QS. Al Fath (Kemenangan) – surah 48 ayat 3 [QS. 48:3]

وَّ یَنۡصُرَکَ اللّٰہُ نَصۡرًا عَزِیۡزًا
Wayanshurakallahu nashran ‘aziizan;

dan supaya Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak).
―QS. 48:3
Topik ▪ Iman ▪ Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin ▪ Tasbih sebagai tanda kesucian Allah
48:3, 48 3, 48-3, Al Fath 3, AlFath 3, Al-Fath 3

Tafsir surah Al Fath (48) ayat 3

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Fath (48) : 3. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan bahwa dengan terjadinya Perjanjian Hudaibiyyah, berarti Allah telah menyempurnakan nikmat-Nya yang tiada terhingga kepada Rasulullah ﷺ Nikmat-nikmat itu ialah:

1.
Mengampuni dosa-dosa Rasulullah ﷺ yang dilakukan sebelum dan sesudah terjadi Perjanjian Hudaibiyyah.
Tentu saja yang dimaksud dosa dalam ayat ini ialah yang tidak mengurangi atau merusak fungsi kenabiannya karena Muhammad ﷺ sebagai nabi dan rasul terpelihara dari perbuatan dosa besar.
2.
Tersebarnya agama Islam ke seluruh Jazirah Arab, bahkan ke beberapa daerah kerajaan Romawi.
Hal itu menjadikan Rasulullah ﷺ sebagai orang yang bertanggung jawab mengurus persoalan agama dan juga sebagai kepala negara.
Dalam sejarah, jarang terjadi hal yang demikian.
Di antara nabi dan rasul yang merangkap sebagai kepala negara, hanya Nabi Daud dan putra beliau, Nabi Sulaiman.
3.
Membimbing Rasulullah ﷺ ke jalan yang lurus dan diridai-Nya.

4.
Menolong Rasulullah dari gangguan dan serangan musuh sehingga tidak satu pun yang dapat menyerang dan membunuhnya

Menurut Mujahid, Sufyan ats-sauri, Ibnu Jarir, al-Wahidi, dan beberapa ulama lain, yang dimaksud dengan memberi pengampunan dalam ayat ini ialah mengampuni dosa-dosa Rasulullah ﷺ sebelum dan sesudah beliau diangkat menjadi rasul.
Az-Zamakhsyari, dalam tafsir al-Kasysyaf, mengatakan, “Allah menjadikan penaklukan kota Mekah itu sebagai sebab bagi pengampunan dosa Muhammad, karena Allah menjadikannya sebagai penyebab Rasulullah mendapat empat hal, yaitu: pengampunan dosa, penyempurnaan nikmat, petunjuk ke jalan yang lurus, dan kemenangan yang gemilang.”

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu, hai Muhammad, kemenangan yang nyata, yaitu kemenangan kebenaran melawan kebatilan, agar Allah mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu dan yang akan datang dan menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu dengan tersebarnya dakwahmu.
Selain itu, juga agar Allah meneguhkan kamu di atas jalan yang lurus dan menolong kamu dari musuh-musuh yang menentang kerasulanmu dengan pertolongan yang kuat.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan supaya Allah menolongmu) melalui agama Islam itu (dengan pertolongan yang mulia) tidak pernah hina atau pertolongan yang kuat dan tidak dapat dikalahkan.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan supaya Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak).
(Q.S. Al-Fath [48]: 3)

Hal ini karena engkau tunduk kepada perintah Allah, maka Dia meninggikan kamu dan menolongmu dalam menghadapi musuh-musuhmu.
Seperti yang disebutkan di dalam hadis sahih yang menyebutkan:

Tidak sekali-kali Allah menambah maaf-Nya kepada seseorang hamba, melainkan menambahkan kepadanya kemuliaan, dan tidaklah seseorang berendah diri karena Allah subhanahu wa ta’ala, melainkan Allah akan meninggikannya.

Diriwayatkan dari Umar ibnul Khattab r.a.
yang mengatakan, “Tidaklah engkau menghukum seseorang yang durhaka kepada Allah subhanahu wa ta’ala Terhadap dirimu dengan hal yang semisal dengan ketaatanmu kepada Allah subhanahu wa ta’ala dalam hal tersebut.”


Informasi Surah Al Fath (الفتح)
Surat Al Fat-h terdiri atas 29 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Al Jumu’ah.

Dinamai “Al Fath (kemenangan)” diambil dari perkataan “Fat-han” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Sebagian besar dari ayat-ayat surat ini menerangkan hal-hal yang berhubungan dengan kemenangan yang dicapai Nabi Muhammad ﷺ dalam peperangan-peperangannya.

Nabi Muhammad ﷺ sangat gembira dengan turunnya ayat pertama surat ini.
Kegembiraan ini dinyatakan dalam sabda beliau yang diriwayatkan Bukhari
“Sesungguhnya telah diturunkan kepadaku satu surat, yang surat itu benar-benar lebih aku cintai dari seluruh apa yang disinari matahari.”

Kegembiraan Nabi Muhammad ﷺ itu ialah karena ayat-ayatnya menerangkan tentang kemenangan yang akan diperoleh Muhammad ﷺ dalam petjuangannya dan tentang

Keimanan:

Allah mempunyai tentara di langit dan di bumi
janji Allah kepada orang mu’min bahwa mereka akan mendapat ampunan Tuhan dan pahala yang besar
Allah mengutus Muhammad ﷺ sebagai saksi, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan
Agama Islam akan mengalahkan agama-agama lain

Hukum:

Orang pincang dan orang-orang yang sakit dibebaskan dari kewajiban berperang

Kisah:

Kejadian-kejadian sekitar Bai’aturridhwan dan Perdamaian Hudaibiyyah”.

Lain-lain:

Berita gembira yang disampaikan Allah kepada Nabi Muhammad ﷺ bahwa dia bersama-sama orang-orang mu’min akan memasuki kota Mekah dengan kemenangan, dan hal ini memang terlaksana setelah setahun kemudian
sikap orang­ orang mu’min terhadap sesama mu’min dan sikap mereka terhadap orang-orang kafir
sifat-sifat Nabi Muhammad ﷺ dan para sahabatnya sudah disebutkan dalam Taurat dan Injil
janji Allah bahwa orang Islam akan menguasai daerah-­daerah yang sewaktu Nabi Muhammad s.a.w, belum dikuasai

Ayat-ayat dalam Surah Al Fath (29 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Fath (48) ayat 3 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Fath (48) ayat 3 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Fath (48) ayat 3 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Fath - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 29 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 48:3
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Fath.

Surah Al-Fath (Arab: الفتح , "Kemenangan") adalah surah ke-48 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 29 ayat.
Dinamakan Al-Fath yang berarti Kemenangan diambil dari perkataan Fat-han yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Sebagian besar dari ayat-ayat surah ini menerangkan hal-hal yang berhubungan dengan kemenangan yang dicapai Nabi Muhammad S.A.W dalam peperangannya.

Nabi Muhammad S.A.W sangat gembira dengan turunnya ayat pertama surat ini.
Kegembiraan ini dinyatakan dalam sabda dia yang diriwayatkan Sahih Bukhari; Sesungguhnya telah diturunkan kepadaku satu surat, yang surat itu benar-benar lebih aku cintai dari seluruh apa yang disinari matahari.
Kegembiraan Nabi Muhammad S.A.W itu ialah karena ayat-ayatnya menerangkan tentang kemenangan yang akan diperoleh Muhammad S.A.W dalam perjuangannya dan tentang kesempurnaan nikmat Allah[1] kepadanya.

Nomor Surah 48
Nama Surah Al Fath
Arab الفتح
Arti Kemenangan
Nama lain -
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 111
Juz Juz 26
Jumlah ruku' 3 ruku'
Jumlah ayat 29
Jumlah kata 560
Jumlah huruf 2509
Surah sebelumnya Surah Muhammad
Surah selanjutnya Surah Al-Hujurat
4.5
Ratingmu: 4.3 (15 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/48-3









Iklan

Video

cURL error 28: Operation timed out after 5000 milliseconds with 0 bytes received


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim