QS. Al Balad (Negeri) – surah 90 ayat 1 [QS. 90:1]

لَاۤ اُقۡسِمُ بِہٰذَا الۡبَلَدِ ۙ
Laa uqsimu bihadzaal balad(i);

Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini (Mekah),
―QS. 90:1
Topik ▪ Ayat yang berhubungan dengan Abu Lahab
90:1, 90 1, 90-1, Al Balad 1, AlBalad 1, Al-Balad 1

Tafsir surah Al Balad (90) ayat 1

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Balad (90) : 1. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini secara harfiah terjemahannya, “Aku tidak bersumpah dengan negeri ini.” Kata “tidak” (lA) dalam ayat itu berfungsi menguatkan, karena itu maksudnya, “Aku benar-benar bersumpah dengan negeri ini.” Atau ayat itu dibaca, “Tidak! Aku bersumpah dengan negeri ini,” yang juga bermakna menekankan.
Allah bersumpah dengan kota Mekah, tempat di mana terdapat Ka’bah yang dituju oleh manusia dari segala penjuru semenjak didirikan oleh Nabi Ibrahim sampai sekarang untuk melaksanakan ibadah haji.
Di samping itu, kota ini juga menjadi pusat perdagangan semenjak lama sekali.
Karena didatangi setiap tahun dari segenap penjuru itu, maka kota itu dinamai juga Ummul-Qura (Induk Negeri-negeri).
Kota itu makmur sekalipun sekelilingnya padang pasir.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Aku benar-benar bersumpah demi kota suci Mekah.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Sungguh) huruf Laa di sini adalah huruf Zaidah mengandung makna Taukid (Aku bersumpah dengan kota ini) yakni kota Mekah.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Ini merupakan sumpah dari Allah subhanahu wa ta’ala dengan menyebut Mekah Ummul Qura dalam keadaan halal bagi orang yang bertempat tinggal di dalamnya.
untuk mengingatkan keagungan kedudukan kota Mekah disaat penduduknya sedang melakukan ihram.

Khasif telah meriwayatkan dari Mujahid sehubungan dengan makna firman-Nya: Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini (Mekah).
(Q.S. Al-Balad [90]: 1) Sumpah ini bukanlah sanggahan terhadap mereka; Allah subhanahu wa ta’ala hanya bersumpah dengan menyebut nama kota ini (Mekah).

Syabib ibnu Bisyr telah meriwayatkan dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman Allah subhanahu wa ta’ala: Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini.
(Q.S. Al-Balad [90]: 1) Yakni kota Mekah.
dan kamu (Muhammad) bertempat di kota Mekah ini.
(Q.S. Al-Balad [90]: 2) Yaitu engkau Muhammad, diperbolehkan bagimu melakukan peperangan di dalamnya.

Hal yang sama telah diriwayatkan dari Sa’id ibnu Jubair, Abu Saleh, Atiyyah, Ad-Dahhak, Qatadah, As-Saddi, dan Ibnu Zaid.
Mujahid mengatakan bahwa apa saja yang engkau peroleh darinya, dihalalkan bagimu.

Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: dan kamu (Muhammad) bertempat di kota Mekah ini.
(Q.S. Al-Balad [90]: 2) Maksudnya.
engkau boleh tinggal di kota ini tanpa dibebani rasa dosa ataupun halangan.

Al-Hasan Al-Basri mengatakan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala menghalalkannya bagi Nabi subhanahu wa ta’ala dalam sesaat dari siang hari.

