Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Fajr (Fajar) – surah 89 ayat 20 [QS. 89:20]

وَّ تُحِبُّوۡنَ الۡمَالَ حُبًّا جَمًّا
Watuhibbuunal maala hubban jamman;
dan kamu mencintai harta dengan kecintaan yang berlebihan.
―QS. Al Fajr [89]: 20

Daftar isi

And you love wealth with immense love.
― Chapter 89. Surah Al Fajr [verse 20]

وَتُحِبُّونَ dan kamu mencintai

And you love
ٱلْمَالَ harta

wealth
حُبًّا cinta

(with) love
جَمًّا berlebihan

immense.

Tafsir

Alquran

Surah Al Fajr
89:20

Tafsir QS. Al Fajr (89) : 20. Oleh Kementrian Agama RI


Orang yang durhaka itu terus mencari dan mengumpulkan kekayaan tanpa mengenal rasa lelah dan tidak peduli halal atau haram.
Di samping itu, mereka sangat pelit, tidak mau mengeluarkan kewajiban berkenaan harta, yaitu membayar zakat dan membantu orang yang berkekurangan.


Allah tidak mungkin sayang kepada orang kaya raya yang memperoleh kekayaan itu dengan cara yang tidak benar.
Juga kepada orang yang tidak mau membantu orang lain.

Mereka jangan mengira bahwa mereka memperoleh kekayaan itu sebagai tanda bahwa Allah menyayangi mereka.
Sebaliknya, Allah sesungguhnya membenci mereka.

Tidak mustahil mereka akan dijatuhi azab seperti yang telah ditimpakan-Nya kepada umat-umat terdahulu itu.
Di akhirat nanti, Allah akan memasukkan mereka ke dalam neraka.

Hakikat ini hendaknya disadari oleh kaum kafir Mekah yang masih juga membangkang.
Hal itu hendaknya dijadikan pelajaran oleh seluruh umat manusia.

Tafsir QS. Al Fajr (89) : 20. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Juga karena kalian sangat mencintai harta benda, sesuatu yang mendorong kalian untuk selalu mengumpulkan dan kikir untuk menginfakkannya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Urusannya tidak sebagaimana yang diduga manusia.
Bahwa kemuliaan diperoleh dengan taat kepada Allah, dan kehinakan karena kemaksiatan kepada-Nya.


Kalian tidak memuliakan anak yatim, yaitu anak yang ditinggal mati ayahnya sejak masih kecil, dan kalian tidak memperlakukannya dengan baik.
Kalian tidak saling menganjurkan untuk memberi makan orang yang membutuhkan, yang tidak mempunyai sesuatu pun yang bisa mencukupi dan menutupi kebutuhannya.


Kalian memakan hak-hak orang lain dalam warisan dan mencintai harta benda secara berlebihan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan kalian mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan) sehingga kalian merasa sayang untuk menafkahkannya di jalan kebaikan.
Menurut suatu qiraat pada keempat Fi’il tadi, yaitu Laa Tukrimuuna, Laa Tahaadhdhuuna, Ta’kuluuna, dan Tuhibbuuna, dibaca Laa Yukrimuuna, Laa Yahaadhdhuuna, Ya’kuluuna, dan Yuhibbuuna.
Makna ayat-ayat di atas berdasarkan bacaan pertama.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, mengingkari sifat manusia yang apabila Allah meluaskan baginya dalam hal rezeki untuk mengujinya melalui rezeki itu, maka ia menganggap bahwa hal itu merupakan kemuliaan dari Allah subhanahu wa ta’ala untuk dirinya.
Padahal kenyataanya tidaklah demikian, bahkan sebenarnya hal itu merupakan ujian dan cobaan, sebagaimana yang disebutkan di dalam firman-Nya:

Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa) Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka?
Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar.
(QS. Al-Mu’minun [23]: 55-56)

Demikian pula sebaliknya Allah menguji dan mencobanya dengan kesempitan rezeki, dia mengira bahwa hal itu merupakan penghinaan dari Allah subhanahu wa ta’ala kepadanya.
Maka disanggah oleh firman-Nya:

Sekali-kali tidak (demikian).
(QS. Al-Fajr [89]: 17)

Yakni sebenarnya tidaklah seperti yang diduganya baik dalam keadaan mendapat kesukaan maupun dalam keadaan mendapat kedukaan;karena sesungguhnya Allah memberi harta kepada siapa yang disukai-Nya dan juga kepada orang yang tidak disukai-Nya, dan Dia menyempitkan rezeki terhadap orang yang disukai-Nya dan juga terhadap orang yang tidak disukai-Nya.
Dan sesungguhnya pokok pangkal permasalahan dalam hal ini bergantung kepada ketaatan yang bersangkutan kepada Allah subhanahu wa ta’ala dalam dua keadaan tersebut.
Apabila ia diberi kekayaan, hendaknya ia bersyukur kepada Allah atas karunia-Nya itu;
dan apabila mendapat kemiskinan, hendaknya ia bersabar dan tetap menjalankan ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta’ala

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim.
(QS. Al-Fajr [89]: 17)

Di dalam ayat ini terkandung makna perintah untuk memuliakan anak yatim, sebagaimana yang disebutkan di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah ibnul Mubarak, dari Sa’id ibnu Ayyub, dari Yahya ibnu Sulaiman, dari Yazid ibnu Abu Gayyas., dari Abu Hurairah, dari Nabi ﷺ yang telah bersabda:

Sebaik-baik rumah dikalangan kaum muslim adalah rumah yang di dalamnya terdapat anak yatim yang diperlakukan dengan baik, dan seburuk-buruk rumah di kalangan kaum muslim adalah rumah yang di dalamnya terdapat anak yatim yang di perlakukan dengan buruk.
Kemudian Nabi ﷺ berisyarat dengan kedua jari tangannya, lalu bersabda:
Aku dan orang yang menjamin anak yatim berada di dalam surga seperti ini.

Abu Daud mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnus Sabah ibnu Sufyan, telah menceritakan kepada Kami Abdul Aziz (yakni Ibnu Abu Hazim), telah menceritakan kepadaku ayahku, dari Sahl (yakni Ibnu Sa’id) bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Aku dan orang yang menjamin anak yatim seperti kedua jari ini di dalam surga.
Yakni berdekatan, seraya mengisyaratkan kedua jarinya, yaitu telunjuk dan jari tengahnya.

dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin.
(QS. Al-Fajr [89]: 18)

Yaitu tidak memerintahkan orang lain untuk memberi santunan kepada orang-orang fakir dan miskin dan sebagian dari mereka tidak menganjurkan hal ini kepada sebagian yang lainnya.

dan kamu memakan harta pusaka dengan cara mencampur-adukan (yang halal dan yang haram).
(QS. Al-Fajr [89]: 19).

Yang dimaksud dengan turas ialah harta warisan, yakni memakannya tanpa mempedulikan dari arah mana dihasilkannya, baik dari cara halal maupun cara haram.

dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan.
(QS. Al-Fajr [89]: 20)

Yakni kecintaan yang banyak;
sebagian ulama mengartikannya kecintaan yang berlebihan.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Fajr (89) Ayat 20

JAMM
جَم

Arti Al Fajr (89), ayat 20. Ayat ini berada dalam rangkaian ayat yang menceritakan tentang perkataan dan perbuatan yang biasa dilakukan manusia, tetapi mereka tidak patut mengucapkan dan melakukannya.

Pada saat Allah memudahkan rezeki dan memberi nikmat kepada manusia, kita tidak boleh mengatakan Allah sedang meninggikan derajat dan memuliakan kita.
Pada waktu Allah menyulitkan rezeki, kita juga tidak boleh mengatakan Allah menghina dan merendahkan kita.
Kekayaan dan kemiskinan bukanlah tanda cinta Allah kepada hamba Nya.
Manusia mestilah meyakini semuanya itu adalah ujian baginya, ketika kaya dia haruslah bersyukur dan ketika miskin dia juga haruslah bersabar.

Sedangkan perbuatan yang biasa dilakukan manusia, namun tidak patut dilakukan adalah:
(1) Tidak memuliakan anak yatim;
(2) Tidak mengajak dan memberi makan orang miskin;
(3) Memakan harta warisan dengan cara mencampurkan yang halal dan yang haram;
(4) Mencintai harta benda dengan berlebihan.

Imam Ibnu Katsir menerangkan, sebahagian pakar mengatakan, Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:143-144

Unsur Pokok Surah Al Fajr (الفجر)

Surat ini terdiri atas 30 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Lail.

Nama "Al Fajr" diambil dari kata Al Fajr yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya "fajar".

Keimanan:

▪ Allah bersumpah bahwa azab terhadap orang-orang kafir tidak akan dapat dielakkan.
▪ Beberapa contoh dari umat-umat yang sudah dibinasakan.
▪ Kenikmatan hidup atau bencana yang dialami oleh seseorang, bukanlah tanda penghormatan atau penghinaan Allah kepadanya, melainkan cobaan belaka.
▪ Celaan terhadap orang-orang yang tidak mau memelihara anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin.
▪ Kecaman terhadap orang yang memakan harta warisan dengan campur aduk dan orang yang amat mencintai harta.
▪ Malapetaka yang dihadapi orang-orang kafir di hari kiamat.
▪ Orang-orang yang berjiwa muthmainnah (tenang) mendapat kemuliaan di sisi Allah.

Audio

QS. Al-Fajr (89) : 1-30 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 30 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Fajr (89) : 1-30 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 30

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Fajr ayat 20 - Gambar 1 Surah Al Fajr ayat 20 - Gambar 2 Surah Al Fajr ayat 20 - Gambar 3
Statistik QS. 89:20
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Fajr.

Surah Al-Fajr (bahasa Arab:الفجر, “Fajar”) adalah surah ke-89 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 30 ayat.
Dinamakan Al-Fajr yang berarti Fajar diambil dari perkataan Al-Fajr yang terdapat pada ayat pertama surah ini.

Nomor Surah 89
Nama Surah Al Fajr
Arab الفجر
Arti Fajar
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 10
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 30
Jumlah kata 139
Jumlah huruf 584
Surah sebelumnya Surah Al-Gasyiyah
Surah selanjutnya Surah Al-Balad
Sending
User Review
4.6 (14 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

89:20, 89 20, 89-20, Surah Al Fajr 20, Tafsir surat AlFajr 20, Quran Al-Fajr 20, Surah Al Fajr ayat 20

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Al Fajr

۞ QS. 89:6 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir

۞ QS. 89:13 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir

۞ QS. 89:14 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 89:15 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 89:16 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 89:21 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 89:22 Ar Rabb (Tuhan) • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 89:23 • Kedahsyatan hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Sifat hari penghitungan • Nama-nama neraka •

۞ QS. 89:24 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 89:25 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 89:26 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 89:27 • Pahala iman • Keluarnya ruh orang mukmin

۞ QS. 89:28 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Keluarnya ruh orang mukmin

۞ QS. 89:29 • Pahala iman

۞ QS. 89:30 • Pahala iman

Ayat Pilihan

Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu,
dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).
QS. Az-Zumar [39]: 54

Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah,
niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya.
Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
QS. An-Nahl [16]: 18

Hai orang-orang yang beriman,
janganlah kamu mengkhianati Allah & Rasul (Muhammad) & (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu,
sedang kamu mengetahui.
QS. Al-Anfal [8]: 27

Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun.
Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.
QS. Al-Qasas [28]: 50

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..

Benar! Kurang tepat!

Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hukum Amaliah, yakni hukum yang mengatur secara lahiriah hubungan manusia dengan Allah Subhanahu Wa Ta`ala, antara sesama manusia, serta manusia dengan lingkungannya. Ilmu yang mempelajarinya disebut ilmu fiqih.

Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hukum Khuluqiyah ini adalah hukum yang berkenaan dengan akhlak juga budi pekerti manusia. Hukum ini mencakup semua sifat-sifat terpuji yang wajib ada dalam diri manusia sebagai hamba Allah Subhanahu Wa Ta`ala terkait hakikat dirinya sebagai makhluk sosial.

Adapun cakupan hukuk khuluqiyah ini seperti moral, adab dan sopan santun, budi pekerti dan perilaku-perilaku yang jauh dari unsur tercela lainnya.

Hukum Khuluqiyah ini adalah salah satu jenis hukum dalam Alquran, adapun jenis hukum lainnya adalah Itiqodiyah dan Amaliyah.

+

Array

Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Arti mubayyin itu menjelaskan, mencerahkan, menerangkan, menjernihkan.

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
u06c1u0670u0630u064eu0627 u0628u064eu06ccu064eu0627u0646u064c u0644u0651u0650u0644u0646u0651u064eu0627u0633u0650 u0648u064e u06c1u064fu062fu064bu06cc u0648u0651u064e u0645u064eu0648u06e1u0639u0650u0638u064eu06c3u064c u0644u0651u0650u0644u06e1u0645u064fu062au0651u064eu0642u0650u06ccu06e1u0646u064e

Inilah (Alquran) suatu keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
--QS. 3:138

Pendidikan Agama Islam #7
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #7 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #7 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #12

Masyarakat Mekkah pada awal nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdakwah waktu itu sedang dilanda berbagai krisis, dan yang paling menonjol adalah krisis … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam lahir pada bulan … Nama isteri Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam selepas Khadijah ialah … Nama anak lelaki Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Nama Ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … …

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Pendidikan Agama Islam #22

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh … Takdir yang bisa diubah dinamakan … Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah … Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir … Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah …

Kamus

Al-Insyiqaq

Apa itu Al-Insyiqaq? Surah Al-Insyiqaq (bahasa Arab:الانشقاق, “Terbelah”) adalah surah ke-84 dalam Alquran. Surah ini terdiri atas 25 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiya...

Al Khaafidh

Apa itu Al Khaafidh? Allah itu Al-Khafidh . Allah itu Al-Khafidh, maksudnya adalah Allah Maha Merendahkan siapapun yang dikehendaki-Nya sesuai dengan kebijaksanaan-Nya. Misalnya, Allah bisa merendah...

Al-A’raf

Apa itu Al-A’raf? Surah Al-A’raf (الأعراف, al-A’rāf, “Tempat Tertinggi”) adalah surah ke-7 dalam Alquran. Surah ini terdiri atas 206 ayat dan termasuk pada golongan s...