Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Ankabut (Laba-laba) - surah 29 ayat 63 [QS. 29:63]

وَ لَئِنۡ سَاَلۡتَہُمۡ مَّنۡ نَّزَّلَ مِنَ السَّمَآءِ مَآءً فَاَحۡیَا بِہِ الۡاَرۡضَ مِنۡۢ بَعۡدِ مَوۡتِہَا لَیَقُوۡلُنَّ اللّٰہُ ؕ قُلِ الۡحَمۡدُ لِلّٰہِ ؕ بَلۡ اَکۡثَرُہُمۡ لَا یَعۡقِلُوۡنَ
Wala-in saaltahum man nazzala minassamaa-i maa-an fa-ahyaa bihil ardha min ba’di mautihaa layaquulunnallahu qulil hamdu lillahi bal aktsaruhum laa ya’qiluun(a);
Dan jika kamu bertanya kepada mereka, “Siapakah yang menurunkan air dari langit lalu dengan (air) itu dihidupkannya bumi yang sudah mati?”
Pasti mereka akan menjawab, “Allah.”
Katakanlah, “Segala puji bagi Allah,”
tetapi kebanyakan mereka tidak mengerti.

―QS. Al Ankabut [29]: 63

Daftar isi

And if you asked them,
"Who sends down rain from the sky and gives life thereby to the earth after its lifelessness?"
they would surely say
"
Allah."
Say,
"Praise to Allah
";
but most of them do not reason.
― Chapter 29. Surah Al Ankabut [verse 63]

وَلَئِن dan jika

And if
سَأَلْتَهُم kamu bertanya kepada mereka

you ask them,
مَّن siapa

"Who
نَّزَّلَ menurunkan

sends down
مِنَ dari

from
ٱلسَّمَآءِ langit

the sky
مَآءً air

water
فَأَحْيَا lalu menghidupkan

and gives life
بِهِ dengannya (air itu)

thereby
ٱلْأَرْضَ bumi

(to) the earth
مِنۢ dari

after *[meaning includes next or prev. word]
بَعْدِ sesudah

after *[meaning includes next or prev. word]
مَوْتِهَا matinya

its death?"
لَيَقُولُنَّ tentu mereka akan berkata

Surely, they would say,
ٱللَّهُ Allah

"Allah."
قُلِ katakan

Say,
ٱلْحَمْدُ segala puji

"All Praises
لِلَّهِ bagi Allah

(are) for Allah."
بَلْ bahkan/tetapi

But
أَكْثَرُهُمْ kebanyakan mereka

most of them
لَا tidak

(do) not
يَعْقِلُونَ mereka memahami/berakal

use reason.

Tafsir Quran

Surah Al Ankabut
29:63

Tafsir QS. Al-‘Ankabut (29) : 63. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini, pertanyaan masih dihadapkan kepada orang-orang musyrik Mekah.
Mereka ditanya tentang siapa yang menurunkan air hujan dari langit, kemudian dengan air itu suburlah tanah yang selama ini tandus dan gersang?
Apa jawaban mereka terhadap pertanyaan ini?

Pada ayat 61 di atas mereka telah menyatakan bahwa Allah-lah yang menjadikan langit dan bumi, serta menundukkan matahari dan bulan.

Hal ini adalah suatu yang tidak perlu diperbincangkan lagi karena sesuai dengan akal pikiran yang benar dan ajaran agama yang dibawa Nabi Ibrahim, agama yang diakui sebagai agama mereka.
Namun demikian, perbuatan mereka berlawanan dengan pernyataan yang mereka ucapkan.

Inilah keanehan yang ada pada mereka.
Maka dalam ayat 63 ini, Allah menerangkan bahwa kalau dihadapkan kepada mereka pertanyaan tersebut, mereka juga akan menjawab,
"Allah."



Dengan demikian jelaslah bahwa mereka mempercayai bahwa Allah-lah Pemilik semua yang ada di langit dan di bumi.
Dialah yang mengendalikan segala sesuatu yang ada pada keduanya, seperti menurunkan hujan dari langit, kemudian dengan air hujan itu bumi menjadi subur dan menumbuhkan tanam-tanaman.

Akan tetapi, kepercayaan mereka ini tidak melandasi amal perbuatan yang mereka lakukan setiap hari, karena mereka mempersekutukan Tuhan dengan berhalaberhala yang tidak mempunyai kekuasaan atau kekuatan apa pun.



Sekalipun orang-orang musyrik menyatakan pengakuan seperti di atas, namun kebanyakan mereka tidak mau memahami dan mengamalkan pengakuan itu.

Mereka seakan-akan seperti orang bodoh yang tidak dapat mengerti hakikat pengakuan mereka.
Hal yang demikian itu disebabkan oleh kesesatan dan kezaliman yang telah mengalahkan kebenaran.

Apabila kebenaran itu dikemukakan kepada mereka, sekalipun pikiran dan naluri mereka menerimanya, tetapi hati mereka tidak menerimanya lagi.
Bahkan mereka menuduh Nabi Muhammad telah menyihir mereka, sehingga mereka ragu terhadap kenyataan yang dilihat oleh mata dan pikiran mereka sendiri.
Allah ﷻ berfirman:

لَقَالُوْٓا اِنَّمَا سُكِّرَتْ اَبْصَارُنَا بَلْ نَحْنُ قَوْمٌ مَّسْحُوْرُوْنَ

Tentulah mereka berkata,
"Sesungguhnya pandangan kamilah yang dikaburkan, bahkan kami adalah orang yang terkena sihir."
(Al-Hijr [15]: 15)

Pada ayat ini, Allah memerintahkan Nabi Muhammad supaya mengucapkan
"al-hamdulillah".
Perkataan ini diucapkan sebagai pernyataan syukur kepada Allah atas nikmat yang telah diberikan-Nya, yaitu tersingkapnya kebenaran dengan adanya pengakuan dan pernyataan kaum musyrik tentang keesaan Tuhan.
Namun demikian, sekalipun mereka telah mengakui kekuasaan dan kemahapemurahan Allah, tetapi hati mereka masih tergantung pada berhalaberhala yang mereka sembah.

Tafsir QS. Al Ankabut (29) : 63. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Aku bersumpah pula bahwa jika mereka kamu tanya tentang siapa yang menurunkan air dari langit, lalu menghidupkan bumi dengan berbagai tumbuh-tumbuhannya setelah sebelumnya mati, mereka pasti akan mengatakan
"Allah".
Katakan,
"Alhamdulillah,"
atas pengakuan mereka akan kebenaran.


Akan tetapi, kebanyakan mereka tidak mengerti kebertentangan sikap yang ada.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Bila kamu (wahai Rasul) bertanya kepada orang-orang musyrikin:
Siapa yang menurunkan air dari awan lalu Dia menghidupkan bumi setelah sebelumnya kering?
Maka mereka pasti menjawab kepadamu dengan penuh pengakuan:
Hanya Allah yang bisa menurunkan hal itu.
Katakanlah:
Segala puji bagi Allah yang telah mengunggulkan hujjah-mu atas mereka.


Sebaliknya kebanyakan dari mereka tidak memahami apa yang bermanfaat bagi mereka dan apa yang memudharatkan.
Seandainya mereka itu mau menggunakan akalnya niscaya mereka tidak akan mempersekutukan Allah dengan yang lain.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan sesungguhnya jika) huruf lam pada lafal la-in adalah bermakna qasam


(kamu menanyakan kepada mereka,
"Siapakah yang menurunkan air dari langit, lalu menghidupkan dengan air itu bumi sesudah matinya?"
Tentu mereka akan menjawab,
"Allah.") Maka kenapa mereka menyekutukan-Nya.


(Katakanlah) kepada mereka:


("Segala puji bagi Allah) atas tetapnya hujah terhadap kalian


(tetapi kebanyakan mereka tidak memahaminya.") artinya tidak memahami kontradiksi mereka dalam hal ini.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Tafsir ayat ini tidak diterangkan secara terpisah pada kitab aslinya.

Unsur Pokok Surah Al Ankabut (العنكبوت)

Surat Al-‘Ankabut terdiri atas 69 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai "Al ‘Ankabuut" berhubung terdapatnya perkataan Al-‘Ankabuut yang berarti "laba-laba" pada ayat 41 surat ini, di mana Allah mengumpamakan penyembah-penyembah berhalaberhala itu dengan laba-laba yang percaya kepada kekuatan rumahnya sebagai tempat ia berlindung dan tempat menjerat mangsanya, padahal kalau dihembus angin atau ditimpa oleh suatu barang yang kecil saja, rumah itu akan hancur.

Begitu pula halnya dengan kaum musyrikin yang percaya kepada kekuatan sembahan-sembahan mereka sebagai tempat berlindung dan tempat meminta sesuatu yang mereka ingini, padahal sembahan-sembahan mereka itu tidak mampu sedikit juga menolong mereka dari azab Allah waktu di dunia, seperti yang terjadi pada kaum Nuh, kaum Ibrahim, kaum Luth, kaum Syua’ib, kaum Saleh, dan lain-lain.

Apalagi menghadapi azab Allah di akhirat nanti, sembahan-sembahan mereka itu lebih tidak mampu menghindarkan dan melindungi mereka.

Keimanan:

▪ Bukti-bukti tentang adanya hari berbangkit dan ancaman terhadap orang-orang yang mengingkarinya.
▪ Tiap-tiap diri akan merasakan mati dan hanya kepada Allah mereka akan kembali.
▪ Allah akan menjamin rezeki tiap-tiap makhluk-Nya.

Hukum:

▪ Kewajiban berbuat baik kepada dua orang ibu bapak.
▪ Kewajiban mengerjakan shalat karena shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan perbuatan mungkar.
▪ Kewajiban menentang ajakan mempersekutukan Allah sekalipun datangnya dari ibu bapak.

Kisah:

▪ Kisah-kisah cobaan yang dialami oleh Nabi Nuh `alaihis salam, Nabi Ibrahim `alaihis salam, Nabi Luth `alaihis salam, Nabi Syua’ib `alaihis salam, Nabi Daud `alaihis salam, Nabi Shaleh `alaihis salam, Nabi Musa `alaihis salam.

Lain-lain:

▪ Cobaan itu perlu untuk menguji keimanan seseorang.
▪ Usaha manusia itu manfa’at nya untuk dirinya sendiri bukan untuk Allah.
▪ Perlawanan terhadap kebenaran pasti hancur.

Audio Murottal

QS. Al-Ankabut (29) : 1-69 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 69 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Ankabut (29) : 1-69 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 69

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Ankabut ayat 63 - Gambar 1 Surah Al Ankabut ayat 63 - Gambar 2
Statistik QS. 29:63
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Ankabut.

Surah Al-‘Ankabut (bahasa Arab:العنكبوت) adalah surah ke-29 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 69 ayat serta termasuk golongan surah-surrah Makkiyah.
Dinamai Al-‘Ankabut berhubung terdapatnya kata Al- ‘Ankabut yang berarti Laba-Laba pada ayat 41 surah ini, di mana Allah mengumpamakan para penyembah berhala-berhala itu dengan laba-laba yang percaya kepada kekuatan rumahnya sebagai tempat ia berlindung dan tempat ia menjerat mangsanya, padahal kalau dihembus angin atau ditimpa oleh suatu barang yang kecil saja, rumah itu akan hancur.
Begitu pula halnya dengan kaum musyrikin yang percaya kepada kekuatan sembahan-sembahan mereka sebagai tempat berlindung dan tempat meminta sesuatu yang mereka ingini, padahal sembahan-sembahan mereka itu tidak mampu sedikit juga menolong mereka dari azab Allah waktu di dunia, seperti yang terjadi pada kaum Nuh, kaum Ibrahim, kaum Luth, kaum Syu’aib, kaum Saleh, dan lain-lain.
Apalagi menghadapi azab Allah di akhirat nanti, sembahan-sembahan mereka itu lebih tidak mampu menghindarkan dan melindungi mereka.

Nomor Surah 29
Nama Surah Al Ankabut
Arab العنكبوت
Arti Laba-laba
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 85
Juz Juz 20 (ayat 1-44) sampai juz 21 (45-69)
Jumlah ruku’ 7 ruku’
Jumlah ayat 69
Jumlah kata 983
Jumlah huruf 4321
Surah sebelumnya Surah Al-Qasas
Surah selanjutnya Surah Ar-Rum
Sending
User Review
4.4 (8 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

29:63, 29 63, 29-63, Surah Al Ankabut 63, Tafsir surat AlAnkabut 63, Quran Al-Ankabut 63, Surah Al Ankabut ayat 63

Video Surah

29:63


More Videos

Kandungan Surah Al Ankabut

۞ QS. 29:3 • Keluasan ilmu Allah • Sikap orang mukmin terhadap fitnah

۞ QS. 29:4 • Kebodohan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 29:5 • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Kiamat telah dekat • Kebenaran hari penghimpunan •

۞ QS. 29:6 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Al Ghaniy (Maha Kaya) • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 29:7 • Ajakan masuk Islam • Toleransi Islam • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 29:8 • Kebenaran hari penghimpunan • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 29:9 • Pahala iman • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Keutamaan iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan •

۞ QS. 29:10 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam •

۞ QS. 29:11 • Keluasan ilmu Allah • Siksa orang munafik

۞ QS. 29:12 • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 29:13 • Mendustai Allah • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan • Menanggung dosa orang lain •

۞ QS. 29:14 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Azab orang kafir

۞ QS. 29:15 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 29:16 Tauhid Uluhiyyah • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 29:17 • Kebenaran hari penghimpunan • Kebodohan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah • Kewajiban hamba pada Allah •

۞ QS. 29:18 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 29:19 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur •

۞ QS. 29:20 • Kekuasaan Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 29:21 • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Kebenaran hari penghimpunan • Menyiksa pelaku maksiat • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 29:22 • Al Wali (Maha Pelindung) • An-Nashir (Maha Penolong) • Maksiat dan dosa

۞ QS. 29:23 • Mengingkari hari kebangkitan • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 29:24 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 29:25 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Sifat hari penghitungan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Kebodohan orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 29:26 Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 29:27 • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 29:29 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 29:30 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 29:31 • Tugas-tugas malaikat • Keadilan Allah dalam menghakimi • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 29:32 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Tugas-tugas malaikat • Azab orang kafir

۞ QS. 29:33 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Tugas-tugas malaikat • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 29:34 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Azab orang kafir

۞ QS. 29:36 • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 29:37 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 29:38 • Sifat iblis dan pembantunya • Azab orang kafir • Istidraj (memperdaya)

۞ QS. 29:39 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 29:40 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Azab orang kafir

۞ QS. 29:41 Wali Allah dan wali syetan • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 29:42 • Keluasan ilmu Allah • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 29:44 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 29:45 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 29:46 Tauhid Uluhiyyah • Kewajiban dan keutamaan beriman pada kitab-kitab • Islam agama para nabi • Islam agama fitrah • Toleransi Islam

۞ QS. 29:47 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 29:49 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 29:50 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 29:51 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kasih sayang Allah yang luas • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 29:52 • Keluasan ilmu Allah • Al Syahid (Maha Menyaksikan) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 29:53 • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 29:54 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 29:55 • Kedahsyatan hari kiamat • Keadilan Allah dalam menghakimi • Sifat neraka • Azab orang kafir • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 29:56 • Sikap orang mukmin terhadap fitnah • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 29:57 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 29:58 • Pahala iman • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbedaan derajat di surga • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 29:59 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 29:60 Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 29:61 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Tauhid Rububiyyah • Kekuasaan Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 29:62 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 29:63 Tauhid Uluhiyyah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 29:64 • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 29:65 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 29:66 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 29:67 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 29:68 • Mendustai Allah • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 29:69 • Keutamaan iman • Hidayah (petunjuk) dari Allah

Ayat Pilihan

Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi,
tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya,
dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.
QS. Al-Qasas [28]: 56

Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfaat & tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah,
sebab jika kamu berbuat (yang demikian) itu,
maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang zalim
QS. Yunus [10]: 106

Allah bentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan jadikannya bergumpal-gumpal,
lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya,
bila hujan turun mengenai hamba-hamba yang dikehendaki-Nya, tiba-tiba mereka menjadi gembira
QS. Ar-Rum [30]: 48

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna ...

Correct! Wrong!

Setelah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Kekhalifahan Rasyidin adalah kekhalifahan yang berdiri setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW pada tahun 632 M, atau tahun 11 H. Kekhalifahan ini terdiri atas empat khalifah pertama dalam sejarah Islam, yang disebut sebagai Khulafaur Rasyidin.

Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu ...

Correct! Wrong!

+

Array

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan.

Correct! Wrong!

Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #20
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #20 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #20 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #14

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut? … Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah … Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan … Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah … Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan …

Pendidikan Agama Islam #19

Berakhirnya seluruh kehidupan di dunia dinamakan … Hari kiamat di jelaskan dalam Alquran, surah … .Tempat berkumpulnya manusia di akhirat di sebut padang … Salah satu hikmah mempercayai datangnya hari akhir, yaitu … … Surah yang menjelaskan bahwa ‘Allah Subhanahu Wa Ta`ala tempat meminta’, yaitu … …

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkandung dalam surah … Sejak wahyu di Surah Al Muddasir : 1-7, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada … Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu … … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama …

Kamus Istilah Islam

masjid

Apa itu masjid? mas.jid rumah atau bangunan tempat bersembahyang orang Islam; setiap Jumat dilakukan salat bersama di masjid … • mesjid

Hujjah

Apa itu Hujjah? Hujjah atau Hujjat adalah istilah yang banyak digunakan di dalam Al-Qur’an dan literatur Islam yang bermakna tanda, bukti, dalil, alasan atau argumentasi. Sehingga kata kerja &#...

rahimahullah

Apa itu rahimahullah? Arti Rahimahullah Teks arab: رَحِمَهُ اللهُ Semoga Allah merahmatinya. Ungkapan lain yang semakna: Allahu yarhamuhu Biasanya ditujukan untuk seorang Muslim yang...