Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al A’raaf (Tempat yang tertinggi) – surah 7 ayat 105 [QS. 7:105]

حَقِیۡقٌ عَلٰۤی اَنۡ لَّاۤ اَقُوۡلَ عَلَی اللّٰہِ اِلَّا الۡحَقَّ ؕ قَدۡ جِئۡتُکُمۡ بِبَیِّنَۃٍ مِّنۡ رَّبِّکُمۡ فَاَرۡسِلۡ مَعِیَ بَنِیۡۤ اِسۡرَآءِیۡلَ
Haqiiqun ‘ala an laa aquula ‘alallahi ilaal haqqa qad ji-atukum bibai-yinatin min rabbikum faarsil ma’iya banii israa-iil(a);
aku wajib mengatakan yang sebenarnya tentang Allah.
Sungguh, aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata dari Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersamaku.”
―QS. Al A’raaf [7]: 105

Daftar isi

(Who is) obligated not to say about Allah except the truth.
I have come to you with clear evidence from your Lord, so send with me the Children of Israel."
― Chapter 7. Surah Al A’raaf [verse 105]

حَقِيقٌ sebenarnya

Obligated
عَلَىٰٓ atas

on
أَن bahwa

that
لَّآ tidak

not
أَقُولَ mengatakan

I say
عَلَى atas/terhadap

about
ٱللَّهِ Allah

Allah
إِلَّا kecuali

except
ٱلْحَقَّ benar

the truth.
قَدْ sesungguhnya

Verily,
جِئْتُكُم aku datang kepadamu

I (have) come to you
بِبَيِّنَةٍ dengan bukti-bukti nyata

with a clear Sign
مِّن dari

from
رَّبِّكُمْ Tuhan kalian

your Lord,
فَأَرْسِلْ maka lepaskanlah

so send
مَعِىَ bersama aku

with me
بَنِىٓ orang-orang

(the) Children
إِسْرَٰٓءِيلَ Israil

(of) Israel."

Tafsir

Alquran

Surah Al A’raaf
7:105

Tafsir QS. Al A’raaf (7) : 105. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini dikisahkan ucapan Musa yang pertama kali disampaikan kepada Firaun setelah Allah mengangkatnya sebagai Rasul.
Nabi Musa memberitahukan kepada Firaun, bahwa dia adalah utusan Allah, Tuhan semesta alam.

Pemberitahuan ini berarti bahwa:
Musa telah menjalankan tugasnya sebagai nabi Allah, Pencipta dan Penguasa seluruh alam.
Karena itu hendaknya Firaun menerima keterangan Nabi Musa tersebut dan tidak akan menghalang-halangi tugasnya sebagai Rasul.


Selanjutnya Nabi Musa menambahkan keterangannya, bahwa dia mengatakan yang hak mengenai Allah.
Artinya:
apa yang dikatakannya bahwa Allah adalah Tuhan Semesta Alam, dan bahwa Dia telah mengutusnya sebagai Rasul adalah hal yang sebenarnya.

Ia tidak mengatakan sesuatu yang tidak benar, karena mustahil Allah mengutus orang yang suka berdusta.


Kemudian ditegaskan lagi, bahwa Musa membawa bukti-bukti yang dikaruniakan Allah kepadanya, untuk membuktikan kebenarannya dalam dakwahnya.

Dalam ucapan itu, Nabi Musa memakai ungkapan:
"Sesungguhnya aku datang kepadamu membawa bukti dari Tuhanmu".
Ini adalah untuk menunjukkan bahwa Firaun bukanlah Tuhan, melainkan hanya sekedar hamba Tuhan.

Sedang Tuhan yang sebenarnya adalah Allah ﷻ


Keterangan ini sangat penting artinya, karena Firaun yang angkuh itu telah mengaku sebagai Tuhan dan menyuruh rakyatnya menyembah kepadanya.
Maka penegasan Nabi Musa ini telah menyangkal kebohongan dan kesombongan Firaun, yang telah memposisikan dirinya sebagai Tuhan.

selain itu, ungkapan Nabi Musa, juga mengandung arti, bahwa bukti-bukti yang dibawanya adalah karunia Allah bukan dari dirinya sendiri.


Pada akhir ayat ini disebutkan, bahwa setelah mengemukakan keterangan-keterangan tersebut di atas, dan setelah melalui perjuangan yang melelahkan Musa as menuntut kepada Firaun agar ia membebaskan Bani Israil dari cengkeraman kekuasaan dan perbudakannya, dan membiarkan mereka pergi bersama Nabi Musa meninggalkan negeri Mesir, kembali ke tanah air mereka di Palestina, agar mereka bebas dan merdeka untuk menyembah Tuhan mereka dan melaksanakan ajarannya.


Tuntutan Nabi Musa tersebut mengandung arti bahwa perbudakan oleh manusia terhadap sesama manusia harus dilenyapkan dan seorang penguasa hendaklah memberikan kebebasan kepada orang-orang yang berada di bawah kekuasaannya, untuk memeluk agama serta melakukan ibadah menurut kepercayaan masing-masing.
Oleh sebab itu, kalau Firaun tidak mau beriman kepada Allah janganlah ia menghalangi orang lain untuk beriman dan beribadah menurut keyakinan mereka.


Adalah menarik untuk diperhatikan bahwa ucapan pertama kali dari Nabi Musa as dalam rangka menjalankan tugasnya sebagai Rasul adalah berbeda dengan ucapan Nabi dan Rasulrasul sebelumnya, ketika mereka mulai berdakwah, misalnya:


a.
Ucapan pertama dari Nabi Nuh as kepada kaumnya adalah sebagai berikut:

لَقَدْ اَرْسَلْنَا نُوْحًا اِلٰى قَوْمِهٖ فَقَالَ يٰقَوْمِ اعْبُدُوا اللّٰهَ مَا لَكُمْ مِّنْ اِلٰهٍ غَيْرُهٗ اِنِّيْٓ اَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيْمٍ

Sungguh, Kami benar-benar telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu dia berkata,
"Wahai kaumku! Sembahlah Allah! Tidak ada tuhan (sembahan) bagimu selain Dia".
Sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang dahsyat (kiamat).
(al-Araf [7]: 59)


b.
Ucapan Nabi Hud kepada kaum ad adalah :

وَاِلٰى عَادٍ اَخَاهُمْ هُوْدًا قَالَ يٰقَوْمِ اعْبُدُوا اللّٰهَ مَا لَكُمْ مِّنْ اِلٰهٍ غَيْرُهٗ اَفَلَا تَتَّقُوْنَ

Dan kepada kaum Ad (Kami utus) Hud, saudara mereka.
Dia berkata,
"Wahai kaumku! Sembahlah Allah! Tidak ada tuhan (sembahan) bagimu selain Dia.
Maka mengapa kamu tidak bertakwa?"
(al-Araf [7]: 65)


Dan ucapan Nabi Saleh kepada kaum Tsamud adalah:

وَاِلٰى ثَمُوْدَ اَخَاهُمْ صٰلِحًا قَالَ يٰقَوْمِ اعْبُدُوا اللّٰهَ مَا لَكُمْ مِّنْ اِلٰهٍ غَيْرُهٗ قَدْ جَاۤءَتْكُمْ بَيِّنَةٌ مِّنْ رَّبِّكُمْ هٰذِهٖ نَاقَةُ اللّٰهِ لَكُمْ اٰيَةً فَذَرُوْهَا تَأْكُلْ فِيْٓ اَرْضِ اللّٰهِ وَلَا تَمَسُّوْهَا بِسُوْۤءٍ فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ

Dan kepada kaum Tsamud (Kami utus) saudara mereka Saleh.
Dia berkata,
"Wahai kaumku! Sembahlah Allah! Tidak ada tuhan (sembahan) bagimu selain Dia.
Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu.
Ini (seekor) unta betina dari Allah sebagai tanda untukmu.
Biarkan ia makan di bumi Allah, janganlah disakiti, nanti akibatnya kamu akan mendapatkan siksaan yang pedih".
( al-Araf [7]: 73)


c.
ucapan Nabi Syuaib kepada kaumnya, penduduk Madyan, adalah:

وَاِلٰى مَدْيَنَ اَخَاهُمْ شُعَيْبًا قَالَ يٰقَوْمِ اعْبُدُوا اللّٰهَ مَا لَكُمْ مِّنْ اِلٰهٍ غَيْرُهٗ قَدْ جَاۤءَتْكُمْ بَيِّنَةٌ مِّنْ رَّبِّكُمْ فَاَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيْزَانَ وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ اَشْيَاۤءَهُمْ وَلَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِ بَعْدَ اِصْلَاحِهَا ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَۚ

Dan kepada penduduk Madyan, (Kami utus) Syuaib, saudara mereka sendiri.
Dia berkata,"
"Wahai kaumku! Sembahlah Allah! Tidak ada tuhan (sembahan) bagimu selain Dia.
Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu.
Sempurnakanlah takaran dan timbangan, dan janganlah kamu merugikan sedikit pun.
Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik.
Itulah yang lebih baik bagimu jika kamu orang beriman".
(al-Araf [7]: 85)


Sedang ucapan pertama dari Nabi Musa yang ditujukan kepada Firaun adalah:

وَقَالَ مُوْسٰى يٰفِرْعَوْنُ اِنِّيْ رَسُوْلٌ مِّنْ رَّبِّ الْعٰلَمِيْنَ

Dan Musa berkata,
"Wahai Fir’aun! Sungguh, aku adalah seorang utusan dari Tuhan seluruh alam (al-Araf [7]: 104)


Bila kita bandingkan antara ayat-ayat tersebut nampak perbedaan diantaranya yaitu bahwa:
ucapan pertama dari Rasulrasul sebelum Nabi Musa as yang ditujukan kepada kaum mereka masing-masing adalah berisi seruan kepada agama tauhid, yaitu menyembah Allah semata, dengan alasan bahwa tidak ada tuhan bagi manusia selain Allah.
Sedang ucapan pertama dari Nabi Musa yang ditujukan kepada Firaun adalah berisi pemberitahuan kepadanya bahwa Musa adalah utusan Allah.
Dengan demikian, dalam ucapan itu tidak ada seruan yang nyata kepada Firaun agar ia menyembah Allah.


Dari sini, dapat diambil kesimpulan atau pengertian sebagai berikut:


a.
Obyek (sasaran) yang utama dari dakwah Musa bukan hanya Firaun tetapi termasuk kaumnya sendiri, yaitu Bani Israil.
Musa bertugas untuk melepaskan Bani Israil dari perbudakan Firaun dan membimbing kaumnya kepada agama yang benar.


b.
Nabi Musa mengenal watak dan kelakuan Firaun, Firaun tidak saja ingkar kepada Allah, bahkan juga ia menganggap dirinya sebagai tuhan dan menyuruh orang lain untuk menyembahnya.
Oleh sebab itu Firaun hanya diberi peringatan bahwa tuhan yang sebenarnya bukanlah dia, melainkan Allah Pencipta alam semesta.
Karena tidak ada faedahnya untuk mengajak Firaun menyembah Allah, ajakan ini pasti tidak akan dihiraukan dan tidak akan diindahkannya.

Tafsir QS. Al A’raaf (7) : 105. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sungguh aku telah menyampaikan apa yang kudapatkan dari Allah secara benar.
Untuk memperkuat kebenaran yang kubawa ini, aku datangkan kepadamu bukti-bukti yang jelas dan kuat.


Maka lepaskanlah Bani Israil pergi bersamaku.
Bebaskanlah mereka dari perbudakanmu dan biarkanlah mereka keluar ke wilayah yang bukan wilayahmu, agar mereka dapat menyembah Tuhan mereka dan Tuhanmu. "

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Lebih baik aku tidak mengatakan atas Allah, kecuali yang benar, dan aku wajib menjaga kebenaran itu.
Aku telah datang kepada kalian dengan membawa keterangan dan bukti-bukti yang nyata dari Rabb kalian atas kebenaran apa yang aku sampaikan kepada kalian.


Bebaskanlah (wahai Fir’aun) Bani Israil bersamaku dari penawanan dan penindasanmu, biarkanlah mereka pergi bebas untuk menyembah Allah.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



("Aku lebih berhak) lebih pantas


(untuk) agar


(tidak mengatakan sesuatu terhadap Allah kecuali yang hak) menurut suatu qiraat dibaca tasydid ya-nya, haqiiqun adalah mubtada sedangkan khabarnya adalah an dan kalimat sesudahnya


(Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata dari Tuhanmu, maka lepaskanlah pergi bersamaku) menuju ke (Bani Israel.") kaum Bani Israel itu selalu ditindas oleh Firaun.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Menurut sebagian ulama tafsir, makna ayat ini ialah ‘suatu keharusan bagiku untuk tidak mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar’.
Dengan kata lain, hal itu merupakan suatu keharusan dan suatu hal yang pantas dikatakan terhadap-‘Nya.
Mereka mengatakan bahwa huruf ba dan ‘ala mempunyai makna-makna yang satu sama lainnya dapat dipertukarkan bila dikatakan ramaitu bil qausi dan ramaitu ‘alal qausi,

maknanya sama, yaitu ‘saya melepaskan anak panah dari busurnya’.
Dikatakan pula ja-a ‘ala halin hasanah atau bihalin hasanah, artinya sama, yaitu ‘saya datang dengan keadaan yang baik’.

Sebagian ulama tafsir ada yang mengatakan bahwa makna ayat ini ialah sudah selayaknya bagiku untuk tidak mengatakan terhadap Allah kecuali perkataan yang benar.

Ulama tafsir lainnya dari kalangan penduduk Madinah membaca ayat ini dengan pengertian ‘sudah seharusnya dan sudah sewajibnya bagiku hal tersebut’.
Dengan kata lain, sudah seharusnya bagiku untuk tidak menyampaikan dari-Nya kecuali menurut apa yang dibenarkan dan yang hak sesuai dengan apa yang aku terima dari-Nya.

Sesungguhnya aku datang kepada kalian dengan membawa bukti yang nyata dari Tuhan kalian

Maksudnya, hujjah yang pasti dari Allah yang telah diberikan-Nya kepadaku sebagai bukti akan kebenaran perkara hak yang kusampaikan kepada kalian.

…maka lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersama aku.

Maksudnya, lepaskanlah mereka dari tahanan dan penindasanmu, dan biarkanlah mereka menyembah Tuhanmu dan Tuhan mereka (yakni Allah), karena sesungguhnya mereka berasal dari keturunan seorang nabi yang mulia —yaitu Israil— atau Nabi Ya’qub ibnu Ishaq ibnu Ibrahim, kekasih Allah Yang Maha Pemurah.

Unsur Pokok Surah Al A’raaf (الأعراف)

Surat Al A’raaf yang berjurnlah 206 ayat termasuk golongan surat Makkiyah, diturunkan sebelum turunnya surat Al-An’am dan termasuk golongan surat "Assab ‘uththiwaal" (tujuh surat yang panjang).

Dinamakan "Al-A’raaf" karena perkataan Al A’raaf terdapat dalam ayat 46 yang mengemukakan tentang keadaan orang-orang yang berada di atas Al-A’raaf yaitu:
tempat yang tertinggi di batas surga dan neraka.
Mereka itu ialah golongan yang sama banyak kebaikan dan kejahatan mereka.