Makna dari apa yang dikatakan oleh mereka sehubungan dengan hal ini memang telah disebutkan di dalam hadis yang telah disepakati kesahihannya, yaitu:

“إِنَّ هَذَا الْبَلَدَ حَرَّمَهُ اللَّهُ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ، فَهُوَ حَرَامٌ بحُرمَة اللَّهِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ، لَا يُعضَد شَجَرُهُ وَلَا يُخْتَلَى خَلَاهُ.
وَإِنَّمَا أُحِلَّتْ لِي سَاعَةً مِنْ نَهَارٍ، وَقَدْ عَادَتْ حُرْمَتُهَا الْيَوْمَ كحرمتها بالأمس، ألا فليبلغ الشَّاهِدُ الْغَائِبَ”

Sesungguhnya kota ini telah diharamkan (disucikan) oleh Allah di hari Dia menciptakan langit dan bumi, maka kota ini menjadi kota yang suci karena disucikan oleh Allah sampai hari kiamat nanti.
Pepohonannya tidak boleh ditebang dan tetumbuhannya tidak boleh dicabuti.
Dan sesungguhnya kota ini dihalalkan bagiku hanya dalam sesaat dari siang hari.
kemudian kesuciannya kembali lagi di hari ini sebagaimana kesuciannya di hari sebelumnya.
Ingatlah.
hendaklah orang yang hadir menyampaikan (berita ini) kepada orang yang tidak hadir.

Dalam lafaz lain disebutkan:

فَإِنْ أَحَدٌ تَرَخَّص بِقِتَالِ رَسُولِ اللَّهِ فَقُولُوا: إِنَّ اللَّهَ أَذِنَ لِرَسُولِهِ وَلَمْ يَأْذَنْ لَكُمْ”

Maka jika ada seseorang yang menghalalkan kesuciannya karena Rasulullah pernah melakukan peperangan (di dalamnya).
maka katakanlah, bahwa sesungguhnya Allah hanya memberi izin kepada Rasul-Nya dan tidak memberi izin bagimu!


Informasi Surah Al Balad (البلد)
Surat Al Balad terdiri atas 20 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Qaaf.

Dinamai “Al Balad, diambil dari perkataan “Al Balad” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Yang dimaksud dengan negeri di sini ialah kota Mekah (Tanah Haram).

Keimanan:

Manusia diciptakan Allah untuk berjuang menghadapi kesulitan
janganlah manusia terpedaya oleh kekuasaan dan harta benda yang banyak yang telah dibelanjakannya
beberapa peringatan kepada manusia atas beberapa ni’mat yang telah diberikan Allah kepadanya dan bahwa Allah telah menunjukkan jalan-jalan yang akan menyampaikannya kepada kebahagiaan dan yang akan membawanya kepada kecelakaan.

Lain-lain:

Manusia diciptakan Allah untuk berjuang menghadapi kesulitan
janganlah manusia terpedaya oleh kekuasaan dan harta benda yang banyak yang telah dibelanjakannya
beberapa peringatan kepada manusia atas beberapa ni’mat yang telah diberikan Allah kepadanya dan bahwa Allah telah menunjukkan jalan-jalan yang akan menyampaikannya kepada kebahagiaan dan yang akan membawanya kepada kecelakaan.

Ayat-ayat dalam Surah Al Balad (20 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Balad (90) ayat 1 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Balad (90) ayat 1 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Balad (90) ayat 1 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Balad (90) ayat 1-20 - Adrian Maulana (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Balad (90) ayat 1-20 - Adrian Maulana (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Balad - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 20 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 90:1
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Balad.

Surah Al-Balad (bahasa Arab: البلد) adalah surah ke-90 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 20 ayat.
Dinamakan "Al-Balad" yang berarti Negeri diambil dari perkataan "Al-Balad" yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Yang dimaksud dengan kota dalam ayat ini ialah kota Mekkah.

Nomor Surah 90
Nama Surah Al Balad
Arab البلد
Arti Negeri
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 35
Juz Juz 30
Jumlah ruku' 1 ruku'
Jumlah ayat 20
Jumlah kata 82
Jumlah huruf 343
Surah sebelumnya Surah Al-Fajr
Surah selanjutnya Surah Asy-Syams
4.9
Ratingmu: 4.9 (11 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/90-1







Pembahasan ▪ surah al balad syekh rashid alafasy

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta