Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Buruuj (Gugusan bintang) – surah 85 ayat 2 [QS. 85:2]

وَ الۡیَوۡمِ الۡمَوۡعُوۡدِ ۙ
Wal yaumil mau’uud(i);
dan demi hari yang dijanjikan.
―QS. Al Buruuj [85]: 2

And (by) the promised Day
― Chapter 85. Surah Al Buruuj [verse 2]

وَٱلْيَوْمِ dan hari

And the Day
ٱلْمَوْعُودِ dijanjikan

Promised,

Tafsir

Alquran

Surah Al Buruuj
85:2

Tafsir QS. Al Buruuj (85) : 2. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat kedua, Allah bersumpah dengan hari yang dijanjikan-Nya, yaitu hari Kiamat, serta hari kepastian dan pembalasan.
Ketika itu, hanya kekuasaan dan hukum Allah-lah yang berlaku.

Tafsir QS. Al Buruuj (85) : 2. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Demi hari yang dijanjikan sebagai saat perhitungan dan pembalasan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Allah bersumpah demi langit yang mempunyai garis edar yang dilalui matahari dan bulan.
Demi hari kiamat yang dijanjikan Allah kepada makhluk untuk menghimpun mereka, Demi saksi yang bersaksi dan yang dipersaksikan.


Allah boleh bersumpah dengan makhluk-makhluk-Nya sesuai dengan kehendak-Nya.
Adapun makhluk tidak boleh bersumpah dengan selain Allah, karena bersumpah dengan selain Allah adalah syirik.


Telah dilaknat orang-orang yang membuat parit di permukaan tanah dengan parit yang besar untuk menyiksa orang-orang yang beriman.
Mereka menyalakan api besar dengan kayu bakar, ketika mereka duduk di tepi parit-parit itu dan tidak meninggalkannya, mereka hadir menyaksikan apa yang mereka lakukan terhadap orang-orang yang beriman berupa penyiksaan.


Mereka menimpakan siksaan berat kepada orang-orang beriman karena mereka beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa yang tidak akan terkalahkan, Mahaterpuji dalam firman, perbuatan, perbuatan dan sifat-Nya, yang mempunyai kerajaan langit dan bumi.
Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi bagi-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan demi hari yang dijanjikan) yaitu hari kiamat.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan hari yang dijanjikan, dan yang menyaksikan dan yang disaksikan.
(QS. Al-Buruj [85]: 2-3)

Ulama tafsir berbeda pendapat sehubungan dengan maknanya.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Muhammad ibnu Amr Al-Gazi, telah menceritakan kepada kami Ubaidillah ibnu Musa, telah menceritakan kepada kami Musa ibnu Ubaidah, dari Ayyub ibnu Khalid ibnu Safwan ibnu Aus Al-Ansari, dari Abdullah ibnu Rafi’, dari Abu Hurairah r.a. yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda:
Dan hari yang dijanjikan, yaitu hari kiamat, dan yang menyaksikan, yaitu hari Jumat.
Dan tiada suatu hari pun yang mentari terbit dan tenggelam padanya lebih utama daripada hari Jumat, di dalamnya terdapat suatu saat yang tidak sekali-kali seorang hamba yang muslim menjumpainya, lalu meminta suatu kebaikan padanya, melainkan Allah memberinya hal itu.
Dan tidaklah dia meminta perlindungan dari suatu kejahatan padanya melainkan Allah melindunginya.
Dan hari yang disaksikan itu adalah hari Arafah.

Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah melalui berbagai jalur dari Musa ibnu Ubaidah Ar-Rabzi, sedangkan dia orangnya daif.
Dan hadis ini telah diriwayatkan pula secara mauquf dari Abu Hurairah, maka riwayat inilah yang lebih mirip kepada kesahihan.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad, telah menceritakan kepada kami Syu’bah, bahwa ia telah mendengar Ali ibnu Zaid dan Yunus ibnu Ubaid, keduanya menceritakan hadis.
dari Ammar maula Bani Hasyim, dari Abu Hurairah.
Adapun meryurut riwayat Ali, maka dia me-rafa’-kannya sampai kepada Nabi ﷺ, sedangkan Yunus hanya sampai kepada Abu Hurairah.


Disebutkan bahwa Abu Hurairah telah mengatakan sehubungan dengan makna ayat ini, yaitu firman-Nya:
dan yang menyaksikan dan yang disaksikan.
(QS. Al-Buruj [85]: 3)
Bahwa yang menyaksikan adalah hari Jumat, dan yang disaksikan adalah hari kiamat.

Imam Ahmad mengatakan pula, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Ja’far, telah menceritakan kepada kami Syu’bah, dari Yunus, bahwa ia pernah mendengar Ammar maula Bani Hasyim menceritakan hadis dari Abu Hurairah, bahwa ia telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
dan yang menyaksikan dan yang disaksikan.
(QS. Al-Buruj [85]: 3)
Bahwa yang menyaksikan adalah hart Jumat dan yang disaksikan adalah hari ‘Arafah, dan yang dijanjikan adalah hari kiamat.


Telah diriwayatkan pula dari Abu Hurairah, ia pernah mengatakan bahwa hari yang dijanjikan itu adalah hari kiamat.
Hal yang sama telah dikatakan oleh Al-Hasan, Qatadah, dan Ibnu Zaid, tetapi aku tidak melihat mereka berselisih pendapat mengenainya, segala puji bagi Allah.

Kemudian Ibnu Jarir mengatakan:


telah menceritakan kepada kamu Muhammad ibnu Auf, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Ismail ibnu Iyasy, telah menceritakan kepadaku ayahku, telah menceritakan kepada kami Damdam ibnu Zur’ah, dari Syuraih ibnu Ubaid, dari Abu Malik Al-Asy’ari yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Hari yang dijanjikan ialah hari kiamat, dan sesungguhnya yang menyaksikan ialah hari Jumat, dan sesungguhnya yang disaksikan ialah hari ‘Arafah dan hari Jumat yang sengaja disimpankan oleh Allah untuk kita (umat Muhammad).

Kemudian Ibnu Jarir mengatakan:


telah menceritakan kepada kami Sahl ibnu Musa Ar-Razi, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik, dari Ibnu Harmalah, dari Sa’id ibnul Musayyab yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda:
Sesungguhnya penghulu hari itu adalah hari Jumat, yaitu hari yang menyaksikan, sedangkan hari yang disaksikan adalah hari Arafah.

Ini merupakan salah satu dari hadis mursal-nya Sa’id ibnul Musayyab.
Kemudian Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib, telah menceritakan kepada kami Waki’, dari Syu’bah, dari Ali ibnu Zaid, dari Yusuf Al-Makki, dari Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa yang menyaksikan adalah Muhammad ﷺ, sedangkan yang disaksikan adalah hari kiamat.
Kemudian Ibnu Abbas membaca firman-Nya:
Hari kiamat itu adalah suatu hari yang semua manusia dikumpulkan untuk (menghadapi) nya, dan hari itu adalah suatu hari yang disaksikan (oleh segala makhluk).
(QS. Hud [11]: 103)

Telah menceritakan pula kepada kami Ibnu Humaid, telah menceritakan kepada kami Jarir, dari Mugirah, dari Syubak yang mengatakan bahwa pernah ada seorang lelaki bertanya kepada Al-Hasan ibnu Ali tentang makna firman-Nya:
dan yang menyaksikan dan yang disaksikan.
(QS. Al-Buruj [85]: 3)
Al-Hasan ibnu Ali menjawab,
"Apakah engkau pernah bertanya kepada seseorang sebelumku?"
Lelaki itu menjawab,
"Ya, aku pernah bertanya kepada Ibnu Umar dan Ibnuz Zubair.
Lalu keduanya menjawab, bahwa makna yang dimaksud adalah Hari Raya Kurban dan hari Jumat."
Maka Al-Hasan ibnu Ali berkata,
"Bukan, yang menjadi saksi adalah Muhammad ﷺ"
Kemudian Al-Hasan ibnu Ali membaca firman-Nya:
Maka bagaimanakah (halnya orang kafir nanti), apabila Kami mendatangkan seseorang saksi (rasul) dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (sebagai umatmu).
(QS. An-Nisa’ [4]: 41)
Dan yang dimaksud dengan yang disaksikan adalah hari kiamat, kemudian Al-Hasan membaca firman-Nya:
Hari kiamat itu adalah suatu hari yang semua manusia dikumpulkan untuk (menghadapi) nya, dan hari itu adalah suatu hari yang disaksikan (oleh segala makhluk).
(QS. Hud [11]: 103)

Mujahid, Ikrimah, dan Ad-Dahhak mengatakan bahwa yang menyaksikan adalah anak Adam, dan yang disaksikan adalah hari kiamat.
Diriwayatkan dari Ikrimah pula bahwa yang menyaksikan adalah Muhammad ﷺ, dan yang disaksikan adalah hari Jumat.

Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa yang menyaksikan adalah Allah, dan yang disaksikan adalah hari kiamat.
Ibnu Abu Hatim meriwayatkan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Abu Na’im Al-Fadl ibnu Dakin, telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Abu Yahya Al-Qattat, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
dan yang menyaksikan dan yang disaksikan.
(QS. Al-Buruj [85]: 3)
Bahwa yang menyaksikan adalah manusia, sedangkan yang disaksikan adalah hari Jumat, hal yang sama telah diriwayatkan pula oleh Ibnu Abu Hatim.

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Humaid, telah menceritakan kepada kami Mahran, dari Sufyan, dari Ibnu Abu Najih, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman Allah subhanahu wa ta’ala:
dan yang menyaksikan dan yang disaksikan.
(QS. Al-Buruj [85]: 3)
Yang menyaksikan adalah hari’ Arafah, dan yang disaksikan adalah hari kiamat.
Hal yang sama diriwayatkan dari Sufyan As-Sauri, dari Mugirah, dari Ibrahim yang mengatakan bahwa yang dimaksiid adalah Hari Raya Kurban dan hari Arafah, yakni yang menyaksikan dan yang disaksikan.

Ibnu Jarir mengatakan, ulama lainnya mengatakan bahwa yang disaksikan adalah hari Jumat, sehubungan dengan hal ini mereka meriwayatkan sebuah hadis yang diceritakan kepada kami oleh Ahmad ibnu Abdur Rahman, bahwa telah menceritakan kepadaku pamanku (yaitu Abdullah ibnu Wahb), telah menceritakan kepadaku Amr ibnul Haris, dari Sa’id ibnu Abu Hilal, dari Zaid ibnu Aiman, dari Ubadah ibnu Nasiy, dari Abu Darda yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

Perbanyaklah membaca salawat untukku di hari Jumat’, karena sesungguhnya hari Jumat itu adalah hari yang disaksikan oleh para malaikat.

Diriwayatkan dari Sa’id ibnu Jubair, bahwa yang menyaksikan adalah Allah.
Kemudian ia membaca firman-Nya:
Dan cukuplah Allah sebagai saksi.
(QS. Al-Fath [48]: 28)
dan yang disaksikan adalah kita semua, demikianlah menurut apa yang diriwayatkan oleh Al-Bagawi.

Kebanyakan ulama mengatakan bahwa yang menyaksikan adalah hari Jumat dan yang disaksikan adalah hari ‘Arafah.

Unsur Pokok Surah Al Buruuj (البروج)

Surat Al Buruuj terdiri atas 22 ayat, terrnasuk golongan surat-surat Makkiyyah diturunkan sesudah surat Asy-Syams.

Dinamai "Al Buruuj" (gugusan bintang) diambil dari perkataan "Al Buruuj" yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

Keimanan:

▪ Sikap dan tindakan-tindakan orang-orang kafir terhadap orang-orang yang mengikuti seruan para rasul.
▪ Bukti-bukti kekuasaan dan ke-Esaan Allah.
▪ Isyarat dari Allah bahwa orang-orang kafir Mekah akan ditimpa azab sebagaimana kaum Fir’aun dan Tsamud telah ditimpa azab.
▪ Jaminan Allah terhadap kemurnian Alquran.

Audio

QS. Al-Buruuj (85) : 1-22 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 22 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Buruuj (85) : 1-22 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 22

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Buruuj ayat 2 - Gambar 1 Surah Al Buruuj ayat 2 - Gambar 2
Statistik QS. 85:2
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Buruuj.

Surat Al-Buruj (bahasa Arab:البروج) adalah surat ke 85 dalam Al Qur’an.
Surat ini tergolong surat makiyyah yang terdiri atas 22 ayat.
Dinamakan Al Buruuj yang berarti Gugusan bintang diambil dari perkataan Al Buruuj yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah85
Nama SurahAl Buruuj
Arabالبروج
ArtiGugusan bintang
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu27
JuzJuz 30
Jumlah ruku’1 ruku’
Jumlah ayat22
Jumlah kata109
Jumlah huruf468
Surah sebelumnyaSurah Al-Insyiqaq
Surah selanjutnyaSurah At-Tariq
Sending
User Review
4.8 (10 votes)
Tags:

85:2, 85 2, 85-2, Surah Al Buruuj 2, Tafsir surat AlBuruuj 2, Quran Al Buruj 2, Al-Buruj 2, Surah Al Buruj ayat 2

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Ar Rahmaan (Yang Maha Pemurah) – surah 55 ayat 55 [QS. 55:55]

54-55. Para penghuni surga itu sangat menikmati anugerah Allah. Mereka bersandar dengan santai di atas permadani yang bagian dalamnya terbuat dari sutera tebal. Dan buah-buahan di kedua surga itu sang … 55:55, 55 55, 55-55, Surah Ar Rahmaan 55, Tafsir surat ArRahmaan 55, Quran Ar-Rahman 55, ArRahman 55, Ar Rahman 55, Surah Ar Rahman ayat 55

QS. Yunus (Nabi Yunus) – surah 10 ayat 25 [QS. 10:25]

Agar manusia tidak tertipu dengan kehidupan dunia yang fana, lalu Allah memberikan tuntunan menuju jalan yang benar dan penuh kedamaian. Dan Allah menyeru manusia ke Da rus-sala m, yakni surga, dan me … 10:25, 10 25, 10-25, Surah Yunus 25, Tafsir surat Yunus 25, Quran Yunus 25, Surah Yunus ayat 25

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Takdir yang bisa diubah dinamakan ...

Benar! Kurang tepat!

Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #22
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #22 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #22 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … Doa Tangan atau Kekuasaan Ilmu

Kuis Agama Islam #31

Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan … Pidato Presentasi Debat Dakwah

Instagram