Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Buruuj (Gugusan bintang) – surah 85 ayat 19 [QS. 85:19]

بَلِ الَّذِیۡنَ کَفَرُوۡا فِیۡ تَکۡذِیۡبٍ
Balil-ladziina kafaruu fii takdziibin;
Memang orang-orang kafir (selalu) mendustakan,
―QS. Al Buruuj [85]: 19

Daftar isi

But they who disbelieve are in (persistent) denial,
― Chapter 85. Surah Al Buruuj [verse 19]

بَلِ bahkan

Nay!
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

Those who
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar

disbelieve
فِى dalam

(are) in
تَكْذِيبٍ kedustaan

denial.

Tafsir Quran

Surah Al Buruuj
85:19

Tafsir QS. Al-Buruj (85) : 19. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat-ayat ini, Allah menerangkan dalam bentuk pertanyaan kepada Nabi Muhammad bahwa apakah telah sampai kepadanya tentang kisah Fir’aun dan kaumnya yang telah mendustakan kenabian Nabi Musa, kisah tentang kesombongan Fir’aun, dan kekufuran kaumnya, serta akibat dari perbuatan mereka, yaitu ditenggelamkan ke dalam laut.
Demikian pula dengan kaum Samud yang telah mendustakan Nabi Saleh sebagai utusan Allah.

Mereka telah menyembelih unta yang menjadi tanda kenabiannya.
Sebagai akibatnya, Allah menurunkan siksaan-Nya kepada mereka dengan menghancurkan negeri mereka serta memusnahkan semua yang ada.

Ringkasnya, orang-orang kafir itu sejak dahulu tidak berubah.
Mereka selalu mengingkari kebenaran agama yang dibawa oleh para nabi utusan Allah.

Mereka tentu akan menerima balasannya sebagaimana kaum-kaum sebelum mereka, bila mereka tidak bertobat dan kembali kepada jalan yang diridai Allah.

Tafsir QS. Al Buruuj (85) : 19. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Pendustaan orang-orang kafir, di antara umatmu, terhadap dirimu bahkan lebih hebat daripada pendustaan umat-umat terdahulu terhadap rasul-rasul mereka.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai Rasul, apakah telah datang kepadamu berita orang-orang kafir yang mendustakan nabi-nabi mereka, yaitu Fir’aun dan Tsamud, serta azab dan hukuman yang menimpa mereka.
Kaum itu tidak mengambil pelajaran dari hal tersebut, bahkan orang-orang kafir itu terus-menerus mendustakan, seperti yang dilakukan kaum sebelum mereka.


Padahal Allah meliputi mereka dengan ilmu dan kekuasaan-Nya.
Tidak ada satu pun perbuatan mereka yang tersembunyi dari-Nya.


Dan Alquran ini tidak seperti persangkaan orang-orang yang mendustakan dan kaum musyrikin bahwa ia adalah syair dan sihir.
Akan tetapi, ia adalah Alquran yang agung dan mulia, yang tersimpan dalam Lauhul Mahfudz sehingga tidak akan mengalami perubahan dan penyimpangan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Akan tetapi orang-orang kafir selalu mendustakan) hal-hal yang telah disebutkan tadi.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

(11-21)

Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan perihal hamba-hamba-Nya yang beriman, bahwa:

bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.
(QS. Al-Buruj [85]: 11)

Berbeda dengan apa yang disediakan-Nya bagi musuh-musuh-Nya, yaitu api yang membakar dan neraka Jahim, karena itulah maka disebutkan dalam firman berikutnya:

itulah keberuntungan yang besar.
(QS. Al-Buruj [85]: 11)


Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Sesungguhnya azab Tuhanmu benar-benar keras.
(QS. Al-Buruj [85]: 12)

Sesungguhnya azab dan pembalasan Allah terhadap musuh-musuh-Nya yang telah mendustakan rasul-rasul-Nya dan menentang perintah-Nya benar-benar keras, besar.
lagi kuat.
Karena sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala memiliki kekuatan Yang Mahakokoh, yang segala sesuatu yang dikehendaki-Nya pasti terjadi menurut apa yang dikehendaki-Nya dalam sekejap atau lebih cepat dari itu.
Untuk itulah maka disebutkan dalam firman berikutnya:

Sesungguhnya Dialah yang menciptakan (makhluk) dari permulaan dan menghidupkannya (kembali).
(QS. Al-Buruj [85]: 13)

Yakni kekuatan dan kekuasaan-Nya yang sempurna dapat menciptakan makhluk dan menghidupkannya kembali seperti semula.
tanpa ada yang dapat menghalang-halangi atau mencegah-Nya.

Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih.
(QS. Al-Buruj [85]: 14)

Dia memberi ampun dosa orang yang bertobat kepada-Nya dan tunduk patuh pada-Nya betapapun besarnya dosa yang bersangkutan.
Makna al-wadud menurut Ibnu Abbas dan lain-lainnya ialah Maha Pengasih.

Yang mempunyai ‘Arasy.
(QS. Al-Buruj [85]: 15)

Yaitu yang memiliki ‘Arasy yang besar lagi tinggi di atas semua makhluk.


Lafaz al-majid ada dua qiraat mengenainya, ada yang membacanya rafa karena menganggapnya menjadi sifat dari Ar-Rabb, sedangkan bacaan lainnya ialah jar karena menganggapnya menjadi sifat dari ‘Arasy.
Kedua-duanya dibenarkan.

Mahakuasa berbuat apa yang dikehendaki-Nya.
(QS. Al-Buruj [85]: 16)

Artinya, apa pun yang hendak dilakukan-Nya tiada hambatan bagi keputusan-Nya, dan tiada yang menanyakan apa yang dikerjakan-Nya karena kebesaran, keperkasaan, kebijaksanaan, dan keadilan-Nya.
Sebagaimana yang diriwayatkan kepada kami dari Abu Bakar As-Siddiq r.a. ketika dikatakan kepadanya saat ia menjelang ajalnya,
"Apakah tabib telah memeriksamu?"
Abu Bakar menjawab,
"Ya."
Mereka bertanya, ‘"Apakah yang dikatakan olehnya?"
Abu Bakar menjawab, ”Dia berkata kepadaku ‘Sesungguhnya Aku Mahakuasa berbuat apa yang Kukehendaki’."


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sudahkah datang kepadamu berita kaum-kaum penentang, (yaitu kaum) Fira’un dan (kaum) Samud?
(QS. Al-Buruj [85]: 17-18)

Yakni apakah pernah kamu dengar pembalasan yang ditimpakan oleh Allah kepada mereka dan azab yang diturunkan-Nya kepada mereka tanpa ada seorang pun yang dapat menolaknya dari mereka?
Hal ini merupakan penegasan dari makna yang terkandung di dalam firman-Nya:
Sesungguhnya azab Tuhanmu benar-benar keras.
(QS. Al-Buruj [85]: 12)

Apabila Dia menghukum orang zalim, maka Dia menghukumnya dengan hukuman yang keras, sebagaimana layaknya hukuman dari Tuhan Yang Mahaperkasa lagi Mahakuasa.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Ali ibnu Muhammad At-Tanafisi, telah menceritakan kepada kami Abu Bakar ibnu Iyasy, dari Abu Ishaq, dari Amr ibnu Maimun, bahwaNabi ﷺ melewati seorang wanita yang sedang membaca firman-Nya:
Sudahkah datang kepadamu berita kaum-kaum penentang?
(QS. Al-Buruj [85]: 17)
Maka Nabi ﷺ bangkit dan mendengarkan seraya bersabda:
Ya benar, telah datang kepadaku kisah mereka.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sesungguhnya orang-orang kafir selalu mendustakan.
(QS. Al-Buruj [85]: 19)

Mereka selalu berada dalam keraguan, kebimbangan, kekufuran, dan keingkaran.

padahal Allah mengepung mereka dari belakang mereka.
(QS. Al-Buruj [85]: 20)

Yakni Dia berkuasa atas mereka lagi mengalahkan, mereka tidak dapat luput dari-Nya dan tidak dapat melarikan diri dari kekuasaan-Nya.

Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Alquran yang mulia.
(QS. Al-Buruj [85]: 21)

Yaitu Alquran yang agung lagi mulia.

yang (tersimpan) dalam Lauh Mahfuz.
(QS. Al-Buruj [85]: 22)

Unsur Pokok Surah Al Buruuj (البروج)

Surat Al Buruuj terdiri atas 22 ayat, terrnasuk golongan surat-surat Makkiyyah diturunkan sesudah surat Asy-Syams.

Dinamai "Al Buruuj" (gugusan bintang) diambil dari perkataan "Al Buruuj" yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

Keimanan:

▪ Sikap dan tindakan-tindakan orang-orang kafir terhadap orang-orang yang mengikuti seruan para rasul.
▪ Bukti-bukti kekuasaan dan ke-Esaan Allah.
▪ Isyarat dari Allah bahwa orang-orang kafir Mekah akan ditimpa azab sebagaimana kaum Fir’aun dan Tsamud telah ditimpa azab.
▪ Jaminan Allah terhadap kemurnian Alquran.

Ayat-ayat dalam Surah Al Buruuj (22 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Buruuj (85) : 1-22 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 22 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Buruuj (85) : 1-22 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 22

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Buruuj ayat 19 - Gambar 1 Surah Al Buruuj ayat 19 - Gambar 2
Statistik QS. 85:19
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Al Buruuj.

Surat Al-Buruj (bahasa Arab:البروج) adalah surat ke 85 dalam Al Qur’an.
Surat ini tergolong surat makiyyah yang terdiri atas 22 ayat.
Dinamakan Al Buruuj yang berarti Gugusan bintang diambil dari perkataan Al Buruuj yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 85
Nama Surah Al Buruuj
Arab البروج
Arti Gugusan bintang
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 27
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 22
Jumlah kata 109
Jumlah huruf 468
Surah sebelumnya Surah Al-Insyiqaq
Surah selanjutnya Surah At-Tariq
Sending
User Review
4.9 (13 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

85:19, 85 19, 85-19, Surah Al Buruuj 19, Tafsir surat AlBuruuj 19, Quran Al Buruj 19, Al-Buruj 19, Surah Al Buruj ayat 19

Video Surah

85:19


Load More

Kandungan Surah Al Buruuj

۞ QS. 85:2 • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 85:8 • Al Hamid (Maha Terpuji) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 85:9 • Segala sesuatu milik Allah • Al Syahid (Maha Menyaksikan)

۞ QS. 85:10 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 85:11 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbedaan derajat di surga • Keutamaan iman •

۞ QS. 85:12 • Siksaan Allah sangat pedih • Ar Rabb (Tuhan) • Maksiat dan dosa

۞ QS. 85:13 • Kekuasaan Allah • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 85:14 • Ampunan Allah yang luas • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Al Wadud (Maha Kasih sayang)

۞ QS. 85:15 Arsy • Al Majid (Maha Bagus)

۞ QS. 85:16 Sifat Iradah (berkeinginan)

۞ QS. 85:18 • Azab orang kafir

۞ QS. 85:19 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 85:20 • Keluasan ilmu Allah • Al Muhith (Maha Mengetahui) • Maksiat dan dosa

۞ QS. 85:22 Al Qur’an terpelihara dari penyelewengan

Ayat Pilihan

Bila memegang kekuasaan, mereka tak mengusahakan perbaikan. Bahkan mereka menggunakannya untuk merusak & menghancurkan tanam-tanaman & binatang ternak. Allah tidak menyukai orang-orang seperti ini, karena Dia tidak menyukai kerusakan
QS. Al-Baqarah [2]: 205

مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ

Yang menguasai di Hari Pembalasan.

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

Hanya Engkaulah yang kami sembah,
dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.
QS. Al-Fatihah [1]: 4-5

Hanya Engkaulah yang kami sembah,
dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.
QS. Al-Fatihah [1]: 5

Kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu,
sungguh Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
QS. An-Naml [27]: 88

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah ...

Correct! Wrong!

اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ

lafal tersebut adalah surah Ad-Dhuha ayat ke- ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Alquran Surah Ad-Dhuha Ayat 6:
أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَـَٔاوَىٰ

Arti:
Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu?

Dalam Alquran, surah Ad-Dhuha turun setelah surah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Surah Ad-Dhuha termasuk kategori surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah Ad-Duha (الضحى) adalah surah ke-93 dalam Alquran dan terdiri atas 11 ayat. Surah ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Fajr.
Nama Adh Dhuhaa diambil dari kata yang terdapat pada ayat pertama, yang artinya 'waktu matahari sepenggalahan naik'.

وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ

Dalam surah Ad-Duha, terjemahan dari lafal di atas adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ
'dan demi malam apabila telah sunyi,'
--QS. As-Duha [93] : 2

Pendidikan Agama Islam #17
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #17 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #17 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkandung dalam surah … Sejak wahyu di Surah Al Muddasir : 1-7, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada … Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu … … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama …

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Kamus Istilah Islam

Qutaibah bin Sa’id

Siapa itu Qutaibah bin Sa’id? Qutaibah bin Sa’id bin Jamil bin Tharif Ats-Tsaqafi, al Balkhi, al Baghlani. Dilahirkan di tahun 149 H. Dikisahkan bahwa kakek beliau, Jamil bin Tharif termasuk bekas budak al Hajjaj Ats Tsaqafi, sang gubernur yang sangat terkenal kezalimannya. Apabila al Hajjaj duduk di singgasananya, maka Jamil bin Tharif duduk di atas kursi sebelah kanan al Haj … • Qutaibah bin Sa’id

tarekat

Apa itu tarekat? ta.re.kat jalan; jalan menuju kebenaran ; ilmu tarekat , ilmu tasawuf; cara atau aturan hidup ; persekutuan para penuntut ilmu tasawuf … • thoriqoh

nikah siri

Apa itu nikah siri? pernikahan yang hanya disaksikan oleh seorang modin dan saksi, tidak melalui Kantor Urusan Agama, menurut agama Islam sudah sah … •