Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Anbiyaa (Nabi-Nabi) – surah 21 ayat 50 [QS. 21:50]

وَ ہٰذَا ذِکۡرٌ مُّبٰرَکٌ اَنۡزَلۡنٰہُ ؕ اَفَاَنۡتُمۡ لَہٗ مُنۡکِرُوۡنَ
Wahadzaa dzikrun mubaarakun anzalnaahu afaantum lahu munkiruun(a);
Dan ini (Alquran) adalah suatu peringatan yang mempunyai berkah yang telah Kami turunkan.
Maka apakah kamu mengingkarinya?
―QS. Al Anbiyaa [21]: 50

And this (Qur’an) is a blessed message which We have sent down.
Then are you with it unacquainted?
― Chapter 21. Surah Al Anbiyaa [verse 50]

وَهَٰذَا dan ini

And this
ذِكْرٌ peringatan/pengajaran

(is) a Reminder
مُّبَارَكٌ penuh dengan keberkahan

blessed,
أَنزَلْنَٰهُ telah Kami turunkannya

which We (have) revealed.
أَفَأَنتُمْ apakah maka kamu

Then are you
لَهُۥ padanya

of it
مُنكِرُونَ orang-orang yang mengingkari

rejecters?

Tafsir

Alquran

Surah Al Anbiyaa
21:50

Tafsir QS. Al Anbiyaa (21) : 50. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini Allah mengalihkan perhatian kepada Alquran yang diturunkan-Nya kepada Nabi dan Rasul-Nya yang terakhir, Allah menegaskan bahwa Alquran itu merupakan peringatan dan pelajaran yang sangat bermanfaat untuk orang-orang yang bertakwa, sehingga sepatutnyalah perintah dan larangan diikuti dan dijadikan pegangan dalam meniti jalan hidup.


Pada akhir ayat ini Allah mencela sikap kaum yang masih mengingkari Alquran, padahal tidak ada satu alasan pun bagi mereka untuk mengingkarinya, memang Alquran hanya memberi pelajaran dan tuntunan yang bermanfaat bagi mereka yang mau mengikutinya.

Lagi pula, kebaikan dan manfaat Alquran itu sudah dijelaskan kepada mereka.

Tafsir QS. Al Anbiyaa (21) : 50. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Alquran ini adalah peringatan yang banyak mengandung kebaikan, yang Kami turunkan kepada kalian seperti halnya Kami menurunkan peringatan kepada Musa.
Bagaimana kalian mengingkarinya, padahal kalian adalah orang yang paling pantas untuk mengimaninya?

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Al-Qur’an ini yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya, Muhammad sallallahu alaihi wa sallam , adalah peringatan bagi siapa yang mengingatnya, mengamalkan perintah-perintahnya dan menjauhi larangan-larangannya, banyak kebaikannya, besar manfaatnya.
Apakah kalian mengingkarinya, padahal Alquran sangat terang dan jelas?

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan ini) yakni Alquran ini


(adalah suatu kitab peringatan yang mempunyai berkah yang telah Kami turunkan.
Maka mengapa kalian mengingkarinya?) Istifham atau kata tanya di sini mengandung pengertian mencemoohkan.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan Alquran ini adalah suatu kitab (peringatan) yang mempunyai berkah yang telah Kami turunkan.

Yaitu Alquran yang tidak datang kepadanya kebatilan, baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Tuhan Yang Mahabijaksana lagi Maha Terpuji.

Maka mengapakah kalian mengingkarinya?

Yakni apakah kalian mengingkari kebenaran Alquran, padahal Alquran begitu jelas dan gamblang?

Unsur Pokok Surah Al Anbiyaa (الأنبياء)

Surat Al Anbiyaa’ yang terdiri atas 112 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai surat ini dengan "Al Anbiyaa" (nabi-nabi), karena surat ini mengutarakan kisah beberapa orang nabi.
Permulaan surat Al Anbiyaa’ menegaskan bahwa manusia lalai dalam menghadapi hari berhisab, kemudian berhubung adanya pengingkaran kaum musyrik Mekah terhadap wahyu yang dibawa oleh Nabi Muhammad ﷺ maka ditegaskan Allah, kendatipun nabi-nabi itu manusia biasa, akan tetapi masing-masing mereka adalah manusia yang membawa wahyu yang pokok ajarannya adalah tauhid, dan keharusan manusia menyembah Allah Tuhan sang Pencipta.

Orang yang tidak mau mengakui kekuasaan Allah dan mengingkari ajaran yang dibawa oleh nabi-nabi itu, akan diazab Allah di dunia dan di akhirat nanti.

Kemudian dikemukakan kisah beberapa orang nabi dengan umatnya.
Akhirnya surat itu ditutup dengan seruan agar kaum musyrik Mekah percaya kepada ajaran yang dibawa Muhammad ﷺ supaya tidak mengalami apa yang telah dialami oleh umat-umat yang dahulu.
Selain yang tersebut di atas pokok-pokok isi surat ini ialah:

Keimanan:

▪ Para nabi dan para rasul itu selamanya diangkat Allah dari jenis manusia.
▪ Langit dan bumi akan binasa kalau ada tuhan selain Allah.
▪ Semua rasul membawa ajaran tauhid dan keharusan manusia menyembah Allah.
▪ Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati.
▪ Cobaan Allah kepada manusia ada yang berupa kebaikan dan ada yang berupa keburukan.
▪ Hari kiamat datangnya dengan tiba-tiba.

Kisah:

▪ Kisah Ibrahim `alaihis salam (ajakan Ibrahim `alaihis salam kepada bapaknya untuk menyembah Allah.
▪ Bantahan Ibrahim terhadap kaurnnya yang menyembah berhalaberhala.
▪ Bantahan Ibrahim `alaihis salam terhadap Namrudz yang bersimaharajalela dan menganggap dirinya Tuhan).
▪ Kisah Nuh `alaihis salam, kisah Daud `alaihis salam dan Sulairnan `alaihis salam.
▪ Kisah Ayyub `alaihis salam.
▪ Kisah Yunus `alaihis salam.
▪ Kisah Zakaria `alaihis salam.

Lain-lain:

▪ Karunia Alquran.
▪ Tuntutan kaum musyrikin kepada Nabi Muhammad ﷺ untuk mendatangkan mukjizat yang lain dari Alquran.
▪ Kehancuran suatu umat adalah karena kezalimannya.
▪ Allah menciptakan langit dan bumi beserta hikmatnya.
▪ Soal jawab antara berhala dan penyembahnya dalam neraka.
▪ Timbulnya Ya’juj dan Ma’juj sebagai tanda-tanda kedatangan hari kiamat.
▪ Bumi akan diwariskan kepada hamba Allah yang dapat memakmurkannya.
▪ Kejadian alam semesta.
▪ Sesuatu yang hidup itu berasal dari air.

Audio

QS. Al-Anbiyaa (21) : 1-112 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 112 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Anbiyaa (21) : 1-112 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 112

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Anbiyaa ayat 50 - Gambar 1 Surah Al Anbiyaa ayat 50 - Gambar 2
Statistik QS. 21:50
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Anbiyaa.

Surah Al-Anbiya’ (Arab: الأنبياء , al-Anbiyā’ , “Nabi-Nabi”) adalah surah ke-21 dalam Alquran.
Surah yang terdiri atas 112 ayat ini termasuk golongan surah Makkiyah.
Nama al-anbiya (bahasa arab:nabi-nabi) digunakan karena surat ini mengutarakan kisah beberapa orang nabi.
Permulaan surah Al-Anbiya menegaskan bahwa manusia lalai dalam menghadapi hari berhisab, kemudian berhubung adanya pengingkaran kaum musyrik Mekkah terhadap wahyu yang dibawa Nabi Muhammad ﷺ.
maka ditegaskan Allah, kendatipun nabi-nabi itu manusia biasa, akan tetapi masing-masing mereka adalah manusia yang membawa wahyu yang pokok ajarannya adalah tauhid, dan keharusan manusia menyembah Allah Tuhan Penciptanya.
Orang yang tidak mau mengakui kekuasaan Allah dan mengingkari ajaran yang dibawa oleh nabi-nabi itu, akan diazab Allah didunia dan di akhirat nanti.
Kemudian dikemukakan kisah beberapa orang nabi dengan umatnya.
Akhirnya surah itu ditutup dengan seruan agar kaum musyrik Mekah percaya kepada ajaran yang dibawa Muhammad ﷺ supaya tidak mengalami apa yang telah dialami oleh umat-umat yang dahulu.

Nomor Surah21
Nama SurahAl Anbiyaa
Arabالأنبياء
ArtiNabi-Nabi
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu73
JuzJuz 17
Jumlah ruku’3 ruku’
Jumlah ayat112
Jumlah kata1177
Jumlah huruf5039
Surah sebelumnyaSurah Ta Ha
Surah selanjutnyaSurah Al-Hajj
Sending
User Review
4.6 (20 votes)
Tags:

21:50, 21 50, 21-50, Surah Al Anbiyaa 50, Tafsir surat AlAnbiyaa 50, Quran Al-Anbya 50, Al Anbiya 50, Alanbiya 50, Al-Anbiya' 50, Surah Al Anbiya ayat 50

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. An Nahl (Lebah) – surah 16 ayat 69 [QS. 16:69]

Melanjutkan ilhamnya kepada lebah, Allah berfirman, “Kemudian makanlah, yakni isaplah, dari segala macam bunga dari buah-buahan pada pepohonan yang besar maupun kecil, lalu tempuhlah jalan yang telah … 16:69, 16 69, 16-69, Surah An Nahl 69, Tafsir surat AnNahl 69, Quran An-Nahl 69, Surah An Nahl ayat 69

QS. Al Baqarah (Sapi Betina) – surah 2 ayat 196 [QS. 2:196]

Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah dengan memenuhi syarat, wajib, rukun, maupun sunah-sunahnya dengan niat yang ikhlas semata-mata mengharapkan rida Allah, dalam keadaan aman dan da … 2:196, 2 196, 2-196, Surah Al Baqarah 196, Tafsir surat AlBaqarah 196, Quran Al-Baqarah 196, Surah Al Baqarah ayat 196

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Nama Ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Masyarakat Mekkah pada awal nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam berdakwah waktu itu sedang dilanda berbagai krisis, dan yang paling menonjol adalah krisis ...

Benar! Kurang tepat!

Nama isteri Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam selepas Khadijah ialah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam lahir pada bulan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam lahir pada Senin, 12 Rabiul Awal, di Tahun Gajah. Lalu pada tanggal 17 Rabiul Awal ini merupakan hari ketika Rasulullah hijrah atau meninggalkan Mekkah menuju Madinah.

Nama anak lelaki Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #12
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #12 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #12 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #22

Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah … keturunan kelahiran kepandaian kematian kelahiran dan kematian Benar! Kurang tepat! Karena

Pendidikan Agama Islam #9

Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … mujahid muslihat ulama jumhur

Pendidikan Agama Islam #18

Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah….. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah SWT membenci Allah SWT menyayangi

Instagram