Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Furqaan (Pembeda) - surah 25 ayat 52 [QS. 25:52]

فَلَا تُطِعِ الۡکٰفِرِیۡنَ وَ جَاہِدۡہُمۡ بِہٖ جِہَادًا کَبِیۡرًا
Falaa tuthi’il kaafiriina wajaahidhum bihi jihaadan kabiiran;
Maka janganlah engkau taati orang-orang kafir, dan berjuanglah terhadap mereka dengannya (Alquran) dengan (semangat) perjuangan yang besar.

―QS. Al Furqaan [25]: 52

Daftar isi

So do not obey the disbelievers, and strive against them with the Qur’an a great striving.
― Chapter 25. Surah Al Furqaan [verse 52]

فَلَا maka janganlah

So (do) not
تُطِعِ kamu patuh

obey
ٱلْكَٰفِرِينَ orang-orang kafir

the disbelievers
وَجَٰهِدْهُم dan berjihadlah terhadap mereka

and strive (against) them
بِهِۦ dengannya

with it,
جِهَادًا jihad

a striving
كَبِيرًا yang besar

great.

Tafsir Quran

Surah Al Furqaan
25:52

Tafsir QS. Al-Furqaan (25) : 52. Oleh Kementrian Agama RI

Nabi Muhammad diperintahkan Allah untuk menyampaikan risalahnya dengan sungguh-sungguh, melaksanakan jihad dan perjuangan dengan penuh kebijaksanaan, kesabaran, ketabahan, dan tidak takut atau gentar terhadap musuh.
Nabi ﷺ harus yakin bahwa Allah pasti menolong, sehingga kemenangan berada di tangannya dan kaum Mukminin.

Dalam ayat ini, Allah melarang Nabi Muhammad mengikuti orang-orang kafir yang mengajaknya mengadakan kompromi dengan mereka dalam hal agama.
Ia harus tetap bersikap tegas dan konsekuen dalam melaksanakan dakwah dan berjihad menyebarkan Alquran.



Secara bahasa, jihad ialah berusaha sungguh-sungguh, jika perlu dengan mengorbankan apa saja, harta ataupun jiwa.
Jihad dapat dilaksanakan dalam keadaan perang maupun damai.

Dalam keadaan perang, jihad dilaksanakan dengan qital, yaitu berperang di jalan Allah.
Sedangkan jihad dalam keadaan damai dapat dilaksanakan di bidang ekonomi, pendidikan, budaya, dan lain-lain.

Ayat 52 ini termasuk dalam kelompok ayat Makkiyyah, diturunkan sebelum hijrah dalam keadaan damai.
Maka jihad di sini lebih ditekankan pada kesungguhan melaksanakan dakwah, pendidikan, maupun usaha-usaha sosial untuk memperbaiki kondisi masyarakat.

Allah menjanjikan kepada orang yang berjihad dengan sungguh-sungguh akan selalu diberi petunjuk ke jalan yang lurus.
Allah ﷻ berfirman:

وَالَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِيْنَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَاِنَّ اللّٰهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِيْنَ

Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami.

Dan sungguh, Allah bersama orang-orang yang berbuat baik. (Al-‘Ankabut [29]: 69)

Tafsir QS. Al Furqaan (25) : 52. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Teruskanlah dakwahmu kepada kebenaran dan dalam menyampaikan risalah Tuhanmu.
Apabila mereka menentang misi dakwahmu dan menyakiti orang-orang Mukmin, maka perangilah mereka.


Berjuanglah untuk itu dengan sekuat tenaga.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Janganlah kamu menaati orang-orang kafir dengan meninggalkan risalah yang kamu bawa.
Sebaliknya, curahkanlah kesungguhanmu di dalam menyampaikan risalah.


Berjihadlah dengan sungguh-sungguh menghhadapi orang-orang kafir dengan Alquran ini tanpa tercampuri oleh kebosanan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir) memperturutkan hawa nafsu mereka


(dan berjihadlah terhadap mereka dengannya) dengan Alquran


(dengan jihad yang besar).

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Dalam ayat berikut ini disebutkan oleh firman-Nya:


Maka janganlah kamu mengikuti orang- orang kafir, dan berjihadlah terhadap mereka dengan Alquran.
(QS. Al-Furqaan [25]: 52)

Menurut Ibnu Abbas, damir yang ada dalam ayat ini merujuk kepada Alquran.

dengan jihad yang besar.
(QS. Al-Furqaan [25]: 52)


Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain oleh firman-Nya:

Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu.
(QS. At-Taubah [9]: 73), hingga akhir ayat.

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan), yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit.
(QS. Al-Furqaan [25]: 53)

Artinya, Dialah yang menciptakan kedua air itu, yakni air yang tawar dan yang asin.
Air yang tawar terdapat di sungai-sungai, mata air-mata air, dan sumur-sumur, air tawar ini segar lagi mudah diminum.


Demikianlah menurut takwil Ibnu Juraij, lalu dipilih oleh Ibnu Jarir.
Pengertian ini tidak diragukan lagi kebenarannya, karena sesungguhnya di alam wujud ini tiada suatu laut pun yang airnya berasa tawar lagi menyegarkan.
Dan sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan hal ini tiada lain untuk mengingatkan kepada hamba-hamba-Nya akan nikmat-nikmat yang telah Dia limpahkan kepada mereka agar mereka bersyukur kepada-Nya.

Air yang tawar adalah air yang dikonsumsi oleh manusia, Allah membagi-baginya di antara makhluk-Nya karena mereka sangat memerlukannya, melalui sungai-sungai dan mata air-mata air di setiap kawasan di belahan bumi ini sesuai dengan kebutuhan mereka, baik untuk diri mereka sendiri maupun untuk keperluan tanah mereka.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Furqaan (25) Ayat 52

JIHAAD
جِهَاد

Arti jihaad ialah mencurahkan semua tenaga dan kemampuan dalam melawan musuh.
Orang yang berjihad disebut mujahid jamaknya adalah mujaahiduun.

Menurut Al Isfahani bentuk jihad ada tiga.
Pertama, jihad melawan musuh yang nampak.
Kedua, jihad melawan syaitan.
Ketiga, jihad melawan hawa nafsu.

Kata jihaad diulang empat kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah
• At Taubah (9), ayat 24;
• Al Hajj (22), ayat 78;
• Al Furqaan (25), ayat 52;
• Al Mumtahanah (60), ayat 1.
Sementara kata mujaahiduun diulang tiga kali yaitu dalam surah
An Nisaa (4), ayat 95 (tiga kali);
Muhammad (47), ayat 31.

Penggunaan kata jihad di dalam Al Quran mempunyai makna yang luas.
Ia tidak hanya bermaksud perang melawan orang kafir saja.
Ini terlihat dalam keterangan ahli tafsir ketika menafsirkan surah Al Hajj (22), ayat 78, dimana dalam ayat itu Allah memerintahkan orang beriman bersungguh-sungguh dalam berjihad di jalan Allah

Imam Asy Syaukani mengurutkan beberapa pendapat mengenai maksud jihad yang terdapat dalam ayat itu.
Ada yang mengatakan, yang dimaksudkan dengan jihad dalam ayat itu adalah berperang melawan orang kafir dan mempertahankan diri apabila mereka menyerang daerah umat Islam.

Ada juga yang berpendapat, yang dimaksudkan jihad dalam ayat itu adalah bersungguh-sungguh dalam melaksanakan perintah Allah pada ayat sebelumnya yaitu shalat (rukuk dan sujud), beribadah kepada Allah dan melakukan kebaikan.
Ada juga yang berpendapat, maksud jihad itu adalah melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya secara umum.

Sementara Imam Ibnu Katsir cenderung berpendapat, yang dimaksudkan jihad dalam ayat itu adalah mencakup segala bentuk mujahadah baik itu jihad dengan menggunakan lisan, harta maupun jiwa.

Imam Al Alusi juga sependapat dengan Imam Ibnu Katsir, malah beliau menambah termasuk jihad yang dimaksudkan dalam ayat itu adalah jihad "an nafs" yaitu menyucikan jiwa dengan cara melaksanakan kewajibannya dan meninggalkan perkara yang tidak patut baginya; jihad "al-qalb" yaitu membersihkan hati supaya tidak terikat dan tidak bergantung pada makhluk dan jihad "ar-ruh" yaitu dengan cara menyadari Dzat yang wujudnya hakiki hanyalah wujud Allah.

Termasuk kategori pekerjaan yang dianggap jihad oleh Al Qur’an adalah menyebarkan ajaran Al Qur’an dengan sungguh sungguh sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad dalam surah Al Furqaan (25), ayat 52. Dalam ayat itu, Allah memerintahkan Nabi Muhammad supaya berjihad secara bersungguh-sungguh menyebarkan Al Quran kepada orang kafir yaitu dengan cara membacakan Al Qur’an yang didalamnya terdapat mau’izah, perintah dan larangan dihadapan mereka.

Diantara pekerjaan yang juga dianggap jihad di dalam Al Qur’an adalah berhijrah ke Madinah yang dilakukan oleh para sahabat Nabi.
Dalam surah Al Mumtahanah (60), ayat 1, Allah menegaskan apabila para sahabat berhijrah meninggalkan Makkah karena jihad dan karena ingin mendapatkan keridhaan Nya, mereka tidak boleh berkasih sayang dengan musuh musuh Islam.
Dalam surah At Taubah (9), ayat 24, Allah menegaskan orang beriman harus menempatkan Allah, Rasul dan jihad fiisabilillah berada di atas segala-galanya.
la tidak boleh dikalahkan oleh kecintaan kepada keluarga, kawan, harta, usaha niaga maupun rumah tempat tinggal.

Apabila seorang mukmin bersungguh-sungguh dalam berjihad, maka dia mendapat balasan yang agung dari Allah.
Diantaranya adalah yang disebutkan dalam surah An Nisaa (4), ayat 95. Dalam ayat itu kata mujaahiduun diulang tiga kali dan ditegaskan derajat orang yang berjihad fisabilillah baik dengan harta maupun jiwanya adalah jauh lebih tinggi dibandingkan dengan derajat orang yang tidak mau berjihad.
Ketinggian derajat itu berupa syurga yang lebih tinggi tingkatannya dan pahala yang lebih besar di akhirat nanti.

Dalam surah Muhammad (47), ayat 31, Allah menegaskan dengan adanya perang melawan musuh-musuh Islam, akan tampaklah orang yang memang mempunyai kesungguhan dalam berjihad fisabilillah dan yang memang benar-benar mempunyai kesabaran yang tinggi.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:157-158

Unsur Pokok Surah Al Furqaan (الفرقان)

Surat ini terdiri atas 77 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai "Al-Furqaan" yang artinya "pembeda",
diambil dari kata "Al Furqaan" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Yang dimaksud dengan Al Furqaan dalam ayat ini ialah Alquran.

Alquran dinamakan Al Furqaan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.
Maka pada surat ini pun terdapat ayat-ayat yang membedakan antara kebenaran ke-Esaan Allah subhanahu wa ta’ala dengan kebatilan kepercayaan syirik.

Keimanan:

▪ Allah Maha Besar berkah dan kebaikan-Nya.
▪ Hanya Allah saja yang menguasai langit dan bumi.
▪ Allah tidak punya anak dan sekutu.
Alquran benar-benar diturunkan dari Allah.
▪ Ilmu Allah meliputi segala sesuatu.
▪ Allah bersemayam di atas Arsy.
Nabi Muhammad ﷺ adalah hamba Allah yang diutus ke seluruh alam.
Rasulrasul itu adalah manusia biasa yang mendapat wahyu dari Allah.
▪ Pada hari kiamat akan terjadi peristiwa-peristiwa luar biasa seperti belahnya langit, turunnya Malaikat ke bumi.
▪ Orang-orang berdosa dihalau ke neraka dengan berjalan atas muka mereka.

Hukum:

▪ Tidak boleh mengabaikan Alquran.
▪ Larangan menafkahkan harta secara boros atau kikir.
▪ Larangan membunuh atau berzina.
▪ Kewajiban memberantas kekafiran dengan mempergunakan alasan Alquran.
▪ Larangan memberikan persaksian palsu.

Kisah:

▪ Kisah-kisah Musa `alaihis salam Nuh `alaihis salam.
Kaum Tsamud dan kaum Syu ‘aib.

Lain-lain:

▪ Celaan-celaan orang-orang kafir terhadap Alquran.
▪ Kejadian-kejadian alamiyah sebagai bukti ke-Esaan dan kekuasaan Allah.
Hikmah Alquran diturunkan secara berangsur-angsur.
▪ Sifat-sifat orang musyrik antara lain mempertuhankan hawa nafsu, tidak mempergunakan akal.
▪ Sifat-sifat hamba Allah yang sebenarnya.

Audio Murottal

QS. Al-Furqaan (25) : 1-77 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 77 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Furqaan (25) : 1-77 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 77

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Furqaan ayat 52 - Gambar 1 Surah Al Furqaan ayat 52 - Gambar 2
Statistik QS. 25:52
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Al Furqaan.

Surah Al-Furqan (Arab: الفرقان ,”Pembeda”) adalah surah ke-25 dari Alquran.
Surah ini terdiri atas 77 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Furqan yang artinya pembeda, diambil dari kata al-Furqan yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Yang dimaksud dengan Al-Furqan dalam ayat ini ialah Alquran (lihat nama lain Alquran).
Alquran dinamakan Al-Furqan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.
Maka pada surat ini pun terdapat ayat-ayat yang membedakan antara kebenaran ke-esaan Allah ﷻ dengan kebatilan kepercayaan syirik.

Nomor Surah 25
Nama Surah Al Furqaan
Arab الفرقان
Arti Pembeda
Nama lain Tabaraka
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 42
Juz Juz 18 (1-20) sampai juz 19 (21-77)
Jumlah ruku’ 6 ruku’
Jumlah ayat 77
Jumlah kata 896
Jumlah huruf 3876
Surah sebelumnya Surah An-Nur
Surah selanjutnya Surah Asy-Syu’ara’
Sending
User Review
4.4 (16 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

25:52, 25 52, 25-52, Surah Al Furqaan 52, Tafsir surat AlFurqaan 52, Quran Al Furqan 52, AlFurqan 52, Al-Furqan 52, Surah Al Furqan ayat 52

Video Surah

25:52


More Videos

Kandungan Surah Al Furqaan

۞ QS. 25:1 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 25:2 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Segala sesuatu milik Allah • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Kekuasaan Allah •

۞ QS. 25:3 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 25:4 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:5 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:6 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 25:7 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:8 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:9 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:10 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 25:11 • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:12 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat neraka

۞ QS. 25:13 • Memasuki neraka • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 25:14 • Memasuki neraka • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 25:15 • Pahala iman • Allah menepati janji • Nama-nama surga • Keabadian surga •

۞ QS. 25:16 • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya •

۞ QS. 25:17 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 25:18 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:19 • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah • Siksa orang kafir • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 25:20 Ar Rabb (Tuhan) • Al Bashir (Maha Melihat)

۞ QS. 25:21 • Allah tidak dapat dilihat di dunia • Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:22 • Saat kematian orang kafir • Azab orang kafir

۞ QS. 25:23 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 25:24 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga

۞ QS. 25:25 • Tugas-tugas malaikat • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 25:26 • Segala sesuatu milik Allah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 25:27 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 25:28 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 25:29 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat iblis dan pembantunya • Usaha jin untuk melalaikan manusia dalam beribadah

۞ QS. 25:30 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 25:31 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminAr Rabb (Tuhan) • Al Hadi (Maha Pemberi petunjuk) • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 25:32 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:33 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:34 • Nama-nama neraka • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 25:36 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 25:37 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 25:39 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:40 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:42 • Azab orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 25:43 • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 25:44 • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 25:45 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:46 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 25:47 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 25:48 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 25:49 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan)

۞ QS. 25:50 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:53 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 25:54 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Qadiir (Maha Penguasa) •

۞ QS. 25:55 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:57 Ar Rabb (Tuhan) • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 25:58 • Keluasan ilmu Allah • Al Hayy (Maha Hidup) • Al Khabir (Maha Waspada)

۞ QS. 25:59 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Arsy • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk) • Al Khabir (Maha Waspada) • Al Rahman (Maha Pengasih)

۞ QS. 25:60 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 25:61 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 25:62 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 25:63 • Al Rahman (Maha Pengasih) • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 25:64 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:65 Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama neraka • Sifat neraka

۞ QS. 25:66 • Keabadian neraka • Sifat neraka

۞ QS. 25:67 • Hemat dalam bekerja

۞ QS. 25:68 Tauhid Uluhiyyah • Syirik adalah dosa terbesar • Dosa-dosa besar • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 25:69 • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Siksaan ahli neraka dilipatgandakan • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 25:70 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 25:73 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:74 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 25:75 • Pahala iman • Tugas-tugas malaikat • Nama-nama surga • Memasuki surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 25:76 • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat ahli surga • Perbedaan derajat di surga •

۞ QS. 25:77 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

Ayat Pilihan

Luth berdoa:
“Ya Tuhanku,
tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu”.
QS. Al-‘Ankabut [29]: 30

Dan orang-orang yang tidak mampu menikah hendaklah menjaga kesucian (diri)nya,
sampai Allah memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya.
QS. An-Nur [24]: 33

Tidakkah kau perhatikan, sungguh Allah masukkan malam ke dalam siang & siang ke dalam malam. Dia tundukkan matahari & bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan, & sungguh Allah Maha Mengetahui apa yang kau kerjakan
QS. Luqman [31]: 29

[ DOA MEMOHON AMPUNAN BAGI KEDUA ORANG TUA & KAUM MUKMININ ] …
Ya rabb kami,
ampunilah aku & kedua Ibu Bapakku & semua orang yang beriman pada hari diadakannya perhitungan (hari kiamat).
QS. Ibrahim [14]: 41

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah ...

Correct! Wrong!

Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah ...

Correct! Wrong!

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut?

Correct! Wrong!

+

Array

Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan ...

Correct! Wrong!

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
u0623u064eu0641u0652u0636u064eu0644u064f u0627u0644u0652u062cu0650u0647u064eu0627u062fu0650 u0623u064eu0646u0652 u064au064fu062cu064eu0627u0647u064eu062fu064e u0627u0644u0631u0651u064eu062cu064fu0644u064f u0646u064eu0641u0652u0633u064eu0647u064e u0648u064e u0647u064eu0648u064eu0627u0647u064f

(Jihad yang paling utama adalah seseorang berjihad [berjuang] melawan dirinya dan hawa nafsunya),
Hadits ini derajatnya shahih. Diriwayatkan oleh Ibnu An-Najjar dari Abu Dzarr Radhiyallahu anhu. Juga diriwayatkan oleh Abu Nu'aim dan Ad-Dailami. Hadits ini juga dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shahih Al-Jami'ush-Shaghu00eer, no 1099, dan beliau menjelaskannya secara rinci dalam Silsilah Ash-Shu00e2hihah, no. 1496.

Pendidikan Agama Islam #14
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #14 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #14 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Pendidikan Agama Islam #17

Dalam Alquran, surah Ad-Dhuha turun setelah surah …Surah Ad-Dhuha termasuk kategori surah …اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ lafal tersebut adalah surah Ad-Dhuha ayat ke- …وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ Dalam surah Ad-Duha, terjemahan dari lafal di atas adalah …Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah …

Pendidikan Agama Islam #14

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut? … Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah … Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan … Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah … Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan …

Kamus Istilah Islam

sujud sahwi

Apa itu sujud sahwi? sujud yang dilakukan karena lupa atau ragu bilangan rakaat salatnya … •

Taklif

Apa itu Taklif? Taklif dalam hukum Islam adalah pembebanan suatu kewajiban kepada seseorang, dengan pengertian menghendaki adanya perbuatan yang terkandung di dalamnya suatu kesukaran. Bentuk kata ker...

baiat

Apa itu baiat? bai.at pelantikan secara resmi; pengangkatan; pengukuhan; pengucapan sumpah setia kepada imam ─────────── ”Bai’at adalah janji untuk taat. Seolah ora...