Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al A’laa (Yang paling tinggi) – surah 87 ayat 18 [QS. 87:18]

اِنَّ ہٰذَا لَفِی الصُّحُفِ الۡاُوۡلٰی
Inna hadzaa lafiish-shuhufil aul(a);
Sesungguhnya ini terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu,
―QS. Al A’laa [87]: 18

Indeed, this is in the former scriptures,
― Chapter 87. Surah Al A’laa [verse 18]

إِنَّ sungguh

Indeed,
هَٰذَا ini

this
لَفِى benar-benar dalam

surely (is) in
ٱلصُّحُفِ kitabkitab

the Scriptures
ٱلْأُولَىٰ terdahulu

[the] former,

Tafsir

Alquran

Surah Al A’laa
87:18

Tafsir QS. Al A’laa (87) : 18. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini, Allah menerangkan bahwa apa yang disampaikan-Nya kepada Nabi Muhammad tentang perintah dan larangan, janji anugerah dan peringatan adalah sama dengan apa yang telah terdapat di dalam kitab Nabi Ibrahim dan Nabi Musa.
Dengan demikian, Nabi Muhammad hanya mengingatkan kembali kepada agama-Nya yang terdahulu yang telah dilupakan oleh manusia.

Agama yang ada itu telah diubah oleh tangan-tangan manusia, dirusak oleh hawa nafsu dan adat istiadat nenek moyang mereka sehingga telah menyimpang dari yang sebenarnya.
Firman Allah yang artinya:


Dan sungguh, (Alquran) ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan seluruh alam, Yang dibawa turun oleh ar-Ruh al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar engkau termasuk orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas.

Dan sungguh, (Alquran) itu (disebut) dalam kitabkitab orang yang terdahulu. (asy-Syu’ara’ [26]: 192-196)


Dia (Allah) telah mensyariatkan kepadamu agama yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu tegakkanlah agama (keimanan dan ketakwaan) dan janganlah kamu berpecah-belah di dalamnya.

Sangat berat bagi orang-orang musyrik (untuk mengikuti) agama yang kamu serukan kepada mereka.
Allah memilih orang yang Dia kehendaki kepada agama tauhid dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya bagi orang yang kembali (kepada-Nya).

(asy-Syura [42]: 13)


Tafsir QS. Al A’laa (87) : 18. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sesungguhnya apa yang tersebut dalam surat ini benar-benar telah tersebut pula dalam kitab suci- kitab suci (shahifah) terdahulu, yaitu shahifah Ibrahim dan Musa.
Maka dengan begitu, hal itu merupakan salah satu titik temu semua agama samawi yang tercantum di dalam kitab suci-kitab sucinya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sesungguhnya apa yang diberitakan kepada kalian dalam surah ini, maknanya telah tercantum dalam shuhuf (lembaran-lembaran kitab suci) yang diturunkan sebelum Alquran, yaitu shuhuf Ibrahim dan Musa.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Sesungguhnya ini) maksudnya keberuntungan orang-orang yang membersihkan dirinya dengan beriman dan bahwa kehidupan akhirat itu lebih baik


(benar-benar terdapat dalam kitabkitab terdahulu) yang diturunkan sebelum Alquran.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

{إِنَّ هَذَا لَفِي الصُّحُفِ الأولَى صُحُفِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَى}

Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitabkitab yang dahulu, (yaitu) Kitabkitab Ibrahim dan Musa.
(QS. Al-A’la [87]: 18-19)

Al-Hafiz Abu Bakar Al-Bazzar mengatakan, telah menceritakan kepada kami Nasr ibnu Ali, telah menceritakan kepada kami Ma’mar ibnu Sulaiman, dari ayahnya, dari Ata ibnus Sa’ib, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa ketika ayat ini diturunkan, yaitu firman Allah subhanahu wa ta’ala:
Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitabkitab yang dahulu, (yaitu) Kitabkitab Ibrahim dan Musa.
(QS. Al-A’la [87]: 18-19)
Maka Nabi ﷺ bersabda:
Adalah semuanya ini atau adalah hal ini terdapat di dalam kitabkitab Ibrahim dan Musa.

Kemudian Al-Bazzar mengatakan bahwa ia tidak mengetahui ada sanad yang lebih kuat dari Ata ibnus Sa’ib, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas selain sanad ini dan hadis lainnya yang diriwayatkan semisal dengan sanad ini.

Imam Nasai mengatakan, telah menceritakan kepada kami Zakaria ibnu Yahya, telah menceritakan kepada kami Nasr ibnu Ali, telah menceritakan kepada kami Al-Mu’tamir ibnu Sulaiman, dari ayahnya, dari Ata ibnus Sa’ib, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa ketika ayat ini diturunkan, yaitu:
Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Mahatinggi.
(QS. Al-A’la [87]: 1)
Maka Nabi ﷺ bersabda, bahwa semuanya itu terdapat di dalam lembaran-lembaran Ibrahim dan Musa.
Dan ketika firman-Nya diturunkan, yaitu:
dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selain menyempurnakan janji.
(QS. An-Najm [53]: 37)
Nabi ﷺ bersabda, bahwa Ibrahim telah menyempurnakan janji.
(yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain.
(QS. An-Najm [53]: 38)

Ayat ini semakna dengan firman-Nya yang terdapat di dalam surat An-Najm, yaitu:

أَمْ لَمْ يُنَبَّأْ بِما فِي صُحُفِ مُوسى وَإِبْراهِيمَ الَّذِي وَفَّى أَلَّا تَزِرُ وازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرى وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسانِ إِلَّا مَا سَعى وَأَنَّ سَعْيَهُ سَوْفَ يُرى ثُمَّ يُجْزاهُ الْجَزاءَ الْأَوْفى وَأَنَّ إِلى رَبِّكَ الْمُنْتَهى

Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa?
Dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji?
(Yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain, dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.
Dan bahwasanya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya).
Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna, dan bahwasanya kepada Tuhanmulah kesudahan (segala sesuatu).
(QS. An-Najm [53]: 36-42)

Hal yang sama telah dikatakan oleh Ikrimah menurut apa yang diriwayatkan oleh Ibnu Jarir, dari Ibnu Humaid, dari Mahran, dari Sufyan As-Sauri, dari ayahnya, dari Ikrimah sehubungan dengan makna firman-Nya:
Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitabkitab yang dahulu.
(yaitu) kitabkitab Ibrahim dan Musa.
(QS. Al-A’la [87]: 18-19)
Bahwa makna yang dimaksud ialah semua ayat yang terdapat di dalam surat Al-A’la.
Abul Aliyah mengatakan bahwa kisah dalam surat ini terdapat di dalam lembaran-lembaran terdahulu.

Ibnu Jarir memilih pendapat yang mengatakan bahwa makna yang dimaksud oleh firman-Nya,
"Inna haza
"
(Sesungguhnya ini) ditujukan kepada firman-Nya:
Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman), dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia salat.
Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi.
Sedangkan kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.
(QS. Al-A’la [87]: 14-17)

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
Sesungguhnya ini.
(QS. Al-A’la [87]: 18)
Yakni kandungan makna ayat-ayat sebelumnya itu.
benar-benar terdapat dalam kitabkitab yang dahulu, (yaitu) kitabkitab Ibrahim dan Musa.
(QS. Al-A’la [87]: 18-19)

Apa yang dipilih oleh Ibnu Jarir ini baik lagi kuat.
Telah diriwayatkan juga hal yang semisal dari Qatadah dan Ibnu Zaid.
Hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.

Unsur Pokok Surah Al A’laa (الأعلى)

Surat ini terdiri atas 19 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, dan diturunkan sesudah surat At Takwiir.

Nama Al-A’laa diambil dari kata "Al A laa" yang terdapat pada ayat pertama, berarti "Yang Paling Tinggi."

Muslim meriwayatkan dalam kitab Al Jumu’ah, dan diriwayatkan pula oleh Ashhaabus Sunan, dari Nu’man ibnu Basyir bahwa Rasulullah ﷺ pada shalat dua hari Raya (Fitri dan Adha) dan shalat jum’at membaca surat Al ‘Alaa pada raka’at pertama dan surat Al-Ghaasyiyah pada raka’at kedua.

Keimanan:

▪ Perintah Allah untuk bertasbih dengan menyebut nama-Nya.
Nabi Muhammad ﷺ sekali-kali tidak lupa pada ayat-ayat yang dibacakan kepadanya.
▪ Jalan-jalan yang menjadikan orang sukses hidup dunia dan akhirat.
▪ Allah menciptakan, menyempurnakan ciptaan-Nya, menentukan kadar-kadar.
▪ Memberi petunjuk dan melengkapi keperluan-keperluannya sehingga tercapai tujuannya.

Ayat-ayat dalam Surah Al A’laa (19 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

Lihat surah lainnya

Audio

QS. Al-A'laa (87) : 1-19 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 19 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-A'laa (87) : 1-19 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 19

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al A'laa ayat 18 - Gambar 1 Surah Al A'laa ayat 18 - Gambar 2
Statistik QS. 87:18
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Al A’laa.

Surah Al-A’la (Bahasa Arab:الْأعلى) adalah surat ke 87 dalam Al Qur’an.
Surat ini tergolong surat makiyyah yang terdiri atas 19 ayat.
Dinamakan Al A’laa yang berarti Yang paling tinggi diambil dari perkataan Al A’laa yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Muslim meriwayatkan dalam kitab Al Jumu’ah, dan diriwayatkan pula oleh Ashhaabus Sunan, dari Nu’man bin Basyir bahwa rasulullah ﷺ pada salat dua hari Raya (Fitri dan Adha) dan salat Jumat membaca surat Al A´laa pada rakaat pertama, dan surat Al Ghaasyiyah pada rakaat kedua.

Nomor Surah87
Nama SurahAl A’laa
Arabالأعلى
ArtiYang paling tinggi
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu8
JuzJuz 30
Jumlah ruku’1 ruku’
Jumlah ayat19
Jumlah kata72
Jumlah huruf296
Surah sebelumnyaSurah At-Tariq
Surah selanjutnyaSurah Al-Gasyiyah
Sending
User Review
4.7 (9 votes)
Tags:

87:18, 87 18, 87-18, Surah Al A'laa 18, Tafsir surat AlAlaa 18, Quran Al Ala 18, Al-A’la 18, Surah Al Ala ayat 18

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Baqarah (Sapi Betina) – surah 2 ayat 83 [QS. 2:83]

Ingatlah dan renungkanlah keadaan mereka ketika Kami, melalui rasul Kami, mengambil janji dari Bani Israil yaitu bahwa, “Janganlah kamu menyembah sesuatu pun dan dalam bentuk apa pun selain Allah Yang … 2:83, 2 83, 2-83, Surah Al Baqarah 83, Tafsir surat AlBaqarah 83, Quran Al-Baqarah 83, Surah Al Baqarah ayat 83

QS. Al A’raaf (Tempat yang tertinggi) – surah 7 ayat 118 [QS. 7:118]

Dengan mukjizat tongkat tersebut maka terbuktilah kebenaran yang berada di pihak Nabi Musa, dengan disaksikan orang banyak. Dan segala yang mereka kerjakan berupa sihir dan kepalsuan jadi sia-sia dan … 7:118, 7 118, 7-118, Surah Al A’raaf 118, Tafsir surat AlAraaf 118, Quran Al Araf 118, Al-A’raf 118, Surah Al Araf ayat 118

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Orang yang suka berbohong adalah orang ...

Benar! Kurang tepat!

Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang ...

Benar! Kurang tepat!

Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Lawan kata dari jujur ​​adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #5
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #5 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #5 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #23

Al Falaq artinya … waktu subuh langit senja demi waktu waktu pagi manusia Benar! Kurang tepat! Percaya kepada Allah dan

Pendidikan Agama Islam #29

Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali … Diangkat derajat oleh Allah. Terbebas dari kehinaan. Diberi kemudahan masuk surga. Dijauhkan

Pendidikan Agama Islam #30

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًاArti dari kalimat di atas adalah … Kefakiran mendekatkan kepada kekufuran Kekafiran mendekatkan kepada kekufuran Kekufuran

Instagram