Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Fajr (Fajar) – surah 89 ayat 13 [QS. 89:13]

فَصَبَّ عَلَیۡہِمۡ رَبُّکَ سَوۡطَ عَذَابٍ
Fashabba ‘alaihim rabbuka sautha ‘adzaabin;
karena itu Tuhanmu menimpakan cemeti azab kepada mereka,
―QS. Al Fajr [89]: 13

Daftar isi

So your Lord poured upon them a scourge of punishment.
― Chapter 89. Surah Al Fajr [verse 13]

فَصَبَّ maka menimpakan

So poured
عَلَيْهِمْ atas mereka

on them
رَبُّكَ Tuhanmu

your Lord
سَوْطَ cemeti/cambuk

scourge
عَذَابٍ azab

(of) punishment.

Tafsir Quran

Surah Al Fajr
89:13

Tafsir QS. Al-Fajr (89) : 13. Oleh Kementrian Agama RI

Akhirnya Allah
"menumpahkan kepada mereka cemeti azab",
yang berarti bahwa azab itu dicurahkan seluruhnya kepada mereka sehebat-hebatnya, sehingga mereka hancur lebur tak bersisa dan yang tertinggal hanyalah nama untuk diingat orang.
Yang menimpakan azab itu adalah
"Tuhanmu"
(ya, Muhammad!), yang berarti bahwa peristiwa-peristiwa itu hendaknya menjadi pelajaran bagi kaum kafir Mekah agar mereka tidak terus-menerus membangkang.

Bagaimana azab yang ditimpakan kepada bangsa-bangsa itu dinyatakan dalam ayat-ayat lain:

Maka adapun kaum Tsamud, mereka telah dibinasakan dengan suara yang sangat keras, sedangkan kaum ‘Ad, mereka telah dibinasakan dengan angin topan yang sangat dingin, Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam delapan hari terus-menerus;
maka kamu melihat kaum ‘Ad pada waktu itu mati bergelimpangan seperti batang-batang pohon kurma yang telah kosong (lapuk).
Maka adakah kamu melihat seorang pun yang masih tersisa di antara mereka?
Kemudian datang Fir’aun dan orang-orang yang sebelumnya dan (penduduk) negeri-negeri yang dijungkirbalikkan karena kesalahan yang besar.

Maka mereka mendurhakai utusan Tuhannya, Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras. (Al-Haqqah [69]: 5-10)

Tafsir QS. Al Fajr (89) : 13. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Lalu Tuhanmu menurunkan bermacam siksaan yang menyala kepada mereka.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Mereka adalah orang-orang yang berbuat sewenang-wenang dan berbuat kezaliman di negeri-negeri Allah, lalu mereka memperbanyak kerusakan di dalamnya dengan kezaliman mereka.
Karena itu, Tuhanmu menimpakan azab yang berat kepada mereka.


Wahai Rasul, sesungguhnya Tuhanmu mengawasi siapa yang bermaksiat kepada-Nya.
Dia menangguhkannya sesaat kemudian menghukumnya sebagai hukuman Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Karena itu Rabbmu menimpakan kepada mereka cemeti) sejenis


(azab.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan kaum Fir’aun yang mempunyai pasak-pasak.
(QS. Al-Fajr [89]: 10)

Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa yang dimaksud dengan al-autad ialah bala tentaranya yang mendukung dan menguatkan kedudukannya.
Menurut suatu pendapat, Firaun —bila menghukum— mengikat kedua tangan dan kedua kaki si terhukum pada pasak-pasak besi, lalu digantungkan dengannya.
Hal yang sama dikatakan oleh Mujahid, bahwa dia mematok tangan dan kaki terhukum pada pasak-pasak, yakni dipasung.
Hal yang sama di katakan oleh Sa’id ibnu Jubair dan Al-Hasan dan As-Saddi.
As-Saddi menyebutkan bahwa Fir’aun mengikat seorang lelaki pada tiap-tiap tangan dan kakinya ke pasak-pasak, kemudian menggelindingkan sebuah batu besar ke atas tubuhnya hingga si lelaki terhukum itu hancur karenanya.

Qatadah mengatakan, telah sampai suatu kisah kepada kami, bahwa Fir’aun mempunyai mainan berupa pasak-pasak dan tambang-tambang yang di letakkan di dalam suatu tempat yang mempunyai naungan.
Sabit Al-Bannani telah meriwayatkan dari Abu Rafi’.
bahwa Fir’aun dijuluki Zul Autad karena dia memasang cmpat pasak untuk istrinya yang kedua tangan dan kedua kakinya diikat pada pasak-pasak itu.
Lalu diatas punggung istrinya diletakkan sebuah batu penggilingan yang besar, hingga istrinya mati (karena ia beriman kepada Musa a.s).


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri, lain mereka berbuat banyak kerusakan dalam negeri itu.
(QS. Al-Fajr [89]: 11-12).

Yakni angkara murka, angkuh, lagi senang menebarkan kerusakan di muka bumi dan menyakiti orang lain.

karena itu Tuhanmu menimpakan kepada mereka cemeti azab.
(QS. Al-Fajr [89]: 13).

Yaitu Allah menurunkan kepada mereka azab dari langit dan hukuman yang tiada seorang pun dapat menolaknya dari kaum yang durhaka itu.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mengawasi.
(QS. Al-Fajr [89]: 14).

Ibnu Abbas mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah mendengar dan melihat, yakni mengawasi semua amal perbuatan makhluk-Nya dan kelak Dia akan menimpakan balasan-Nya terhadap masing-masing, baik di dunia maupun di akhirat nanti.
Dan kelak Dia akan memberdirikan semua makhluk di hadapan-Nya, lau dia memutuskan hukum-Nya terhadap mereka dengan adil, dan memberikan pembalasan kepada masing-masing sesuai dengan apa yang berhak diterimanya.
Dia Mahasuci dari perbuatan aniaya dan melampaui batas.


Imam Ibnu Abu Hatim dalam hal ini telah mengetengahkan sebuah hadis yang garib sekali dan sanadnya masih perlu di teliti kesahihannya.
Untuk itu ia mengatakan:


telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Ahmad Ibnu Abul Hawari, telah menceritakan kepada kami Yunus Al Hazza, dari Abu Hamzah Al-Bisani, dari Mu’az ibnu Jabal yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Hai Mu’az., sesungguhnya orang mukmin itu menjadi tawanan Tuhan yang Hak.
hai Mu’az., sesungguhnya orang mukmin itu tidak dapat terbebas dari ketakutannya dan tidak merasa aman dari kekhawatirannya sebelum ia meninggalkan jembatan Jahanam berada di belakang punggungnya (telah melaluinya dengan selamat).
Hai Mu’az., sesungguhnya orang mukmin itu diikat oleh Alquran terhadap kebanyakan nafsu syahwatnya dan terhadap hal-hal yang membinasakan dirinya karena terjerumus ke dalamnya dengan seizin Allah subhanahu wa ta’ala maka Alquran adalah penunjuk jalannya, takut kepada Allah adalah alasannya, dan rindu kepada-Nya merupakan kendaraannya, salat adalah gua perlindimgannya, puasa adalah bentengnya, sedekah adalah kebebasannya, dan kejujuran (kebenaran) adalahpemimpinnya, malu adalahpembantunya, dan Allah subhanahu wa ta’ala dibelakang itu semuanya selalu mengawasinya.

Ibnu Abu Hatim mengatakan bahwa Yunus Al-Hazza dan Abu Hamzah merupakan perawi yang tidak dikenal;
Abu Hamzah meriwayatkan dari Mu’az berpredikat mursal, seandainya hanya dikatakan dari Abu Hamzah saja tentulah baik.
Yakni seandainya hadis ini hanyalah semata-mata perkataan Abu Hamzah saja, tentulah baik (karena berarti seadanya, mengingat Abu Hamzah tidak mengalami masa Mu’az ibnu Jabal).

Kemudian Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Safwan ibnu Saleh, telah menceritakan kepada kami Al-Walid ibnu Muslim, dari Safwan ibnu Amr, dari Aifa’, dari Ibnu Abdul Kala’i, bahwa Aifa’ pernah mendengarnya sedang memberi pelajaran kepada orang banyak, yang antara lain ibnu Abdul Kala’i mengatakan bahwa sesungguhnya neraka Jahanam itu mempunyai tujuh buah tanggul, sedangkan sirat berada di atas semiianya itu.
ia mengatakan bahwa lalu semua makhluk ditahan di tanggul yang pertama.
dan dikatakan kepada mereka:

Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya.
(QS. As-Saffat [37]: 24)

Lalu mereka dihisab tentang salat mereka dan mereka dimintai pertanggung jawaban mengenainya.
Maka binasalah karenanya orang-orang yang binasa dan selamatlah karenanya orang-orang yang selamat.
Apabila mereka telah sampai di tanggul yang kedua, maka dihisablah mereka terhadap amanatnya, apakah mereka menunaikannya dan apakah mereka mengkhianatinya.
Maka binasalah orang-orang yang binasa dan selamatlah orang-orang yang ditakdirkan selamat.
Dan apabila mereka telah sampai di tanggul yang ketiga, maka mereka dimintai pertanggung jawaban tentang hubungan persaudaraan, apakah mereka menjalinnya ataukah memutuskannya.
Maka binasalah orang-orang yang binasa dan selamatlah orang-orang yang selamat.

Ibnu Abdul Kala’i melanjutkan kisahnya, bahwa rahim (persaudaraan) pada hari itu menjulur ke udara diatas neraka Jahanam seraya berdoa
"Ya Allah, barangsiapa yang menghubungkan diriku, maka hubungilah dia.
Dan barangsiapa yang memutuskan aku, maka putuskanlah dia."
Ibnu Abdul Kala’i mengatakan bahwa itulah yang dimaksud oleh firman-Nya:
Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mengawasi.
(QS. Al-Fajr [89]: 14)

Demikianlah menurut apa yang diketengahkan dari asar ini secara apa adanya, tetapi Ibnu Abu Hatim tidak menyebutkannya secara lengkap.

Unsur Pokok Surah Al Fajr (الفجر)

Surat ini terdiri atas 30 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Lail.

Nama "Al Fajr" diambil dari kata Al Fajr yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya "fajar".

Keimanan:

▪ Allah bersumpah bahwa azab terhadap orang-orang kafir tidak akan dapat dielakkan.
▪ Beberapa contoh dari umat-umat yang sudah dibinasakan.
▪ Kenikmatan hidup atau bencana yang dialami oleh seseorang, bukanlah tanda penghormatan atau penghinaan Allah kepadanya, melainkan cobaan belaka.
▪ Celaan terhadap orang-orang yang tidak mau memelihara anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin.
▪ Kecaman terhadap orang yang memakan harta warisan dengan campur aduk dan orang yang amat mencintai harta.
▪ Malapetaka yang dihadapi orang-orang kafir di hari kiamat.
▪ Orang-orang yang berjiwa muthmainnah (tenang) mendapat kemuliaan di sisi Allah.

Ayat-ayat dalam Surah Al Fajr (30 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Fajr (89) : 1-30 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 30 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Fajr (89) : 1-30 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 30

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Fajr ayat 13 - Gambar 1 Surah Al Fajr ayat 13 - Gambar 2
Statistik QS. 89:13
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Al Fajr.

Surah Al-Fajr (bahasa Arab:الفجر, “Fajar”) adalah surah ke-89 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 30 ayat.
Dinamakan Al-Fajr yang berarti Fajar diambil dari perkataan Al-Fajr yang terdapat pada ayat pertama surah ini.

Nomor Surah 89
Nama Surah Al Fajr
Arab الفجر
Arti Fajar
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 10
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 30
Jumlah kata 139
Jumlah huruf 584
Surah sebelumnya Surah Al-Gasyiyah
Surah selanjutnya Surah Al-Balad
Sending
User Review
4.7 (21 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

89:13, 89 13, 89-13, Surah Al Fajr 13, Tafsir surat AlFajr 13, Quran Al-Fajr 13, Surah Al Fajr ayat 13

Video Surah

89:13


Load More

Kandungan Surah Al Fajr

۞ QS. 89:6 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir

۞ QS. 89:13 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir

۞ QS. 89:14 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 89:15 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 89:16 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 89:21 • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 89:22 Ar Rabb (Tuhan) • Kedahsyatan hari kiamat • Sifat hari penghitungan

۞ QS. 89:23 • Kedahsyatan hari kiamat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Sifat hari penghitungan • Nama-nama neraka •

۞ QS. 89:24 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 89:25 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 89:26 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 89:27 • Pahala iman • Keluarnya ruh orang mukmin

۞ QS. 89:28 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Keluarnya ruh orang mukmin

۞ QS. 89:29 • Pahala iman

۞ QS. 89:30 • Pahala iman

Ayat Pilihan

Isa berkata
“Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan padaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal & dibangkitkan hidup kembali”
Itulah Isa putra Maryam, katakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah tentang kebenarannya
QS. Maryam [19]: 33-34

Dengan keterangan yang jelas itu,
Kami menerangkan bukti-bukti yang bermacam-macam,
agar menjadi tampak jalan kebenaran yang dilalui oleh orang-orang Mukmin & menjadi jelas jalan kebatilan yang dilalui oleh orang-orang kafir.
QS. Al-An’am [6]: 55

Dan taatilah Allah & Rasul,
supaya kamu diberi rahmat.
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu & kepada Surga yang luasnya seluas Langit & Bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.
QS. Ali ‘Imran [3]: 132-133

“Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (takdir) Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?”
Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi mereka pelindung & penolong selain Allah.
QS. Al-Ahzab [33]: 17

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Surah Al-Insyirah turun sesudah surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Ad-Duha.

وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ

Ayat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ

wa wada'na 'angka wizrak

''dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,''
--QS. Al-Insyirah [94] : 2

أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

a lam nasyrah laka sadrak

''Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?''
--QS. Al-Insyirah [94] : 1

+

Array

Surah Al-Insyirah terdiri dari ... ayat.

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Ad-Duha.

Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

a lam nasyraḥ laka ṣadrak

'Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?'
--QS. Al-Insyirah [94] : 1

Pendidikan Agama Islam #25
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #25 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #25 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Pendidikan Agama Islam #29

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah … Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali … potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah … Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu … Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Pendidikan Agama Islam #15

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti …َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaituSalah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik … Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah …

Kamus Istilah Islam

Al ‘Adl

Apa itu Al ‘Adl? Allah itu Al-Adl ◀ Allah itu Al-Adl, artinya adalah Allah itu Maha Adil kepada seluruh makhluk-makhluk-Nya. Keadilan Allah bersifat sempurna dan berlaku untuk semua ciptaan-Nya. &128161; Jangan pernah sedikit pun terbesit dalam hati kita untuk berfikir bahwa “hidup ini tidak adil.” Karena semua telah ditentukan Allah dengan keadilan-Nya. Sia … • Al-‘Adl, Al-Adl

yehudza

Siapa itu yehudza? Yahudi adalah bangsa sekaligus agama. Yehudza sebagai anak kedua Ishak menjadikan keturunan Ishak dikenal sebagai bangsa Yahudi. Dan dalam agama Yahudi di awal berkembangnya dikenal bahwa Yehudza adalah anak Tuhan. Bani Israel sebagai keturunan Ya’kub juga banyak yang menganut ajaran Yahudi. Orang Yahudi belum tentu bani Israel. Sementara bani Isr … •

isim manshub

Apa itu isim manshub? اِسْم مَنْصُوْب ISIM MANSHUB Isim yang terkena I’rab Nashab disebut Isim Manshub. Yang menjadi Isim Manshub adalah semua Isim selain Fa’il atau Naib al-Fa’il dalam Jumlah Fi’liyyah. 1) MAF’UL yakni Isim yang dikenai pekerjaan . قَرَأَ مُحَمَّدٌ الْقُرْآنَ = Muhammad membaca al-Quran القُرْآنَ –> Maf’u … •