Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Fajr (Fajar) - surah 89 ayat 17 [QS. 89:17]

کَلَّا بَلۡ لَّا تُکۡرِمُوۡنَ الۡیَتِیۡمَ
Kalaa bal laa tukrimuunal yatiim(a);
Sekali-kali tidak! Bahkan kamu tidak memuliakan anak yatim,
―QS. Al Fajr [89]: 17

Daftar isi

No! But you do not honor the orphan
― Chapter 89. Surah Al Fajr [verse 17]

كَلَّا sekali-kali tidak

Nay!
بَل tetapi/bahkan

But
لَّا tidak

not
تُكْرِمُونَ kamu memuliakan

you honor
ٱلْيَتِيمَ anak yatim

the orphan,

Tafsir Quran

Surah Al Fajr
89:17

Tafsir QS. Al-Fajr (89) : 17. Oleh Kementrian Agama RI

Akan tetapi banyak manusia yang ingkar, mereka tidak mensyukuri nikmat yang diberikan kepadanya.
Bersyukur adalah mengucapkan kata-kata syukur dan menggunakan nikmat itu sesuai dengan ketentuan Yang Memberinya.

Salah satu ketentuan-Nya adalah bahwa orang yang diberi kelebihan rezeki harus memperhatikan mereka yang berkekurangan.
Di antara mereka adalah anak-anak yatim.

Anak yatim perlu diasuh sampai mereka dewasa.
Manusia yang ingkar dan tak mau bersyukur tidak mau memperhatikan pengasuhan anak-anak yatim itu.

Tafsir QS. Al Fajr (89) : 17. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Berhentilah! Karena sesungguhnya hal ini tidak disebabkan oleh apa yang seperti kalian katakan, tetapi lebih disebabkan karena kalian tidak memuliakan anak yatim.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Urusannya tidak sebagaimana yang diduga manusia.
Bahwa kemuliaan diperoleh dengan taat kepada Allah, dan kehinakan karena kemaksiatan kepada-Nya.


Kalian tidak memuliakan anak yatim, yaitu anak yang ditinggal mati ayahnya sejak masih kecil, dan kalian tidak memperlakukannya dengan baik.
Kalian tidak saling menganjurkan untuk memberi makan orang yang membutuhkan, yang tidak mempunyai sesuatu pun yang bisa mencukupi dan menutupi kebutuhannya.


Kalian memakan hak-hak orang lain dalam warisan dan mencintai harta benda secara berlebihan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Sekali-kali tidak) kalimat ini merupakan hardikan, bahwa perkara yang sebenarnya tidaklah demikian, maksud dimuliakan itu dengan diberi kekayaan, dan dihina itu dengan diberi kemiskinan.
Sesungguhnya seseorang itu menjadi mulia karena ketaatannya, dan menjadi terhina karena kemaksiatannya.
Orang-orang kafir Mekah tidak memperhatikan hal ini


(sebenarnya kalian tidak memuliakan anak yatim) artinya kalian tidak pernah berbuat baik kepada anak-anak yatim, padahal kalian kaya atau kalian tidak memberikan harta waris yang menjadi hak anak-anak yatim.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, mengingkari sifat manusia yang apabila Allah meluaskan baginya dalam hal rezeki untuk mengujinya melalui rezeki itu, maka ia menganggap bahwa hal itu merupakan kemuliaan dari Allah subhanahu wa ta’ala untuk dirinya.
Padahal kenyataanya tidaklah demikian, bahkan sebenarnya hal itu merupakan ujian dan cobaan, sebagaimana yang disebutkan di dalam firman-Nya:

Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa) Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka?
Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar.
(QS. Al-Mu’minun [23]: 55-56)

Demikian pula sebaliknya Allah menguji dan mencobanya dengan kesempitan rezeki, dia mengira bahwa hal itu merupakan penghinaan dari Allah subhanahu wa ta’ala kepadanya.
Maka disanggah oleh firman-Nya:

Sekali-kali tidak (demikian).
(QS. Al-Fajr [89]: 17)

Yakni sebenarnya tidaklah seperti yang diduganya baik dalam keadaan mendapat kesukaan maupun dalam keadaan mendapat kedukaan;karena sesungguhnya Allah memberi harta kepada siapa yang disukai-Nya dan juga kepada orang yang tidak disukai-Nya, dan Dia menyempitkan rezeki terhadap orang yang disukai-Nya dan juga terhadap orang yang tidak disukai-Nya.
Dan sesungguhnya pokok pangkal permasalahan dalam hal ini bergantung kepada ketaatan yang bersangkutan kepada Allah subhanahu wa ta’ala dalam dua keadaan tersebut.
Apabila ia diberi kekayaan, hendaknya ia bersyukur kepada Allah atas karunia-Nya itu;
dan apabila mendapat kemiskinan, hendaknya ia bersabar dan tetap menjalankan ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta’ala

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim.
(QS. Al-Fajr [89]: 17)

Di dalam ayat ini terkandung makna perintah untuk memuliakan anak yatim, sebagaimana yang disebutkan di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah ibnul Mubarak, dari Sa’id ibnu Ayyub, dari Yahya ibnu Sulaiman, dari Yazid ibnu Abu Gayyas., dari Abu Hurairah, dari Nabi ﷺ yang telah bersabda:

Sebaik-baik rumah dikalangan kaum muslim adalah rumah yang di dalamnya terdapat anak yatim yang diperlakukan dengan baik, dan seburuk-buruk rumah di kalangan kaum muslim adalah rumah yang di dalamnya terdapat anak yatim yang di perlakukan dengan buruk.
Kemudian Nabi ﷺ berisyarat dengan kedua jari tangannya, lalu bersabda:
Aku dan orang yang menjamin anak yatim berada di dalam surga seperti ini.

Abu Daud mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnus Sabah ibnu Sufyan, telah menceritakan kepada Kami Abdul Aziz (yakni Ibnu Abu Hazim), telah menceritakan kepadaku ayahku, dari Sahl (yakni Ibnu Sa’id) bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Aku dan orang yang menjamin anak yatim seperti kedua jari ini di dalam surga.
Yakni berdekatan, seraya mengisyaratkan kedua jarinya, yaitu telunjuk dan jari tengahnya.

dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin.
(QS. Al-Fajr [89]: 18)

Yaitu tidak memerintahkan orang lain untuk memberi santunan kepada orang-orang fakir dan miskin dan sebagian dari mereka tidak menganjurkan hal ini kepada sebagian yang lainnya.

dan kamu memakan harta pusaka dengan cara mencampur-adukan (yang halal dan yang haram).
(QS. Al-Fajr [89]: 19).

Yang dimaksud dengan turas ialah harta warisan, yakni memakannya tanpa mempedulikan dari arah mana dihasilkannya, baik dari cara halal maupun cara haram.

dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan.
(QS. Al-Fajr [89]: 20)

Yakni kecintaan yang banyak;
sebagian ulama mengartikannya kecintaan yang berlebihan.

Unsur Pokok Surah Al Fajr (الفجر)

Surat ini terdiri atas 30 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Lail.

Nama "Al Fajr" diambil dari kata Al Fajr yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya "fajar".

Keimanan:

▪ Allah bersumpah bahwa azab terhadap orang-orang kafir tidak akan dapat dielakkan.
▪ Beberapa contoh dari umat-umat yang sudah dibinasakan.
▪ Kenikmatan hidup atau bencana yang dialami oleh seseorang, bukanlah tanda penghormatan atau penghinaan Allah kepadanya, melainkan cobaan belaka.
▪ Celaan terhadap orang-orang yang tidak mau memelihara anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin.
▪ Kecaman terhadap orang yang memakan harta warisan dengan campur aduk dan orang yang amat mencintai harta.
▪ Malapetaka yang dihadapi orang-orang kafir di hari kiamat.
▪ Orang-orang yang berjiwa muthmainnah (tenang) mendapat kemuliaan di sisi Allah.

Audio Murottal

QS. Al-Fajr (89) : 1-30 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 30 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Fajr (89) : 1-30 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 30

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Fajr ayat 17 - Gambar 1 Surah Al Fajr ayat 17 - Gambar 2
Statistik QS. 89:17
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Al Fajr.

Surah Al-Fajr (bahasa Arab:الفجر, “Fajar”) adalah surah ke-89 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 30 ayat.
Dinamakan Al-Fajr yang berarti Fajar diambil dari perkataan Al-Fajr yang terdapat pada ayat pertama surah ini.

Nomor Surah 89
Nama Surah Al Fajr
Arab الفجر
Arti Fajar
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 10
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 30
Jumlah kata 139
Jumlah huruf 584
Surah sebelumnya Surah Al-Gasyiyah
Surah selanjutnya Surah Al-Balad
Sending
User Review
4.3 (11 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

89:17, 89 17, 89-17, Surah Al Fajr 17, Tafsir surat AlFajr 17, Quran Al-Fajr 17, Surah Al Fajr ayat 17

Video Surah

89:17


More Videos

Kandungan Surah Al Fajr

۞ QS. 89:6 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir

۞ QS. 89:13 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir

۞ QS. 89:14 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 89:15 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 89:16 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 89:21 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 89:22 Ar Rabb (Tuhan) • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 89:23 • Kedahsyatan hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Sifat hari penghitungan • Nama-nama neraka •

۞ QS. 89:24 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 89:25 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 89:26 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 89:27 • Pahala iman • Keluarnya ruh orang mukmin

۞ QS. 89:28 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Keluarnya ruh orang mukmin

۞ QS. 89:29 • Pahala iman

۞ QS. 89:30 • Pahala iman

Ayat Pilihan

Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah,
dan Allah akan membalas tipuan mereka.
Dan apabila mereka berdiri untuk salat mereka berdiri dengan malas.
Mereka bermaksud riya (dengan salat) di hadapan manusia.
QS. An-Nisa’ [4]: 142

Tidakkah kau lihat bahwa Allah turunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya.
Dan di antara gunung ada garis-garis putih & merah yang beraneka macam warnanya & ada yang hitam pekat
QS. Fatir [35]: 27

Mereka jadikan orang alimnya sebagai tuhan selain Allah & (pertuhankan) Al-Masih putra Maryam, padahal mereka hanya disuruh sembah Tuhan Yang Esa, tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan
QS. At-Taubah [9]: 31

Telah kafirlah orang yang berkata
“Allah ialah Al-Masih putera Maryam”,
padahal Al Masih berkata
“Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku & Tuhanmu”
Sungguh orang yang persekutukan-Nya, Allah haramkan kepadanya surga, dan tempatnya neraka
QS. Al-Ma’idah [5]: 72

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Ilmu yang bermanfaat adalah ...

Correct! Wrong!

Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan ...

Correct! Wrong!

Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan ...

Correct! Wrong!

+

Umat Islam yang mengajarkan ilmunya dengan ikhlas akan memperoleh pahala amal jariyah. Amal jariyah artinya ...

Correct! Wrong!

Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah ...

Correct! Wrong!

Kuis Agama Islam #31
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Kuis Agama Islam #31 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Kuis Agama Islam #31 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini … Allah Subhanahu Wa Ta`ala.Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat … Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah …

Pendidikan Agama Islam #22

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh … Takdir yang bisa diubah dinamakan … Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah … Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir … Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah …

Kamus Istilah Islam

Musa `alaihis salam

Siapa itu Musa `alaihis salam? Musa adalah seorang pemimpin dan nabi orang Israel yang menyampaikan Hukum Taurat dan menuliskannya dalam Pentateveh/Pentate … • Musa

tadarus

Apa itu tadarus? ta.da.rus pembacaan Alquran secara bersama-sama … •

warak

Apa itu warak? wa.rak patuh dan taat kepada Allah; kita harus warak berpantang segala larangan badak … • wara’