QS. Al Balad (Negeri) – surah 90 ayat 10 [QS. 90:10]

وَ ہَدَیۡنٰہُ النَّجۡدَیۡنِ
Wahadainaahun-najdain(i);

Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan,
―QS. 90:10
Topik ▪ Iman ▪ Hidayah (petunjuk) dari Allah ▪ Segala sesuatu milik Allah
90:10, 90 10, 90-10, Al Balad 10, AlBalad 10, Al-Balad 10

Tafsir surah Al Balad (90) ayat 10

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Balad (90) : 10. Oleh Kementrian Agama RI

Allah selanjutnya bertanya mengenai orang itu, “Tidakkah Kami beri ia dua mata?”
Artinya, untuk dapat mencari kekayaan, ia perlu dua mata, lalu siapakah yang memberinya dua mata itu bila bukan Allah?
Untuk mencari rezeki ia perlu berbicara, lalu siapakah yang telah memberinya lidah dan dua bibir untuk mampu bicara?
Dalam membesarkannya, ia telah menyusu pada kedua susu ibunya, siapakah yang telah menyediakan air susu ibunya itu bila bukan Allah?
Dengan demikian, keberhasilannya adalah karena bantuan dan kasih sayang Allah.
Oleh karena itu, ia tidak perlu menyombongkan dirinya karena hartanya.
Di samping itu, mata, lidah, dan nafsu adalah nikmat Allah kepadanya yang tiada taranya.
Ia akan bertemu dengan dua jalan yang disediakan Allah, yaitu jalan yang benar dan jalan yang salah.
Ia perlu menggunakan mata, lidah, dan nafsu itu untuk jalan yang diridai oleh Allah.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Dan bukankah telah Kami tunjukkan dan sediakan jalan kebaikan dan keburukan baginya untuk dipilih?

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan) maksudnya Kami telah menjelaskan kepadanya jalan kebaikan dan jalan keburukan.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

{وَهَدَيْنَاهُ النَّجْدَيْنِ}

Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan.
(Q.S. Al-Balad [90]: 10)

Yakni dua jalan.
Sufyan As-Sauri telah meriwayatkan dari Asim, dari Zur, dari Abdullah ibnu Mas’ud sehubungan dengan makna firman-Nya: Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan.
(Q.S. Al-Balad [90]: 10) Artinya kebaikan dan keburukan.
Hal yang sama telah diriwayatkan dari Ali, Ibnu Abbas, Mujahid, Ikrimah, Abu Wa-il, Abu Saleh, Muhammad ibnu Ka’b, Ad-Dahhak, Ala Al-Khurrasani, dan lain-lainnya.

Abdullah ibnu Wahb mengatakan, telah menceritakan kepadaku Ibnu Lahi’ah, dari Yazid ibnu Abu Habib, dari Sinan ibnu Sa’d, dari Anas ibnu Malik yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

«هُمَا نَجْدَانِ فَمَا جَعَلَ نَجْدَ الشَّرِّ أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنْ نَجْدِ الْخَيْرِ»

Keduanya adalah dua jalan, lalu apakah yang menyebabkan jalan keburukan lebih disukai olehmu daripada jalan kebaikan?

Sinan Ibnu Sa’d meriwayatkan hadis ini secara tunggal, dan dikatakan pula bahwa dia adalah Sa’d ibnu Sinan, dinilai siqah oleh Ibnu Mu’in.
Imam Ahmad, Imam Nasai, dan Al-Juzjani mengatakan bahwa hadisnya tidak dapat diterima.
Imam Ahmad mengatakan bahwa ia meninggalkan hadisnya karena hadisnya idtirab.
Dan dia telah meriwayatkan lima belas hadis yang semuanya berpredikat munkar.
Imam Ahmad mengatakan bahwa ia tidak mengenal suatu hadis pun dari hadisnya yang menyerupai dengan hadis Al-Hasan Al-Basri dan tidak pula menyerupai hadis Anas ibnu Malik

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepadaku Ya’qub, telah menceritakan kepada kami Ibnu Aliyyah, dari Abu Raja yang mengatakan bahwa ia pernah mendengar Al-Hasan mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Dan Kami telah memmjukkan kepadanya dua jalan.
(Q.S. Al-Balad [90]: 10) Telah diceritakan kepada kami bahwa Nabi ﷺ pernah bersabda:

«يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّهُمَا النَّجْدَانِ نَجْدُ الْخَيْرِ وَنَجْدُ الشَّرِّ، فَمَا جَعَلَ نَجْدَ الشَّرِّ أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنْ نَجْدِ الْخَيْرِ»

Hai manusia, sesungguhnya keduanya adalah dua jalan, yaitu jalan kebaikan dan jalan keburukan, maka apakah yang membuat jalan keburukan lebih disukai olehmu daripada jalan kebaikan?

Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Habib ibnusy Syahid, Ma’mar, Yunus ibnu Ubaid dan Abu Wahb, dari Al-Hasan secara mursal.
Hal yang sama telah diriwayatkan dari Qatadah secara mursal.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu lsam Al-Ansari, telah menceritakan kepada kami Abu Ahmad Az-Zubairi, telah menceritakan kepada kami Isa ibnu Affan, dari ayahnya, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan firman Allah subhanahu wa ta’ala: Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan.
(Q.S. Al-Balad [90]: 10) Yakni kedua Puting susu.

Telah diriwayatkan pula dari Ar-Rabi’ ibnu Khaisam, Qatadah, dan Abu Hazim hal yang semisal.
Ibnu Jarir meriwayatkannya dari Abu Kuraib, dari Waki, dari Isa ibnu Aqqal dengan sanad yang sama.
Kemudian Ibnu Jarir mengatakan bahwa yang benar adalah pendapat yang pertama.
Hal ini semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya dalam ayat yang lain, yaitu:

إِنَّا خَلَقْنَا الْإِنْسانَ مِنْ نُطْفَةٍ أَمْشاجٍ نَبْتَلِيهِ فَجَعَلْناهُ سَمِيعاً بَصِيراً إِنَّا هَدَيْناهُ السَّبِيلَ إِمَّا شاكِراً وَإِمَّا كَفُوراً

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes air mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.
Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir.
(Q.S. Al-Insan [76]: 2-3)


Kata Pilihan Dalam Surah Al Balad (90) Ayat 10

NAJD
لنَّجْد

Arti lafaz najd adalah bagian bumi yang tinggi,misalnya bukit atau gunung. Ada pula yang mengartikannya dengan jalan yang terang. Bentuk jamaknya adalah nujuud, sedangkan bentuk gandaan (tatsniyah)nya adalah najdaan dan najdain. Bentuk yang terakhir ini yang disebut dalam Al Qur’an, yaitu najdain. Ia disebut sekali saja dalam Al Qur’an yaitu dalam surah al-Balad (90), ayat 10

Dalam surah ini dijelaskan, Allah memberikan anugerah dua mata dan mulut kepada manusia. Selain itu, Allah juga menerangkan najdain kepada mereka. Para ahli tafsir menjelaskan, yang dimaksudkan dengan najdain dalam ayat ini adalah dua jalan yang sangat jelas yaitu jalan kebenaran dan jalan kesesatan.

Imam Mujahid juga berpendapat, yang dimaksudkan dengan najdain adalah dua jalan yang membawa individu kepada bahagia ataupun sengsara di akhirat. Dengan anugerah dan kemurahan Allah ini, manusia dapat berfikir dan memanfaatkannya untuk kebaikan dan kebahagiaan dirinya di dunia maupun di akhirat nanti.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:589-590

Informasi Surah Al Balad (البلد)
Surat Al Balad terdiri atas 20 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Qaaf.

Dinamai “Al Balad, diambil dari perkataan “Al Balad” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Yang dimaksud dengan negeri di sini ialah kota Mekah (Tanah Haram).

Keimanan:

Manusia diciptakan Allah untuk berjuang menghadapi kesulitan
janganlah manusia terpedaya oleh kekuasaan dan harta benda yang banyak yang telah dibelanjakannya
beberapa peringatan kepada manusia atas beberapa ni’mat yang telah diberikan Allah kepadanya dan bahwa Allah telah menunjukkan jalan-jalan yang akan menyampaikannya kepada kebahagiaan dan yang akan membawanya kepada kecelakaan.

Lain-lain:

Manusia diciptakan Allah untuk berjuang menghadapi kesulitan
janganlah manusia terpedaya oleh kekuasaan dan harta benda yang banyak yang telah dibelanjakannya
beberapa peringatan kepada manusia atas beberapa ni’mat yang telah diberikan Allah kepadanya dan bahwa Allah telah menunjukkan jalan-jalan yang akan menyampaikannya kepada kebahagiaan dan yang akan membawanya kepada kecelakaan.

Ayat-ayat dalam Surah Al Balad (20 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Balad (90) ayat 10 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Balad (90) ayat 10 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Balad (90) ayat 10 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Balad (90) ayat 1-20 - Adrian Maulana (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Balad (90) ayat 1-20 - Adrian Maulana (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Balad - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 20 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 90:10
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Balad.

Surah Al-Balad (bahasa Arab: البلد) adalah surah ke-90 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 20 ayat.
Dinamakan "Al-Balad" yang berarti Negeri diambil dari perkataan "Al-Balad" yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Yang dimaksud dengan kota dalam ayat ini ialah kota Mekkah.

Nomor Surah 90
Nama Surah Al Balad
Arab البلد
Arti Negeri
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 35
Juz Juz 30
Jumlah ruku' 1 ruku'
Jumlah ayat 20
Jumlah kata 82
Jumlah huruf 343
Surah sebelumnya Surah Al-Fajr
Surah selanjutnya Surah Asy-Syams
4.6
Ratingmu: 1 (1 orang)
Sending







Pembahasan ▪ surat 90ayat 10

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta