QS. Al Falaq (Waktu Subuh) – surah 113 ayat 1 [QS. 113:1]

قُلۡ اَعُوۡذُ بِرَبِّ الۡفَلَقِ ۙ
Qul a’uudzu birabbil falaq(i);

Katakanlah:
“Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,
―QS. 113:1
Topik ▪ Tauhid Rububiyyah
113:1, 113 1, 113-1, Al Falaq 1, AlFalaq 1, Al-Falaq 1

Tafsir surah Al Falaq (113) ayat 1

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Falaq (113) : 1. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat-ayat berikut ini Allah memerintahkan kepada Nabi-Nya termasuk juga seluruh kaum muslimin supaya selalu berlindung kepada Tuhan Pencipta semua makhluk agar terpelihara dari segala macam kejahatan atau akibat kejahatan yang ditimbulkan oleh makhluk-makhluk yang telah diciptakan Nya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Katakan, aku berlindung kepada Tuhan (yang menguasai) waktu subuh, dengan hilangnya waktu malam.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Katakanlah, “Aku berlindung kepada Rabb Yang menguasai falaq) atau waktu subuh.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Isam, telah menceritakan kepada kami Abu Ahmad Az-Zubairi, telah menceritakan kepada kami Hasan ibnu Saleh, dari Abdullah ibnu Muhammad ibnu Aqil, dari Jabir yang mengatakan bahwa al-falaq artinya subuh.

Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya, “Al-falaq” bahwa makna yang dimaksud ialah subuh.
Dan telah diriwayatkan halyangsemisal dari Mujahid, Sa’id ibnu Jubair, Abdullah ibnu Muhammad ibnu Aqil, Al-Hasan, Qatadah, Muhammad ibnu Ka’b Al-Qurazi, Ibnu Zaid, dan Malik, dari Zaid ibnu Aslam.

Al-Qurazi.
Ibnu Zaid, dan Ibnu Jarir mengatakan bahwa makna yang dimaksud sama dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya dalam ayat yang lain, yaitu:

Dia menyingsingkan pagi.
(Q.S. Al-An’am [6]: 96)

Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya, “Al-falaq,” bahwa makna yang dimaksud ialah makhluk.
Hal yang sama telah dikatakan oleh Ad-Dahhak, bahwa Allah memerintahkan kepada Nabi-Nya untuk membaca ta’awwuz dari kejahatan semua makhluk-Nya.

Ka’bul Ahbar mengatakan bahwa al-falaq adalah nama sebuah penjara di dalam neraka Jahanam; apabila pintunya dibuka, maka semua penghuni neraka menjerit karena panasnya yang sangat.
Ibnu Abu Hatim meriwayatkannya, untuk itu ia mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Suhail ibnu Usman, dari seorang lelaki, dari As-Saddi, dari Zaid ibnu Ali, dari kakek moyangnya, bahwa mereka telah mengatakan bahwa al-falaq adalah nama sebuah sumur di dasar neraka Jahanam yang mempunyai tutup.
Apabila tutupnya dibuka, maka keluarlah darinya api yang menggemparkan neraka Jahanam karena panasnya yang sangat berlebihan.
Hal yang sama telah diriwayatkan dari Amr ibnu Anbasah dan As-Saddi serta lain-lainnya.

Sehubungan dengan hal ini telah ada sebuah hadis marfu’ yang berpredikat munkar; untuk itu Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepadaku Ishaq ibnu Wahb Al-Wasiti, telah menceritakan kepada kami Mas’ud ibnu Musa ibnu Misykan Al-Wasiti, telah menceritakan kepada kami Nasr ibnu Khuzaimah Al-Khurrasani, dari Syu’aib ibnu Safwan, dari Muhammad ibnu Ka’b Al-Qurazi, dari Abu Hurairah, dari Nabi ﷺ yang telah bersabda:

Falaq adalah sebuah sumur di dalam neraka Jahanam yang mempunyai penutup.

Sanad hadis ini garib dan predikat marfu’-nya tidak sahih.

Abu Abdur Rahman Al-Habli telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya, bahwa al-falaq adalah nama lain dari neraka Jahanam.

Ibnu Jarir mengatakan bahwa yang benar adalah pendapat yang pertama, yaitu yang mengatakan bahwa sesungguhnya falaq adalah subuh.
Pendapat inilah yang sahih dan dipilih oleh Imam Bukhari di dalam kitab sahihnya.


Kata Pilihan Dalam Surah Al Falaq (113) Ayat 1

FALAQ
فَلَق

Kata falaq mempunyai beberapa arti namun kesemuanya mengandung inti arti yang sama yaitu arti dari kata dasar falaq membelah atau memisahkan dua benda dan menjauhkan di antara yang satu dari yang lain.

