QS. Al ‘Alaq (Segumpal Darah) – surah 96 ayat 2 [QS. 96:2]

خَلَقَ الۡاِنۡسَانَ مِنۡ عَلَقٍ ۚ
Khalaqa-insaana min ‘alaq(in);

Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
―QS. 96:2
Topik ▪ Penciptaan ▪ Penciptaan Adam as. dan keturunannya ▪ Sifat iblis dan pembantunya
96:2, 96 2, 96-2, Al ‘Alaq 2, AlAlaq 2, Al Alaq 2, Al-Alaq 2, Al-‘Alaq 2

Tafsir surah Al 'Alaq (96) ayat 2

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al ‘Alaq (96) : 2. Oleh Kementrian Agama RI

Allah menyebutkan bahwa di antara yang telah Ia ciptakan adalah manusia, yang menunjukkan mulianya manusia itu dalam pandangan-Nya.
Allah menciptakan manusia itu dari ‘alaqah (zigot), yakni telur yang sudah terbuahi sperma, yang sudah menempel di rahim ibu.
Karena sudah menempel itu, maka zigot dapat berkembang menjadi manusia.
Dengan demikian, asal usul manusia itu adalah sesuatu yang tidak ada artinya, tetapi kemudian ia menjadi manusia yang perkasa.
Allah berfirman:

Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak.
(Q.S. Ar-Rum [30]: 20)

Asal usulnya itu juga labil, zigot itu bisa tidak menempel di rahim, atau bisa terlepas lagi dari rahim itu, sehingga pembentukan manusia terhenti prosesnya.
Oleh karena itu, manusia seharusnya tidak sombong dan ingkar, tetapi bersyukur dan patuh kepada-Nya, karena dengan kemahakuasaan dan karunia Allah-lah, ia bisa tercipta.
Allah berfirman menyesali manusia yang ingkar dan sombong itu:

Dan tidakkah manusia memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setetes mani, ternyata dia menjadi musuh yang nyata! (Q.S. Yasin [36]: 77)

Menurut kajian ilmiah, ‘alaqah merupakan bentuk perkembangan pra-embrionik, yang terjadi setelah percampuran sel mani (sperma) dan sel telur.
Moore dan Azzindani menjelaskan bahwa ‘alaqah dalam bahasa Arab berarti lintah (leech) atau suatu suspensi (suspended thing) atau segumpal darah (a clot of blood).
Lintah merupakan binatang tingkat rendah, berbentuk seperti buah per, dan hidup dengan cara menghisap darah.
Jadi ‘alaqah merupakan tingkatan (stadium) embrionik, yang berbentuk seperti buah per, di mana sistem kardiovaskuler (sistem pembuluh-jantung) sudah mulai tampak, dan hidupnya tergantung dari darah ibunya, mirip dengan lintah.
‘Alaqah terbentuk sekitar 24-25 hari sejak pembuahan.
Jika jaringan pra-embrionik ‘alaqah ini diambil keluar (digugurkan), memang tampak seperti segumpal darah (a blood clot like).
Lihat pula telaah ilmiah pada penjelasan Surah Nuh ayat 14.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Yang telah menciptakan manusia, yang memiliki tubuh dan ilmu yang sempurna, dari segumpal darah yang tidak memperlihatkan sesuatu yang dapat dibanggakan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dia telah menciptakan manusia) atau jenis manusia (dari ‘alaq) lafal ‘Alaq bentuk jamak dari lafal ‘Alaqah, artinya segumpal darah yang kental.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Lihat tafsir ayat 1


Informasi Surah Al 'Alaq (العلق)
Surat Al ‘Alaq terdiri atas 19 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.
Ayat l sampai dengan 5 dari surat ini adalah ayat-ayat Al Qur’an yang pertama sekali diturunkan, yaitu di waktu Nabi Muhammad ﷺ berkhalwat di gua Hira’.

Surat ini dinamai “Al ‘Alaq” (segumpal darah), diambil dari perkataan “Alaq” yang terdapat pada ayat 2 surat ini.

Surat ini dinamaijuga dengan “Iqra” atau “Al Qalam”.

Keimanan:

Perintah membaca Al Qur’an
manusia dijadikan dari segumpal darah
Allah men­ jadikan kalam sebagai alat mengembangkan pengetahuan
manusia bertindak melampaui batas karena merasa dirinya serba cukup
ancaman Allah terhadap orang­ orang kafir yang menghalang-halangi kaum muslimin melaksanakan perintah-Nya.

Lain-lain:

Perintah membaca Al Qur’an
manusia dijadikan dari segumpal darah
Allah men­ jadikan kalam sebagai alat mengembangkan pengetahuan
manusia bertindak melampaui batas karena merasa dirinya serba cukup
ancaman Allah terhadap orang­ orang kafir yang menghalang-halangi kaum muslimin melaksanakan perintah-Nya.

Ayat-ayat dalam Surah Al 'Alaq (19 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-'Alaq (96) ayat 2 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-'Alaq (96) ayat 2 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-'Alaq (96) ayat 2 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Alaq (96) ayat 1-19 - Akbar Satrio (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Alaq (96) ayat 1-19 - Akbar Satrio (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-'Alaq - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 19 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 96:2
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al 'Alaq.

Surah Al-'Alaq (bahasa Arab:العلق, "Segumpal Darah") adalah surah ke- dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 19 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Ayat 1 sampai dengan 5 dari surah ini adalah ayat-ayat Al-Quran yang pertama kali diturunkan, yaitu di waktu Nabi Muhammad bertafakur di gua Hira.
Surah ini dinamai Al 'Alaq (segumpal darah), diambil dari perkataan Alaq yang terdapat pada ayat 2 surat ini.
Surat ini dinamai juga dengan Iqra' atau Al Qalam.

Nomor Surah 96
Nama Surah Al 'Alaq
Arab العلق
Arti Segumpal Darah
Nama lain Iqra' (Bacalah), al-Qalam (Kalam), Iqra' Bismi Rabbika
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 1
Juz Juz 30
Jumlah ruku' 1 ruku'
Jumlah ayat 19
Jumlah kata 72
Jumlah huruf 288
Surah sebelumnya Surah At-Tin
Surah selanjutnya Surah Al-Qadr
4.9
Ratingmu: 4.5 (11 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/96-2







Pembahasan ▪ Qs 96:2

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim