Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Anbiyaa (Nabi-Nabi) – surah 21 ayat 24 [QS. 21:24]

اَمِ اتَّخَذُوۡا مِنۡ دُوۡنِہٖۤ اٰلِہَۃً ؕ قُلۡ ہَاتُوۡا بُرۡہَانَکُمۡ ۚ ہٰذَا ذِکۡرُ مَنۡ مَّعِیَ وَ ذِکۡرُ مَنۡ قَبۡلِیۡ ؕ بَلۡ اَکۡثَرُہُمۡ لَا یَعۡلَمُوۡنَ ۙ الۡحَقَّ فَہُمۡ مُّعۡرِضُوۡنَ
Amiittakhadzuu min duunihi aalihatan qul haatuu burhaanakum hadzaa dzikru man ma’iya wadzikru man qablii bal aktsaruhum laa ya’lamuunal haqqa fahum mu’ridhuun(a);
Atau apakah mereka mengambil tuhan-tuhan selain Dia?
Katakanlah (Muhammad),
“Kemukakanlah alasan-alasanmu! (Alquran) ini adalah peringatan bagi orang yang bersamaku, dan peringatan bagi orang sebelumku.”
Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui yang hak (kebenaran), karena itu mereka berpaling.
―QS. Al Anbiyaa [21]: 24

Daftar isi

Or have they taken gods besides Him?
Say, (O Muhammad),
"Produce your proof.
This (Qur’an) is the message for those with me and the message of those before me."
But most of them do not know the truth, so they are turning away.
― Chapter 21. Surah Al Anbiyaa [verse 24]

أَمِ ataukah

Or
ٱتَّخَذُوا۟ mereka mengambil

(have) they taken
مِن dari

besides Him *[meaning includes next or prev. word]
دُونِهِۦٓ selain-Nya

besides Him *[meaning includes next or prev. word]
ءَالِهَةً tuhan-tuhan

gods?
قُلْ katakanlah

Say,
هَاتُوا۟ unjukkan/kemukakan

"Bring
بُرْهَٰنَكُمْ bukti-bukti/alasan-alasanmu

your proof.
هَٰذَا ini

This
ذِكْرُ peringatan

(is) a Reminder
مَن orang-orang

(for those) who
مَّعِىَ bersamaku

(are) with me,
وَذِكْرُ dan peringatan

and a Reminder
مَن orang-orang

(for those) who
قَبْلِى sebelumku

(were) before me."
بَلْ bahkan/tetapi

But
أَكْثَرُهُمْ kebanyakan mereka

most of them
لَا tidak

(do) not
يَعْلَمُونَ mereka mengetahui

know
ٱلْحَقَّ yang hak

the truth
فَهُم maka mereka

so they
مُّعْرِضُونَ orang-orang yang berpaling

(are) averse.

Tafsir Quran

Surah Al Anbiyaa
21:24

Tafsir QS. Al-Anbiyaa (21) : 24. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah menegaskan kembali bantahan-Nya terhadap kaum musyrikin mengenai kepercayaan mereka bahwa Allah mempunyai sekutu, atau ada tuhan yang lain selain Allah.
Setelah mereka diberikan bukti-bukti dan dalildalil yang jelas tentang kemahaesaan Allah, mereka kemudian ditanya, apakah mereka masih belum percaya, dan masih mengambil tuhan-tuhan selain Allah?
Ini menunjukkan kebodohan dan keingkaran mereka yang bukan kepalang.

Sebab, kalau bukan demikian, niscaya mereka segera menganut kepercayaan tauhid dan membuang kepercayaan syirik, setelah memperoleh keterangan dan bukti-bukti yang begitu jelas.

Selanjutnya dalam ayat ini Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad untuk menyampaikan tantangan kepada kaum musyrik itu, bahwa jika mereka masih saja memegang kepercayaan syirik dan menolak ajaran tauhid, hendaklah mereka mengemukakan pula dalil dan keterangan yang membuktikan kebenaran kepercayaan mereka itu.

Akan tetapi, tantangan itu tidak akan pernah mereka jawab, baik berdasarkan dalildalil yang berdasarkan akal (rasionil), maupun dengan bukti-bukti yang berupa ajaran yang terdapat dalam Injil, Taurat, atau pun Zabur.

Tantangan itu mengandung pengertian bahwa jika orang-orang musyrik berpendapat bahwa kepercayaannya itu benar, hendaklah mereka menunjukkan bukti dan dalilnya, karena pada mereka ada Alquran yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad, dan Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa, dan Taurat yang diturunkan-Nya kepada Nabi Musa, serta Zabur yang diturunkan-Nya kepada Nabi Daud.

Tunjukkanlah sebuah ayat yang terdapat dalam kitabkitab suci tersebut yang membenarkan kepercayaan syirik.

Sudah pasti, mereka tidak akan dapat menunjukkan bukti yang dimaksudkan itu, karena semua kitab suci tersebut hanyalah mengajarkan kepercayaan tauhid, dan tidak membenarkan kepercayaan syirik.

Ini membuktikan, bahwa agama Islam dan semua agama yang disampaikan oleh para rasul sebelum Muhammad, dasarnya adalah sama, yaitu kepercayaan tauhid yang murni kepada Allah.
Hanya saja, setelah para rasul itu wafat, sebagian umatnya meninggalkan kepercayaan tauhid, dan kembali kepada kepercayaan syirik, karena kebanyakan mereka tidak mengetahui yang benar, oleh sebab itulah mereka berpaling dari kebenaran kitab suci mereka.

Tafsir QS. Al Anbiyaa (21) : 24. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Mereka tidak mengetahui kewajiban mereka terhadap Allah.
Bahkan mereka menyembah tuhan-tuhan lain selain Allah tanpa bukti yang masuk akal atau alasan yang benar.


Katakan, wahai Rasulullah,
"Tunjukkanlah bukti kalian bahwa Allah mempunyai sekutu dalam penguasaan alam, yang menjadi alasan kalian menyekutukan ibadah dengan selain-Nya.
Alquran yang datang mengingatkan umatku tentang apa yang harus mereka lakukan, dan kitabkitab suci para nabi sebelumku yang datang mengingatkan umat- umat terdahulu, seluruhnya menyeru kepada pengesaan Allah. "
Akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui apa yang ada di dalam kitabkitab suci itu, karena mereka tidak punya perhatian dalam merenunginya.
Oleh karena itu, mereka menentang untuk beriman kepada Allah.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Apakah orang-orang musyrik itu menjadikan sembahan-sembahan selain Allah yang dapat memberi manfaat dan menolak mudarat, dapat menghidupkan dan mematikan?
Katakanlah, wahai Rasul, kepada mereka:
Berikanlah bukti yang kalian miliki berkenaan dengan apa yang kalian jadikan sebagai sembahan-sembahan! Karena dalam Alquran yang aku bawa, begitu juga dalam kitabkitab sebelumnya, tidak ada bukti yang menunjukkan kebenaran pendapat kalian.
Mereka tidak melakukan kemusyrikan meliankan karena kebodohan dan taklid, sedang mereka berpaling dari kebenaran lagi mengingkarinya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Apakah mereka mengambil selain daripada-Nya) selain dari Allah


(sebagai tuhan-tuhan) kata tanya atau Istifham di sini mengandung makna ejekan


(Katakanlah,
"Unjukkanlah bukti kalian!") yang menunjukkan kebenaran dugaan kalian itu.
Dan sekali-kali kalian tidak akan dapat melakukannya.


(Ini adalah peringatan bagi orang-orang yang bersamaku) yakni umatku, yang dimaksud
"ini"
adalah Alquran,


(dan peringatan bagi orang-orang yang sebelumku) umat-umat sebelumku, yang dimaksud adalah kitab Taurat, Injil dan kitabkitab Allah yang lainnya:
Tidak ada satu pun kitabkitab itu yang mengatakan, bahwa ada Tuhan di samping Allah, sebagaimana yang dikatakan mereka, Maha Suci Allah dari hal tersebut.


(Sebenarnya kebanyakan mereka tiada mengetahui yang hak) tidak mengetahui keesaan Allah


(karena itu mereka berpaling) dari memikirkan hal-hal yang dapat mengantarkan mereka kepada ajaran tauhid.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan selain-Nya.
Katakanlah.

hai Muhammad.

Unjukkanlah hujah kalian

Yakni dalil yang dijadikan pegangan bagi ucapan kalian itu.

…ini adalah peringatan bagi orang-orang yang bersamaku.

yakni Alquran

…dan peringatan bagi orang-orang yang sebelumku.

Yaitu kitabkitab terdahulu, semuanya berbeda dengan apa yang kalian katakan dan kalian dugakan.
Karena semua kitab yang diturunkan kepada semua nabi yang diangkat menjadi utusan mengatakan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah.
Akan tetapi, kalian —hai orang-orang musyrik— tidak mengetahui perkara yang hak, dan kalian selalu berpaling darinya

Unsur Pokok Surah Al Anbiyaa (الأنبياء)

Surat Al Anbiyaa’ yang terdiri atas 112 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai surat ini dengan "Al Anbiyaa" (nabi-nabi), karena surat ini mengutarakan kisah beberapa orang nabi.
Permulaan surat Al Anbiyaa’ menegaskan bahwa manusia lalai dalam menghadapi hari berhisab, kemudian berhubung adanya pengingkaran kaum musyrik Mekah terhadap wahyu yang dibawa oleh Nabi Muhammad ﷺ maka ditegaskan Allah, kendatipun nabi-nabi itu manusia biasa, akan tetapi masing-masing mereka adalah manusia yang membawa wahyu yang pokok ajarannya adalah tauhid, dan keharusan manusia menyembah Allah Tuhan sang Pencipta.

Orang yang tidak mau mengakui kekuasaan Allah dan mengingkari ajaran yang dibawa oleh nabi-nabi itu, akan diazab Allah di dunia dan di akhirat nanti.

Kemudian dikemukakan kisah beberapa orang nabi dengan umatnya.
Akhirnya surat itu ditutup dengan seruan agar kaum musyrik Mekah percaya kepada ajaran yang dibawa Muhammad ﷺ supaya tidak mengalami apa yang telah dialami oleh umat-umat yang dahulu.
Selain yang tersebut di atas pokok-pokok isi surat ini ialah:

Keimanan:

▪ Para nabi dan para rasul itu selamanya diangkat Allah dari jenis manusia.
▪ Langit dan bumi akan binasa kalau ada tuhan selain Allah.
▪ Semua rasul membawa ajaran tauhid dan keharusan manusia menyembah Allah.
▪ Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati.
▪ Cobaan Allah kepada manusia ada yang berupa kebaikan dan ada yang berupa keburukan.
▪ Hari kiamat datangnya dengan tiba-tiba.

Kisah:

▪ Kisah Ibrahim `alaihis salam (ajakan Ibrahim `alaihis salam kepada bapaknya untuk menyembah Allah.
▪ Bantahan Ibrahim terhadap kaurnnya yang menyembah berhalaberhala.
▪ Bantahan Ibrahim `alaihis salam terhadap Namrudz yang bersimaharajalela dan menganggap dirinya Tuhan).
▪ Kisah Nuh `alaihis salam, kisah Daud `alaihis salam dan Sulairnan `alaihis salam.
▪ Kisah Ayyub `alaihis salam.
▪ Kisah Yunus `alaihis salam.
▪ Kisah Zakaria `alaihis salam.

Lain-lain:

▪ Karunia Alquran.
▪ Tuntutan kaum musyrikin kepada Nabi Muhammad ﷺ untuk mendatangkan mukjizat yang lain dari Alquran.
▪ Kehancuran suatu umat adalah karena kezalimannya.
▪ Allah menciptakan langit dan bumi beserta hikmatnya.
▪ Soal jawab antara berhala dan penyembahnya dalam neraka.
▪ Timbulnya Ya’juj dan Ma’juj sebagai tanda-tanda kedatangan hari kiamat.
▪ Bumi akan diwariskan kepada hamba Allah yang dapat memakmurkannya.
▪ Kejadian alam semesta.
▪ Sesuatu yang hidup itu berasal dari air.

Audio Murottal

QS. Al-Anbiyaa (21) : 1-112 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 112 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Anbiyaa (21) : 1-112 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 112

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Anbiyaa ayat 24 - Gambar 1 Surah Al Anbiyaa ayat 24 - Gambar 2
Statistik QS. 21:24
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Anbiyaa.

Surah Al-Anbiya’ (Arab: الأنبياء , al-Anbiyā’ , “Nabi-Nabi”) adalah surah ke-21 dalam Alquran.
Surah yang terdiri atas 112 ayat ini termasuk golongan surah Makkiyah.
Nama al-anbiya (bahasa arab:nabi-nabi) digunakan karena surat ini mengutarakan kisah beberapa orang nabi.
Permulaan surah Al-Anbiya menegaskan bahwa manusia lalai dalam menghadapi hari berhisab, kemudian berhubung adanya pengingkaran kaum musyrik Mekkah terhadap wahyu yang dibawa Nabi Muhammad ﷺ.
maka ditegaskan Allah, kendatipun nabi-nabi itu manusia biasa, akan tetapi masing-masing mereka adalah manusia yang membawa wahyu yang pokok ajarannya adalah tauhid, dan keharusan manusia menyembah Allah Tuhan Penciptanya.
Orang yang tidak mau mengakui kekuasaan Allah dan mengingkari ajaran yang dibawa oleh nabi-nabi itu, akan diazab Allah didunia dan di akhirat nanti.
Kemudian dikemukakan kisah beberapa orang nabi dengan umatnya.
Akhirnya surah itu ditutup dengan seruan agar kaum musyrik Mekah percaya kepada ajaran yang dibawa Muhammad ﷺ supaya tidak mengalami apa yang telah dialami oleh umat-umat yang dahulu.

Nomor Surah 21
Nama Surah Al Anbiyaa
Arab الأنبياء
Arti Nabi-Nabi
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 73
Juz Juz 17
Jumlah ruku’ 3 ruku’
Jumlah ayat 112
Jumlah kata 1177
Jumlah huruf 5039
Surah sebelumnya Surah Ta Ha
Surah selanjutnya Surah Al-Hajj
Sending
User Review
4.4 (8 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

21:24, 21 24, 21-24, Surah Al Anbiyaa 24, Tafsir surat AlAnbiyaa 24, Quran Al-Anbya 24, Al Anbiya 24, Alanbiya 24, Al-Anbiya' 24, Surah Al Anbiya ayat 24

Video Surah

21:24


More Videos

Kandungan Surah Al Anbiyaa

۞ QS. 21:1 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kiamat telah dekat

۞ QS. 21:2 Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:3 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:4 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui) •

۞ QS. 21:5 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:6 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:9 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Allah menepati janji • Azab orang kafir • Keutamaan iman

۞ QS. 21:10 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 21:11 • Kekuasaan Allah • Azab orang kafir

۞ QS. 21:12 • Azab orang kafir

۞ QS. 21:13 • Azab orang kafir

۞ QS. 21:14 • Azab orang kafir

۞ QS. 21:15 • Azab orang kafir

۞ QS. 21:17 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Sifat Kamal (sempurna)

۞ QS. 21:18 • Mendustai Allah • Maksiat dan dosa

۞ QS. 21:19 • Segala sesuatu milik Allah • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 21:20 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 21:21 • Mendustai Allah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 21:22 Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak

۞ QS. 21:23 • Sifat Mukhalafah (berbeda dengan makhluk)

۞ QS. 21:24 Tauhid Uluhiyyah • Mendustai Allah • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya • Islam agama para nabi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:25 Tauhid Uluhiyyah • Islam agama para nabi

۞ QS. 21:26 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Al Rahman (Maha Pengasih) • Sifat-sifat malaikat

۞ QS. 21:27 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 21:28 • Memperoleh syafaat dengan izin Allah • Keluasan ilmu Allah • Sifat-sifat malaikat • Syafaat para nabi dan malaikat

۞ QS. 21:29 Tauhid Uluhiyyah • Nama-nama neraka • Azab orang kafir • Siksa orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 21:30 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:31 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 21:32 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:33 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 21:34 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup

۞ QS. 21:35 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 21:36 Al Rahman (Maha Pengasih) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:37 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 21:38 • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:39 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 21:40 • Hari kiamat datang tiba-tiba • Azab orang kafir

۞ QS. 21:41 • Azab orang kafir

۞ QS. 21:42 Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahman (Maha Pengasih) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 21:43 • Mendustai Allah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 21:44 • Kekuasaan Allah • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 21:46 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir

۞ QS. 21:47 • Keluasan ilmu Allah • Kekuasaan Allah • Lembaran catatan amal perbuatan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 21:48 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 21:49 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 21:50 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 21:53 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:55 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:56 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi

۞ QS. 21:58 • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 21:59 • Kebodohan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 21:62 • Kebodohan orang kafir

۞ QS. 21:63 • Kebodohan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 21:64 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:65 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kebodohan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 21:66 • Hanya Allah yang mendatangkan manfaat dan marabahaya • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Keputusan di tangan Allah • Islam agama para nabi

۞ QS. 21:67 • Islam agama para nabi

۞ QS. 21:68 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 21:69 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 21:70 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Azab orang kafir

۞ QS. 21:71 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 21:73 • Islam agama para nabi

۞ QS. 21:74 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 21:76 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 21:77 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Azab orang kafir

۞ QS. 21:81 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 21:82 Jin ditundukkan untuk taat kepada nabi Sulaiman as.