Keimanan:

▪ Mentauhidkan Allah dalam berdo’a dan beribadat.
▪ Hanya Allah sendiri yang mengatur dan menjaga alam.
▪ Allah menciptakan undang-undang dan hukumhukum untuk mengatur kehidupan manusia di dunia dan di akhirat.
▪ Allah bersemayam di ‘Arasy.
▪ Bantahan terhadap kepalsuan syirik.
▪ Ketauhidan adalah sesuai dengan fitrah manusia.
▪ Nabi Musa berbicara dengan Allah.
▪ Tentang melihat Allah.
▪ Perintah beribadat sambil merendahkan diri kepada Allah.
▪ Allah mempunyai al asma’ul husna.

Hukum:

▪ Larangan mengikuti perbuatan dan adat istiadat yang buruk.
▪ Kewajiban mengikuti Allah dan rasul.
▪ Perintah berhias waktu akan shalat.
▪ Bantahan terhadap orang yang mengharamkan perhiasan yang dianugerahkan Allah.
▪ Perintah memakan makanan yang halal lagi baik dan larangan memakan yang sebaliknya.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Adam `alaihis salam dengan iblis.
▪ Kisah Nabi Nuh `alaihis salam dan kaumnya.
▪ Kisah Nabi Shaleh `alaihis salam dengan kaumnya.
▪ Kisah Nabi Syu’aib `alaihis salam dengan kaumnya.
▪ Kisah Nabi Musa `alaihis salam dengan Fir’aun.

Lain-lain:

Alquran diturunkan kepada Nabi yang penghabisan dan perintah mengikutinya.
Nabi Muhammad ﷺ diutus untuk seluruh manusia.
mukmin.
Alquran dan berzikir.
Rasul bertanggung jawab menyampaikan seruan Allah.
▪ Balasan terhadap orang-orang yang mengikuti dan mengingkari rasul.
Dakwah rasulrasul yang pertama sekali ialah mentauhidkan Allah.

Audio

QS. Al-A'raaf (7) : 1-206 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 206 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-A'raaf (7) : 1-206 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 206

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al A'raaf ayat 105 - Gambar 1 Surah Al A'raaf ayat 105 - Gambar 2
Statistik QS. 7:105
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Al A’raaf.

Surah Al-A’raf (bahasa Arab:الأعراف, al-A’rāf, “Tempat Tertinggi”) adalah surah ke-7 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 206 ayat dan termasuk pada golongan surah Makkiyah.
Surah ini diturunkan sebelum turunnya surah Al-An’am dan termasuk golongan surah Assab ‘uththiwaal (tujuh surat yang panjang).
Dinamakan Al-A’raf karena perkataan Al-A’raf terdapat dalam ayat 46 yang mengemukakan tentang keadaan orang-orang yang berada di atas Al-A’raf yaitu: tempat yang tertinggi di batas surga dan neraka.

Nomor Surah 7
Nama Surah Al A’raaf
Arab الأعراف
Arti Tempat yang tertinggi
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 39
Juz Juz 8 (ayat 1-87), juz 9 (ayat 88-206)
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 206
Jumlah kata 3346
Jumlah huruf 14437
Surah sebelumnya Surah Al-An’am
Surah selanjutnya Surah Al-Anfal
Sending
User Review
4.4 (16 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

7:105, 7 105, 7-105, Surah Al A'raaf 105, Tafsir surat AlAraaf 105, Quran Al Araf 105, Al-A'raf 105, Surah Al Araf ayat 105

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah Al A’raaf

۞ QS. 7:2 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 7:3 Ar Rabb (Tuhan) • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 7:4 • Kekuasaan Allah • Azab orang kafir

۞ QS. 7:5 • Kekuasaan Allah • Azab orang kafirSyirik adalah kezaliman

۞ QS. 7:6 • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 7:7 • Menafikan sifat kantuk dan tidur • Keluasan ilmu Allah • Lembaran catatan amal perbuatan • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 7:8 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Penimbangan amal perbuatan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 7:9 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Penimbangan amal perbuatan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Dosa-dosa besar •

۞ QS. 7:13 • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 7:14 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 7:15 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 7:16 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 7:17 • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 7:18 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 7:20 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat iblis dan pembantunya • Syetan menyesatkan dan menghinakan manusia

۞ QS. 7:21 • Sifat iblis dan pembantunya • Syetan menyesatkan dan menghinakan manusia

۞ QS. 7:22 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat iblis dan pembantunya • Syetan menyesatkan dan menghinakan manusia • Menjaga diri dari syetan •

۞ QS. 7:23 Ar Rabb (Tuhan) • Memohon ampun

۞ QS. 7:25 Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 7:27 • Sifat iblis dan pembantunya • Menjaga diri dari syetan • Wali Allah dan wali syetan

۞ QS. 7:28 • Mendustai Allah • Dosa-dosa besar

۞ QS. 7:29 Ar Rabb (Tuhan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Shalat rukun Islam • Ikhlas dalam berbuat •

۞ QS. 7:30 • Allah menggerakkan hati manusia • Sifat iblis dan pembantunya • Wali Allah dan wali syetan • Siksa orang kafir

۞ QS. 7:33 • Mendustai Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Syirik adalah dosa terbesar • Dosa-dosa besar • Dosa batin

۞ QS. 7:34 • Kebenaran dan hakikat takdir • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 7:35 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhiratHikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 7:36 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Mereka yang kekal dalam neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 7:37 • Mendustai Allah • Tugas-tugas malaikat • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Syirik adalah dosa terbesar • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 7:38 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Percakapan ahli neraka • Pahala jin dan balasannya

۞ QS. 7:39 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 7:40 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Dosa-dosa besar • Dosa terbesar

۞ QS. 7:41 • Nama-nama neraka • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 7:42 • Keabadian surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Toleransi Islam • Keutamaan iman • Melenyapkan kesusahan orang muslim

۞ QS. 7:43 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 7:44 • Pahala iman • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 7:45 • Kewajiban beriman pada hari akhir • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 7:46 • Batas antara surga dan neraka • Golongan Al A’raf

۞ QS. 7:47 Ar Rabb (Tuhan) • Golongan Al A’raf • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 7:48 • Golongan Al A’raf • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 7:49 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pahala iman • Memasuki surga • Golongan Al A’raf

۞ QS. 7:50 Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Sifat ahli surga • Percakapan para ahli surga • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Percakapan ahli neraka

۞ QS. 7:51 • Mengingkari hari kebangkitan • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 7:52 • Keluasan ilmu Allah • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 7:53 • Mendustai Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Beriman ketika datang hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka

۞ QS. 7:54 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaTauhid RububiyyahArsy • Segala sesuatu milik Allah • Kekuasaan Allah

۞ QS. 7:55 Ar Rabb (Tuhan) • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 7:57 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 7:58 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:59 Tauhid Uluhiyyah • Kedahsyatan hari kiamat • Islam agama para nabi

۞ QS. 7:60 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 7:61 Tauhid RububiyyahAr Rabb (Tuhan) • Malikul Mulk (Maha Pemilik kerajaan)

۞ QS. 7:62 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:63 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:64 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 7:65 Tauhid UluhiyyahIslam agama para nabi

۞ QS. 7:66 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 7:67 Tauhid RububiyyahAr Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:68 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:69 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:70 Tauhid UluhiyyahIslam agama para nabi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 7:71 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat • Hal-hal yang mengakibatkan kemurkaan Allah •

۞ QS. 7:72 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Kasih sayang Allah yang luas • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 7:73 Tauhid UluhiyyahDalil Allah atas hambaNya • Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 7:74 Dalil Allah atas hambaNya

۞ QS. 7:75 Ar Rabb (Tuhan) • Kewajiban beriman pada para rasul • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 7:76 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 7:77 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:78 • Azab orang kafir • Siksa orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 7:79 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 7:82 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 7:83 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Azab orang kafir

۞ QS. 7:84 • Azab orang kafir

۞ QS. 7:85 Tauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi

۞ QS. 7:86 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 7:87 Al Hakam (Maha memberi keputusan) • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 7:88 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 7:89 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Al Fattah (Maha Pembuka) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 7:90 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 7:91 • Azab orang kafir

۞ QS. 7:92 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 7:93 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 7:94 Hukum alam

۞ QS. 7:95 • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Istidraj (memperdaya) • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 7:96 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Keadilan Allah dalam menghakimi • Azab orang kafir • Keutamaan iman •

۞ QS. 7:97 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 7:98 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 7:99 • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 7:100 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Allah menggerakkan hati manusia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 7:101 • Allah menggerakkan hati manusia • Azab orang kafir

۞ QS. 7:102 • Orang mukmin kelompok minoritas • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 7:103 • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 7:104 Tauhid RububiyyahAr Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:105 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:109 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 7:110 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 7:111 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 7:113 • Meminta upah dari sihir

۞ QS. 7:116 Hakikat sihir

۞ QS. 7:117 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin

۞ QS. 7:118 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin

۞ QS. 7:121 Tauhid RububiyyahAr Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:122 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:123 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 7:125 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:126 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:128 • Pahala iman • Minta tolong kepada Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Kekuatan umat Islam di dunia •

۞ QS. 7:129 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminAr Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:130 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 7:131 • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Meramal nasib

۞ QS. 7:134 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:136 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 7:137 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminAr Rabb (Tuhan) • Kekuatan umat Islam di dunia • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 7:139 • Perbuatan orang kafir sia-sia • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 7:140 Tauhid Uluhiyyah

۞ QS. 7:141 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:142 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:143 • Gunung akan hancur bila Allah menampakkan diri di atasnya • Sifat Kalam (berfirman) • Allah tidak dapat dilihat di dunia • Ar Rabb (Tuhan) •

۞ QS. 7:144 • Sifat Kalam (berfirman) • Mengerahkan seluruh kemampuan untuk taat kepada Allah

۞ QS. 7:145 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 7:146 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Allah menggerakkan hati manusia • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 7:147 • Kewajiban beriman pada hari akhir • Mengingkari hari kebangkitan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 7:148 • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 7:149 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:150 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:151 • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Memohon ampun • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 7:152 • Mendustai Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Siksa orang kafir

۞ QS. 7:153 • Ampunan Allah yang luas • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 7:154 Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 7:155 • Ampunan Allah yang luas • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Al Wali (Maha Pelindung) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 7:156 • Kasih sayang Allah yang luas • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Keutamaan iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 7:157 • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Islamnya ahli kitabIslam agama fitrah • Toleransi Islam

۞ QS. 7:158 Tauhid Uluhiyyah • Segala sesuatu milik Allah • Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan •

۞ QS. 7:159 • Islamnya ahli kitab

۞ QS. 7:161 • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 7:162 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 7:163 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 7:164 Ar Rabb (Tuhan) • Mengerahkan seluruh kemampuan untuk taat kepada Allah • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 7:165 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Pahala iman • Siksaan Allah sangat pedih • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 7:166 • Siksaan Allah sangat pedih • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 7:167 • Siksaan Allah sangat pedih • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 7:169 • Mendustai Allah • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 7:170 • Pahala iman • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keadilan Allah dalam menghakimi • Mengerahkan seluruh kemampuan untuk taat kepada Allah •

۞ QS. 7:171 • Mengerahkan seluruh kemampuan untuk taat kepada Allah

۞ QS. 7:172 Tauhid RububiyyahDalil Allah atas hambaNya • Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama fitrah

۞ QS. 7:174 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 7:175 • Syetan menyesatkan dan menghinakan manusia • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 7:176 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 7:177 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 7:178 • Allah menggerakkan hati manusia • Ketentuan Allah tak dapat dihindari • Azab orang kafirHidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 7:179 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Pahala jin dan balasannya • Azab orang kafir

۞ QS. 7:180 • Meminta dengan menyebut nama Allah • Berdoa dengan Asma’ul Husna • Mengingkari nama-nama Allah • Keadilan Allah dalam menghakimi • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 7:182 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Istidraj (memperdaya) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 7:183 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Istidraj (memperdaya) • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 7:185 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kiamat telah dekat • Mempersiapkan diri menghadapi kematian •

۞ QS. 7:186 • Allah menggerakkan hati manusia • Ketentuan Allah tak dapat dihindari • Azab orang kafir • Siksa orang kafirHidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 7:187 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Ar Rabb (Tuhan) • Waktu kiamat tidak diketahui • Hari kiamat datang tiba-tiba •

۞ QS. 7:188 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib

۞ QS. 7:189 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:190 • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Al Muta’ali (Maha Luhur)

۞ QS. 7:191 Al Khaliq (Maha Pencipta) • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 7:192 • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 7:193 • Kebodohan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 7:194 • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 7:195 • Kebodohan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 7:196 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Al Wali (Maha Pelindung) • Wali Allah dan wali syetan • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan •

۞ QS. 7:197 • Kebodohan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 7:198 • Kebodohan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 7:200 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’alaAl Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Sifat iblis dan pembantunya • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 7:201 • Sifat iblis dan pembantunya • Menjaga diri dari syetan • Lemah iman • Sifat-sifat orang mukmin

۞ QS. 7:202 • Sifat iblis dan pembantunya • Wali Allah dan wali syetan

۞ QS. 7:203 Ar Rabb (Tuhan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Keutamaan iman • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 7:205 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 7:206 Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat

Ayat Pilihan

Engkau masukkan malam ke dalam siang & Engkau masukkan siang ke dalam malam.
Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati,
Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup.
Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)
QS. Ali ‘Imran [3]: 27

Ya Tuhan kami,
anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami & keturunan kami sebagai penyenang hati (kami),
dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.
QS. Al-Furqan [25]: 74

Dan tiadalah kehidupan dunia ini,
selain dari main-main & senda gurau belaka.
Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa.
Maka tidakkah kamu memahaminya?
QS. Al-An’am [6]: 32

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Proses turunnya wahyu berlangsung selama ... tahun.

Benar! Kurang tepat!

Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Surah yang tidak diawali basmalah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah At-Taubah adalah surah ke-9 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 129 ayat. Dinamakan At-Taubah yang berarti 'Pengampunan' karena kata At-Taubah berulang kali disebut dalam surah ini.

+

Array

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Kausar adalah surah ke-108 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri dari 3 ayat yang menjadi surah terpendek dalam Alquran.

Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #27
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #27 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #27 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Pendidikan Agama Islam #15

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti …َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaituSalah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik … Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah …

Kamus

Surga Al-Maqomul Amin

Apa itu Surga Al-Maqomul Amin? Surga Al-Maqomul Amin, diciptakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta`ala dari emas. Kandidat penghuninya, yakni orang-orang yang keimanannya sudah mencapai level muttaqin, yakni...

Imam Ibnu Majah

Siapa itu Imam Ibnu Majah? Ibnu Majah dengan nama lengkapnya Abu Abdullah Muhammad bin Yazid bin Abdullah bin Majah Al Quzwaini . Ia dilahirkan pada tahun 207 Hijriah dan meninggal pada hari selasa, d...

aliran kepercayaan

Apa itu aliran kepercayaan? alir.an kepercayaan paham yang mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa, tetapi tidak termasuk atau tidak berdasarkan ajaran salah satu dari kelima agama yang resmi (Islam, Kato...