Di antara arti falaq adalah:

(1).Tanah rendah yang berada di antara dua anak bukit, di mana tanah ini memisahkan dua anak bukit yang berada di kedua sisinya;

(2).Semua makhluk, dimana semuanya dicipta­kan dan dipisahkan dari yang lain;

(3).Waktu subuh, di mana waktu ini memisahkan siang yang terang dari malam yang gelap.

Kata falaq hanya diulang sekali saja dalam Al Qur’an, yaitu pada surah Al Falaq (113), ayat 1.

Para mufassir berbeda pendapat dalam mengartikan kata ini. Ada yang me­ngatakan bahwa artinya adalah waktu subuh, semua makhluk, rumah di neraka jahannam yang apabila dibuka pintunya maka pen­duduk neraka akan menjerit karena sangat panas, sumur yang berada di bagian dasar neraka jahanam yang ditutup dan apabila tutup itu dibuka maka akan keluar api yang membakar neraka jahannan, dan ada juga yang mengatakan bahawaAl Falaq adalah nama lain dari neraka jahanam.

Imam Al Alusi merajihkan pendapat yang mengatakan bahawa arti kata falaq adalah semua makhluk ciptaan Allah, di mana semuanya diciptakan Allah dengan cara memunculkannya dari makhluk yang lain seperti mata air diciptakan dari pergunung­an, subuh muncul dari kegelapan, tanaman tumbuh di atas hamparan tanah, hewan lahir dari induknya dan lain-lain. Sehingga arti ini selari dengan arti kata dasar falaq yaitu membelah atau memisahkan.

Pada surah Al Falaq (113), ayat 1 tersebut di­ tegaskan bahwa Nabi Muhammad dan juga umat Islam diperintah untuk meminta per­lindungan kepada Tuhan yang mencipta dan memelihara semua makhluk dari bahaya dan kejelikan yang timbul dari semua ciptaan-Nya.

Dalam Al Qur’an surah Al An’aam (6), ayat 95, 96 juga disebutkan bahwa Allah adalah Zat yang mewujudkan waktu subuh dan men­ciptakan butir-butir tumbuhan dan juga biji buah-buahan. Untuk menggambarkan pen­ciptaan ini, Al Qur’an menggunakan ungkapan faaliqul ishbaah dan faaliqul habbi wan nawaa yang artinya adalah Allah adalah Zat yang me­ munculkan waktu subuh yang terang dengan cara memisahkannya dari waktu malam yang gelap.

Dan Allah adalah Zat yang membelah butir-butir tumbuhan dan juga biji buah­ buahan sehingga muncullah tangkai dan daun yang hijau, dan Allah membelah tangkai dan daun yang hijau sehingga muncullah butir­ butir tumbuhan dan juga biji buah-buahan. Kesemuanya ini adalah tanda kekuasa­an Allah dan juga tanda kasih sayang Allah kepada manusia.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:410-411

Informasi Surah Al Falaq (الفلق)
Surat ini terdiri atas 5 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Fill.

Nama “Al Falaq” diambil dari kata Al Falaq yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya waktu subuh.

Diriwayatkan oleh Abu Daud, At Tirmizi dan An Nasa-i dari ‘Uqbah bin ‘Aamir bahwa Rasulullah ﷺ melakukan shalat dengan membaca surat Falaq dan surat An Naas dalam perjalanan.

Keimanan:

Perintah agar kita berlindung kepada Allah s.w. t. dari segala macam kejahatan.

Lain-lain:

Perintah agar kita berlindung kepada Allah s.w. t. dari segala macam kejahatan.

Ayat-ayat dalam Surah Al Falaq (5 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Falaq (113) ayat 1 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Falaq (113) ayat 1 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Falaq (113) ayat 1 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Falaq (113) ayat 1-5 - Febrian Nindyo (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Falaq (113) ayat 1-5 - Febrian Nindyo (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Falaq - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 5 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 113:1
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Falaq.

Surah Al-Falaq adalah surah ke-113 dalam Al-Qur'an.
Nama Al-Falaq diambil dari kata Al-Falaq yang terdapat pada ayat pertama surah ini yang artinya waktu subuh.
Surat ini tergolong surah Makkiyah.

Inti dari Surah ini adalah perintah agar umat manusia senantiasa memohon perlindungan kepada Allah subhanahu wa ta'ala menghadapi segala keburukan yang tersembunyi.

Nomor Surah 113
Nama Surah Al Falaq
Arab الفلق
Arti Waktu Subuh
Nama lain Al-Mua'adzzah • Al-Musyaqsyaqah,
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 20
Juz Juz 30
Jumlah ruku' 1 ruku'
Jumlah ayat 5
Jumlah kata 23
Jumlah huruf 73
Surah sebelumnya Surah Al-Ikhlas
Surah selanjutnya Surah An-Nas
4.7
Ratingmu: 4.3 (27 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta