Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Furqaan (Pembeda) – surah 25 ayat 3 [QS. 25:3]

وَ اتَّخَذُوۡا مِنۡ دُوۡنِہٖۤ اٰلِہَۃً لَّا یَخۡلُقُوۡنَ شَیۡئًا وَّ ہُمۡ یُخۡلَقُوۡنَ وَ لَا یَمۡلِکُوۡنَ لِاَنۡفُسِہِمۡ ضَرًّا وَّ لَا نَفۡعًا وَّ لَا یَمۡلِکُوۡنَ مَوۡتًا وَّ لَا حَیٰوۃً وَّ لَا نُشُوۡرًا
Wa-attakhadzuu min duunihi aalihatan laa yakhluquuna syai-an wahum yukhlaquuna walaa yamlikuuna anfusihim dharran walaa naf’an walaa yamlikuuna mautan walaa hayaatan walaa nusyuuran;
Namun mereka mengambil tuhan-tuhan selain Dia (untuk disembah), padahal mereka (tuhan-tuhan itu) tidak menciptakan apa pun, bahkan mereka sendiri diciptakan dan tidak kuasa untuk (menolak) bahaya terhadap dirinya dan tidak dapat (mendatangkan) manfaat serta tidak kuasa mematikan, menghidupkan dan tidak (pula) membangkitkan.
―QS. Al Furqaan [25]: 3

But they have taken besides Him gods which create nothing, while they are created, and possess not for themselves any harm or benefit and possess not (power to cause) death or life or resurrection.
― Chapter 25. Surah Al Furqaan [verse 3]

وَٱتَّخَذُوا۟ dan mereka mengambil

Yet they have taken
مِن dari

besides Him *[meaning includes next or prev. word]
دُونِهِۦٓ selain-Nya

besides Him *[meaning includes next or prev. word]
ءَالِهَةً tuhan-tuhan

gods
لَّا tidak

not
يَخْلُقُونَ mereka menciptakan

they create
شَيْـًٔا sesuatu apapun

anything,
وَهُمْ dan mereka

while they
يُخْلَقُونَ mereka diciptakan

are created,
وَلَا dan tidak

and not
يَمْلِكُونَ kuasa/mampu

they possess
لِأَنفُسِهِمْ bagi diri mereka sendiri

for themselves
ضَرًّا kemudaratan

any harm
وَلَا dan tidak

and not
نَفْعًا kemanfaatan

any benefit,
وَلَا dan tidak

and not
يَمْلِكُونَ mereka kuasa/tidak mampu

they control
مَوْتًا kematian

death
وَلَا dan tidak

and not
حَيَوٰةً kehidupan

life
وَلَا dan tidak

and not
نُشُورًا kebangkitan

resurrection.

Tafsir

Alquran

Surah Al Furqaan
25:3

Tafsir QS. Al Furqaan (25) : 3. Oleh Kementrian Agama RI


Allah menjelaskan dalam ayat ini bahwa berhalaberhala sembahan orang-orang kafir tidak ada sedikit pun mempunyai arti, dan tidak sedikit pun mempunyai sifat kesempurnaan bahkan sifat-sifat yang dimiliki berhala itu hanyalah sifat-sifat kekurangan belaka.
Sungguh amat aneh jalan pikiran orang-orang yang menjadikan berhala sebagai tuhan, menyembahnya dan memohonkan pertolongan kepadanya.



Di antara sifat-sifat berhala yang tercela ialah:


a.
Berhalaberhala itu tidak dapat menciptakan sesuatu apapun, sedang yang patut disembah ialah Allah Yang Maha Pencipta.



b.
Berhalaberhala itu sendiri dibuat oleh para penyembahnya.

Alangkah bodohnya manusia-manusia yang menyembah buatan mereka sendiri yang lebih rendah derajatnya daripada diri mereka.


c.

Berhalaberhala itu tak berdaya dan tak mempunyai tenaga untuk melakukan suatu tindakan, tidak dapat mendatangkan manfaat apapun bagi dirinya sendiri apalagi bagi penyembah-penyembahnya, tidak dapat membela dirinya apalagi untuk membela dan menolong orang lain.
Memang tidak ada gunanya menyembah patung-patung yang demikian sifatnya.



d.
Berhalaberhala itu tidak dapat menghidupkan atau mematikan atau mengumpulkan manusia untuk memperhitungkan amal perbuatan mereka.

Sedangkan untuk dirinya sendiri berhala itu tidak dapat memberika kehidupan karena ternyata dia tetap saja sebagai benda mati, apalagi untuk memberikan kehidupan kepada orang lain.
Inilah sifat-sifat berhala yang disembah oleh orang-orang musyrikin Mekah itu.
Mengapa mereka tidak menyembah Allah yang mempunyai sifat kesempurnaan Yang Maha Esa, Mahakuasa atas segala sesuatu.

Tafsir QS. Al Furqaan (25) : 3. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Kendati demikian, orang-orang kafir tidak menyembah-Nya, bahkan mereka menjadikan berhala, bintang dan manusia sebagai tuhan-tuhan selain Allah yang selalu mereka sembah.
Padahal tuhan-tuhan itu tidak dapat menciptakan sesuatu apa pun, bahkan mereka itu adalah makhluk ciptaan Allah.


Mereka juga tidak dapat mencegah datangnya bahaya dan mendatangkan kebaikan untuk diri mereka sendiri, tidak dapat mematikan atau menghidupkan seseorang, dan tidak pula dapat membangkitkan orang mati dari kubur.
Setiap yang tidak dapat melakukan itu semua, tidak pantas untuk disembah.


Alangkah bodoh orang yang menyembahnya.
Yang pantas untuk disembah hanyalah yang mampu melakukan itu semua.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Orang-orang musyrik Arab menjadikan sesembahan selain Allah.
Sesembahan yang tidak mampu menciptakan apapun.


Allah-lah yang menciptakan sesembahan tersebut dan yang menciptakan mereka.
Sesembahan tersebut tidak mampu menolak keburukan maupun mendatangkan kemanfaatan bagi dirinya sendiri.


Tidak mampu mematikan sesuatu yang hidup dan tidak mampu menghidupkan sesuatu yang mati.
Atau membangkitkan seseorang yang sudah mati dari kuburnya dalam keadaan hidup.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Kemudian mereka mengambil) yang dimaksud adalah orang-orang kafir


(selain daripada-Nya) selain Allah subhanahu wa ta’ala


(sebagai tuhan-tuhan) berupa berhalaberhala


(yang mereka tidak menciptakan apa pun, bahkan mereka sendiri diciptakan dan tidak kuasa untuk menolak sesuatu kemudaratan dari dirinya) tidak akan mampu menolak bahaya yang mengancam dirinya


(dan tidak pula untuk mengambil suatu manfaat pun) artinya tidak dapat menghasilkan manfaat bagi dirinya


(dan juga tidak kuasa mematikan, menghidupkan) yakni tidak mampu mematikan seseorang dan tidak pula mampu menghidupkannya


(dan tidak pula membangkitkan) tidak mampu membangkitkan orang-orang yang mati untuk dapat hidup kembali.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan tentang kebodohan orang-orang musyrik karena mereka menjadikan tuhan-tuhan selain Allah Yang Menciptakan segala sesuatu dan Yang Mengatur semua urusan, segala sesuatu yang dikehendaki-Nya pasti ada, dan segala sesuatu yang tidak dikehendaki-Nya pasti tidak akan ada.
Tetapi sekalipun demikian, orang-orang musyrik itu menyembah berhalaberhala di samping Allah, padahal berhalaberhala itu tidak mampu menciptakan sayap lalat pun, bahkan mereka sendiri diciptakan, mereka tidak dapat menolak kemudaratan yang menimpa dirinya, tidak dapat pula menarik manfaat buat dirinya.
Lalu mana mungkin mereka berkuasa atas para pengabdinya?

dan (juga) tidak kuasa mematikan, menghidupkan, dan tidak (pula) membangkitkan.
(QS. Al-Furqaan [25]: 3)

Yakni mereka tidak dapat berbuat sesuatu pun dari hal tersebut, bahkan semuanya itu bersumber dari Allah subhanahu wa ta’ala yang menghidupkan dan yang mematikan, Dialah yang akan menghidupkan kembali semua makhluk kelak di hari kiamat.
Baik orang-orang yang terdahulu maupun orang-orang yang kemudian, semua akan dibangkitkan-Nya kembali.

Tidaklah Allah menciptakan dan membangkitkan kalian (dari dalam kubur) itu melainkan hanyalah seperti (menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa saja.
(QS. Luqman [31]: 28)

Perihalnya sama dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

Dan perintah Kami hanyalah satu perkataan seperti kejapan mata.
(QS. Al-Qamar [54]: 50)

Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah dengan satu kali tiupan saja, maka dengan serta-merta mereka hidup kembali di permukaan bumi.
(QS. An-Nazi’at [79]: 13-14)

Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja, maka tiba-tiba mereka melihatnya.
(QS. As-Saffat [37]: 19)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Tidak adalah teriakan itu selain sekali teriakan saja, maka tiba-tiba mereka semua dikumpulkan kepada Kami.
(QS. Yasin [36]: 53)

Dialah Allah Yang tidak ada Tuhan selain Dia, dan tiada Rabb selain Dia, tidak boleh dilakukan penyembahan kecuali hanya kepada Dia, karena apa yang Dia kehendaki pasti ada, dan apa yang Dia tidak kehendaki pasti tidak ada.
Dia adalah Tuhan yang tiada beranak, tiada diperanakkan, tiada persamaan, tiada pengganti, tiada pembantu, dan tiada yang menandingi-Nya.
Bahkan Dia adalah Yang Maha Esa, bergantung kepada-Nya segala sesuatu, tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tiada seorang pun yang menyamai-Nya.

