QS. Al Balad (Negeri) – surah 90 ayat 18 [QS. 90:18]

اُولٰٓئِکَ اَصۡحٰبُ الۡمَیۡمَنَۃِ
Uula-ika ashhaabul maimanat(i);

Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan.
―QS. 90:18
Topik ▪ Surga ▪ Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga ▪ Para rasul diutus untuk memberi petunjuk
90:18, 90 18, 90-18, Al Balad 18, AlBalad 18, Al-Balad 18

Tafsir surah Al Balad (90) ayat 18

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Balad (90) : 18. Oleh Kementrian Agama RI

Kaum Muslimin yang berhasil melaksanakan pekerjaan-pekerjaan sulit di atas digolongkan sebagai “golongan kanan”.
Balasan bagi “golongan kanan” tersebut adalah surga yang penuh nikmat, sebagaimana dinyatakan dalam Surah Al-Waqi’ah: 27-40.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Mereka yang memiliki sifat-sifat ini adalah orang-orang yang berbahagia dan termasuk golongan kanan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Mereka) yaitu orang-orang yang memiliki sifat-sifat demikian itu (adalah golongan kanan.)

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

{أُولَئِكَ أَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ}

Mereka adalah golongan kanan.
(Q.S. Al-Balad [90]: 18)

Yaitu orang-orang yang memiliki sifat-sifat tersebut di atas adalah golongan kanan.
Kemudian disebutkan dalam firman berikutnya:

{وَالَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِنَا هُمْ أَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ}

Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah golongan kiri.
(Q.S. Al-Balad [90]: 19)

Yakni termasuk golongan kiri.

{عَلَيْهِمْ نَارٌ مُؤْصَدَةٌ}

Mereka berada dalam neraka yang ditutup rapat.
(Q.S. Al-Balad [90]: 20)

Mereka dimasukkan ke dalamnya, lalu ditutup rapat-rapat sehingga tidak ada jalan selamat bagi mereka dan tidak pula ada jalan keluar bagi mereka darinya.

Abu Hurairah, Ibnu Abbas, Ikrimah, Sa’id ibnu Jubair, Mujahid, Muhammad ibnu Ka’b Al-Qurazi, Atiyyah Al-Aufi, Al-Hasan, Qatadah, dan As-Saddi telah mengatakan sehubungan dengan makiia firman Allah subhanahu wa ta’ala: yang ditutup rapat.
(Q.S. Al-Balad [90]: 20) Maksudnya, ditutup rapat; Ibnu Abbas mengatakan bahwa semua pintunya ditutup.
Mujahid mengatakan bahwa asuddul bab dengan dialek Quraisy artinya aku menutup pintu.
Hal ini kelak akan dijelaskan hadis yang menerangkannya dalam tafsir surat Al-Humazah.

Ad-Dahhak mengatakan bahwa firman-Nya: yang ditutup rapat.
(Q.S. Al-Balad [90]: 20) Yakni diberi tembok di sekelilingnya, tidak ada jalan keluar darinya.

Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: yang ditutup rapat.
(Q.S. Al-Balad [90]: 20) Yaitu tertutup rapat, sehingga tidak ada cahaya, tidak ada celah, dan tidak ada pula jalan keluar darinya untuk selama-lamanya.

Abu Imran Al-Juni mengatakan bahwa apabila hari kiamat terjadi, maka Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan kepada Malaikat Zabaniyah untuk menghimpunkan semua orang yang bertindak sewenang-wenang dan semua setan serta semua orang yang dahulunya ketika di dunia kejahatan-nya ditakuti oleh manusia.
Lalu mereka diikat dengan rantai besi.
Kemudian Allah memerintahkan (kepada malaikat-Nya) untuk memasukkan mereka ke dalam neraka Jahanam, setelah itu neraka Jahanam ditutup rapat-rapat menyekap mereka di dalamnya.

Abu Imran Al-Juni melanjutkan, bahwa maka demi Allah, telapak kaki mereka sama sekali tidak dapat menetap selama-lamanya.
Dan demi Allah, mereka di dalam neraka Jahanam sama sekali tidak dapat melihat langit selama-lamanya.
Dan demi Allah, kelopak mata mereka sama sekali tidak dapat dikatupkan dan tidak dapat merasakan tidur untuk selama-lamanya.
Dan demi Allah, mereka di dalamnya sama sekali tidak pernah merasakan sejuknya minuman untuk selama-lamanya.
Demikianiah menurut apa yang telah diriwayatkan oleh Ibnu Abu Hatim.


Informasi Surah Al Balad (البلد)
Surat Al Balad terdiri atas 20 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Qaaf.

Dinamai “Al Balad, diambil dari perkataan “Al Balad” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Yang dimaksud dengan negeri di sini ialah kota Mekah (Tanah Haram).

Keimanan:

Manusia diciptakan Allah untuk berjuang menghadapi kesulitan
janganlah manusia terpedaya oleh kekuasaan dan harta benda yang banyak yang telah dibelanjakannya
beberapa peringatan kepada manusia atas beberapa ni’mat yang telah diberikan Allah kepadanya dan bahwa Allah telah menunjukkan jalan-jalan yang akan menyampaikannya kepada kebahagiaan dan yang akan membawanya kepada kecelakaan.

Lain-lain:

Manusia diciptakan Allah untuk berjuang menghadapi kesulitan
janganlah manusia terpedaya oleh kekuasaan dan harta benda yang banyak yang telah dibelanjakannya
beberapa peringatan kepada manusia atas beberapa ni’mat yang telah diberikan Allah kepadanya dan bahwa Allah telah menunjukkan jalan-jalan yang akan menyampaikannya kepada kebahagiaan dan yang akan membawanya kepada kecelakaan.

Ayat-ayat dalam Surah Al Balad (20 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Balad (90) ayat 18 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Balad (90) ayat 18 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Balad (90) ayat 18 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Balad (90) ayat 1-20 - Adrian Maulana (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Balad (90) ayat 1-20 - Adrian Maulana (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Balad - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 20 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 90:18
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Balad.

Surah Al-Balad (bahasa Arab: البلد) adalah surah ke-90 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 20 ayat.
Dinamakan "Al-Balad" yang berarti Negeri diambil dari perkataan "Al-Balad" yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Yang dimaksud dengan kota dalam ayat ini ialah kota Mekkah.

Nomor Surah 90
Nama Surah Al Balad
Arab البلد
Arti Negeri
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 35
Juz Juz 30
Jumlah ruku' 1 ruku'
Jumlah ayat 20
Jumlah kata 82
Jumlah huruf 343
Surah sebelumnya Surah Al-Fajr
Surah selanjutnya Surah Asy-Syams
4.8
Ratingmu: 4.2 (14 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta