QS. Al Anbiyaa (Nabi-Nabi) – surah 21 ayat 83 [QS. 21:83]

وَ اَیُّوۡبَ اِذۡ نَادٰی رَبَّہٗۤ اَنِّیۡ مَسَّنِیَ الضُّرُّ وَ اَنۡتَ اَرۡحَمُ الرّٰحِمِیۡنَ
Wa-ai-yuuba idz naada rabbahu annii massaniyadh-dhurru wa-anta arhamurraahimiin(a);

Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika dia berdoa kepada Tuhannya,
“(Ya Tuhanku), sungguh, aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.”
―QS. 21:83
Topik ▪ Hikmah penurunan kitab-kitab samawi
21:83, 21 83, 21-83, Al Anbiyaa 83, AlAnbiyaa 83, Al-Anbya 83, Al Anbiya 83, Alanbiya 83, Al-Anbiya’ 83
English Translation - Sahih International
And (mention) Job, when he called to his Lord,
“Indeed, adversity has touched me, and you are the Most Merciful of the merciful.”
―QS. 21:83

 

Tafsir surah Al Anbiyaa (21) ayat 83

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Anbiyaa (21) : 83. Oleh Kementrian Agama RI

Dengan ayat ini Allah mengingatkan Rasul-Nya dan kaum Muslimin kepada kisah Nabi Ayyub `alaihis salam yang ditimpa suatu penyakit yang berat sehingga berdoa memohon pertolongan Tuhannya untuk melenyapkan penyakitnya itu, karena ia yakin bahwa Allah amat penyayang.

Pendapat ulama lain mengatakan bahwa Nabi Ayyub pada ayat ini hanya mencurahkan isi hatinya kepada Allah seraya mengagungkan kebesaran Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang.

Walaupun berbeda-beda riwayat yang diperoleh tentang Nabi Ayyub, baik mengenai pribadinya, masa hidupnya dan macam penyakit yang dideritanya, namun ada hal-hal yang dapat dipastikan tentang dirinya, yaitu bahwa dialah seorang hamba Allah yang saleh, telah mendapat cobaan dari Allah, baik mengenai harta benda, keluarga, dan anak-anaknya, maupun cobaan yang menimpa dirinya sendiri.
Dan penyakit yang dideritanya adalah berat.
Meskipun demikian semua cobaan itu dihadapinya dengan sabar dan tawakkal serta memohon pertolongan dari Allah dan sedikit pun tidak mengurangi keimanan dan ibadahnya kepada Allah.