Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al A’laa (Yang paling tinggi) – surah 87 ayat 17 [QS. 87:17]

وَ الۡاٰخِرَۃُ خَیۡرٌ وَّ اَبۡقٰی
Wal-aakhiratu khairun wa-abq(a);
padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.
―QS. Al A’laa [87]: 17

While the Hereafter is better and more enduring.
― Chapter 87. Surah Al A’laa [verse 17]

وَٱلْءَاخِرَةُ dan akherat

While the Hereafter
خَيْرٌ lebih baik

(is) better
وَأَبْقَىٰٓ dan lebih kekal

and everlasting.

Tafsir

Alquran

Surah Al A’laa
87:17

Tafsir QS. Al A’laa (87) : 17. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat-ayat ini, Allah menerangkan bahwa orang kafir lebih mengutamakan kesenangan di dunia daripada kesenangan di akhirat.
Padahal, semestinya mereka memilih kesenangan akhirat, sesuai dengan yang dikehendaki oleh agama Allah.

Kesenangan akhirat itu lebih baik dan kekal abadi, sedangkan kesenangan di dunia akan lenyap diliputi oleh kekotoran dan kesedihan.
Meskipun begitu, secara umum manusia perlu seimbang dalam usaha dan mengatur porsi waktu untuk kepentingan dunia dan akhirat, sebagaimana firman Allah:

وَابْتَغِ فِيْمَآ اٰتٰىكَ اللّٰهُ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ

Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi.

Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. (al-Qashash [28]: 77)

Tafsir QS. Al A’laa (87) : 17. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sedangkan kehidupan akhirat adalah lebih baik, dengan kenikmatannya yang suci, daripada kehidupan dunia, dan lebih kekal.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Padahal kehidupan akhirat beserta kenikmatan yang ada padanya adalah lebih baik dan lebih kekal dibandingkan kehidupan dunia.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Sedangkan kehidupan akhirat) yang di dalamnya terdapat surga


(adalah lebih baik dan lebih kekal.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


{وَالآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَى}

Sedangkan kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.
(QS. Al-A’la [87]: 17)

Yakni pahala Allah di negeri akhirat lebih baik dan lebih kekal daripada kesenangan dunia.
Karena sesungguhnya dunia itu pasti akan fana dalam waktu yang singkat, sedangkan kehidupan akhirat mulia lagi kekal.
Maka bagaimana orang yang berakal bisa lebih memilih hal yang fana atas hal yang kekal, dan lebih mementingkan hal yang cepat lenyapnya serta berpaling dari memperhatikan negeri yang kekal dan pahala yang kekal di akhirat.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Husain ibnu Muhammad, telah menceritakan kepada kami Duraid, dari Abu Ishaq, dari Urwah, dari Aisyah yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda:
Dunia ini adalah rumah bagi orang yang tidak mempunyai rumah, dan harta bagi orang yang tidak mempunyai harta, dan karena untuk dunialah orang yang tidak berakal menghimpun hartanya.

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Humaid, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Wadih, telah menceritakan kepada kami Abu Hamzah, dari Ata, dari Urfujah As-Saqafi yang telah mengatakan bahwa ia belajar mengenai firman Allah subhanahu wa ta’ala di bawah ini dari Ibnu Mas’ud.
Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Mahatinggi.
(QS. Al-A’la [87]: 1)
ketika bacaannya sampai pada firman-Nya:
Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi.
(QS. Al-A’la [87]: 16)
Maka Ibnu Mas’ud meninggalkan bacaannya, lalu menghadap kepada murid-muridnya dan berkata,
"Kita lebih memilih dunia daripada akhirat."
Kaum yang hadir terdiam, dan Ibnu Mas’ud kembali berkata,
"Kita telah memilih dunia, karena kita melihat perhiasannya, wanita-wanitanya, makanan dan minumannya sedangkan kepentingan akhirat kita dikesampingkan.
Maka berarti kita memilih kehidupan yang segera ini dan kita tinggalkan kehidupan akhirat kita."
Hal ini yang keluar dari Ibnu Mas’ud r.a. merupakan ungkapan tawadu‘ (rendah diri)nya, atau barangkali dia hanya mengungkapkan tentang jenis keduanya semata-mata;
hanya Allah-lah yang Maha Mengetahui.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Sulaiman ibnu Daud Al-Hasyimi, telah menceritakan kepada kami Ismail ibnu Ja’far, telah menceritakan kepadaku Amr ibnu Abu Amr, dari Al-Muttalib ibnu Abdullah, dari Abu Musa Al-Asy’ari, bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Barang siapa yang mencintai dunianya, berarti merugikan akhiratnya;
dan barang siapa yang mencintai akhiratnya, berarti merugikan dunianya.
Maka utamakanlah apa yang kekal di atas apa yang fana.

Imam Ahmad meriwayatkan hadis ini secara munfarid.
Imam Ahmad telah meriwayatkannya pula dari Abu Salamah Al-Khuza’i, dari Ad-Darawardi, dari Amr ibnu Abu Amr dengan lafaz dan sanad yang semisal.

Unsur Pokok Surah Al A’laa (الأعلى)

Surat ini terdiri atas 19 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, dan diturunkan sesudah surat At Takwiir.

Nama Al-A’laa diambil dari kata "Al A laa" yang terdapat pada ayat pertama, berarti "Yang Paling Tinggi."

Muslim meriwayatkan dalam kitab Al Jumu’ah, dan diriwayatkan pula oleh Ashhaabus Sunan, dari Nu’man ibnu Basyir bahwa Rasulullah ﷺ pada shalat dua hari Raya (Fitri dan Adha) dan shalat jum’at membaca surat Al ‘Alaa pada raka’at pertama dan surat Al-Ghaasyiyah pada raka’at kedua.

Keimanan:

▪ Perintah Allah untuk bertasbih dengan menyebut nama-Nya.
Nabi Muhammad ﷺ sekali-kali tidak lupa pada ayat-ayat yang dibacakan kepadanya.
▪ Jalan-jalan yang menjadikan orang sukses hidup dunia dan akhirat.
▪ Allah menciptakan, menyempurnakan ciptaan-Nya, menentukan kadar-kadar.
▪ Memberi petunjuk dan melengkapi keperluan-keperluannya sehingga tercapai tujuannya.

Ayat-ayat dalam Surah Al A’laa (19 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

Lihat surah lainnya

Audio

QS. Al-A'laa (87) : 1-19 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 19 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-A'laa (87) : 1-19 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 19

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al A'laa ayat 17 - Gambar 1 Surah Al A'laa ayat 17 - Gambar 2
Statistik QS. 87:17
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al A’laa.

Surah Al-A’la (Bahasa Arab:الْأعلى) adalah surat ke 87 dalam Al Qur’an.
Surat ini tergolong surat makiyyah yang terdiri atas 19 ayat.
Dinamakan Al A’laa yang berarti Yang paling tinggi diambil dari perkataan Al A’laa yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Muslim meriwayatkan dalam kitab Al Jumu’ah, dan diriwayatkan pula oleh Ashhaabus Sunan, dari Nu’man bin Basyir bahwa rasulullah ﷺ pada salat dua hari Raya (Fitri dan Adha) dan salat Jumat membaca surat Al A´laa pada rakaat pertama, dan surat Al Ghaasyiyah pada rakaat kedua.

Nomor Surah87
Nama SurahAl A’laa
Arabالأعلى
ArtiYang paling tinggi
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu8
JuzJuz 30
Jumlah ruku’1 ruku’
Jumlah ayat19
Jumlah kata72
Jumlah huruf296
Surah sebelumnyaSurah At-Tariq
Surah selanjutnyaSurah Al-Gasyiyah
Sending
User Review
4.6 (8 votes)
Tags:

87:17, 87 17, 87-17, Surah Al A'laa 17, Tafsir surat AlAlaa 17, Quran Al Ala 17, Al-A’la 17, Surah Al Ala ayat 17

▪ al ala 17 ▪ surat al ala 17 artinya
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Ahqaaf (Bukit-bukit pasir) – surah 46 ayat 9 [QS. 46:9]

9. Terhadap tuduhan-tuduhan yang dilontarkan oleh orang-orang musyrik itu Allah memerintahkan kepada Nabi agar memberikan jawaban kepada mereka. Katakanlah, wahai Nabi Muhammad, “Aku bukanlah Rasul ya … 46:9, 46 9, 46-9, Surah Al Ahqaaf 9, Tafsir surat AlAhqaaf 9, Quran Al Ahqaf 9, AlAhqaf 9, Al-Ahqaf 9, Surah Al Ahqaf ayat 9

QS. Yusuf (Nabi Yusuf) – surah 12 ayat 32 [QS. 12:32]

Setelah istri al-Aziz memperlihatkan Nabi Yusuf kepada mereka, lalu dia berkata, “Itulah orangnya yang menyebabkan kamu mencela aku karena aku tertarik kepadanya, dan sungguh benar, aku memang telah m … 12:32, 12 32, 12-32, Surah Yusuf 32, Tafsir surat Yusuf 32, Quran Yusuf 32, Surah Yusuf ayat 32

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Dalam Islam, pakaian harus ...

Benar! Kurang tepat!

Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut ...

Benar! Kurang tepat!

Pembatasan aurat wanita adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Sebelum berpakaian, kita harus ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #3
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #3 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #3 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #27

Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah … Hud ar-Rahman at-Taubah Yusuf an-Naml Benar! Kurang tepat! Proses turunnya

Pendidikan Agama Islam #25

أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti … baiklah bukankah binasalah biarlah berbukalah Benar! Kurang tepat! Penjelasan:أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ a lam

Pendidikan Agama Islam #26

Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah … Al Maun Al Adiyat Al Maidah Yasin Alam Nasyrah Benar! Kurang tepat! Sebab-sebab

Instagram