QS. Al Baqarah (Sapi Betina) – surah 2 ayat 141 [QS. 2:141]

تِلۡکَ اُمَّۃٌ قَدۡ خَلَتۡ ۚ لَہَا مَا کَسَبَتۡ وَ لَکُمۡ مَّا کَسَبۡتُمۡ ۚ وَ لَا تُسۡـَٔلُوۡنَ عَمَّا کَانُوۡا یَعۡمَلُوۡنَ
Tilka ummatun qad khalat lahaa maa kasabat walakum maa kasabtum walaa tusaluuna ‘ammaa kaanuu ya’maluun(a);

Itu adalah umat yang telah lalu, baginya apa yang diusahakannya dan bagimu apa yang kamu usahakan, dan kamu tidak akan diminta pertanggungan jawab tentang apa yang telah mereka kerjakan.
―QS. 2:141
Topik ▪ Maksiat dan dosa ▪ Menanggung dosa orang lain ▪ Ayat yang berhubungan dengan Abdullah bin Salam
2:141, 2 141, 2-141, Al Baqarah 141, AlBaqarah 141, Al-Baqarah 141

Tafsir surah Al Baqarah (2) ayat 141

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Baqarah (2) : 141. Oleh Kementrian Agama RI

Allah subhanahu wa ta’ala menyatakan bahwa Ibrahim, Ismail, Ishaq, Yakub dan anak cucunya serta umat-umat yang telah berlalu masanya dan perbuatannya, mereka akan diberi balasan yang sesuai dengan amal perbuatannya, kamu tidak dibebani tanggung jawab atas perbuatan-perbuatan mereka itu.
Kamu yang ada sekarang hendaklah beramal dan kamu akan memperoleh balasan amal yang kamu kerjakan.

Ayat ini merupakan peringatan bagi umat Muhammad agar selalu memelihara agama Allah.
Jangan dipengaruhi hawa nafsu sehingga berani merubah-ubah agama Allah, seperti yang telah dilakukan orang-orang Yahudi dan Nasrani.

Ayat ini menjelaskan bentuk tanggung jawab setiap orang.
Setiap orang bertanggung jawab kepada Allah terhadap apa yang mereka lakukan.
Allah tidak memikulkan dosa seseorang kepada orang lain.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Lalu mengapa kalian, orang-orang Yahudi dan Nasrani, memperdebatkan mereka?
Mereka adalah umat yang telah berlalu.
Mereka akan mendapatkan balasan atas amal perbuatan mereka sendiri dan kalian tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas perbuatan mereka sebagaimana perbuatan mereka tidak akan mendatangkan pahala bagi kalian selain apa yang kalian perbuat sendiri.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Mereka itu adalah umat yang telah lalu, bagi mereka apa yang telah mereka usahakan dan bagi kamu apa yang kamu usahakan, dan kamu tidak akan diminta pertanggungjawaban tentang apa yang telah mereka kerjakan).

Ayat seperti ini telah kita temui di muka.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Mereka adalah umat dari kalangan orang-orang yang mendahuluimu dan mereka telah berlalu.
Bagi mereka amal perbuatan mereka dan bagi kalian amal perbuatan kalian, kalian tidak ditanya tentang amal perbuatan mereka dan mereka juga tidak ditanya tentang amal perbuatan kalian.
Ayat ini memangkas segala ketergantungan kepada makhluk dan bahwa nasab kepada seseorang tidak bermanfaat, karena pertimbangan bakunya adalah iman kepada Allah dan beribadah hanya kepada Nya serta mengikuti Rasul-rasul-Nya.
Dan bahwa barang siapa yang kafir kepada seorang Rasul dari mereka, maka dia telah kafir kepada seluruh Rasul.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Itu adalah umat yang telah lalu, baginya apa yang diusahakannya, dan bagi kalian apa yang kalian usahakan, dan kalian tidak akan diminta pertanggungjawaban tentang apa yang telah mereka kerjakan.

Khalat, telah lalu.

Laha ma kasabat, walakum ma kasabtum, bagi mereka amal mereka dan bagi kalian amal kalian.

Wata tus-aluna ‘amma kanu ya’ maluna, tiada gunanya bagi kalian (ahli kitab) nasab kalian yang berkaitan dengan mereka bila kalian tidak mengikuti jejak mereka.
Janganlah kalian teperdaya (terlena) hanya karena kalian mempunyai kaitan nasab dengan mereka, sebelum kalian mengikuti jejak mereka dalam menaati perintah-perintah Allah dan mengikuti rasul-rasul yang diutus sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan.
Karena sesungguhnya orang yang ingkar kepada seorang nabi berarti ia ingkar terhadap seluruh rasul.
Terlebih lagi jika ingkar kepada penghulu para nabi dan penutup para rasul, yaitu utusan Tuhan semesta alam kepada semua makhluk manusia dan jin dari kalangan kaum mukallaf.
Semoga salawat Allah dan salam-Nya terlimpah kepadanya, juga kepada semua Nabi Allah.


Informasi Surah Al Baqarah (البقرة)
Surat “Al Baqarah” yang terdiri dari 286 ayat ini turun di Madinah yang sebahagian besar diturun­kan pada permulaan tahun Hijrah, kecuali ayat 281 diturunkan di Mina pada Hajji wadaa’ (hajji Nabi Muhammad ﷺ yang terakhir).
Seluruh ayat dari surat Al Baqarah termasuk golong­an Madaniyyah, merupakan surat yang terpanjang di antara surat-surat Al Qur’an yang di dalamnya terdapat pula ayat yang terpanjang (ayat 282).

Surat ini dinamai “Al Baqarah” karena di dalamnya disebutkan kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani lsrail (ayat 67 sarnpai dengan 74), dimana dije­laskan watak orang Yahudi pada umumnya, Dinamai “Fusthaathul-Qur’an” (puncak Al Qur­ aan) karena memuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam surat yang lain.
Dinamai juga surat “alif-laam-miim” karena surat ini dimulai dengan Alif-laam-miim.

Keimanan:

Da’wah lslamiyah yang dihadapkan kepada umat Islam, ahli kitab dan para musyrikin.

Hukum:

Perintah mengerjakan shalat
menunaikan zakat
hukum puasa
hukum haji dan umrah
hukum qishash
hal-hal yang halal dan yang haram
bernafkah di jalan Allah
hukum arak dan judi
cara menyantuni anak yatim, larangan riba
hu­tang piutang
nafkah dan yang berhak menerimanya
wasiyat kepada dua orang ibu­ bapak dan kaum kerabat
hukum sumpah
kewajiban menyampaikan amanat
sihir
hukum merusak mesjid
hukum merubah kitab-kitab Allah
hukum haidh, ‘iddah, thalak, khulu’, ilaa’
hukum susuan
hukum melamar
mahar larangan mengawini wanita musyrik dan sebaliknya
hukum perang.

Kisah:

Kisah penciptaan Nabi Adam a.s.
kisah Nabi Ibrahim a.s.
kisah Nabi Musa a.s, dengan Bani lsrail.

Lain-lain:

Sifat-sifat orang yang bertakwa
sifat-sifat orang munafik
sifat-sifat Allah
per­umpamaan-perumpamaan
kiblat, kebangkitan sesudah mati.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Baqarah (2) ayat 141 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Baqarah (2) ayat 141 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Baqarah (2) ayat 141 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Baqarah - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 286 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 2:141
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Baqarah.

Surah Al-Baqarah (Arab: سورة البقرة‎, bahasa Indonesia: "Sapi Betina") adalah surah ke-2 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri dari 286 ayat, 6.221 kata, dan 25.500 huruf dan tergolong surah Madaniyah.
Surah ini merupakan surah dengan jumlah ayat terbanyak dalam Al-Qur'an.
Surah ini dinamai al-Baqarah yang artinya Sapi Betina sebab di dalam surah ini terdapat kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil (ayat 67-74).
Surah ini juga dinamai Fustatul Qur'an (Puncak Al-Qur'an) karena memuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam surah yang lain.
Dinamai juga surah Alif Lam Mim karena ayat pertama di surah berisi tiga huruf arab yakni Alif, Lam, dan Mim.

Nomor Surah2
Nama SurahAl Baqarah
Arabالبقرة
ArtiSapi Betina
Nama lainFasthath al-Qur’an, Sanam al-Qur’an (Puncak Al-Quran), Al-Zahrawan (Dua yang Cemerlang), Alif Lam Mim
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu87
JuzJuz 1 (ayat 1-141), 2 (ayat 142-252) dan 3 (ayat 253-286)
Jumlah ruku'40 ruku'
Jumlah ayat286
Jumlah kata6156
Jumlah huruf26256
Surah sebelumnyaSurah Al-Fatihah
Surah selanjutnyaSurah Ali 'Imran
4.7
Ratingmu: 4.5 (15 orang)
Sending







Pembahasan ▪ isi kandungan al baqarah ayat 141 ▪ Makna yang terkandung dalam surat albaqoroh ayat 141 ▪ Q S all Baqarah (2): 141; ▪ seseorang tidak akan dimintai pertanggungjawaban ayat quran

Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di




Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta