QS. Al Bayyinah (Pembuktian) – surah 98 ayat 1 [QS. 98:1]

لَمۡ یَکُنِ الَّذِیۡنَ کَفَرُوۡا مِنۡ اَہۡلِ الۡکِتٰبِ وَ الۡمُشۡرِکِیۡنَ مُنۡفَکِّیۡنَ حَتّٰی تَاۡتِیَہُمُ الۡبَیِّنَۃُ ۙ
Lam yakunil-ladziina kafaruu min ahlil kitaabi wal musyrikiina munfakkiina hatta ta’tiyahumul bai-yinat(u);

Orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata,
―QS. 98:1
Topik ▪ Keutamaan kalam Allah
98:1, 98 1, 98-1, Al Bayyinah 1, AlBayyinah 1, Al Bayinah 1, Al-Bayyinah 1

Tafsir surah Al Bayyinah (98) ayat 1

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Bayyinah (98) : 1. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah mengungkapkan bahwa orang-orang yang mengingkari kerasulan Nabi Muhammad ﷺ.
yang terdiri dari orang-orang Yahudi, Nasrani dan orang-orang musyrik tidak akan melepaskan kekafiran mereka dan tidak mau meninggalkan tradisi nenek moyang mereka.
Kedatangan Nabi ﷺ.
menimbulkan kegoncangan-keguncangan dalam akidah mereka dan dalam adat istiadat mereka yang telah berurat berakar dalam diri mereka serta menyatakan bahwa apa yang dibawa oleh Nabi ﷺ.
tidak ada bedanya atau lebih dari apa yang terdapat dalam agama mereka.
Maka tidak ada kebaikan mengikuti yang baru dengan meninggalkan yang lama, bahkan mengikuti yang lama lebih menenteramkan jiwa karena tidak bertentangan dengan sikap nenek moyang mereka.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Orang-orang Yahudi, Nasrani dan orang-orang musyrik yang mengingkari Allah dan Rasul-Nya, tidak akan berpaling dari kelengahan dan ketidaktahuan mereka akan kebenaran sampai datang kepada mereka bukti yang nyata.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Tiadalah orang-orang yang kafir dari) huruf Min di sini mengandung makna penjelasan (kalangan ahlulkitab dan orang-orang musyrik) orang-orang musyrik artinya orang-orang yang menyembah berhala, lafal Musyrikiina di’athafkan kepada lafal Ahlilkitaabi (mau meninggalkan) agamanya, lafal Munfakkiina sebagai Khabar dari lafal Yakun, artinya mereka akan tetap memegang agama yang mereka peluk (sebelum datang kepada mereka) artinya sampai datang kepada mereka (bukti yang nyata) berupa hujah yang jelas, yang dimaksud adalah Nabi Muhammad ﷺ

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Orang-orang kafir yakni Ahli Kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata, (yaitu) seorang rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang disucikan (Al Qur’an), di dalamnya terdapat (isi) kitab-kitab yang lurus.
Dan tidaklah berpecah belah orang-orang yang didatangkan Al-Kitab (kepada mereka) melainkan sesudah datang kepada mereka bukti yang nyata.
Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.

Adapun yang dimaksud dengan Ahli Kitab adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasrani, sedangkan orang-orang musyrik adalah para penyembah berhala dan api.
baik dari kalangan bangsa Arab maupun bangsa ‘ Ajam (non-Arab).
Mujahid mengatakan bahwa mereka tidak mau berhenti alias tidak mau meninggalkan agama mereka sebelum jelas bagi mereka perkara yang hak.

Hal yang sama telah dikatakan oleh Qatadah dalam firman-Nya: sebelum datang kepadamereka bukti yang nyata.
(Q.S. Al-Bayyinah [98]: 1) Yaitu Al-Qur’an ini.

Untuk itu disebutkan oleh firman-Nya:

Orang-orang kafir yakni Ahli Kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka,) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata.
(Q.S. Al-Bayyinah [98]: 1)


Kata Pilihan Dalam Surah Al Bayyinah (98) Ayat 1

AHLAL KITAB
أَهْلَ ٱلْكِتَٰب

Al kitab dari segi bahasa adalah buku dan jamaknya adalah al kutub. Secara mutlak ia adalah kitab Taurat.

Kata ini di dalam Al Qur’an dan di sisi umat Islam ditujukan kepada ahli Kitab baik itu mereka berbangsa Yahudi ataupun Nasrani.

Kata ahlal kitab disebut sebanyak 29 kali di dalam Al Qur’an, yaitu pada surah:
-Ali Imran (3), ayat 64, 65, 69, 70, 71, 72, 75, 110, 113 , 199, 98 dan 99;
-An Nisaa (4), ayat 123, 153 , 159 dan 171;
-Al­ Maa’idah (5), ayat 15 , 19 , 65, 68 , 77;
-Al Ankaabut (29), ayat 46;
-Al Baqarah (2), ayat 105 dan 109;
-Al Ahzab (33), ayat 26;
-Al Hasyr (59), ayat 2 dan 11;
-Al Bayyinah (98), ayat 1 dan 6;
-Al Hadid (57), ayat 29.

Mereka adalah Yahudi dan Nasrani sebagaimana yang dimaksudkan oleh Al­ Quran. Ini karena Allah menurunkan kitab kepada mereka yaitu kitab Taurat, Zabur dan Injil yang membedakan mereka dari penyembah-penyembah berhala yang lain.

Pada zaman pemerintahan Islam, mereka memberi kesetiaan kepada pimpinan kaum Muslimin. Pada masa yang sama, mereka juga turut dikenakan bayaran jizyah sebagai jaminan keselamatan mereka.

Selain itu, ahlal kitaab adalah para pengikut atau penganut ajaran yang dibawa oleh Nabi Musa dan Nabi ‘Isa dengan kitab sucinya masing-masing (Taurat dan Injil).

Namun kini, Islam menganggap ajaran Allah di dalam kitab Taurat dan Injil tidak murni lagi karena berlaku banyak pengubahsuaian dan penyelewengan oleh pemimpin agama mereka.

Walau bagaimanapun, Islam membenarkan lelaki muslim menikahi wanita Ahli Kitab dengan syarat-syarat tertentu. Sebaliknya, wanita muslim tidak dibenarkan menikah dengan lelaki Ahli Kitab. Malah, menurut ajaran Islam, golongan Ahli Kitab adalah kafir.

Justru, ahlal kitaab tidak dipaksa meninggalkan keyakinan mereka dan memeluk Islam sebagaimana yang berlaku pada kelompok pagan atau orang kafir. Mereka menerima jaminan perlindungan dalam pemerintahan Islam. Sebagai imbangannya, mereka dikenakan beban pajak yang dinamakan pajak dzimmah.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:30-31

Informasi Surah Al Bayyinah (البينة)
Surat Al Bayyinah terdiri atas 8 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Ath Thalaq.

Dinamai “Al Bayyinah” (bukti yang nyata) diambil dari perkataan “Al Bayyinah” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

Pernyataan dari ahli Kitab dan orang-orang musyrik bahwa mereka akan tetap dalam agamanya masing-masing sampai datang nabi yang telah dijanjikan oleh Tuhan. Setelah Nabi Muhammad ﷺ datang, mereka terpecah belah, ada yang beriman dan ada yang tidak, padahal Nabi yang datang itu sifat-sifatnya sesuai dengan sifat-sifat yang mereka kenal pada kitab-kitab mereka dan membawa ajaran yang benar yaitu ikhlas dalam beribadah, mendirikan shalat, menunaikan zakat.

Lain-lain:

Pernyataan dari ahli Kitab dan orang-orang musyrik bahwa mereka akan tetap dalam agamanya masing-masing sampai datang nabi yang telah dijanjikan oleh Tuhan. Setelah Nabi Muhammad ﷺ datang, mereka terpecah belah, ada yang beriman dan ada yang tidak, padahal Nabi yang datang itu sifat-sifatnya sesuai dengan sifat-sifat yang mereka kenal pada kitab-kitab mereka dan membawa ajaran yang benar yaitu ikhlas dalam beribadah, mendirikan shalat, menunaikan zakat.

Ayat-ayat dalam Surah Al Bayyinah (8 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Bayyinah (98) ayat 1 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Bayyinah (98) ayat 1 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Bayyinah (98) ayat 1 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Bayyinah (98) ayat 1-8 - Chewy Dilmy (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Bayyinah (98) ayat 1-8 - Chewy Dilmy (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Bayyinah - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 8 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 98:1
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Bayyinah.

Surah Al-Bayyinah (bahasa Arab:البينة, "Pembuktian") adalah surah ke-98 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 8 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyah, diturunkan sesudah surah At-Talaq.
Dinamai Al-Bayyinah (Pembuktian) diambil dari perkataan Al-Bayyinah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 98
Nama Surah Al Bayyinah
Arab البينة
Arti Pembuktian
Nama lain Bariyah, Ahlulkitab, Lam Yakun dan Kiamat
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 100
Juz Juz 30
Jumlah ruku' 1 ruku'
Jumlah ayat 8
Jumlah kata 94
Jumlah huruf 404
Surah sebelumnya Surah Al-Qadr
Surah selanjutnya Surah Az-Zalzalah
4.8
Ratingmu: 4.4 (20 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/98-1







Pembahasan ▪ Qs 98:1 ▪ QS al-Bayyinah/98: 1

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]uslim.id

Made with in Yogyakarta