QS. Al A’laa (Yang paling tinggi) – surah 87 ayat 7 [QS. 87:7]

اِلَّا مَا شَآءَ اللّٰہُ ؕ اِنَّہٗ یَعۡلَمُ الۡجَہۡرَ وَ مَا یَخۡفٰی ؕ
Ilaa maa syaa-allahu innahu ya’lamul jahra wamaa yakhf(a);

kecuali kalau Allah menghendaki.
Sesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi.
―QS. 87:7
Topik ▪ Ayat yang pertama diturunkan
87:7, 87 7, 87-7, Al A’laa 7, AlAlaa 7, Al Ala 7, Al-A’la 7

Tafsir surah Al A'laa (87) ayat 7

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al A’laa (87) : 7. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini, Allah menerangkan bahwa bila Ia menghendaki agar Nabi Muhammad melupakan apa yang telah diwahyukan, maka hal itu dapat dilakukan-Nya.
Allah berfirman: Dan sesungguhnya jika Kami menghendaki, niscaya Kami lenyapkan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad), dan engkau tidak akan mendapatkan seorang pembela pun terhadap Kami.
(al-Isra’/17: 86) Tidak lupa apa yang sudah didengar Nabi Muhammad satu kali itu adalah karunia dan kebaikan dari Allah.
Sesungguhnya Dia mengetahui apa yang terang dan apa yang tersembunyi, apa yang disebutkan dan apa yang dirahasiakan.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Kecuali sebagian yang memang dikehendaki Allah untuk kamu lupakan.
Allah mengetahui perkataan dan perbuatan yang ditampakkan ataupun yang dirahasiakan oleh hamba-hamba-Nya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Kecuali kalau Allah menghendaki) kamu melupakannya karena bacaan dan hukumnya telah dinasakh.

Sesungguhnya Nabi ﷺ selalu mengeraskan suara bacaannya mengikuti bacaan malaikat Jibril karena takut lupa.

Seolah-olah dikatakan kepadanya, janganlah kamu tergesa-gesa membacanya, karena sesungguhnya kamu tidak akan lupa, karena itu janganlah kamu merepotkan dirimu dengan mengeraskan suaramu sewaktu kamu membacakannya.

(Sesungguhnya Dia) yakni Allah subhanahu wa ta’ala (mengetahui yang terang) maksudnya perkataan dan perbuatan yang terang-terangan (dan yang tersembunyi) dari keduanya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

{إِلا مَا شَاءَ اللَّهُ}

kecuali kalau Allah menghendaki.
(Q.S. Al-A’la [87]: 7)

Demikianlah menurut pendapat yang dipilih oleh Ibnu Jarir.
Qatadah mengatakan bahwa adalah Rasulullah ﷺ tidak pernah melupakan sesuatu kecuali apa yang dikehendaki oleh Allah.

Menurut pendapat lain, yang dimaksud dengan firman:Nya: maka kamu tidak akan lupa.
(Q.S. Al-A’la [87]: 6) Ini mengandung makna talab; dan mereka menjadikan makna istisna berdasarkan pengertian ini ialah apa yang dijadikan subjek oleh nasakh.
Dengan kata lain, dapat disebutkan bahwa kamu tidak akan melupakan apa yang telah Kubacakan kepadamu kecuali apa yang dikehendaki oleh Allah untuk dilupakan, maka janganlah kamu membiarkannya.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

{إِنَّهُ يَعْلَمُ الْجَهْرَ وَمَا يَخْفَى}

Sesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi.
(Q.S. Al-A’la [87]: 7)

Allah mengetahui apa yang dilakukan oleh hamba-hamba-Nya secara terang-terangan dan juga apa yang mereka sembunyikan dari ucapan dan perbuatan mereka.
Tiada sesuatu pun yang tersembunyi bagi-Nya.


Informasi Surah Al A'laa (الأعلى)
Surat ini terdiri atas 19 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, dan diturunkan sesudah surat At Takwiir.

Nama Al A ‘laa diambil dari kata “Al A iaa” yang terdapat pada ayat pertama, berarti “Yang Paling Tinggi.”

Muslim meriwayatkan dalam kitab Al Jumu’ah, dan diriwayatkan pula oleh Ashhaabus Sunan, dari Nu’man ibnu Basyir bahwa Rasulullah ﷺ pada shalat dua hari Raya (Fitri dan Adha) dan shalat jum’at membaca surat Al ‘Alaa pada raka’at pertama dan surat Al-Ghaasyiyah pada raka’at kedua.

Keimanan:

Perintah Allah untuk bertasbih dengan menyebut nama-Nya.
Nabi Muhammad ﷺ sekali-kali tidak lupa pada ayat-ayat yang dibacakan kepadanya.
Jalan-jalan yang menjadikan orang sukses hidup dunia dan akhirat.
Allah menciptakan, menyempumakan ciptaan-Nya menentukan kadar-kadar,
memberi petunjuk dan melengkapi keperluan-keperluannya sehingga tercapai tujuannya.

Lain-lain:

Perintah Allah untuk bertasbih dengan menyebut nama-Nya.
Nabi Muhammad ﷺ sekali-kali tidak lupa pada ayat-ayat yang dibacakan kepadanya.
Jalan-jalan yang menjadikan orang sukses hidup dunia dan akhirat.
Allah menciptakan, menyempumakan ciptaan-Nya menentukan kadar-kadar,
memberi petunjuk dan melengkapi keperluan-keperluannya sehingga tercapai tujuannya.

Ayat-ayat dalam Surah Al A'laa (19 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-A'laa (87) ayat 7 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-A'laa (87) ayat 7 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-A'laa (87) ayat 7 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-A'laa (87) ayat 1-19 - Andhika Paramita (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-A'laa (87) ayat 1-19 - Andhika Paramita (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-A'laa - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 19 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 87:7
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al A'laa.

Surah Al-A'la (Bahasa Arab:الْأعلى) adalah surat ke 87 dalam Al Qur'an.
Surat ini tergolong surat makiyyah yang terdiri atas 19 ayat.
Dinamakan Al A’laa yang berarti Yang paling tinggi diambil dari perkataan Al A’laa yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Muslim meriwayatkan dalam kitab Al Jumu'ah, dan diriwayatkan pula oleh Ashhaabus Sunan, dari Nu'man bin Basyir bahwa rasulullah S.A.W pada salat dua hari Raya (Fitri dan Adha) dan salat Jumat membaca surat Al A´laa pada rakaat pertama, dan surat Al Ghaasyiyah pada rakaat kedua.

Nomor Surah 87
Nama Surah Al A'laa
Arab الأعلى
Arti Yang paling tinggi
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 8
Juz Juz 30
Jumlah ruku' 1 ruku'
Jumlah ayat 19
Jumlah kata 72
Jumlah huruf 296
Surah sebelumnya Surah At-Tariq
Surah selanjutnya Surah Al-Gasyiyah
4.6
Ratingmu: 4.4 (12 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/87-7







Pembahasan ▪ qs al ala bahasa arab

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta