Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al A'laa (Yang paling tinggi) - surah 87 ayat 12 [QS. 87:12]

الَّذِیۡ یَصۡلَی النَّارَ الۡکُبۡرٰی
Al-ladzii yashlannaaral kubr(a);
(yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka),
―QS. Al A’laa [87]: 12

Daftar isi

(He) who will (enter and) burn in the greatest Fire,
― Chapter 87. Surah Al A’laa [verse 12]

ٱلَّذِى yang

The one who
يَصْلَى ia akan masuk

will burn
ٱلنَّارَ api/neraka

(in) the Fire
ٱلْكُبْرَىٰ yang besar

[the] great.

Tafsir Quran

Surah Al A’laa
87:12

Tafsir QS. Al-A’la (87) : 12. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat-ayat ini, Allah menerangkan bahwa bagi orang yang ingkar, durhaka, dan menjauhkan diri dari petunjuk-petunjuk yang diberikan Nabi Muhammad, tidak akan berfaedah peringatan yang disampaikan.
Oleh karena itu, mereka tetap dalam kekafiran dan akan dilemparkan ke dalam neraka yang paling bawah.

Secara ringkas, orang yang menghadapi panggilan Nabi Muhammad ke jalan Allah itu ada tiga golongan:

1. Golongan orang yang mengetahui dan yakin akan kebenarannya, tidak ada keraguan sedikit pun di dalam hatinya.

Orang ini adalah orang mukmin yang sempurna (mu’min kamil) yang takut kepada Tuhannya.

2. Golongan orang yang dalam menerima petunjuk, kemudian ia yakin akan petunjuk itu, lalu menyatakan keimanannya.
Orang ini adalah golongan yang agak kurang nilainya dari yang pertama.

3. Golongan yang durhaka dan ingkar, yang telah tertutup hatinya dari panggilan ke jalan Allah.

Mereka ini adalah golongan yang paling jahat dan paling jauh dari kebaikan.

Tafsir QS. Al A’laa (87) : 12. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Yaitu orang yang akan masuk ke dalam api yang amat besar yang disediakan untuk pembalasan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Orang yang takut kepada Tuhan akan mengambil pelajaran.
Adapun orang-orang celaka yang menjauhi peringatan, dia tidak takut kepada Tuhannya.


Dia akan memasuki api neraka Jahanam yang besar dan merasakan panasnya.
Di dalamnya dia tidak akan mati sehingga bisa beristirahat, tidak pula hidup dengan kehidupan yang bermanfaat baginya.


Sungguh beruntunglah orang yang membersihkan dirinya dari akhlak yang buruk, dan mengingat Allah, mengesakanNya, berdoa dan melakukan segala yang diridhai-Nya, orang yang selalu mendirikan shalat pada waktunya dengan mengharap ridha Allah dan mengerjakan syariat-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Yaitu orang yang akan memasuki api yang besar) yaitu api neraka, dan api dunia dinamakan api kecil.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

{سَيَذَّكَّرُ مَنْ يَخْشَى}

orang yang takut (kepada Allah) akan mendapat pelajaran.
(QS. Al-A’la [87]: 10)

Yaitu yang mau menerima sebagai pelajaran dari apa yang engkau sampaikan, hai Muhammad, adalah orang yang hatinya takut kepada Allah dan meyakini bahwa dia pasti akan menghadap dan berdua dengan-Nya.

{وَيَتَجَنَّبُهَا الأشْقَى الَّذِي يَصْلَى النَّارَ الْكُبْرَى ثُمَّ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلا يَحْيَا}

orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya.
(Yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka).
Kemudian dia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup.
(QS. Al-A’la [87]: 11-13)

Yakni tidak dapat mati sehingga ia terhenti dari siksaannya, dan tidak pula hidup dengan kehidupan yang memberi manfaat baginya.
Bahkan kehidupannya itu merupakan penderitaan dan mudarat baginya, karena dengan kehidupannya yang kekal ia selalu menderita pedihnya siksaan dan berbagai macam pembalasan yang ditimpakan kepadanya secara abadi dan kekal.

Imam Ahmad mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu ‘Adiy dari Sulaiman yakni At-Tamimi dari Abu Nadrah dari Abu Sa’id yang telah mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Adapun ahli neraka yang menjadi penghuni tetapnya, maka mereka tidak mati dan tidak (pula) hidup.
Dan orang-orang yang dikehendaki oleh Allah mendapatkan rahmat (Nya) maka Allah mematikan mereka di dalam neraka, dan orang-orang yang telah diberi izin untuk memberi syafaat masuk menemui mereka, kemudian seseorang dari para pemberi syafaat itu mengambil segolongan besar manusia lalu dia menumbuhkan mereka dengan memasukkan mereka ke dalam sungai kehidupan, atau ke dalam sungai yang ada di dalam surga, hingga mereka tumbuh (hidup) kembali sebagaimana biji-bijian yang dibawa oleh banjir tumbuh (di tepian sungai).
Dan perawi melanjutkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda pula:
Pernahkah kalian melihat proses tumbuhnya pohon, pada awal mulanya hijau, kemudian menguning, kemudian hijau kembali?
Perawi melanjutkan, bahwa sebagian di antara mereka mengatakan bahwa Nabi ﷺ menceritakan demikian seakan-akan beliau ﷺ pernah berada di daerah pedalaman.

Imam Ahmad mengatakan pula bahwa telah menceritakan kepada kami Sa’id ibnu Yazid dari Abu Nadrah dari Abu Sa’id Al-Khudri r.a. yang telah mengatakan, bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda:
Adapun ahli neraka yang menjadi penghuni tetapnya maka sesungguhnya mereka tidak mati di dalamnya dan tidak pula hidup.
Berbeda halnya dengan orang-orang yang dikenai oleh api neraka karena dosa-dosa atau karena kesalahan-kesalahan mereka;
maka Allah mematikan mereka dengan sebenarnya, hingga manakala mereka telah berubah menjadi arang, diberilah izin untuk mendapatkan syafaat.
Kemudian didatangkanlah mereka serombongan demi serombongan, lain dimasukkanlah mereka ke dalam sungai-sungai yang ada di dalam surga.
Kemudian dikatakan,
"Hai ahli surga, sambutlah mereka!",
maka mereka tumbuh (hidup) kembali sebagaimana biji-bijian yang dibawa oleh arus banjir tumbuh.
Perawi melanjutkan bahwa seorang lelaki dari kalangan kaum yang hadir saat itu mengatakan, bahwa seakan-akan Rasulullah ﷺ pernah tinggal di daerah pedalaman.

Imam Muslim meriwayatkan hadis ini melalui hadis Bisyr ibnul Mufaddal dan Syu’bah, yang keduanya dari Abu Salamah alias Sa’id ibnu Yazid dengan teks yang semisal.

Imam Ahmad telah meriwayatkan pula melalui Yazid dari Sa’id ibnu Iyas Al-Jariri dari AbuNadrah dari Abu Sa’id dari Nabi ﷺ yang telah bersabda:
Sesungguhnya ahli neraka yang tidak akan dikeluarkan oleh Allah, mereka tidak mati di dalamnya dan tidak pula hidup.
Dan sesungguhnya ahli neraka yang dikehendaki oleh Allah untuk dikeluarkan, maka Allah mematikan mereka dengan sebenarnya hingga tubuh mereka hangus menjadi arang.
Kemudian dikeluarkanlah mereka (dari neraka) rombongan demi rombongan, lalu dilemparkan ke dalam sungai surga dan mereka disirami dengan air dari sungai surga, maka mereka tumbuh (hidup) kembali bagaikan biji-bijian yang dibawa arus banjir tumbuh.

Dan sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala telah memberitakan perihal ahli neraka melalui firman-Nya:

وَنادَوْا يَا مالِكُ لِيَقْضِ عَلَيْنا رَبُّكَ قالَ إِنَّكُمْ ماكِثُونَ

Mereka berseru,
"Hai Malik, biarlah Tuhanmu membunuh kami saja."
Dia menjawab,
"Kamu akan tetap tinggal (di neraka ini)."
(QS. Az-Zukhruf [43]: 77)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

لَا يُقْضى عَلَيْهِمْ فَيَمُوتُوا وَلا يُخَفَّفُ عَنْهُمْ مِنْ عَذابِها

Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya.
(QS. Faathir [35]: 36)

Dan masih ada lagi ayat-ayat lain yang semakna dengan ini.

Unsur Pokok Surah Al A’laa (الأعلى)

Surat ini terdiri atas 19 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, dan diturunkan sesudah surat At Takwiir.

Nama Al-A’laa diambil dari kata "Al A laa" yang terdapat pada ayat pertama, berarti "Yang Paling Tinggi."

Muslim meriwayatkan dalam kitab Al Jumu’ah, dan diriwayatkan pula oleh Ashhaabus Sunan, dari Nu’man ibnu Basyir bahwa Rasulullah ﷺ pada shalat dua hari Raya (Fitri dan Adha) dan shalat jum’at membaca surat Al ‘Alaa pada raka’at pertama dan surat Al-Ghaasyiyah pada raka’at kedua.

Keimanan:

▪ Perintah Allah untuk bertasbih dengan menyebut nama-Nya.
Nabi Muhammad ﷺ sekali-kali tidak lupa pada ayat-ayat yang dibacakan kepadanya.
▪ Jalan-jalan yang menjadikan orang sukses hidup dunia dan akhirat.
▪ Allah menciptakan, menyempurnakan ciptaan-Nya, menentukan kadar-kadar.
▪ Memberi petunjuk dan melengkapi keperluan-keperluannya sehingga tercapai tujuannya.

Ayat-ayat dalam Surah Al A’laa (19 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-A'laa (87) : 1-19 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 19 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-A'laa (87) : 1-19 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 19

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al A'laa ayat 12 - Gambar 1 Surah Al A'laa ayat 12 - Gambar 2
Statistik QS. 87:12
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Al A’laa.

Surah Al-A’la (Bahasa Arab:الْأعلى) adalah surat ke 87 dalam Al Qur’an.
Surat ini tergolong surat makiyyah yang terdiri atas 19 ayat.
Dinamakan Al A’laa yang berarti Yang paling tinggi diambil dari perkataan Al A’laa yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Muslim meriwayatkan dalam kitab Al Jumu’ah, dan diriwayatkan pula oleh Ashhaabus Sunan, dari Nu’man bin Basyir bahwa rasulullah ﷺ pada salat dua hari Raya (Fitri dan Adha) dan salat Jumat membaca surat Al A´laa pada rakaat pertama, dan surat Al Ghaasyiyah pada rakaat kedua.

Nomor Surah 87
Nama Surah Al A’laa
Arab الأعلى
Arti Yang paling tinggi
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 8
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 19
Jumlah kata 72
Jumlah huruf 296
Surah sebelumnya Surah At-Tariq
Surah selanjutnya Surah Al-Gasyiyah
Sending
User Review
4.9 (27 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

87:12, 87 12, 87-12, Surah Al A'laa 12, Tafsir surat AlAlaa 12, Quran Al Ala 12, Al-A’la 12, Surah Al Ala ayat 12

Video Surah

87:12


More Videos

Kandungan Surah Al A'laa

۞ QS. 87:1 Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Aliyy (Maha Tinggi)

۞ QS. 87:3 • Penentuan takdir sebelum penciptaan • Allah menggerakkan hati manusia • Segala sesuatu ada takdirnya • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 87:5 • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 87:7 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 87:11 • Azab orang kafir

۞ QS. 87:12 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 87:13 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Mereka yang kekal dalam neraka • Azab orang kafir • Keabadian siksaan orang kafir

۞ QS. 87:14 • Pahala iman • Keutamaan iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 87:15 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 87:17 • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 87:18 • Kewajiban dan keutamaan beriman pada kitab-kitab • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya

۞ QS. 87:19 • Kewajiban dan keutamaan beriman pada kitab-kitab • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya

Ayat Pilihan

Dirikanlah sembahyang, tunaikan zakat & berikan pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling besar pahalanya.
QS. Al-Muzzammil [73]: 20

Dan jika mereka bermaksud menipumu,
maka sesungguhnya cukuplah Allah (menjadi pelindungmu).
Dialah yang memperkuatmu dengan pertolongan-Nya & dengan para mukmin,
QS. Al-Anfal [8]: 62

Dan bertakwalah kepada Allah,
dan ketahuilah,
bahwa kamu akan dikumpulkan kepada-Nya.
QS. Al-Baqarah [2]: 203

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan.

Correct! Wrong!

Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu ...

Correct! Wrong!

Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu ...

Correct! Wrong!

+

Array

Setelah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Kekhalifahan Rasyidin adalah kekhalifahan yang berdiri setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW pada tahun 632 M, atau tahun 11 H. Kekhalifahan ini terdiri atas empat khalifah pertama dalam sejarah Islam, yang disebut sebagai Khulafaur Rasyidin.

Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #20
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #20 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #20 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Pendidikan Agama Islam #23

Qada dan qadar termasuk rukun iman yang ke … Al Falaq artinya … Ayat ke 5 dari surah al-Falaq yaitu … … Percaya kepada Allah dan Rasulnya termasuk rukun … Meja, kursi, manusia, hewan dan tumbuhan adalah merupakan salah satu cara mengenal Allah Subhanahu Wa Ta`ala melalui …

Pendidikan Agama Islam #25

Surah Al-Insyirah terdiri dari … ayat.Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal … أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti …وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ Ayat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat …Surah Al-Insyirah turun sesudah surah …

Kamus Istilah Islam

menapaktilasi

Apa itu menapaktilasi? me.na.pak.ti.lasi menyusuri jejak yang pernah dilalui bekas pejuang atau para wali; di samping pergelaran kebudayaan Islam, kami pun ingin mencoba menapaktilasi jejak-jejak sej...

tawaf wada

Apa itu tawaf wada? tawaf yang dilakukan setelah selesai melaksanakan ibadah haji dan sebelum meninggalkan kota Mekah … •

Kitab Allah

Apa itu Kitab Allah? Kitab Allah adalah catatan-catatan yang difirmankan oleh Allah kepada para nabi dan rasul. Umat Islam diwajibkan meyakininya, karena mempercayai kitab-kitab selain Al Qur’a...