Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Fajr (Fajar) – surah 89 ayat 6 [QS. 89:6]

اَلَمۡ تَرَ کَیۡفَ فَعَلَ رَبُّکَ بِعَادٍ ۪ۙ
Alam tara kaifa fa’ala rabbuka bi’aadin;
Tidakkah engkau (Muhammad) memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap (kaum) ‘Ad?
―QS. Al Fajr [89]: 6

Have you not considered how your Lord dealt with ‘Aad –
― Chapter 89. Surah Al Fajr [verse 6]

أَلَمْ tidakkah

Did not
تَرَ lihat/perhatikan

you see
كَيْفَ bagaimana

how
فَعَلَ berbuat

dealt
رَبُّكَ Tuhanmu

your Lord
بِعَادٍ terhadap kaum ‘Ad

with Aad,

Tafsir

Alquran

Surah Al Fajr
89:6

Tafsir QS. Al Fajr (89) : 6. Oleh Kementrian Agama RI


Allah bertanya kepada Nabi Muhammad, yang maksudnya untuk memberitahukan kepada beliau atau siapa saja untuk direnungkan, tentang kaum ‘Ad.
Kaum ini adalah umat Nabi Hud yang mendiami daerah yang disebut Ahqaf di daerah Hadramaut, Yaman.

‘Ad adalah nama nenek moyang mereka, ‘Ad bin Iram bin Sam bin Nuh.
Mereka diberi nama dengan nama nenek moyang mereka itu.

Mereka terkenal sebagai bangsa yang kuat dan memiliki tubuh yang tinggi, besar, dan perkasa.
Bukti keperkasaan mereka adalah bahwa mereka telah mampu membangun kota yang disebut Iram dengan gedung-gedung yang kokoh, tinggi, dan megah untuk ukuran pada masa itu.

Mereka juga menguasai bangsa-bangsa sekitarnya.
Walaupun demikian perkasa dan memiliki peradaban yang tinggi, Allah tetap mampu menghancurkan mereka sehingga hanya tinggal nama.

Semua itu akibat pembangkangan mereka kepada Allah dan kesewenang-wenangan mereka kepada manusia.

Tafsir QS. Al Fajr (89) : 6. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Tuhanmu menurunkan hukuman-Nya kepada bangsa ‘Ad, kaum Hud, yaitu penduduk kota Iram yang memiliki bangunan-bangunan sangat tinggi?

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai Rasul, apakah engkau tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu memperlakukan kaum ‘Ad, kabilah Iram yang mempunyai kekuatan dan bangunan-bangunan tinggi bertumpu di atas tiang-tiang, yang belum pernah diciptakan seperti itu di negeri-negeri lain dalam hal kekuatan fisik dan kekuatan berperang?

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Apakah kamu tidak memperhatikan) artinya tidak mengetahui hai Muhammad


(bagaimana Rabbmu berbuat terhadap kaum ‘Ad.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Pada yang demikian itu terdapat sumpah (yang dapat diterima) oleh orang-orang yang berakal.
(QS. Al-Fajr [89]: 5)

Maksudnya, bagi orang yang mempunyai akal dan pemikiran.
Sesungguhnya akal dinamakan hijr (pencegah) karena ia mencegah pemiliknya dari melakukan perbuatan dan mengeluarkan ucapan yang tidak layak baginya.
Dan termasuk ke dalam pengertian ini Hijir Baitullah (Hijir Ismail) karena mencegah orang yang melakukan tawaf dari menempel di temboknya yang termasuk rukun Syami.


Termasuk pula ke dalam pengertian ini Hijrul Yamamah (daerah Yamamah yang dilindungi), dan dikatakan,
"Hakim telah menahan si Fulan,"
bila si hakim mencegahnya dari melakukan aktivitasnya.


dan mereka berkata,
"Hijran Mahjura,"
(semoga Allah menghindarkan bahaya ini dari saya).
(QS. Al-Furqaan [25]: 22)

Semuanya itu termasuk dalam satu bab dan mempunyai makna yang berdekatan.

Sumpah ini yang menyebutkan waktu-waktu ibadah dan juga ibadah itu sendiri—seperti salat, dan lain sebagainya—termasuk berbagai jenis dari amal taqarrub yang dijadikan sarana oleh hamba-hamba-Nya yang bertakwa lagi takut kepada-Nya serta rendah diri kepada-Nya untuk lnendekatkan diri mereka kepada Zat-Nya Yang Mahamulia.

Setelah menyebutkan ibadah dan ketaatan mereka, lalu disebutkan oleh firman-Nya:

Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum ‘Ad?
(QS. Al-Fajr [89]: 6)

Mereka adalah orang-orang yang membangkang, angkara murka, sewenang-wenang, pendurhaka terhadap Allah, mendustakan rasulrasul-Nya lagi mengingkari kitabkitab-Nya.
Maka Allah menyebutkan bagaimana Dia membinasakan mereka dan menghancurkan mereka serta menjadikan mereka sebagai pelajaran dan kisah-kisah umat yang durhaka.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum ‘Ad?
(Yaitu) penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi.
(QS. Al-Fajr [89]: 6-7)

Mereka adalah kaum ‘Ad pertama, yaitu keturunan dari ‘Ad ibnu Iram ibnu ‘ Aus ibnu Sam ibnu Nuh, menurut Ibnu Ishaq.
Mereka adalah kaum yang diutus kepada merekaNabi HudAllah subhanahu wa ta’ala telah menyebutkan kisah mereka di dalam Alquran bukan hanya pada satu tempat agar dijadikan pelajaran bagi orang-orang mukmin kehancuran yang telah menimpa mereka.

Unsur Pokok Surah Al Fajr (الفجر)

Surat ini terdiri atas 30 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Lail.

Nama "Al Fajr" diambil dari kata Al Fajr yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya "fajar".

Keimanan:

▪ Allah bersumpah bahwa kafir tidak akan dapat dielakkan.
▪ Beberapa contoh dari umat-umat yang sudah dibinasakan.
▪ Kenikmatan hidup atau bencana yang dialami oleh seseorang, bukanlah tanda penghormatan atau penghinaan Allah kepadanya, melainkan cobaan belaka.
▪ Celaan terhadap orang-orang yang tidak mau memelihara anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin.
▪ Kecaman terhadap orang yang memakan harta warisan dengan campur aduk dan orang yang amat mencintai harta.
▪ Malapetaka yang dihadapi orang-orang kafir di hari kiamat.
▪ Orang-orang yang berjiwa muthmainnah (tenang) mendapat kemuliaan di sisi Allah.

Audio

QS. Al-Fajr (89) : 1-30 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 30 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Fajr (89) : 1-30 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 30

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Fajr ayat 6 - Gambar 1 Surah Al Fajr ayat 6 - Gambar 2
Statistik QS. 89:6
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Fajr.

Surah Al-Fajr (bahasa Arab:الفجر, “Fajar”) adalah surah ke-89 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 30 ayat.
Dinamakan Al-Fajr yang berarti Fajar diambil dari perkataan Al-Fajr yang terdapat pada ayat pertama surah ini.

Nomor Surah89
Nama SurahAl Fajr
Arabالفجر
ArtiFajar
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu10
JuzJuz 30
Jumlah ruku’1 ruku’
Jumlah ayat30
Jumlah kata139
Jumlah huruf584
Surah sebelumnyaSurah Al-Gasyiyah
Surah selanjutnyaSurah Al-Balad
Sending
User Review
4.8 (14 votes)
Tags:

89:6, 89 6, 89-6, Surah Al Fajr 6, Tafsir surat AlFajr 6, Quran Al-Fajr 6, Surah Al Fajr ayat 6

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Ayat Lainnya

QS. Ibrahim (Nabi Ibrahim) – surah 14 ayat 6 [QS. 14:6]

Dan, wahai Nabi Muhammad, tuturkanlah kepada kaummu suatu kisah ketika Musa berkata kepada kaumnya (Bani Israil) sembari mengingatkan mereka tentang hari-hari Allah, “Ingatlah nikmat Allah atasmu keti … 14:6, 14 6, 14-6, Surah Ibrahim 6, Tafsir surat Ibrahim 6, Quran Ibrahim 6, Surah Ibrahim ayat 6

QS. An Nisaa’ (Wanita) – surah 4 ayat 25 [QS. 4:25]

Dan barang siapa di antara kamu, wahai kaum muslim, yang tidak mempunyai biaya yang dapat dipergunakan sebagai perbelanjaan untuk menikahi perempuan merdeka yang beriman, maka dihalalkan menikahi pere … 4:25, 4 25, 4-25, Surah An Nisaa’ 25, Tafsir surat AnNisaa 25, Quran AnNisa 25, An-Nisa’ 25, Surah An Nisa ayat 25

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
ہٰذَا بَیَانٌ لِّلنَّاسِ وَ ہُدًی وَّ مَوۡعِظَۃٌ لِّلۡمُتَّقِیۡنَ

Inilah (Alquran) suatu keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
--QS. 3:138

Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hukum Khuluqiyah ini adalah hukum yang berkenaan dengan akhlak juga budi pekerti manusia. Hukum ini mencakup semua sifat-sifat terpuji yang wajib ada dalam diri manusia sebagai hamba Allah Subhanahu Wa Ta`ala terkait hakikat dirinya sebagai makhluk sosial.

Adapun cakupan hukuk khuluqiyah ini seperti moral, adab dan sopan santun, budi pekerti dan perilaku-perilaku yang jauh dari unsur tercela lainnya.

Hukum Khuluqiyah ini adalah salah satu jenis hukum dalam Alquran, adapun jenis hukum lainnya adalah Itiqodiyah dan Amaliyah.

Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Arti mubayyin itu menjelaskan, mencerahkan, menerangkan, menjernihkan.

+

Array

Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hukum Amaliah, yakni hukum yang mengatur secara lahiriah hubungan manusia dengan Allah Subhanahu Wa Ta`ala, antara sesama manusia, serta manusia dengan lingkungannya. Ilmu yang mempelajarinya disebut ilmu fiqih.

Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #7
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #7 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #7 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #29

Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta? Nabi Ibrahim Nabi Isa Nabi Nuh Nabi Sulaiman Nabi Musa Benar! Kurang

Pendidikan Agama Islam #10

Sejak wahyu di Surah Al Muddasir : 1-7, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada

Pendidikan Agama Islam #21

Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … riyadus shalihin hajar aswad lauh mahfudz

Instagram