۞ QS. 21:83 Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 21:84 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 21:88 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Keutamaan iman

۞ QS. 21:89 Ar Rabb (Tuhan) • Al Warits (Yang mewariskan alam)

۞ QS. 21:90 • Bersegera dalam melakukan kebaikan

۞ QS. 21:92 Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi

۞ QS. 21:93 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 21:94 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 21:95 • Azab orang kafir

۞ QS. 21:96 • Munculnya Ya’juj dan Ma’juj sebelum kiamat

۞ QS. 21:97 • Allah menepati janji • Kiamat telah dekat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 21:98 • Nama-nama neraka • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 21:99 • Keabadian neraka • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 21:100 • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 21:101 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Nama-nama surga • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 21:102 • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan

۞ QS. 21:103 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Allah menepati janji • Tugas-tugas malaikat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keutamaan iman

۞ QS. 21:104 • Allah menepati janji • Kekuasaan Allah • Kedahsyatan hari kiamat • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan •

۞ QS. 21:105 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya • Kekuatan umat Islam di dunia

۞ QS. 21:106 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 21:108 Tauhid Uluhiyyah • Al Wahid (Maha Esa) • Islam agama para nabi

۞ QS. 21:109 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 21:110 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 21:111 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 21:112 • Minta tolong kepada Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahman (Maha Pengasih)

Ayat Pilihan

Dan pada hari ketika terjadi kiamat,
orang-orang yang berdosa (kaum musyrik) terdiam berputus asa.
QS. Ar-Rum [30]: 12

Barang siapa yang menta’ati Rasul itu,
sesungguhnya ia telah menta’ati Allah.
QS. An-Nisa’ [4]: 80

Barang siapa yang membunuh seorang manusia,
bukan karena orang itu (membunuh) orang lain,
atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi,
maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya.
QS. Al-Ma’idah [5]: 32

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Tata cara membaca Alquran dimulai dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Isti'adzah atau juga biasa dikenal dengan istilah ta'awwudz secara bahasa adalah memohon perlindungan, pemeliharaan dan penjagaaan.

Basmalah berarti mengucapkan kalimat 'Bismillahirrahmanirrahim', terjemahannya yaitu 'Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang'.

Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
العدل

Allah itu Al-Adl, artinya adalah Allah itu Maha Adil kepada seluruh makhluk-makhluk-Nya. Keadilan Allah bersifat sempurna dan berlaku untuk semua ciptaan-Nya.

Jangan pernah sedikit pun terbesit dalam hati kita untuk berfikir bahwa 'hidup ini tidak adil.' Karena semua telah ditentukan Allah dengan keadilan-Nya. Siapa pun manusia yang murka dengan ketentuan Allah maka Allah pun akan murka kepadanya, dan siapa pun manusia yang ridho maka Allah pun akan ridho kepadanya. Dan siapa pun manusia yang telah diridhoi Allah, maka senantiasa dibukakan jalan keluar yang tidak pernah terduga dalam pikiran manusia.

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
البصير

Allah itu Al-Bashir, artinya adalah Allah itu Maha Melihat segala sesuatu. Kita sebagai manusia hanya memiliki penglihatan yang terbatas. Namun Allah bisa melihat segala sesuatu baik dimasa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang.

Allah selalu mengawasi kita semua, sehingga jangan pernah kita berfikir jika kita melakukan kejahatan yang tidak orang lain lihat maka tidak ada yang bisa mengetahui kejahatan itu. Karena Allah itu Maha Melihat.

+

Array

Dalam surah Alquran, At-Tin artinya ...

Correct! Wrong!

Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu dengan ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #24
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #24 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #24 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #25

Surah Al-Insyirah terdiri dari … ayat.Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal … أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti …وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ Ayat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat …Surah Al-Insyirah turun sesudah surah …

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Pendidikan Agama Islam #17

Dalam Alquran, surah Ad-Dhuha turun setelah surah …Surah Ad-Dhuha termasuk kategori surah …اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ lafal tersebut adalah surah Ad-Dhuha ayat ke- …وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ Dalam surah Ad-Duha, terjemahan dari lafal di atas adalah …Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah …

Kamus Istilah Islam

Amar makruf nahi mungkar

Apa itu Amar makruf nahi mungkar? Amar makruf nahi mungkar adalah sebuah frasa dalam bahasa Arab yang berisi perintah menegakkan yang benar dan melarang yang salah. Dalam ilmu fikih klasik, perintah ...

Matan

Apa itu Matan? Matan menurut bahasa berarti punggung jalan tanah yang keras dan tinggi. Sedangkan matan menurut istilah ialah bunyi atau kalimat yang terdapat dalam hadits yang menjadi isi riwayat. A...

Al Jabbar

Apa itu Al Jabbar? Allah itu Al-Jabbar◀ Allah itu Al-Jabbar atau Maha Pemaksa, dengan begitu tidak ada satupun yang bisa untuk mengingkari bahkan menunda kehendak Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ka...