Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Anbiyaa (Nabi-Nabi) – surah 21 ayat 3 [QS. 21:3]

لَاہِیَۃً قُلُوۡبُہُمۡ ؕ وَ اَسَرُّوا النَّجۡوَی ٭ۖ الَّذِیۡنَ ظَلَمُوۡا ٭ۖ ہَلۡ ہٰذَاۤ اِلَّا بَشَرٌ مِّثۡلُکُمۡ ۚ اَفَتَاۡتُوۡنَ السِّحۡرَ وَ اَنۡتُمۡ تُبۡصِرُوۡنَ
Laahiyatan quluubuhum wa-asarruunnajwaal-ladziina zhalamuu hal hadzaa ilaa basyarun mitslukum afata’tuunassihra wa-antum tubshiruun(a);
Hati mereka dalam keadaan lalai.
Dan orang-orang yang zalim itu merahasiakan pembicaraan mereka,
“(Orang) ini (Muhammad) tidak lain hanyalah seorang manusia (juga) seperti kamu.
Apakah kamu menerima sihir itu padahal kamu menyaksikannya?”
―QS. Al Anbiyaa [21]: 3

Daftar isi

With their hearts distracted.
And those who do wrong conceal their private conversation, (saying),
"Is this (Prophet) except a human being like you?
So would you approach magic while you are aware (of it)?"
― Chapter 21. Surah Al Anbiyaa [verse 3]

لَاهِيَةً dalam keadaan lalai

Distracted
قُلُوبُهُمْ hati mereka

their hearts.
وَأَسَرُّوا۟ dan mereka merahasiakan

And they conceal
ٱلنَّجْوَى pembicaraan

the private conversation,
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

those who
ظَلَمُوا۟ (mereka) zalim

[they] wronged,
هَلْ apakah/bukankah

"Is
هَٰذَآ ini

this
إِلَّا melainkan/hanyalah

except
بَشَرٌ seorang manusia

a human being
مِّثْلُكُمْ seperti kamu

like you?
أَفَتَأْتُونَ apakah kamu datang/menerima

So would you approach
ٱلسِّحْرَ sihir

the magic
وَأَنتُمْ dan kalian

while you
تُبْصِرُونَ kamu melihat

see (it)?"

Tafsir Quran

Surah Al Anbiyaa
21:3

Tafsir QS. Al-Anbiyaa (21) : 3. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah menerangkan apa yang mereka sembunyikan dalam hati mereka, yaitu pembicaraan di antara mereka yang disembunyikan terhadap orang lain, mengenai Rasulullah, di mana mereka mengatakan kepada sesamanya, bahwa Muhammad adalah manusia biasa seperti mereka, dan bahwa apa yang disampaikannya kepada mereka hanyalah sihir belaka.
Ini merupakan salah satu dari usaha mereka untuk menghasut orang banyak agar tidak memperhatikan ayat-ayat Alquran yang disampaikan Rasulullah kepada mereka.

Karena menurut anggapan mereka, Muhammad ﷺ adalah manusia biasa, seperti manusia yang lain.
Ia juga makan, minum serta hidup berkeluarga, bekerja dan berusaha untuk mencari rezeki, sedang ayat-ayat yang disampaikannya adalah sihir belaka, oleh sebab itu dia tidak patut untuk didengar, diperhatikan dan ditaati.

Akan tetapi dari ucapan mereka bahwa ayat-ayat itu adalah sihir, sebenarnya mencerminkan suatu pengakuan, bahwa ayat-ayat tersebut adalah suatu yang menakjubkan mereka, dan mereka merasa tidak mampu untuk menandinginya.
Hanya saja, karena mereka ingin menghalangi orang lain untuk mendengarkan ayat-ayat tersebut serta mengambil pelajaran daripadanya, maka mereka menamakannya sihir, supaya orang lain menjauhinya.

Ucapan orang musyrikin di atas menunjukkan bahwa mereka menolak kenabian Muhammad dengan dua cara.
Pertama, dengan mengatakan bahwa Rasul haruslah dari kalangan malaikat, bukan dari kalangan manusia, padahal Muhammad adalah manusia juga, karena mempunyai sifat dan tingkah laku yang sama dengan manusia lainnya.

Kedua, dengan mengatakan bahwa ayat-ayat yang disampaikannya adalah semacam sihir, bukan wahyu dari Allah.

Kedua macam tuduhan itu mereka rahasiakan di antara sesama mereka, sebagai usaha untuk mencari jalan yang paling tepat untuk meruntuhkan agama Islam.

Hal itu mereka rahasiakan karena sudah menjadi kecenderungan bagi manusia, bahwa mereka tidak akan mengajak musuh-musuh mereka berunding dalam mencari upaya untuk merusak dan membinasakan musuh-musuh itu.

Tafsir QS. Al Anbiyaa (21) : 3. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Hati mereka pun lengah untuk merenungkannya.
Mereka sangat menyembunyikan tipu dayanya terhadap Nabi dan Alquran, dengan saling mengatakan,
"Muhammad hanyalah manusia biasa seperti kalian.


Dan seorang rasul hanyalah dari jenis malaikat.
Apakah kalian mempercayai Muhammad dan mendatangi majlis sihirnya, padahal kalian menyaksikan bahwa Alquran adalah sihir?"

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Hati mereka lalai dari Alquran yang mulia, sibuk dengan dunia berikut kesenangannya yang sia-sia, tidak memahami isinya.
Bahkan orang-orang yang zalim dari kalangan kaum Quraisy telah bersepakat atas perkara rahasia, yaitu menyiarkan apa yang dapat menghalangi manusia dari beriman kepada Muhammad, bahwa dia adalah manusia biasa seperti mereka tanpa ada perselisihan sedikit pun dari mereka, dan bahwa apa yang dibawanya berupa Alquran adalah sihir.


Jadi, bagaimana mungkin kalian datang kepadanya dan mengikutinya, padahal kalian melihat sendiri bahwa ia adalah manusia biasa seperti kalian?

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Lagi dalam keadaan lalai) yakni kosong


(hati mereka) untuk merenungkan makna-maknanya.


(Dan mereka berbisik-bisik) mereka merahasiakan pembicaraan mereka


(yakni orang-orang yang zalim itu) lafal ayat ini merupakan Badal daripada Dhamir Wawu yang terdapat di dalam lafal Wa Asarrun Najwa


("Orang ini tidak lain) yakni Nabi Muhammad


(hanyalah seorang manusia seperti kalian) dan yang disampaikannya itu adalah sihir belaka


(maka apakah kalian menerima sihir itu) yakni apakah kalian mau mengikutinya


(padahal kalian menyaksikannya?") sedangkan kalian telah mengetahui, bahwa yang disampaikan itu adalah sihir.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan mereka yang zalim itu merahasiakan pembicaraan mereka.

seraya membisikkan di antara sesama mereka dengan sembunyi-sembunyi.

Orang ini tiada lain hanyalah seorang manusia (jua) seperti kamu.

Yang mereka maksudkan adalah Rasulullah ﷺ Mereka tidak percaya beliau menjadi seorang nabi, mengingat beliau adalah seorang manusia sama dengan mereka, mana mungkin ia mendapat keistimewaan beroleh wahyu, sedangkan mereka tidak.
Karena itu, dalam perkataan mereka selanjutnya disebutkan dalam firman-Nya:

…maka apakah kalian menerima sihir, padahal kalian menyaksikannya?

Yakni apakah kalian mau mengikutinya, sehingga akibatnya kalian sama dengan orang yang melakukan sihir, sedangkan ia mengetahui bahwa apa yang dilakukannya itu adalah ilmu sihir.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Anbiyaa (21) Ayat 3

NAJWAA
نَّجْوَىٰ

Arti lafaz najwaa ialah pembicaraan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi atau berbisik-bisik.
Lafaz najwaa diulang sebelas kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
• Al Mujadalah (58), ayat 7, 8, 10, 12, 13;
• An Nisaa (4), ayat 114;
• At Taubah (9), ayat 78;
• Al Israa (17), ayat 47;
• Tha Ha (20), ayat 62;
• Al Anbiyaa (21), ayat 3.

Dalam ayat-ayat ini, Allah menerangkan beberapa permasalahan yang berhubungan erat dengan ucapan yang dilakukan secara perlahan-perlahan atau berbisik-bisik.
Allah menerangkan, diantara bisikan-bisikan yang dilakukan oleh manusia ada yang buruk seperti pembicaraan yang mendorong untuk berbuat dosa, menimbulkan permusuhan dan durhaka kepada rasul sebagaimana dinyatakan dalam surah Al Mujadalah (58), ayat 8.

Bisikan-bisikan ini seperti yang dilakukan oleh para penyihir pada zaman Nabi Musa, di mana mereka saling berbisik kepada yang lain untuk meyakinkan Nabi Musa hanya seorang penyihir dan bukan nabi.
Ini disebut dalam surah Tha Ha (20), ayat 62.
Begitu juga dengan bisikan-bisikan yang dilakukan oleh orang kafir Quraisy yang berusaha meragukan kenabian Muhammad dan menyebarkan berita berkenaan Muhammad hanya manusia biasa.
Ini diceritakan dalam surah Al Anbiyaak, (21), ayat 3. Allah menegaskan, bisikan-bisikan yang penuh dengan dosa seperti ini sumbernya adalah dari syaitan yang terkutuk dan tidak membahayakan keimanan orang yang imannya kuat.
Ini dijelaskan dalam surah Al Mujadalah (58), ayat 10.

Selain itu, bisikan-bisikan yang dilakukan oleh manusia juga ada yang baik, yaitu bisikan-bisikan yang mendorong seseorang melakukan kebaikan dan ketakwaan, bukan bisikan yang menyebabkan dosa, permusuhan dan kedurhakaan kepada Allah.
Bisikan jenis ini diperintahkan oleh Allah kepada orang beriman sebagaimana disebut dalam surah Al Mujadalah (58), ayat 9

Dalam surah An Nisaa (4), ayat 114, Allah menjelaskan bentuk-bentuk bisikan yang baik yaitu:
(1) Menyuruh manusia memberi sedekah;
(2) Menyuruh manusia berbuat kebaikan;
(3) Menyuruh manusia mengadakan perdamaian antara mereka.

Allah menegaskan, Dia mengetahui dan mendengar semua jenis bisikan-bisikan itu, yang baik maupun yang buruk dan Dia akan membalas semua yang dikatakan oleh manusia tersebut.
Ini diterangkan dalam surah Al Mujadalah (58), ayat 7; At Taubah (9), ayat 78; Az Zukhruf (43), ayat 80 dan Al Israa (17), ayat 47.
Selain itu, dalam surah Al Mujadalah (58): 12 dan 13, Allah pula menerangkan adab berbicara dengan Rasulullah terutamanya perbicaraan khusus mengenai masalah yang dihadapi.
Allah menganjurkan kepada orang yang hendak berbicara dengan rasul secara khusus supaya memberikan sedekah terlebih dahulu kepada orang miskin.
Orang yang memberi sedekah sebelum berbicara kepada rasul hendaklah jangan takut menjadi fakir.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:591-592

Unsur Pokok Surah Al Anbiyaa (الأنبياء)

Surat Al Anbiyaa’ yang terdiri atas 112 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai surat ini dengan "Al Anbiyaa" (nabi-nabi), karena surat ini mengutarakan kisah beberapa orang nabi.
Permulaan surat Al Anbiyaa’ menegaskan bahwa manusia lalai dalam menghadapi hari berhisab, kemudian berhubung adanya pengingkaran kaum musyrik Mekah terhadap wahyu yang dibawa oleh Nabi Muhammad ﷺ maka ditegaskan Allah, kendatipun nabi-nabi itu manusia biasa, akan tetapi masing-masing mereka adalah manusia yang membawa wahyu yang pokok ajarannya adalah tauhid, dan keharusan manusia menyembah Allah Tuhan sang Pencipta.

Orang yang tidak mau mengakui kekuasaan Allah dan mengingkari ajaran yang dibawa oleh nabi-nabi itu, akan diazab Allah di dunia dan di akhirat nanti.

Kemudian dikemukakan kisah beberapa orang nabi dengan umatnya.
Akhirnya surat itu ditutup dengan seruan agar kaum musyrik Mekah percaya kepada ajaran yang dibawa Muhammad ﷺ supaya tidak mengalami apa yang telah dialami oleh umat-umat yang dahulu.
Selain yang tersebut di atas pokok-pokok isi surat ini ialah:

Keimanan:

▪ Para nabi dan para rasul itu selamanya diangkat Allah dari jenis manusia.
▪ Langit dan bumi akan binasa kalau ada tuhan selain Allah.
▪ Semua rasul membawa ajaran tauhid dan keharusan manusia menyembah Allah.
▪ Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati.
▪ Cobaan Allah kepada manusia ada yang berupa kebaikan dan ada yang berupa keburukan.
▪ Hari kiamat datangnya dengan tiba-tiba.

Kisah:

▪ Kisah Ibrahim `alaihis salam (ajakan Ibrahim `alaihis salam kepada bapaknya untuk menyembah Allah.
▪ Bantahan Ibrahim terhadap kaurnnya yang menyembah berhala-berhala.
▪ Bantahan Ibrahim `alaihis salam terhadap Namrudz yang bersimaharajalela dan menganggap dirinya Tuhan).
▪ Kisah Nuh `alaihis salam, kisah Daud `alaihis salam dan Sulairnan `alaihis salam.
▪ Kisah Ayyub `alaihis salam.
▪ Kisah Yunus `alaihis salam.
▪ Kisah Zakaria `alaihis salam.

Lain-lain:

▪ Karunia Alquran.
▪ Tuntutan kaum musyrikin kepada Nabi Muhammad ﷺ untuk mendatangkan mukjizat yang lain dari Alquran.
▪ Kehancuran suatu umat adalah karena kezalimannya.
▪ Allah menciptakan langit dan bumi beserta hikmatnya.
▪ Soal jawab antara berhala dan penyembahnya dalam neraka.
▪ Timbulnya Ya’juj dan Ma’juj sebagai tanda-tanda kedatangan hari kiamat.
▪ Bumi akan diwariskan kepada hamba Allah yang dapat memakmurkannya.
▪ Kejadian alam semesta.
▪ Sesuatu yang hidup itu berasal dari air.

Audio Murottal

QS. Al-Anbiyaa (21) : 1-112 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 112 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Anbiyaa (21) : 1-112 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 112

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Anbiyaa ayat 3 - Gambar 1 Surah Al Anbiyaa ayat 3 - Gambar 2
Statistik QS. 21:3
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Al Anbiyaa.

Surah Al-Anbiya’ (Arab: الأنبياء , al-Anbiyā’ , “Nabi-Nabi”) adalah surah ke-21 dalam Alquran.
Surah yang terdiri atas 112 ayat ini termasuk golongan surah Makkiyah.
Nama al-anbiya (bahasa arab:nabi-nabi) digunakan karena surat ini mengutarakan kisah beberapa orang nabi.
Permulaan surah Al-Anbiya menegaskan bahwa manusia lalai dalam menghadapi hari berhisab, kemudian berhubung adanya pengingkaran kaum musyrik Mekkah terhadap wahyu yang dibawa Nabi Muhammad ﷺ.
maka ditegaskan Allah, kendatipun nabi-nabi itu manusia biasa, akan tetapi masing-masing mereka adalah manusia yang membawa wahyu yang pokok ajarannya adalah tauhid, dan keharusan manusia menyembah Allah Tuhan Penciptanya.
Orang yang tidak mau mengakui kekuasaan Allah dan mengingkari ajaran yang dibawa oleh nabi-nabi itu, akan diazab Allah didunia dan di akhirat nanti.
Kemudian dikemukakan kisah beberapa orang nabi dengan umatnya.
Akhirnya surah itu ditutup dengan seruan agar kaum musyrik Mekah percaya kepada ajaran yang dibawa Muhammad ﷺ supaya tidak mengalami apa yang telah dialami oleh umat-umat yang dahulu.

Nomor Surah 21
Nama Surah Al Anbiyaa
Arab الأنبياء
Arti Nabi-Nabi
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 73
Juz Juz 17
Jumlah ruku’ 3 ruku’
Jumlah ayat 112
Jumlah kata 1177
Jumlah huruf 5039
Surah sebelumnya Surah Ta Ha
Surah selanjutnya Surah Al-Hajj
Sending
User Review
4.7 (15 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

21:3, 21 3, 21-3, Surah Al Anbiyaa 3, Tafsir surat AlAnbiyaa 3, Quran Al-Anbya 3, Al Anbiya 3, Alanbiya 3, Al-Anbiya' 3, Surah Al Anbiya ayat 3

Video Surah

21:3


Load More

Kandungan Surah Al Anbiyaa

۞ QS. 21:1 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kiamat telah dekat

۞ QS. 21:2 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:3 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:4 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui) •

۞ QS. 21:5 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:6 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:9 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Allah menepati janji • Azab orang kafir • Keutamaan iman

۞ QS. 21:10 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 21:11 • Kekuasaan Allah • Azab orang kafir

۞ QS. 21:12 • Azab orang kafir

۞ QS. 21:13 • Azab orang kafir

۞ QS. 21:14 • Azab orang kafir

۞ QS. 21:15 • Azab orang kafir

۞ QS. 21:17 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Sifat Kamal (sempurna)

۞ QS. 21:18 • Mendustai Allah • Maksiat dan dosa

۞ QS. 21:19 • Segala sesuatu milik Allah • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 21:20 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 21:21 • Mendustai Allah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 21:22 Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak

۞ QS. 21:23 • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk)

۞ QS. 21:24 Tauhid Uluhiyyah • Mendustai Allah • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya • Islam agama para nabi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:25 Tauhid Uluhiyyah • Islam agama para nabi

۞ QS. 21:26 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Sifat-sifat malaikat

۞ QS. 21:27 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 21:28 • Memperoleh syafaat dengan izin Allah • Keluasan ilmu Allah • Sifat-sifat malaikatSyafaat para nabi dan malaikat

۞ QS. 21:29 Tauhid Uluhiyyah • Nama-nama neraka • Azab orang kafir • Siksa orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 21:30 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:31 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 21:32 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:33 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 21:34 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup

۞ QS. 21:35 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 21:36 Al Rahman (Maha Pengasih) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:37 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 21:38 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:39 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 21:40 • Hari kiamat datang tiba-tiba • Azab orang kafir

۞ QS. 21:41 • Azab orang kafir

۞ QS. 21:42 Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahman (Maha Pengasih) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 21:43 • Mendustai Allah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 21:44 • Kekuasaan Allah • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 21:46 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir

۞ QS. 21:47 • Keluasan ilmu Allah • Kekuasaan Allah • Lembaran catatan amal perbuatan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 21:48 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 21:49 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 21:50 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 21:53 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:55 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:56 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi

۞ QS. 21:58 • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 21:59 • Kebodohan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 21:62 • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 21:63 • Kebodohan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 21:64 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:65 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 21:66 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Islam agama para nabi

۞ QS. 21:67 • Islam agama para nabi

۞ QS. 21:68 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:69 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 21:70 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Azab orang kafir

۞ QS. 21:71 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 21:73 • Islam agama para nabi

۞ QS. 21:74 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 21:76 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 21:77 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Azab orang kafir

۞ QS. 21:81 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 21:82 Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 21:83 Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 21:84 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 21:88 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Keutamaan iman

۞ QS. 21:89 Ar Rabb (Tuhan) • Al Warits (Yang mewariskan alam)

۞ QS. 21:90 • Bersegera dalam melakukan kebaikan

۞ QS. 21:92 Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi

۞ QS. 21:93 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 21:94 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 21:95 • Azab orang kafir

