Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al ‘Alaq (Segumpal Darah) – surah 96 ayat 6 [QS. 96:6]

No! (But) indeed, man transgresses
― Chapter 96. Surah Al ‘Alaq [verse 6]

كَلَّآ sekali-kali tidak

Nay!
إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
ٱلْإِنسَٰنَ manusia

man
لَيَطْغَىٰٓ benar-benar melampui batas

surely transgresses,

Tafsir

Alquran

Surah Al ‘Alaq
96:6

Tafsir QS. Al ‘Alaq (96) : 6. Oleh Kementrian Agama RI


Allah menyesali manusia karena banyak mereka yang cenderung lupa diri sehingga melakukan tindakan-tindakan yang melampaui batas, yaitu kafir kepada Allah dan sewenang-wenang terhadap manusia.
Kecenderungan itu terjadi ketika mereka merasa sudah berkecukupan.

Dengan demikian, ia merasa tidak perlu beriman, dan karena itu ia berani melanggar hukumhukum Allah.
Begitu juga karena sudah merasa berkecukupan, ia merasa tidak butuh orang lain dan merasa berkuasa, dan karena itu ia akan bertindak sewenang-wenang terhadap orang lain itu.

Tafsir QS. Al ‘Alaq (96) : 6. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sesungguhnya manusia suka melampaui batas dan sombong di hadapan Tuhannya, karena ia memandang dirinya memiliki kekayaan dan harta.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sungguh manusia itu melampaui batas-batas Allah karena melihat dirinya berkecukupan.
Setiap orang yang melampaui batas akan menyadari bahwa tempat kembalinya adalah kepada Allah, lalu Dia membalas setiap manusia sesuai amalnya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Ketahuilah) artinya memang benar


(sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Lihat tafsir ayat 1

Kata Pilihan Dalam Surah Al ‘Alaq (96) Ayat 6

AJR
أَجْر

Lafaz ini mempunyai dua makna yang berkaitan.
Ia bermakna upah atas sesuatu pekerjaan dan juga merawat tulang yang retak.
Untuk makna pertama, ia berbentuk al ajr atau al ujrah.

Al Khalil berkata,
"Ajr bermakna ganjaran atas suatu amalan.
Dari kata itu dinamakan juga mahar perempuan sebagai ajr (jamaknya ujur), seperti yang terdapat dalam ayat Allah fa aatuu hunna ujuura hunna sedangkan untuk makna merawat tangan yang retak, dikatakan ujirat yadaahu (tangannya dirawat) atau ajartu yadaahu (aku merawat tangannya).

Lafaz ajr disebut sebanyak 84 kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
Al Baqarah (2), ayat 62, 112, 262, 274, 277;
Ali Imran (3), ayat 136, 171, 172, 179, 199;
An Nisaa (4), ayat 40, 67, 74, 95, 100, 114, 146, 162;
-Al Maa’idah (5), ayat 9;
-Al An’aam (6), ayat 90,
-Al A’raaf (7), ayat 113, 170,
Al Anfaal (8), ayat 28,
At Taubah (9), ayat 22, 120;
Yunus (10), ayat 72;
Hud (11), ayat 11, 51, 115;
Yusuf (12), ayat 56, 57, 90, 104;
An Nahl (16), ayat 41, 96, 97;
Al Kahfi (18), ayat 2, 30, 77;
Al Israa (17), ayat 9,
Al Furqaan (25), ayat 57,
-Asy Syu’araa (26), ayat 41, 109, 127, 145, 164, 180;
Al Qashash (28), ayat 25, 54;
Al Ankaabut (29), ayat 27, 58;
Al Ahzab (33), ayat 29, 31, 35, 44;
Saba‘ (34), ayat 47;
Faathir (35), ayat 7;
Yaa Siin (36), ayat 11, 21;
Shad (38), ayat 86,
Az Zumar (39), ayat 10, 35, 74;
Fushshilat (41), ayat 8;
Asy Syuura (42), ayat 23, 40;
Al Fath (48), ayat 10, 16, 29;
Al Hujurat (49), ayat 3;
Ath Thuur (52), ayat 40,
Al Hadid (57), ayat 7, 11, 18, 19, 27;
Ath Thaghaabun (64), ayat 15;
Ath Thalaaq (65), ayat 5;
Al Mulk (67), ayat 12;
Al Qalam (68), ayat 3, 46;
Al Muzzammil (73), ayat 20;
Al Insyiqaaq (84), ayat 25,
At Tiin (95), ayat 6.

At Tabari menafsirkan ajr dalam surah Saba dengan al jur atau upah, yaitu "Sesungguhnya aku tidak meminta upah kepada kamu atas ajakan kepada Islam dan menyampaikan risalahnya." Sedangkan dalam surah Faathir, beliau memberikan makna lafaz ajr ialah syurga sebagaimana yang diriwayatkan dari Qatadah.
Dalam surah Shad, beliau menafsirkan ajr sebagai tsawaab (ganjaran) dan jazaa’ (balasan).

Dalam surah Al Qashash, berkenaan kisah Nabi Musa, Ibn Katsir memberikan tafsiran lafaz ajr yaitu "memberikan ganjaran (tsawaab) dan hadiah (mukafaah) kepadamu atas pertolonganmu dengan memberi minum kepada kambing-kambing kami" Sebagaimana penafsirannya dalam surah Al A’raaf, ayat 113, beliau menafsirkan ajr dengan ats tsawaab yaitu ganjaran dan hadiah atau al ataa yang dijanjikan oleh Fir’aun apabila para ahli sihir dapat mengalahkan Musa dengan melantik mereka sebagai pembesar-pembesarnya dan pembesar orang Mesir.

Mayoritas penggunaan lafaz ajr di dalam Al Qur’an adalah ganjaran atau balasan bagi orang yang beramal shaleh, bertakwa, berbuat kebajikan dan lain-lain, berupa nikmat syurga di akhirat dan sebagainya.
Malah, hampir keseluruhannya memiliki maksud ini kecuali beberapa ayat sebagaimana yang dipaparkan di atas.
Maka, maksud umum lafaz ajr ialah ganjaran balasan kebaikan dan bukan kejahatan, sedangkan makna khususnya ialah upah seperti dalam surah Al Qashash dan Al A’raaf dalam ayat 113 di atas dan lain-lain.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal: 37-38

Unsur Pokok Surah Al ‘Alaq (العلق)

Surat Al ‘Alaq terdiri atas 19 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.
Ayat 1 sampai dengan 5 dari surat ini adalah ayat-ayat Alquran yang pertama sekali diturunkan, yaitu di waktu Nabi Muhammad ﷺ berkhalwat di gua Hira‘.

Surat ini dinamai "Al ‘Alaq" (segumpal darah), diambil dari perkataan "Alaq" yang terdapat pada ayat 2 surat ini.

Surat ini dinamai juga dengan "Iqra" atau "Al Qalam".

Keimanan:

▪ Perintah membaca Alquran.
▪ Manusia dijadikan dari segumpal darah.
▪ Allah menjadikan kalam sebagai alat mengembangkan pengetahuan.
▪ Manusia bertindak melampaui batas karena merasa dirinya serba cukup.
▪ Ancaman Allah terhadap orang-orang kafir yang menghalang-halangi kaum muslimin melaksanakan perintah-Nya.

Ayat-ayat dalam Surah Al ‘Alaq (19 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

Lihat surah lainnya

Audio

QS. Al-'Alaq (96) : 1-19 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 19 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-'Alaq (96) : 1-19 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 19

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al 'Alaq ayat 6 - Gambar 1 Surah Al 'Alaq ayat 6 - Gambar 2
Statistik QS. 96:6
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Al ‘Alaq.

Surah Al-‘Alaq (bahasa Arab:العلق, “Segumpal Darah”) adalah surah ke- dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 19 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Ayat 1 sampai dengan 5 dari surah ini adalah ayat-ayat Alquran yang pertama kali diturunkan, yaitu di waktu Nabi Muhammad bertafakur di gua Hira.
Surah ini dinamai Al ‘Alaq (segumpal darah), diambil dari perkataan Alaq yang terdapat pada ayat 2 surat ini.
Surat ini dinamai juga dengan Iqra’ atau Al Qalam.

Nomor Surah96
Nama SurahAl ‘Alaq
Arabالعلق
ArtiSegumpal Darah
Nama lainIqra’ (Bacalah), al-Qalam (Kalam), Iqra’ Bismi Rabbika
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu1
JuzJuz 30
Jumlah ruku’1 ruku’
Jumlah ayat19
Jumlah kata72
Jumlah huruf288
Surah sebelumnyaSurah At-Tin
Surah selanjutnyaSurah Al-Qadr
Sending
User Review
4.9 (15 votes)
Tags:

96:6, 96 6, 96-6, Surah Al 'Alaq 6, Tafsir surat AlAlaq 6, Quran Al Alaq 6, Al-Alaq 6, Al-'Alaq 6, Surah Al Alaq ayat 6

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Asy Syu’araa (Penyair) – surah 26 ayat 25 [QS. 26:25]

25. Mendengar jawaban Nabi Musa ini, Fir’aun terasa mulai tersentak. Dia, yakni Fir‘aun, berkata kepada orang-orang di sekelilingnya, yaitu para pembesar kerajaan, “Apakah kamu tidak mendengar apa yan … 26:25, 26 25, 26-25, Surah Asy Syu’araa 25, Tafsir surat AsySyuaraa 25, Quran Asy Syuara 25, Asy Syu’ara 25, Asy-Syu’ara 25, Surah Asy Syuara ayat 25

QS. Al Kahfi (Penghuni-penghuni Gua) – surah 18 ayat 100 [QS. 18:100]

100. Peniupan sangkakala kedua menandakan dimulainya hari kebangkitan. Pada saat itu, Yakjuj-Makjuj dan semua manusia dikumpulkan di Padang Mahsyar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Banyak pe … 18:100, 18 100, 18-100, Surah Al Kahfi 100, Tafsir surat AlKahfi 100, Quran Al-Kahf 100, Surah Al Kahfi ayat 100

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Apa nama peperangan pertama yang berlaku dalam sejarah Islam?

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Pertempuran Badar (غزوة بدر, / gazwah badr‎), adalah pertempuran besar pertama antara umat Islam melawan musuh-musuhnya. Perang ini terjadi pada 17 Ramadan 2 H (13 Maret 624).
Pasukan kecil kaum Muslim yang berjumlah 313 orang bertempur menghadapi pasukan Quraisy dari Mekkah yang berjumlah 1.000 orang. Setelah bertempur habis-habisan sekitar dua jam, pasukan Muslim menghancurkan barisan pertahanan pasukan Quraisy, yang kemudian mundur dalam kekacauan.

Sabda Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam, "Siapa yang berselawat kepadaku sekali, maka Allah akan berselawat kepadanya ... kali."

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَلَّى عَلَىَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا
Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.'
(HR. Muslim, no. 408)

Apa warna kesukaan Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam?

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
'Pakailah pakaian putih karena pakaian seperti itu lebih bersih dan lebih baik. Dan kafanilah pula mayit dengan kain putih.'
(HR. An Nasai no. 5324, hadits shahih)

+

Array

Apa makanan kegemaran Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam?

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
== Cuka ==
Telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Abdurrahman Ad Darimi, telah mengabarkan kepadaku Yahya bin Hassan telah mengabarkan kepada kami Sulaiman bin Bilal dari Hisyam bin 'Urwah dari Bapaknya dari Aisyah bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Sebaik-baik lauk pauk adalah cuka.' (HR. Muslim, No: 3823).

== Labu ==
Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar, dari Muhammad bin Ja'far dan diriwayatkan pula oleh 'Abdurrahman bin Mahdi, keduanya menerima dari Syu'bah dari Qatabah yang bersumber dari Anas bin Malik r.a. menyebutkan 'Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menggemari labu. Maka (pada suatu hari) beliau diberi makanan itu atau diundang untuk makan makanan itu (labu). Aku pun mengikutinya, maka makanan itu (labu) kuletakkan dihadapannya, karena aku tahu beliau menggemarinya.'

Nama pedang Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #13
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #13 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #13 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #21

Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini …

Pendidikan Agama Islam #6

Sifat dasar hukum Alquran adalah keseimbangan dalam hal aspek material dan psikologis, yang disebut sebagai … khuludiyah khalbu takamul harakah

Pendidikan Agama Islam #20

Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu … orang kafir musawwir hamba sahaya kaum muslimin orang biasa Benar!

Instagram