Al Ankabut (Laba-laba) – surah 29 ayat 43 [QS. 29:43]

وَ تِلۡکَ الۡاَمۡثَالُ نَضۡرِبُہَا لِلنَّاسِ ۚ وَ مَا یَعۡقِلُہَاۤ اِلَّا الۡعٰلِمُوۡنَ
Watilkal amtsaalu nadhribuhaa li-nnaasi wamaa ya’qiluhaa ilaal ‘aalimuun(a);

Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia, dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu.
―QS. 29:43
Topik ▪ Kekufuran manusia akan nikmat Allah
29:43, 29 43, 29-43, Al Ankabut 43, AlAnkabut 43, Al-Ankabut 43

Tafsir surah Al Ankabut (29) ayat 43

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Ankabut (29) : 43. Oleh Kementrian Agama RI

Demikianlah Allah mengumpamakan sesuatu perumpamaan bagi manusia.
Hanya orang berakallah yang dapat memikirkan perumpamaan tersebut.
Sengaja Allah mengambil laba-laba sebagai perumpamaan, karena itu barangkali yang mudah bagi mereka untuk memahaminya.
Selain dari itu, juga dimaksudkan untuk menerangkan segala keraguan mereka selama ini.
Bagi orang yang selalu menggunakan hati dan pikirannya dan bagi ahli-ahli ilmu pengetahuan, pastilah dapat memahami perumpamaan seperti tersebut dan akan semakin banyak mengetahui rahasia-rahasia Allah yang terkandung dalam ayat-ayat-Nya.
Diriwayatkan dari Jabir bahwa Rasulullah pernah berkata:

Orang yang berilmu itu ialah orang yang selalu memikirkan Allah (dengan memperhatikan makhluk) yang diciptakan Allah, kemudian beramal dalam rangka taat kepada-Nya serta menjauhi segala kemarahan-Nya.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Pelajaran-pelajaran dan perumpamaan-perumpamaan ini Allah sebutkan kepada manusia untuk mereka jadikan sebagai pelajaran.
Tidak ada yang mengambil pelajaran darinya kecuali orang-orang berakal yang merenungi.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan perumpamaan-perumpamaan ini) yang ada dalam Alquran (Kami buatkan) Kami jadikan (untuk manusia, dan tiada yang memahaminya) yang mengerti akan perumpamaan-perumpamaan ini (kecuali orang-orang yang berilmu) yakni, orang-orang yang berpikir.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia supaya mereka mengambil manfaat dan pelajaran darinya.
Dan yang mampu memahaminya hanyalah orang-orang yang mengetahui Allah, ayat-ayat dan syariat-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman seraya mengancam orang-orang yang menyembah selain Dia dan mempersekutukan-Nya dengan yang lain, bahwa sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala mengetahui semua amal perbuatan mereka dan mengetahui apa yang mereka persekutukan dengan-Nya berupa berhala-berhala dan tandingan-tandingan.
Maka kelak Allah akan memberikan balasan-Nya terhadap mereka, sesungguhnya Dia Maha­bijaksana lagi Maha Mengetahui.

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia, dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu.
(Al-‘Ankabut: 43)

Maksudnya, tiada yang dapat memahaminya dan merenungkannya kecuali hanya orang-orang yang mendalam ilmunya lagi berwawasan luas.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ishaq ibnu Isa, telah menceritakan kepadaku Ibnu Lahi’ah, dari Abu Qubail, dari Amr ibnul As r.a.
yang menceritakan bahwa ia hafal seribu tamsil dari Rasulullah ﷺ Hal ini merupakan suatu keutamaan yang besar bagi Amr ibnul As, karena Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman: Dan pernmpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia, dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu.
(Al-‘Ankabut: 43)

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ali ibnul Husain, telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Abdur Rahman, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Ibnu Sinan, dari Amr ibnu Murrah yang mengatakan bahwa tiadalah suatu ayat pun yang ia lalui tanpa ia pahami maknanya melainkan merasa bersedih hati karenanya.
Sebab ia menyadari bahwa Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman: Dan pernmpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia, dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu.
(Al-‘Ankabut: 43)


Informasi Surah Al Ankabut (العنكبوت)
Surat Al’ Ankabuut terdiri atas 69 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai “Al’ Ankabuut” berhubung terdapatnya perkataan Al’ Ankabuut yang berarti “laba­ laba” pada ayat 41 surat ini, di mana Allah mengumpamakan penyembah-penyembah berhala­ berhala itu dengan laba-laba yang percaya kepada kekuatan rumahnya sebagai tempat ia ber­lindung dan tempat menjerat mangsanya, padahal kalau dihembus angin atau ditimpa oleh suatu barang yang kecil saja, rumah itu akan hancur.

Begitu pula halnya dengan kaum musyrikin yang percaya kepada kekuatan sembahan-sembahan mereka sebagai tempat berlindung dan tem­pat meminta sesuatu yang mereka ingini, padahal sembahan-sembahan mereka itu tidak mampu sedikit juga menolong mereka dari azab Allah waktu di dunia, seperti yang terjadi pada kaum Nuh, kaum Ibrahim, kaum Luth, kaum Syua’ib, kaum Saleh, dan lain-lain.
Apalagi menghadapi azab Allah di akhirat nanti, sembahan-sembahan mereka itu lebih tidak mampu menghindarkan dan melindungi mereka.

Keimanan:

Bukti-bukti tentang adanya hari berbangkit dan ancaman terhadap orang-orang yang mengingkarinya
tiap-tiap diri akan merasakan mati dan hanya kepada Allah mereka akan kembali
Allah akan menjamin rezki tiap-tiap makhluk-Nya.

Hukum:

Kewajiban berbuat baik kepada dua orang ibu bapa
kewajiban mengerjakan shalat karena shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan perbuatan mungkar
kewajiban menentang ajakan mempersekutukan Allah sekalipun datang­nya dari ibu bapa.

Kisah:

Kisah-kisah cobaan yang dialami oleh Nabi Nuh a.s., Nabi Ibrahim a.s., Nabi Luth a.s., Nabi Syua’ib a.s., Nabi Daud a.s., Nabi Shaleh a.s., Nabi Musa a.s.

Lain-lain:

Cobaan itu perlu untuk menguji keimanan seseorang
usaha manusia itu manfa’at­ nya untuk dirinya sendiri bukan untuk Allah
perlawanan terhadap kebenaran pasti hancur.

Ayat-ayat dalam Surah Al Ankabut (69 ayat)

Audio

Qari Internasional

Al Ankabut (29) ayat 43 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Al Ankabut (29) ayat 43 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Al Ankabut (29) ayat 43 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al Ankabut - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full 69 Ayat & Terjemahan


Gambar



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Baqarah

Surah Al-'Ankabut (bahasa Arab:العنكبوت) adalah surah ke-29 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 69 ayat serta termasuk golongan surah-surrah Makkiyah.
Dinamai Al-'Ankabut berhubung terdapatnya kata Al- 'Ankabut yang berarti Laba-Laba pada ayat 41 surah ini, di mana Allah mengumpamakan para penyembah berhala-berhala itu dengan laba-laba yang percaya kepada kekuatan rumahnya sebagai tempat ia berlindung dan tempat ia menjerat mangsanya, padahal kalau dihembus angin atau ditimpa oleh suatu barang yang kecil saja, rumah itu akan hancur.
Begitu pula halnya dengan kaum musyrikin yang percaya kepada kekuatan sembahan-sembahan mereka sebagai tempat berlindung dan tempat meminta sesuatu yang mereka ingini, padahal sembahan-sembahan mereka itu tidak mampu sedikit juga menolong mereka dari azab Allah waktu di dunia, seperti yang terjadi pada kaum Nuh, kaum Ibrahim, kaum Luth, kaum Syu'aib, kaum Saleh, dan lain-lain.
Apalagi menghadapi azab Allah di akhirat nanti, sembahan-sembahan mereka itu lebih tidak mampu menghindarkan dan melindungi mereka.

Nomor Surah29
Nama SurahAl Ankabut
Arabالعنكبوت
ArtiLaba-laba
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu85
JuzJuz 20 (ayat 1-44) sampai juz 21 (45-69)
Jumlah ruku'7 ruku'
Jumlah ayat69
Jumlah kata983
Jumlah huruf4321
Surah sebelumnyaSurah Al-Qasas
Surah selanjutnyaSurah Ar-Rum
4.8
Ratingmu: 4.8 (16 orang)
Sending

✅ URL singkat halaman ini: https://risalahmuslim.id/29-43







Pembahasan ▪ isi kandungan surah al ankabut ayat 43 ▪ isi kandungan surat al ankabut ayat 43 ▪ penjelasan surah al-ankabut ayat 43 ▪ qs al ankabut 43 ▪ surah ankabut ayat 43 dan kandungannya

Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  







Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta