QS. Al Bayyinah (Pembuktian) – surah 98 ayat 4 [QS. 98:4]

وَ مَا تَفَرَّقَ الَّذِیۡنَ اُوۡتُوا الۡکِتٰبَ اِلَّا مِنۡۢ بَعۡدِ مَا جَآءَتۡہُمُ الۡبَیِّنَۃُ ؕ
Wamaa tafarraqal-ladziina uutuul kitaaba ilaa min ba’di maa jaa-athumul bai-yinat(u);

Dan tidaklah berpecah belah orang-orang yang didatangkan Al Kitab (kepada mereka) melainkan sesudah datang kepada mereka bukti yang nyata.
―QS. 98:4
Topik ▪ Keabadian neraka
98:4, 98 4, 98-4, Al Bayyinah 4, AlBayyinah 4, Al Bayinah 4, Al-Bayyinah 4

Tafsir surah Al Bayyinah (98) ayat 4

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Bayyinah (98) : 4. Oleh Kementrian Agama RI

Keadaan orang-orang kafir Yahudi, Nasrani, dan musyrikin sesudah Nabi ﷺ datang berlainan dengan keadaan mereka sebelumnya.
Mereka sebelum Nabi ﷺ datang dalam keadaan kufur, terbenam dalam kejahilan dan hawa nafsu, tetapi setelah Nabi ﷺ datang, segolongan dari mereka beriman.
Dengan demikian, keadaan mereka tidak seperti dahulu.
Golongan yang tidak beriman malah meragukan kebenaran yang dibawa Nabi ﷺ, bahkan ada yang mempercayai kebenarannya sama sekali.
Perbantahan dan perselisihan hebat terkadang terjadi antara orang-orang musyrik dengan orang-orang Nasrani.
Orang Yahudi berkata kepada orang musyrik, “Sesungguhnya Allah akan mengutus nabi dari kalangan bangsa Arab penduduk Mekah.” Mereka menerangkan sifat-sifat nabi serta mengancam orang-orang seraya mengatakan bahwa bila nabi itu lahir, mereka akan membantunya dengan menyokong semua tindakannya dan bekerja sama untuk menghancurkan orang-orang musyrik.
Dalam keadaan yang demikianlah Nabi Muhammad diutus.
Lalu orang-orang musyrik memusuhi dan menentang Nabi habis-habisan.
Mereka juga mengajak orang-orang Arab lainnya untuk memusuhi beliau dan menyakiti pengikut-pengikutnya yang hatinya telah disinari dengan keimanan dan melapangkan dadanya untuk mengenal kebenaran.
Kemudian Allah dalam ayat ini menghibur Nabi-Nya dengan mengatakan bahwa beliau tidak perlu susah atau gundah karena sikap dan tantangan mereka terhadap dirinya.
Hal itu juga merupakan sikap mereka terhadap para nabi terdahulu sehingga mereka berpecah-belah.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Orang-orang Yahudi dan Nasrani yang diberi kitab suci itu juga tidak akan berselisih sampai datang kepada mereka bukti yang jelas yang menunjukkan bahwa Muhammad adalah utusan Allah yang dijanjikan dalam kitab suci mereka.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan tidaklah berpecah belah orang-orang yang didatangkan Alkitab) kepada mereka sehubungan dengan masalah iman kepada Nabi Muhammad ﷺ (melainkan sesudah datang kepada mereka bukti yang nyata) yaitu setelah datang kepada mereka Nabi Muhammad ﷺ, atau Alquran yang dibawa olehnya sebagai mukjizat baginya.

Sebelum kedatangan Nabi Muhammad ﷺ mereka adalah orang-orang yang sepakat untuk beriman kepadanya/Nabi Muhammad tetapi setelah Nabi Muhammad ﷺ datang kepada mereka, tiba-tiba mereka mengingkarinya, terutama orang-orang yang dengki dari kalangan mereka.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan tidaklah berpecah belah orang-orang yang didatangkan Al-Kitab (kepada mereka) melainkan sesudah datang kepada mereka bukti yang nyata.
(Q.S. Al-Bayyinah [98]: 4)

Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan janganlah kalian menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka.
mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat.
(Q.S. Ali ‘Imran [3]: 105)

Yang dimaksud oleh ayat ialah menceritakan keadaan Ahli Kitab dari kalangan umat terdahulu.
Sesudah Allah menegakkan hujah dan bukti terhadap mereka, maka mereka bercerai-berai dan berselisih mengenai takwil yang dimaksud oleh Allah di dalam kitab-kitab mereka.
Dan hal ini berakibat mereka bercerai-berai dan menjadi golongan yang banyak, sebagaimana yang disebutkan di dalam sebuah hadis yang diriwayatkan melalui berbagai jalur, yaitu:

Sesungguhnya orang-orang Yahudi berpecah belah menjadi tujuh puluh satu golongan, dan orang-orang Nasrani berpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan.
Dan umat ini akan berpecah belah menjadi tujuh puluh tiga golongan, semuanya di dalam neraka kecuali satu golongan.
Para sahabat bertanya, “Siapakah mereka yang satu golongan yang selamat itu, wahai Rasulullah?”
Rasulullah ﷺ bersabda: Yaitu golongan yang mengikuti apa yang dikerjakan olehku dan para sahabatku.


Informasi Surah Al Bayyinah (البينة)
Surat Al Bayyinah terdiri atas 8 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Ath Thalaq.

Dinamai “Al Bayyinah” (bukti yang nyata) diambil dari perkataan “Al Bayyinah” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

Pernyataan dari ahli Kitab dan orang-orang musyrik bahwa mereka akan tetap dalam agamanya masing-masing sampai datang nabi yang telah dijanjikan oleh Tuhan. Setelah Nabi Muhammad ﷺ datang, mereka terpecah belah, ada yang beriman dan ada yang tidak, padahal Nabi yang datang itu sifat-sifatnya sesuai dengan sifat-sifat yang mereka kenal pada kitab-kitab mereka dan membawa ajaran yang benar yaitu ikhlas dalam beribadah, mendirikan shalat, menunaikan zakat.

Lain-lain:

Pernyataan dari ahli Kitab dan orang-orang musyrik bahwa mereka akan tetap dalam agamanya masing-masing sampai datang nabi yang telah dijanjikan oleh Tuhan. Setelah Nabi Muhammad ﷺ datang, mereka terpecah belah, ada yang beriman dan ada yang tidak, padahal Nabi yang datang itu sifat-sifatnya sesuai dengan sifat-sifat yang mereka kenal pada kitab-kitab mereka dan membawa ajaran yang benar yaitu ikhlas dalam beribadah, mendirikan shalat, menunaikan zakat.

Ayat-ayat dalam Surah Al Bayyinah (8 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Bayyinah (98) ayat 4 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Bayyinah (98) ayat 4 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Bayyinah (98) ayat 4 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Bayyinah (98) ayat 1-8 - Chewy Dilmy (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Bayyinah (98) ayat 1-8 - Chewy Dilmy (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Bayyinah - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 8 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 98:4
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Bayyinah.

Surah Al-Bayyinah (bahasa Arab:البينة, "Pembuktian") adalah surah ke-98 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 8 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyah, diturunkan sesudah surah At-Talaq.
Dinamai Al-Bayyinah (Pembuktian) diambil dari perkataan Al-Bayyinah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 98
Nama Surah Al Bayyinah
Arab البينة
Arti Pembuktian
Nama lain Bariyah, Ahlulkitab, Lam Yakun dan Kiamat
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 100
Juz Juz 30
Jumlah ruku' 1 ruku'
Jumlah ayat 8
Jumlah kata 94
Jumlah huruf 404
Surah sebelumnya Surah Al-Qadr
Surah selanjutnya Surah Az-Zalzalah
4.5
Ratingmu: 4.7 (9 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/98-4









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta