Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al ‘Alaq (Segumpal Darah) – surah 96 ayat 8 [QS. 96:8]

اِنَّ اِلٰی رَبِّکَ الرُّجۡعٰی ؕ
Inna ila rabbikarruj’a;
Sungguh, hanya kepada Tuhanmulah tempat kembali(mu).
―QS. Al ‘Alaq [96]: 8

Daftar isi

Indeed, to your Lord is the return.
― Chapter 96. Surah Al ‘Alaq [verse 8]

إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
إِلَىٰ kepada

to
رَبِّكَ Tuhanmu

your Lord
ٱلرُّجْعَىٰٓ tempat kembali

(is) the return.

Tafsir Quran

Surah Al ‘Alaq
96:8

Tafsir QS. Al-‘Alaq (96) : 8. Oleh Kementrian Agama RI

Allah menegaskan kepada Nabi Muhammad bahwa mereka yang durhaka itu akan kembali kepada-Nya.
Mereka pasti mati dan akan berhadapan dengan-Nya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Bila mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, berarti mereka nanti akan tahu, bahwa mereka akan diazab dan menyesal.
Dalam ayat lain, Allah ﷻ berfirman mengenai bagaimana keadaan yang akan dialami para pendurhaka itu:

وَلَا تَحْسَبَنَّ اللّٰهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظّٰلِمُوْنَ اِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيْهِ الْاَبْصَارُ ﴿۴۲﴾ مُهْطِعِيْنَ مُقْنِعِيْ رُءُوْسِهِمْ لَا يَرْتَدُّ اِلَيْهِمْ طَرْفُهُمْ وَاَفْـِٕدَتُهُمْ هَوَاۤءٌ ﴿۴۳﴾

Dan janganlah engkau mengira, bahwa Allah lengah dari apa yang diperbuat oleh orang yang zalim.

Sesungguhnya Allah menangguhkan mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak, mereka datang tergesa-gesa (memenuhi panggilan) dengan mengangkat kepalanya, sedang mata mereka tidak berkedip-kedip dan hati mereka kosong. (Ibrahim [14]: 42-43)

Tafsir QS. Al ‘Alaq (96) : 8. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sesungguhnya, hanya kepada Tuhanmulah, wahai Muhammad, semua manusia akan dikembalikan melalui pembangkitan dan pembalasan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sungguh manusia itu melampaui batas-batas Allah karena melihat dirinya berkecukupan.
Setiap orang yang melampaui batas akan menyadari bahwa tempat kembalinya adalah kepada Allah, lalu Dia membalas setiap manusia sesuai amalnya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Sesungguhnya hanya kepada Rabbmulah) hai Manusia


(tempat kembali) yakni kembali kalian nanti, karena itu Dia kelak akan memberi balasan kepada orang yang melampaui batas sesuai dengan dosa-dosa yang telah dilakukannya.
Di dalam ungkapan ini terkandung ancaman dan peringatan buat orang yang berlaku melampaui batas.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

(1-17)

Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan perihal manusia, bahwa manusia itu adalah makhluk yang mempunyai kesenangan, jahat, angkuh, dan melampaui batas apabila ia melihat dirinya telah berkecukupan dan banyak hartanya.
Kemudian Allah mengancamnya dan memperingatkan kepadanya melalui firman berikutnya:

Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah kembali (mu).
(QS. Al-‘Alaq [96]: 8)

Yakni hanya kepada Allah-lah kamu kembali dan berpulang, lalu Dia akan mengadakan perhitungan terhadap hartamu dari manakah kamu hasilkan dan ke manakah kamu belanjakan?

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Zaid ibnu Ismail As-Sa’ig, telah menceritakan kepada kami Ja’far ibnu Aim, telah menceritakan kepada kami Abu Umais, dari Aun yang telah mengatakan bahwa Abdullah ibnu Mas’ud pernah mengatakan bahwa ada dua orang yang haus dan tidak pernah merasa kenyang, yaitu orang yang berilmu dan orang yang memiliki harta;
tetapi keduanya tidak sama.
Adapun orang yang berilmu, maka bertambahlah rida Tuhan Yang Maha Pemurah kepadanya.
Adapun orang yang berharta, maka dia makin tenggelam di dalam kesesatannya (sikap melampaui batasnya).
Kemudian Abdullah ibnu Mas’ud membacakan firman-Nya:
Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup.
(QS. Al-‘Alaq [96]: 6-7)
Dan terhadap orang yang berilmu, Abdullah ibnu Mas’ud membacakan firman Allah subhanahu wa ta’ala:
Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah ulama.
(QS. Faathir [35]: 28)

Hal yang semakna telah diriwayatkan pula secara marfu’ sampai kepada Rasulullah ﷺ, yaitu:

Ada dua macam orang yang rakus selalu tidak merasa kenyang, yaitu penuntut ilmu dan pemburu duniawi.

Kemudian disebutkan dalam firman selanjutnya:

Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang, seorang hamba ketika dia mengerjakan salat.
(QS. Al-‘Alaq [96]: 9-10)

Bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan sikap Abu Jahal laknatullah.
Dia mengancam Nabi ﷺ bila melakukan salat di Baitullah.
Maka Allah subhanahu wa ta’ala pada mulanya menasihati Abu Jahal dengan cara yang terbaik, untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Bagaimana pendapatmu jika orang yang dilarang itu berada di atas kebenaran.
(QS. Al-‘Alaq [96]: 11)

Yakni bagaimanakah menurut pendapatmu jika orang yang kamu larang ini berada di jalan yang Iurus dalam sepak terjangnya.

Atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?
(QS. Al-‘Alaq [96]: 12)

melalui ucapannya, sedangkan engkau menghardiknya dan mengancamnya bila ia mengerjakan salatnya.
Karena itulah disebutkan dalam firman berikutnya:

Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?
(QS. Al-‘Alaq [96]: 14)

Artinya, tidakkah orang yang melarang orang yang mendapat petunjuk itu mengetahui bahwa Allah melihatnya dan mendengar pembicaraannya, dan kelak Dia akan membalas perbuatannya itu dengan balasan yang setimpal.
Selanjutnya Allah subhanahu wa ta’ala memperingatkan dan mengancam dengan ancaman yang keras:

Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti.
(QS. Al-‘Alaq [96]: 15)


Yaitu tidak lagi menghentikan perbuatannya yang selalu bermusuhan dan ingkar.

niscaya Kami tarik ubun-ubunnya.
(QS. Al-‘Alaq [96]: 15)

Yakni niscaya Kami benar-benar akan memberinya tanda hitam kelak di hari kiamat.
Kemudian disebutkan dalam firman berikutnya:

(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.
(QS. Al-‘Alaq [96]: 16)

Maksudnya, ubun-ubun Abu Jahal yang pendusta dalam ucapannya lagi durhaka dalam perbuatannya.

Maka biarlah dia memanggil golongannya.
(QS. Al-‘Alaq [96]: 17)

Yakni kaumnya dan kerabatnya, biarlah dia memanggil mereka untuk menolongnya.

Unsur Pokok Surah Al ‘Alaq (العلق)

Surat Al ‘Alaq terdiri atas 19 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.
Ayat 1 sampai dengan 5 dari surat ini adalah ayat-ayat Alquran yang pertama sekali diturunkan, yaitu di waktu Nabi Muhammad ﷺ berkhalwat di gua Hira’.

Surat ini dinamai "Al ‘Alaq" (segumpal darah), diambil dari perkataan "Alaq" yang terdapat pada ayat 2 surat ini.

Surat ini dinamai juga dengan "Iqra" atau "Al Qalam".

Keimanan:

▪ Perintah membaca Alquran.
▪ Manusia dijadikan dari segumpal darah.
▪ Allah menjadikan kalam sebagai alat mengembangkan pengetahuan.
▪ Manusia bertindak melampaui batas karena merasa dirinya serba cukup.
▪ Ancaman Allah terhadap orang-orang kafir yang menghalang-halangi kaum muslimin melaksanakan perintah-Nya.

Ayat-ayat dalam Surah Al ‘Alaq (19 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-'Alaq (96) : 1-19 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 19 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-'Alaq (96) : 1-19 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 19

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al 'Alaq ayat 8 - Gambar 1 Surah Al 'Alaq ayat 8 - Gambar 2
Statistik QS. 96:8
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Al ‘Alaq.

Surah Al-‘Alaq (bahasa Arab:العلق, “Segumpal Darah”) adalah surah ke- dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 19 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Ayat 1 sampai dengan 5 dari surah ini adalah ayat-ayat Alquran yang pertama kali diturunkan, yaitu di waktu Nabi Muhammad bertafakur di gua Hira.
Surah ini dinamai Al ‘Alaq (segumpal darah), diambil dari perkataan Alaq yang terdapat pada ayat 2 surat ini.
Surat ini dinamai juga dengan Iqra’ atau Al Qalam.

Nomor Surah 96
Nama Surah Al ‘Alaq
Arab العلق
Arti Segumpal Darah
Nama lain Iqra’ (Bacalah), al-Qalam (Kalam), Iqra’ Bismi Rabbika
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 1
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 19
Jumlah kata 72
Jumlah huruf 288
Surah sebelumnya Surah At-Tin
Surah selanjutnya Surah Al-Qadr
Sending
User Review
4.3 (27 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

96:8, 96 8, 96-8, Surah Al 'Alaq 8, Tafsir surat AlAlaq 8, Quran Al Alaq 8, Al-Alaq 8, Al-'Alaq 8, Surah Al Alaq ayat 8

Video Surah

96:8


Load More

Kandungan Surah Al ‘Alaq

۞ QS. 96:1 • Ar Rabb (Tuhan) • Pertemuan Jibril dan Nabi pada saat awal turun wahyu

۞ QS. 96:2 • Pertemuan Jibril dan Nabi pada saat awal turun wahyu

۞ QS. 96:3 • Ar Rabb (Tuhan) • Al Karim (Maha Mulia) • Pertemuan Jibril dan Nabi pada saat awal turun wahyu

۞ QS. 96:4 • Pertemuan Jibril dan Nabi pada saat awal turun wahyu

۞ QS. 96:5 • Pertemuan Jibril dan Nabi pada saat awal turun wahyu

۞ QS. 96:6 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 96:7 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 96:8 • Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan • Maksiat dan dosa

۞ QS. 96:13 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 96:14 • Sifat Bashar (melihat) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 96:15 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 96:16 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 96:17 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 96:18 • Tugas-tugas malaikat • Penjaga neraka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa •

Ayat Pilihan

Ceritakan juga,
wahai Muhammad,
kisah Ayyûb.
Tatkala menderita sakit,
ia berdoa kepada Tuhannya seraya berkata,

“Ya Tuhanku,
aku terserang penyakit yang membahayakan,
dan Engkau adalah Zat Yang Paling Pengasih.”
QS. Al-Anbiya [21]: 83

Engkau masukkan malam ke dalam siang & Engkau masukkan siang ke dalam malam.
Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati,
Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup.
Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)
QS. Ali ‘Imran [3]: 27

وَالَّذِيْنَ هُمْ لِاَمٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُوْنَۙ

Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya,
QS. Al-Mu’minun [23]: 8

Orang-orang yang beriman & beramal saleh akan memperoleh surga-surga yang di dalamnya terdapat tempat tinggal mereka,
sebagai penghormatan bagi mereka atas apa yang mereka lakukan.
QS. As-Sajdah [32]: 19

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Assabiqunal awwalun adalah sebutan untuk sahabat-sahabat nabi Muhammad yang pertama kali memeluk islam.

Contohnya: Abu Bakar Ash Shiddiq, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan Khadijah ra. Assabiqunal awwalun artinya adalah orang-orang yang awal masuk atau memeluk agama islam.

Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah ...

Correct! Wrong!

Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
QS. Al Mudatsir adalah surah ke 74 dalam Alquran yang tergolong ke dalam surah Makkiyyah.

Pembahasan:

Ayat 1

u064au064eu0627 u0623u064eu064au0651u064fu0647u064eu0627 u0627u0644u0652u0645u064fu062fu0651u064eu062bu0651u0650u0631u064f

yaa ayyuhaal muddatstsir

Hai orang yang berkemul (berselimut)


Ayat 2

u0642u064fu0645u0652 u0641u064eu0623u064eu0646u0652u0630u0650u0631u0652

Qum faandzir

bangunlah, lalu berilah peringatan


Ayat 3

u0648u064eu0631u064eu0628u0651u064eu0643u064e u0641u064eu0643u064eu0628u0651u0650u0631u0652

warabbaka fakabbir

dan Tuhanmu agungkanlah


Ayat 4

u0648u064eu062bu0650u064au064eu0627u0628u064eu0643u064e u0641u064eu0637u064eu0647u0651u0650u0631u0652

wa shiyabaqa fathahhir

dan pakaianmu bersihkanlah


Ayat 5

u0648u064eu0627u0644u0631u0651u064fu062cu0652u0632u064e u0641u064eu0627u0647u0652u062cu064fu0631u0652

warrujja fahjur

dan perbuatan dosa tinggalkanlah


Ayat 6

u0648u064eu0644u064eu0627 u062au064eu0645u0652u0646u064fu0646u0652 u062au064eu0633u0652u062au064eu0643u0652u062bu0650u0631u064f

wa laa tamnun tastakstir

dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.


Ayat 7

u0648u064eu0644u0650u0631u064eu0628u0651u0650u0643u064e u0641u064eu0627u0635u0652u0628u0650u0631u0652

walirabbaka fashbir

Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.

+

Array

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah ...

Correct! Wrong!

Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #11
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #11 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #11 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … Pengertian ijtihad menurut istilah adalah … Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … Era ketidaktahuan juga disebut zaman …

Pendidikan Agama Islam #20

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan. Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna …Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu … Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut … Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu …

Kamus Istilah Islam

Ibnu al-Jauzi

Siapa itu Ibnu al-Jauzi? Ibnul Jauzi atau Abu al-Faraj ibn al-Jauzi adalah seorang ahli fikih, sejarawan, ahli tata bahasa, ahli tafsir, pendakwah, dan syaikh yang merupakan tokoh penting dalam berdi...

Sulaiman `alaihis salam

Siapa itu Sulaiman `alaihis salam? Sulaiman merupakan seorang raja Israel, dan anak Raja Daud. Namanya disebutkan sebanyak 27 kali di dalam Al-Quran. Sejak kecil ia telah menunjukkan kecerdasan dan ...