QS. Al ‘Alaq (Segumpal Darah) – surah 96 ayat 17 [QS. 96:17]

فَلۡیَدۡعُ نَادِیَہٗ
Falyad’u naadiyahu;

Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya),
―QS. 96:17
Topik ▪ Sifat iblis dan pembantunya
96:17, 96 17, 96-17, Al ‘Alaq 17, AlAlaq 17, Al Alaq 17, Al-Alaq 17, Al-‘Alaq 17

Tafsir surah Al 'Alaq (96) ayat 17

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al ‘Alaq (96) : 17. Oleh Kementrian Agama RI

Tafsir Ayat 17-18:
Allah mempersilakan mereka yang sewenang-wenang dan melarang orang melakukan ibadah itu untuk meminta bantuan kelompok mereka.
Ayat ini khususnya ditujukan kepada Abu Jahal, yang dikenal sebagai pemimpin terbesar orang-orang yang menentang Nabi ﷺ di Mekah.
Allah mengancam bahwa bila Abu Jahal memanggil teman-teman komplotannya untuk meminta tolong, maka Allah akan memanggil malaikat-malaikat Zabaniyah, yaitu para penjaga neraka yang sangat bengis.
Artinya, ia di dunia akan celaka dan di akhirat akan masuk neraka.
Ancaman itu kemudian terbukti, yaitu pada tahun kedua setelah umat Islam hijrah ke Medinah, terjadi Perang Badar, di mana Abu Jahal sebagai pemimpin Quraisy mati terbunuh.
Dan di akhirat nanti ia pasti masuk neraka.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Lalu ia memanggil para pendukung dan teman sepergaulannya untuk menjadi penolongnya, di dunia atau di akhirat.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Maka biarlah dia memanggil golongannya) yakni teman-teman senadinya, Nadi adalah sebuah majelis tempat mereka memusyawarahkan sesuatu perkara.

Sesungguhnya orang yang melarang itu mengatakan kepada Nabi ﷺ sewaktu dia mencegahnya dari melakukan salat, “Sesungguhnya aku telah mengetahui bahwa tiada seseorang pun di Mekah ini yang lebih banyak teman senadinya daripada aku.

Sesungguhnya jika kamu mau meninggalkan salat, aku benar-benar akan memberikan kepadamu, kuda-kuda yang tak berpelana dan laki-laki pelayan sepenuh lembah ini.”

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Lihat tafsir ayat 1


Asbabun Nuzul
Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Al ‘Alaq (96) Ayat 17

Diriwayatkan oleh Ibnul Mundzir yang bersumber dari Abu Hurairah bahwa Abu Jahal pernah berkata,
“Apakah Muhammad meletakkan mukanya ke tanah (sujud) di hadapan kamu ?” ketika itu orang membenarkannya.
Selanjutnya Abu Jahal berkata: “Demi al-Lata dan al-‘Uzza, sekiranya aku melihat dia sedang berbuat demikian, akan aku injak batang lehernya dan kubenamkan mukanya ke dalam tanah.” Ayat-ayat ini (6-19) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut.
Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa ketika Rasulullah ﷺ sedang shalat, datanglah Abu Jahal melarang beliau melakukannya.
Ayat-ayat 6-19 ini turun berkenaan dengan peristiwa tersebut sebagai ancaman kepada orang yang menghalang-halangi orang yang hendak beribadah.

Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan lain-lain, yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas, menurut at-Tirmidzi hadits ini hasan shahih, bahwa ketika Rasulullah ﷺ sedang shalat, datanglah Abu Jahal seraya berkata: “Bukankah aku sudah melarang engkau berbuat demikian (shalat) ?” Nabi Muhammad ﷺ pun membentaknya.
Abu Jahal berkata: “Bukankah engkau tau bahwa di sini tidak ada orang yang lebih banyak pengikutnya daripada aku ?” maka Allah menurunkan ayat-ayat ini (al-‘Alaq 17-19) sebagai ancaman kepada orang yang menghalang-halangi orang yang hendak melakukan ibadah dan merasa banyak pengikut.

Sumber : Asbabun Nuzul-K.H.Q.Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Informasi Surah Al 'Alaq (العلق)
Surat Al ‘Alaq terdiri atas 19 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.
Ayat l sampai dengan 5 dari surat ini adalah ayat-ayat Al Qur’an yang pertama sekali diturunkan, yaitu di waktu Nabi Muhammad ﷺ berkhalwat di gua Hira’.

Surat ini dinamai “Al ‘Alaq” (segumpal darah), diambil dari perkataan “Alaq” yang terdapat pada ayat 2 surat ini.

Surat ini dinamaijuga dengan “Iqra” atau “Al Qalam”.

Keimanan:

Perintah membaca Al Qur’an
manusia dijadikan dari segumpal darah
Allah men­ jadikan kalam sebagai alat mengembangkan pengetahuan
manusia bertindak melampaui batas karena merasa dirinya serba cukup
ancaman Allah terhadap orang­ orang kafir yang menghalang-halangi kaum muslimin melaksanakan perintah-Nya.

Lain-lain:

Perintah membaca Al Qur’an
manusia dijadikan dari segumpal darah
Allah men­ jadikan kalam sebagai alat mengembangkan pengetahuan
manusia bertindak melampaui batas karena merasa dirinya serba cukup
ancaman Allah terhadap orang­ orang kafir yang menghalang-halangi kaum muslimin melaksanakan perintah-Nya.

Ayat-ayat dalam Surah Al 'Alaq (19 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-'Alaq (96) ayat 17 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-'Alaq (96) ayat 17 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-'Alaq (96) ayat 17 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Alaq (96) ayat 1-19 - Akbar Satrio (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Alaq (96) ayat 1-19 - Akbar Satrio (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-'Alaq - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 19 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 96:17
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al 'Alaq.

Surah Al-'Alaq (bahasa Arab:العلق, "Segumpal Darah") adalah surah ke- dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 19 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Ayat 1 sampai dengan 5 dari surah ini adalah ayat-ayat Al-Quran yang pertama kali diturunkan, yaitu di waktu Nabi Muhammad bertafakur di gua Hira.
Surah ini dinamai Al 'Alaq (segumpal darah), diambil dari perkataan Alaq yang terdapat pada ayat 2 surat ini.
Surat ini dinamai juga dengan Iqra' atau Al Qalam.

Nomor Surah 96
Nama Surah Al 'Alaq
Arab العلق
Arti Segumpal Darah
Nama lain Iqra' (Bacalah), al-Qalam (Kalam), Iqra' Bismi Rabbika
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 1
Juz Juz 30
Jumlah ruku' 1 ruku'
Jumlah ayat 19
Jumlah kata 72
Jumlah huruf 288
Surah sebelumnya Surah At-Tin
Surah selanjutnya Surah Al-Qadr
4.6
Ratingmu: 4.4 (12 orang)
Sending







Pembahasan ▪ al alaq 17-18

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta