ada pemisah yang menghalangi bertemunya satu dengan yang lainnya. "Hijran Mahjuran"
diartikan ‘pembatas yang tersembunyi yang tidak dapat kita lihat’.


Bukan hanya itu, bahkan di situ juga terdapat hukum yang bersifat konstan yang mengatur hubungan tersebut untuk kepentingan manusia yang tinggal di sekitar tempat itu dan sangat tergantung kepada air tawar.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Dia-lah yang mencampur dua laut, yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit, dan Dia menjadikan dinding pemisah di antara keduanya, yang mencegah salah satu dari keduanya untuk merusak yang lain, dan menghalangi yang satu dari yang lainnya sehingga keduanya tidak tercampur.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir) secara berdampingan


(yang ini tawar lagi segar) sangat tawar lagi menyegarkan


(dan yang lain asin lagi pahit) asin sekali sehingga rasanya pahit


(dan Dia jadikan antara keduanya dinding) batas yang menyebabkan kedua air tersebut tidak membaur, antara yang satu dengan yang lainnya


(dan batas yang menghalangi) yakni penghalang yang mencegah keduanya untuk bercampur.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan yang lain asin lagi pahit.
(QS. Al-Furqaan [25]: 53)

Yakni berasa asin, pahit, sulit untuk diminum.
Air ini banyak di dapat di laut-laut yang telah dikenal baik di belahan timur maupun di belahan barat.
Yaitu di lautan yang luas dan laut-laut lainnya yang berhubungan dengannya, seperti Laut Merah, Laut Yaman, Laut Basrah, Laut Persia, Laut Cina, Lautan Hindia, Laut Tengah, dan laut-laut lainnya yang tenang tidak mengalir, tetapi berombak dan ombaknya makin besar bila musim dingin tiba dan musim angin kencang.
Di antara laut-laut itu ada yang mengalami pasang dan surut.
Pada permulaan tiap bulan terjadi pasang, dan apabila bulan makin berkurang, terjadilah surut, maka permukaan laut kembali seperti semula.
Kemudian bila bulan lainnya tiba, laut kembali mengalami pasang sampai pertengahan bulan, lalu pada hari-hari berikutnya mulai menyurut.
Allah subhanahu wa ta’ala Yang Mahakuasa yang mengatur demikian itu dalam tatanan alam ini.

Semua laut diciptakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala berair asin, agar tidak menimbulkan pencemaran pada udara yang akhirnya akan merusak lingkungan, juga agar bumi (pantai) tidak berbau busuk karena hewan-hewan yang mati di dalam laut.
Mengingat air laut asin, maka udaranya segar dan bangkai hewannya halal.
Karena itulah Rasulullah ﷺ ketika ditanya tentang air laut, bolehkah dipakai sarana untuk berwudu?
Maka beliau menjawab:

Laut itu bersih airnya lagi halal bangkainya.

Hadis diriwayatkan oleh Imam Malik, Imam Syafii, Imam Ahmad, dan para pemilik kitab sunan dengan sanad yang jayyid.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas.
(QS. Al-Furqaan [25]: 53)

Yaitu yang membatasi antara air tawar dan air asin.
Makna barzakhan adalah dinding yang berupa tanah kering.

dan batas yang menghalangi.
(QS. Al-Furqaan [25]: 53)

Yakni yang menjadi penghalang di antara keduanya, agar salah satu di antaranya tidak bercampur dengan yang lainnya.
Perihalnya sama dengan apa yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
(QS. Ar-Rahman [55]: 19-21)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Atau siapakah yang telah menjadikan bumi sebagai tempat berdiam, dan yang menjadikan sungai-sungai di celah-celahnya, dan yang menjadikan gunung-gunung untuk (mengokohkan)nya dan menjadikan suatu pemisah antara dua laut?
Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)?
Bahkan (sebenarnya) kebanyakan dari mereka tidak mengetahui.
(QS. An-Naml [27]: 61)

Kata Pilihan Dalam Surah Al Furqaan (25) Ayat 53

ADZB
عَذْب

Lafaz ini adalah mashdar dari ‘adzaba, jamaknya ‘idzaab, mengandung makna yang segar dari makanan dan minuman, tidak asin, tawar, rasa yang baik, sejenis pohon, manis dan sebagainya.

Lafaz ‘adzb disebut sebanyak dua kali di dalam Al Qur’an, yaitu dalam surah:
Al Furqaan (25), ayat 53;
• Faahtir (35), ayat 12.
Lafaz ini dikaitkan dengan furaat.

Al Fayruz berkata,
"Ia bermakna air yang segar lagi baik."

Al Khazin dan An Nasafi berkata,
"Ia bermaksud air yang bersih dan segar yang menghilangkan dahaga."

Begitu juga yang disebut dalam Tafsir Al Jalalayn.

Ibnu Katsir berkata,
”Allah menjadikan dua bentuk air, tawar dan asin.
Air tawar seperti sungai, mata air dan air sumur.
Inilah laut yang tawar lagi segar yang menghilangkan dahaga.
Makna ini tidak diragukan lagi karena tidak ada laut yang tenang melainkan airnya tawar dan dapat menghilangkan dahaga.
Allah menceritakan perkara realitas ini untuk mengingatkan hamba Nya tentang nikmat yang diberikan supaya manusia mensyukurinya.
Al bahral ‘adzb adalah air yang berada di antara manusia.
Allah memisahkan di antara makhluk Nya sungai, mata air di setiap muka bumi karena mereka berhajat kepadanya.

Al Baydawi pula berkata,
"Ia adalah kiasan bagi orang Mukmin."

Asy Syawkani berkata,
”Air tawar dinamakan furaat karena ia menghilangkan dahaga."

Kesimpulannya, lafaz ‘adzb bermakna tawar dan al bahral ‘adzb bermakna laut yang airnya tawar.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:373-374

Unsur Pokok Surah Al Furqaan (الفرقان)

Surat ini terdiri atas 77 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai "Al-Furqaan" yang artinya "pembeda",
diambil dari kata "Al Furqaan" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Yang dimaksud dengan Al Furqaan dalam ayat ini ialah Alquran.

Alquran dinamakan Al Furqaan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.
Maka pada surat ini pun terdapat ayat-ayat yang membedakan antara kebenaran ke-Esaan Allah subhanahu wa ta’ala dengan kebatilan kepercayaan syirik.

Keimanan:

▪ Allah Maha Besar berkah dan kebaikan-Nya.
▪ Hanya Allah saja yang menguasai langit dan bumi.
▪ Allah tidak punya anak dan sekutu.
Alquran benar-benar diturunkan dari Allah.
▪ Ilmu Allah meliputi segala sesuatu.
▪ Allah bersemayam di atas Arsy.
Nabi Muhammad ﷺ adalah hamba Allah yang diutus ke seluruh alam.
Rasulrasul itu adalah manusia biasa yang mendapat wahyu dari Allah.
▪ Pada hari kiamat akan terjadi peristiwa-peristiwa luar biasa seperti belahnya langit, turunnya Malaikat ke bumi.
▪ Orang-orang berdosa dihalau ke neraka dengan berjalan atas muka mereka.

Hukum:

▪ Tidak boleh mengabaikan Alquran.
▪ Larangan menafkahkan harta secara boros atau kikir.
▪ Larangan membunuh atau berzina.
▪ Kewajiban memberantas kekafiran dengan mempergunakan alasan Alquran.
▪ Larangan memberikan persaksian palsu.

Kisah:

▪ Kisah-kisah Musa `alaihis salam Nuh `alaihis salam.
Kaum Tsamud dan kaum Syu ‘aib.

Lain-lain:

▪ Celaan-celaan orang-orang kafir terhadap Alquran.
▪ Kejadian-kejadian alamiyah sebagai bukti ke-Esaan dan kekuasaan Allah.
Hikmah Alquran diturunkan secara berangsur-angsur.
▪ Sifat-sifat orang musyrik antara lain mempertuhankan hawa nafsu, tidak mempergunakan akal.
▪ Sifat-sifat hamba Allah yang sebenarnya.

Audio Murottal

QS. Al-Furqaan (25) : 1-77 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 77 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Furqaan (25) : 1-77 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 77

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Furqaan ayat 53 - Gambar 1 Surah Al Furqaan ayat 53 - Gambar 2
Statistik QS. 25:53
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Al Furqaan.

Surah Al-Furqan (Arab: الفرقان ,”Pembeda”) adalah surah ke-25 dari Alquran.
Surah ini terdiri atas 77 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Furqan yang artinya pembeda, diambil dari kata al-Furqan yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Yang dimaksud dengan Al-Furqan dalam ayat ini ialah Alquran (lihat nama lain Alquran).
Alquran dinamakan Al-Furqan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.
Maka pada surat ini pun terdapat ayat-ayat yang membedakan antara kebenaran ke-esaan Allah ﷻ dengan kebatilan kepercayaan syirik.

Nomor Surah 25
Nama Surah Al Furqaan
Arab الفرقان
Arti Pembeda
Nama lain Tabaraka
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 42
Juz Juz 18 (1-20) sampai juz 19 (21-77)
Jumlah ruku’ 6 ruku’
Jumlah ayat 77
Jumlah kata 896
Jumlah huruf 3876
Surah sebelumnya Surah An-Nur
Surah selanjutnya Surah Asy-Syu’ara’
Sending
User Review
4.5 (27 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

25:53, 25 53, 25-53, Surah Al Furqaan 53, Tafsir surat AlFurqaan 53, Quran Al Furqan 53, AlFurqan 53, Al-Furqan 53, Surah Al Furqan ayat 53

Video Surah

25:53


More Videos

Kandungan Surah Al Furqaan

۞ QS. 25:1 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 25:2 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Segala sesuatu milik Allah • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Kekuasaan Allah •

۞ QS. 25:3 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 25:4 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:5 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:6 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 25:7 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:8 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:9 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:10 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 25:11 • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:12 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat neraka

۞ QS. 25:13 • Memasuki neraka • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 25:14 • Memasuki neraka • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 25:15 • Pahala iman • Allah menepati janji • Nama-nama surga • Keabadian surga •

۞ QS. 25:16 • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya •

۞ QS. 25:17 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 25:18 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:19 • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah • Siksa orang kafir • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 25:20 Ar Rabb (Tuhan) • Al Bashir (Maha Melihat)

۞ QS. 25:21 • Allah tidak dapat dilihat di dunia • Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:22 • Saat kematian orang kafir • Azab orang kafir

۞ QS. 25:23 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 25:24 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 25:25 • Tugas-tugas malaikat • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 25:26 • Segala sesuatu milik Allah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 25:27 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 25:28 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 25:29 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat iblis dan pembantunya • Usaha jin untuk melalaikan manusia dalam beribadah

۞ QS. 25:30 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 25:31 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminAr Rabb (Tuhan) • Al Hadi (Maha Pemberi petunjuk) • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 25:32 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:33 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:34 • Nama-nama neraka • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 25:36 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 25:37 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 25:39 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:40 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:42 • Azab orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 25:43 • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 25:44 • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 25:45 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:46 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 25:47 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 25:48 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 25:49 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan)

۞ QS. 25:50 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:53 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 25:54 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Qadiir (Maha Penguasa) •

۞ QS. 25:55 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:57 Ar Rabb (Tuhan) • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 25:58 • Keluasan ilmu Allah • Al Hayy (Maha Hidup) • Al Khabir (Maha Waspada)

۞ QS. 25:59 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Arsy • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Al Khabir (Maha Waspada) • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 25:60 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:61 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 25:62 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 25:63 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 25:64 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:65 Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama neraka • Sifat neraka

۞ QS. 25:66 • Keabadian neraka • Sifat neraka

۞ QS. 25:67 • Hemat dalam bekerja

۞ QS. 25:68 Tauhid Uluhiyyah • Syirik adalah dosa terbesar • Dosa-dosa besar • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 25:69 • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Siksaan ahli neraka dilipatgandakan • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 25:70 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 25:73 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:74 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:75 • Pahala iman • Tugas-tugas malaikat • Nama-nama surga • Memasuki surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 25:76 • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Perbedaan derajat di surga •

۞ QS. 25:77 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

Ayat Pilihan

Dan sesungguhnya kebanyakan (dari manusia) benar benar hendak menyesatkan (orang lain) dengan hawa nafsu mereka tanpa pengetahuan.
Sesungguhnya Tuhanmu,
Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang melampaui batas.
QS. Al-An’am [6]: 119

Jika Allah menghendaki untuk membinasakan kalian,
niscaya Dia–karena kemahasempurnaan kekuasaan-Nya–akan melakukannya.
Lalu Dia menciptakan makhluk baru yang sesuai dengan kebijakan-Nya.
QS. Fatir [35]: 16

…,
laki-laki & perempuan yang berpuasa,
laki-laki & perempuan yang memelihara kehormatannya,
laki-laki & perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah,
Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan & pahala yang besar.
QS. Al-Ahzab [33]: 35

katakanlah kepada isterimu,
anak perempuanmu & isteri orang mukmin:
“Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”.
Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal,
karena itu mereka tidak diganggu.
QS. Al-Ahzab [33]: 59

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah ...

Correct! Wrong!

Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah ...

Correct! Wrong!

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Assabiqunal awwalun adalah sebutan untuk sahabat-sahabat nabi Muhammad yang pertama kali memeluk islam.

Contohnya: Abu Bakar Ash Shiddiq, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan Khadijah ra. Assabiqunal awwalun artinya adalah orang-orang yang awal masuk atau memeluk agama islam.

Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
QS. Al Mudatsir adalah surah ke 74 dalam Alquran yang tergolong ke dalam surah Makkiyyah.

Pembahasan:

Ayat 1

u064au064eu0627 u0623u064eu064au0651u064fu0647u064eu0627 u0627u0644u0652u0645u064fu062fu0651u064eu062bu0651u0650u0631u064f

yaa ayyuhaal muddatstsir

Hai orang yang berkemul (berselimut)


Ayat 2

u0642u064fu0645u0652 u0641u064eu0623u064eu0646u0652u0630u0650u0631u0652

Qum faandzir

bangunlah, lalu berilah peringatan


Ayat 3

u0648u064eu0631u064eu0628u0651u064eu0643u064e u0641u064eu0643u064eu0628u0651u0650u0631u0652

warabbaka fakabbir

dan Tuhanmu agungkanlah


Ayat 4

u0648u064eu062bu0650u064au064eu0627u0628u064eu0643u064e u0641u064eu0637u064eu0647u0651u0650u0631u0652

wa shiyabaqa fathahhir

dan pakaianmu bersihkanlah


Ayat 5

u0648u064eu0627u0644u0631u0651u064fu062cu0652u0632u064e u0641u064eu0627u0647u0652u062cu064fu0631u0652

warrujja fahjur

dan perbuatan dosa tinggalkanlah


Ayat 6

u0648u064eu0644u064eu0627 u062au064eu0645u0652u0646u064fu0646u0652 u062au064eu0633u0652u062au064eu0643u0652u062bu0650u0631u064f

wa laa tamnun tastakstir

dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.


Ayat 7

u0648u064eu0644u0650u0631u064eu0628u0651u0650u0643u064e u0641u064eu0627u0635u0652u0628u0650u0631u0652

walirabbaka fashbir

Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.

Pendidikan Agama Islam #11
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #11 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #11 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah … Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #16

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya … Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah … Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … Yang berarti ”menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti …

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkandung dalam surah … Sejak wahyu di Surah Al Muddasir : 1-7, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada … Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu … … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama …

Kamus Istilah Islam

Imam Muslim

Siapa itu Imam Muslim? Al-Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi an-Naisaburi , atau sering dikenal sebagai Imam Muslim dilahirkan pada tahun 204 Hijriah dan meninggal dunia pada sore hari...

Abu Thufail Amru bin Watsilah al-Kinani

Siapa itu Abu Thufail Amru bin Watsilah al-Kinani? Abu Thufail Amru bin Watsilah bin Abdullah bin Amru al-Laitsi al-Kinani al-Qurasyi , atau lebih dikenal dengan panggilan Abu Thufail saja, adalah seo...

Asy-Syams

Apa itu Asy-Syams? Surah Asy-Syams adalah surah ke-91 dalam Alquran, terdiri atas 15 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah, diturunkan sesudah surah Al-Qadr. Dinamai Asy Syams diambil dari perkataa...