Unsur Pokok Surah Al Furqaan (الفرقان)

Surat ini terdiri atas 77 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai "Al-Furqaan" yang artinya "pembeda",
diambil dari kata "Al Furqaan" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Yang dimaksud dengan Al Furqaan dalam ayat ini ialah Alquran.

Alquran dinamakan Al Furqaan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.
Maka pada surat ini pun terdapat ayat-ayat yang membedakan antara kebenaran ke-Esaan Allah subhanahu wa ta’ala dengan kebatilan kepercayaan syirik.

Keimanan:

▪ Allah Maha Besar berkah dan kebaikan-Nya.
▪ Hanya Allah saja yang menguasai langit dan bumi.
▪ Allah tidak punya anak dan sekutu.
Alquran benar-benar diturunkan dari Allah.
▪ Ilmu Allah meliputi segala sesuatu.
▪ Allah bersemayam di atas Arsy.
Nabi Muhammad ﷺ adalah hamba Allah yang diutus ke seluruh alam.
Rasulrasul itu adalah manusia biasa yang mendapat wahyu dari Allah.
▪ Pada hari kiamat akan terjadi peristiwa-peristiwa luar biasa seperti belahnya langit, turunnya Malaikat ke bumi.
▪ Orang-orang berdosa dihalau ke neraka dengan berjalan atas muka mereka.

Hukum:

▪ Tidak boleh mengabaikan Alquran.
▪ Larangan menafkahkan harta secara boros atau kikir.
▪ Larangan membunuh atau berzina.
▪ Kewajiban memberantas kekafiran dengan mempergunakan alasan Alquran.
▪ Larangan memberikan persaksian palsu.

Kisah:

▪ Kisah-kisah Musa `alaihis salam Nuh `alaihis salam.
Kaum Tsamud dan kaum Syu ‘aib.

Lain-lain:

▪ Celaan-celaan orang-orang kafir terhadap Alquran.
▪ Kejadian-kejadian alamiyah sebagai bukti ke-Esaan dan kekuasaan Allah.
Hikmah Alquran diturunkan secara berangsur-angsur.
▪ Sifat-sifat orang musyrik antara lain mempertuhankan hawa nafsu, tidak mempergunakan akal.
▪ Sifat-sifat hamba Allah yang sebenarnya.

Audio

QS. Al-Furqaan (25) : 1-77 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 77 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Furqaan (25) : 1-77 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 77

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Furqaan ayat 3 - Gambar 1 Surah Al Furqaan ayat 3 - Gambar 2
Statistik QS. 25:3
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Al Furqaan.

Surah Al-Furqan (Arab: الفرقان ,”Pembeda”) adalah surah ke-25 dari Alquran.
Surah ini terdiri atas 77 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Furqan yang artinya pembeda, diambil dari kata al-Furqan yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Yang dimaksud dengan Al-Furqan dalam ayat ini ialah Alquran (lihat nama lain Alquran).
Alquran dinamakan Al-Furqan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.
Maka pada surat ini pun terdapat ayat-ayat yang membedakan antara kebenaran ke-esaan Allah ﷻ dengan kebatilan kepercayaan syirik.

Nomor Surah25
Nama SurahAl Furqaan
Arabالفرقان
ArtiPembeda
Nama lainTabaraka
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu42
JuzJuz 18 (1-20) sampai juz 19 (21-77)
Jumlah ruku’6 ruku’
Jumlah ayat77
Jumlah kata896
Jumlah huruf3876
Surah sebelumnyaSurah An-Nur
Surah selanjutnyaSurah Asy-Syu’ara’
Sending
User Review
4.3 (9 votes)
Tags:

25:3, 25 3, 25-3, Surah Al Furqaan 3, Tafsir surat AlFurqaan 3, Quran Al Furqan 3, AlFurqan 3, Al-Furqan 3, Surah Al Furqan ayat 3

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Ayat Lainnya

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Qada dan qadar termasuk rukun iman yang ke ...

Benar! Kurang tepat!

Percaya kepada Allah dan Rasulnya termasuk rukun ...

Benar! Kurang tepat!

Al Falaq artinya ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Ayat ke 5 dari surah al-Falaq yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
وَ مِنۡ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ

'dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.'
--QS. Al Falaq [113] : 5

Meja, kursi, manusia, hewan dan tumbuhan adalah merupakan salah satu cara mengenal Allah Subhanahu Wa Ta`ala melalui ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #23
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #23 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #23 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #26

Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Alam Nasyrah Al Maidah Al Maun Al Adiyat Yasin Benar! Kurang tepat! Pesan

Pendidikan Agama Islam #3

Dalam Islam, pakaian harus … mewah dan menarik bersih, rapi dan sopan mahal dan bagus Mewah dan bersih bermerek Benar!

Pendidikan Agama Islam #30

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًاArti dari kalimat di atas adalah … Kebodohan mendekati kekayaan Kekufuran mendekati kemiskinan Kekafiran mendekatkan kepada

Instagram