QS. Al A’raaf (Tempat yang tertinggi) – surah 7 ayat 190 [QS. 7:190]

فَلَمَّاۤ اٰتٰہُمَا صَالِحًا جَعَلَا لَہٗ شُرَکَآءَ فِیۡمَاۤ اٰتٰہُمَا ۚ فَتَعٰلَی اللّٰہُ عَمَّا یُشۡرِکُوۡنَ
Falammaa aataahumaa shaalihan ja’alaa lahu syurakaa-a fiimaa aataahumaa fata’aalallahu ‘ammaa yusyrikuun(a);

Maka setelah Dia memberi keduanya seorang anak yang saleh, mereka menjadikan sekutu bagi Allah terhadap anak yang telah dianugerahkan-Nya itu.
Maka Mahatinggi Allah dari apa yang mereka persekutukan.
―QS. 7:190
Topik ▪ Perumpamaan orang kafir dan mukmin
7:190, 7 190, 7-190, Al A’raaf 190, AlAraaf 190, Al Araf 190, Al-A’raf 190
English Translation - Sahih International
But when He gives them a good (child), they ascribe partners to Him concerning that which He has given them.
Exalted is Allah above what they associate with Him.
―QS. 7:190

 

Tafsir surah Al A'raaf (7) ayat 190

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al A’raaf (7) : 190. Oleh Kementrian Agama RI

Allah memperkenankan doa kedua suami-isteri itu dengan menganugerahkan anak yang saleh kepada keduanya.
Tetapi kemudian mereka tidaklah bersyukur kepada Allah atas nikmat itu, bahkan mereka menisbahkan anak yang saleh itu kepada berhala-berhala dengan mengatakan bahwa anak itu hamba dari patung-patung, atau mereka hubungkan anak itu kepada binatang-binatang atau kepada alam.
Mereka tidak mengatakan anak itu sebagai anugerah Allah.
Oleh karena itu mereka tidak bersyukur kepada Allah.
Maha Suci Allah dari apa yang mereka sekutukan.