۞ QS. 21:96 • Munculnya Ya’juj dan Ma’juj sebelum kiamat

۞ QS. 21:97 • Allah menepati janji • Kiamat telah dekat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 21:98 • Nama-nama neraka • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 21:99 • Keabadian neraka • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 21:100 • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 21:101 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Nama-nama surga • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 21:102 • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 21:103 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Allah menepati janji • Tugas-tugas malaikat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keutamaan iman

۞ QS. 21:104 • Allah menepati janji • Kekuasaan Allah • Kedahsyatan hari kiamat • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan •

۞ QS. 21:105 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya • Kekuatan umat Islam di dunia

۞ QS. 21:106 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 21:108 Tauhid Uluhiyyah • Al Wahid (Maha Esa) • Islam agama para nabi

۞ QS. 21:109 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 21:110 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 21:111 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 21:112 • Minta tolong kepada Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahman (Maha Pengasih)

Ayat Pilihan

Kami ciptakan manusia & ketahui apa yang dibisikkan hatinya, Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya, ketika 2 malaikat mencatat amal perbuatannya, Tiada ucapan yang terucap melainkan di dekatnya malaikat pengawas selalu hadir
QS. Qaf [50]: 16-18

Jika keduanya (ibu & bapakmu) sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu,
maka jangan kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah”
dan janganlah kamu membentak mereka
dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.
QS. Al-Isra’ [17]: 23

Maka bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu,
dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa & orang yang kafir dia antara mereka.
QS. Al-Insan [76]: 24

Jika kalian nampakkan atau sembunyikan kebaikan atau maafkan orang yang berbuat tak baik pada kalian,
Allah akan limpahkan pahala karena kalian beretika dengan etika ketuhanan, yaitu memberi maaf meski pada saat mampu untuk tidak memaafkan
QS. An-Nisa’ [4]: 149

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Salah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Luqman adalah orang yang disebut dalam Alquran dalam surah Luqman [31] : 12-19 yang terkenal karena nasihat-nasihatnya kepada anaknya.

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Mujahadah merupakan sebuah istilah yang terbentuk dari asal kata jihad, artinya berjuang dengan sungguh-sungguh menurut syari'at Islam.

Istilah lain yang juga berasal dari kata Jihad, yakni Mujahidin. Mujahidin adalah istilah bagi pejuang (Muslim) yang turut dalam suatu peperangan atau terlibat dalam suatu pergolakan.

Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا

Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
الفرقان, artinya 'Pembeda'.
Alquran dinamakan Al-Furqan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil.

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ

Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
ٱلذِّكْرَ = Adz-Dzikr (pemberi peringatan).
Firman Allah:
'Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Adz-Dzikr (Alquran), dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.'
(QS. Al Hijr [15] : 9)

Pendidikan Agama Islam #15
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #15 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #15 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini … Allah Subhanahu Wa Ta`ala.Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat … Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah …

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Pendidikan Agama Islam #12

Masyarakat Mekkah pada awal nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdakwah waktu itu sedang dilanda berbagai krisis, dan yang paling menonjol adalah krisis … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam lahir pada bulan … Nama isteri Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam selepas Khadijah ialah … Nama anak lelaki Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … … Nama Ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu … …

Kamus Istilah Islam

Dalil

Apa itu Dalil? da.lil keterangan yang dijadikan bukti atau alasan suatu kebenaran ; patokan dalam matematika dan sebagainya; salah satu Dalil segitiga sama sisi adalah bahwa ketiga sudutnya sama be...

Al-Walid bin Abdul-Malik

Siapa itu Al-Walid bin Abdul-Malik? Al-Walid bin ‘Abdul-Malik atau Al-Walid I adalah khalifah yang berkuasa pada tahun 705–715. Dia berasal dari Bani Umayyah cabang Marwani. Al-Walid mewaris...

mahzurat

Apa itu mahzurat? mah.zu.rat hal-hal yang dilarang oleh agama, meliputi hukum haram dan makruh; larangan agama … •