Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Ahzab (Golongan-Golongan yang bersekutu) - surah 33 ayat 71 [QS. 33:71]

یُّصۡلِحۡ لَکُمۡ اَعۡمَالَکُمۡ وَ یَغۡفِرۡ لَکُمۡ ذُنُوۡبَکُمۡ ؕ وَ مَنۡ یُّطِعِ اللّٰہَ وَ رَسُوۡلَہٗ فَقَدۡ فَازَ فَوۡزًا عَظِیۡمًا
Yushlih lakum a’maalakum wayaghfir lakum dzunuubakum waman yuthi’illaha warasuulahu faqad faaza fauzan ‘azhiiman;
niscaya Allah akan memperbaiki amal-amalmu dan mengampuni dosa-dosamu.
Dan barangsiapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh, dia menang dengan kemenangan yang agung.
―QS. Al Ahzab [33]: 71

Daftar isi

He will (then) amend for you your deeds and forgive you your sins.
And whoever obeys Allah and His Messenger has certainly attained a great attainment.
― Chapter 33. Surah Al Ahzab [verse 71]

يُصْلِحْ Dia akan memperbaiki

He will amend
لَكُمْ bagi kalian

for you
أَعْمَٰلَكُمْ amalan kamu

your deeds
وَيَغْفِرْ dan mengampuni

and forgive
لَكُمْ bagi kalian

for you
ذُنُوبَكُمْ dosa-dosa kamu

your sins.
وَمَن dan siapa

And whoever
يُطِعِ mentaati

obeys
ٱللَّهَ Allah

Allah
وَرَسُولَهُۥ dan rasulnya

and His Messenger
فَقَدْ maka sungguh

certainly
فَازَ ia mendapat keuntungan/kemenangan

has attained
فَوْزًا keuntungan/kemenangan

an attainment
عَظِيمًا besar

great.

Tafsir Quran

Surah Al Ahzab
33:71

Tafsir QS. Al-Ahzab (33) : 71. Oleh Kementrian Agama RI

Bila mereka tetap memelihara keimanan dan ketakwaan dan selalu mengatakan kebenaran, pasti Allah akan memperbaiki perbuatan dan mengampuni dosa-dosa mereka.
Siapa yang menginginkan kebahagiaan di dunia dan akhirat, maka jalan yang harus ditempuh hanyalah satu, yaitu menaati Allah dan Rasul-Nya.

Dengan demikian, mereka akan mendapatkan kebahagiaan yang besar di dunia dan akhirat.

Tafsir QS. Al Ahzab (33) : 71. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Niscaya Allah akan memberikan perkenan-Nya bagi kalian untuk melakukan kebajikan-kebajikan dan menghapuskan dosa kalian.
Siapa saja yang takut pada Allah dan Rasul-Nya, sungguh telah mendapatkan kemenangan yang besar, selamat dari hukuman dan akan mendapatkan pahala.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Bila kalian bertakwa kepada Allah dan berkata benar, niscaya Allah akan memperbaiki amal-amal perbuatan kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian.
Barangsiapa menaati Alllah dan Rasul-Nya dalam perintah dan larangan, maka dia telah beruntung dengan mendapatkan kemuliaan yang besar di dunia dan di akhirat.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Niscaya Allah memperbaiki bagi kalian amal-amal kalian) yakni Dia menerimanya


(dan mengampuni bagi kalian dosa-dosa kalian.
Siapa yang menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapatkan kemenangan yang besar) yaitu dia telah memperoleh apa yang paling didambakannya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Dalam firman selanjutnya Allah subhanahu wa ta’ala mengatakan:

Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.
(QS. Al-Ahzab [33]: 71)

Demikian itu karena dia dihindarkan dari neraka Jahim dan dimasukkan ke dalam surga yang penuh dengan kenikmatan yang kekal.


Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Amr ibnu Auf, telah menceritakan kepada kami Khalid, dari Lais, dari Abu Burdah, dari Abu Musa Al-Asy’ari yang mengatakan bahwa kami salat Lohor bersama Rasulullah ﷺ Setelah selesai dari salatnya beliau berisyarat kepada kami dengan tangannya, lalu kami duduk, dan beliau ﷺ bersabda:
Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala telah memerintahkan kepadaku agar aku memerintahkan kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah dan berkata yang benar.
Kemudian beliau ﷺ mendatangi kelompok kaum wanita, lalu bersabda:
Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala telah memerintahkan kepadaku agar aku memerintahkan kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah dan berkata yang benar.

Abdur Rahman ibnu Zaid yang tuna netra telah menceritakan dari ayahnya, dari Muhammad ibnu Ka’b, dari Ibnu Abbas secara mauquf, bahwa barang siapa yang ingin menjadi seorang yang paling mulia, hendaklah ia bertakwa kepada Allah.

Ikrimah mengatakan bahwa yang dimaksud dengan perkataan yang benar adalah kalimah ‘Tidak ada Tuhan selain Allah’.
Selain Ikrimah mengatakan, makna yang dimaksud adalah perkataan yang benar.
Mujahid mengatakan bahwa makna yang dimaksud adalah perkataan yang jujur, sedangkan yang lain mengatakan perkataan yang benar.
Semua pendapat dalam hal ini dibenarkan.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Ahzab (33) Ayat 71

FAWZ
فَوْز

Arti kata dasar fawz adalah mendapatkan kebaikan, kejayaan atau kemenangan disertai dengan keselamatan.

Selain fawz kata dasar lain yang sama maknanya adalah mafaaz dan mafaazah.

Kata mafaaz dan mafaazah juga dapat diartikan dengan tempat yang penuh dengan anugerah bagi orangorang yang berjaya dan juga dapat diartikan dengan alat yang menyebabkan berjaya.

Sedangkan orang mendapat anugerah dalam bahasa Arab disebut dengan faa’iz jamaknya faa’izuun

Kesemua bentuk kata di atas disebut dalam Al Qur’an kecuali kata faa’iz dalam bentuk tunggal.

Kata fawz diulang sembilan belas kali dalam Al Qur’an.

Sekali dalam bentuk fawzul kabiir yang artinya adalah kemenangan yang besar, yaitu dalam surah Al Buruuj (85), ayat 11.
Dua kali dalam bentuk fawzul mubiin yang artinya adalah kejayaan yang nyata, yaitu dalam surah:
• Al An’aam (6), ayat 16;
• Al Jaatsiyah (45), ayat 30.
Sebanyak tiga belas kali ianya berbentuk fawzul ‘adzhiim dan tiga kali berbentuk fawzan ‘adzhiima yang keduanya berarti kemenengan yang agung, yaitu dalam surah:
An Nisaa‘ (4), ayat 13, 73;
• Al Maa’idah (5), ayat 119;
• At Taubah (9), ayat 72, 89, 100, 111;
Yunus (10), ayat 64;
• Al Ahzab (33), ayat 71;
• Ash Shaffsat (37), ayat 60;
Al Mu’min (40), ayat 9;
• Ad Dukhaan (44), ayat 57;
• Al Fath (48), ayat 5;
• Al Hadid (57), ayat 12;
Ash Shaff (61), ayat 12;
• At Taghaabun (64), ayat 9.
Yang dimaksud dengan kejayaan yang nyata, besar dan agung pada sebahagian besar ayat-ayat tersebut adalah anugerah agung di akhirat berupa masuk ke syurga selama-lamanya yang di bawahnya mengalir sungai-sungai dan penuh dengan karunia serta rahmat Allah, dijauhkan dari api neraka dan diampuni semua dosa.
Kejayaan seperti ini akan diperoleh orang-orang yang beriman, taat kepada Allah dan Rasul• Nya dan yang beramal salih.

Khusus pada surah Yunus (10), ayat 64, diterangkan bahwa kejayaan agung yang diperoleh orang yang beriman dan bertakwa bukan hanya berupa kenikmatan di akhirat saja, melainkan ia termasuk kebahagiaan yang menggembirakan di dunia juga, seperti merasakan rasa kasih sayang di antara sesama orang beriman, pujian yang baik, mimpi yang baik (Ar Ru’ya Ash Salihan) dan juga kemudahan yang diberikan Allah untuk melakukan amal kebajikan dan akhlak yang mulia serta dijauhkan dari perilaku yang tercela.

Sedangkan dalam surah An Nisaa‘ (4), ayat 73, yang dimaksudkan dengan fawzan ‘adzhiimaadalah kemenangan tentara muslim dalam perang.
Pada ayat tersebut diceritakan bahawa setelah tentara muslim menang dalam peperangan dan memperoleh banyak harta rampasan perang, orang-orang munafik yang tidak ikut berperang menyesal dan beranganangan sembari berkata: ”Alangkah baiknya kalau aku turut serta bersama-sama mereka, supaya aku juga beroleh kemenangan yang amat besar"

Kata mafaaza disebut sekali saja dalam Al Qur’an, yaitu dalam surah An Naba’ (78), ayat 31. Sama dengan sebahagian besar ayat di atas, kata mafaaza pada ayat ini artinya adalah tempat yang penuh kemenangan, yaitu syurga.
Tempat ini akan diperoleh oleh orang-orang yang bertakwa.

Adapun kata mafaazah disebut dalam Al Qur’an dua kali, yaitu dalam surah:
• Ali’Imran (3), ayat 188;
• Az Zumar (39), ayat 61.
Artinya juga hampir serupa dengan arti-arti sebelumnya, yaitu selamat dari neraka dan masuk ke dalam syurga.

Pada surah Ali Imran (3), ayat 188 ditegaskan bahawa orang-orang kafir yang bergembira dengan perilaku dan ucapan dosa yang mereka lakukan, dan suka dipuji dengan apa yang mereka tidak lakukan, mereka tidak akan berada di tempat yang selamat mafaazah dari azab dan siksa Allah.
Namun sebaliknya orang-orang yang bertakwa akan berada di tempat yang selamat mafaazah dari azab neraka, karena mereka mempunyai alat untuk menyelamatkan diri (mafaazah), yaitu ketakwaan.

Sedangkan kata faa’izuun diulang empat empat kali dalam Al Qur’an, yaitu dalam surah:
• At Taubah (9), ayat 20;
• Al Mu’minuun (23), ayat 111;
An Nuur (24), ayat 52;
• Al Hasyr (59), ayat 20.
Orang-orang berjaya yang disebut dalam ayat-ayat tersebut adalah:

1.Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah dengan harta benda dan jiwa mereka.
(surah At Taubah (9), ayat 20).

2. Orang-orang yang memohon kepada Allah dengan berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik." Mereka juga terus bersabar atas cemoohan dan ejekan orang-orang kafir terhadap keyakinan dan ucapan mereka.
(Al Mu’minuun (23), ayat 111).

3. Siapa yang taat kepada Allah dan Rasul• Nya dan takut melanggar perintah Allah serta, menjaga dirinya jangan terdedah kepada azab Allah.
(An Nuur (24), ayat 52).

4. Mereka adalah ahli syurga (Al Hasyr (59), ayat 20)

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:428-430

Unsur Pokok Surah Al Ahzab (الْأحزاب)

Surat Al Ahzab terdiri atas 73 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Ali-‘lmran.

Dinamai "Al Ahzab" yang berarti "golongan-golongan yang bersekutu" karena dalam surat ini terdapat beberapa ayat, yaitu ayat 9 sampai dengan ayat 27 yang berhubungan dengan peperangan Al Ahzab, yaitu peperangan yang dilancarkan oleh orang-orang Yahudi, kaum munafik dan orang-orang musyrik terhadap orang-orang mukmin di Madinah.

Mereka telah mengepung rapat orang-orang mukmin sehingga sebagian dari mereka telah berputus asa dan menyangka bahwa mereka akan dihancurkan oleh musuh-musuh mereka itu.

Ini adalah suatu ujian yang berat dari Allah untuk menguji sarnpai di mana teguhnya keimanan mereka.
Akhirnya Allah mengirimkan bantuan berupa tentara yang tidak kelihatan dan angin topan, sehingga musuh-musuh itu menjadi kacau balau dan melarikan diri.

Keimanan:

▪ Cukuplah Allah saja sebagai Pelindung.
▪ Taqdir Allah tidak dapat ditolak.
Nabi Muhammad ﷺ adalah contoh dan teladan yang paling baik.
Nabi Muhammad ﷺ adalah rasul dan nabi yang terakhir.
▪ Hanya Allah saja yang mengetahui bila terjadinya kiamat.

Hukum:

▪ Hukum zhihar.
▪ Kedudukan anak angkat.
▪ Dasar waris mewarisi dalam Islam ialah hubungan nasab (pertalian darah).
▪ Tidak ada iddah bagi perempuan yang ditalak sebelum dicampuri.
▪ Hukum-hukum khusus mengenai perkawinan Nabi dan kewajiban istri-istrinya.
▪ Larangan menyakiti hati Nabi.

Kisah:

▪ Perang Ahzab (Khandaq).
▪ Kisah Zainab binti Jahsy dengan Zaid.
▪ Memerangi Bani Quraizhah.

Lain-lain:

▪ Penyesalan orang-orang kafir di akhirat karena mereka mengingkari Allah dan Rasul-Nya.
▪ Sifat-sifat orang-orang munafik.

Audio Murottal

QS. Al-Ahzab (33) : 1-73 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 73 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Ahzab (33) : 1-73 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 73

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Ahzab ayat 71 - Gambar 1 Surah Al Ahzab ayat 71 - Gambar 2
Statistik QS. 33:71
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Al Ahzab.

Surah Al-Ahzab (bahasa Arab:الْأحزاب) adalah surah ke-33 dalam Alquran.
Terdiri atas 73 ayat, surah ini termasuk golongan surah-surah Madaniyah, diturunkan sesudah surah Ali Imran.
Dinamai Al-Ahzab yang berarti golongan-golongan yang bersekutu karena dalam surah ini terdapat beberapa ayat, yaitu ayat 9 sampai dengan ayat 27 yang berhubungan dengan peperangan Al-Ahzab, yaitu peperangan yang dilancarkan oleh orang-orang Yahudi yang bersekutu dengan kaum munafik serta orang-orang musyrik terhadap orang-orang mukmin di Madinah.

Nomor Surah 33
Nama Surah Al Ahzab
Arab الْأحزاب
Arti Golongan-Golongan yang bersekutu
Nama lain
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 90
Juz Juz 21 (ayat 1-30) & juz 22 (ayat 31-73)
Jumlah ruku’ 9 ruku’
Jumlah ayat 73
Jumlah kata 1307
Jumlah huruf 5787
Surah sebelumnya Surah As-Sajdah
Surah selanjutnya Surah Saba’
Sending
User Review
4.5 (13 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

33:71, 33 71, 33-71, Surah Al Ahzab 71, Tafsir surat AlAhzab 71, Quran Al-Ahzab 71, Surah Al Ahzab ayat 71

Video Surah

33:71


More Videos

Kandungan Surah Al Ahzab

۞ QS. 33:1 • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Hukum memohon bantuan orang musyrik • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 33:2 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Khabir (Maha Waspada)

۞ QS. 33:3 • Al Wakil (Maha Penolong)

۞ QS. 33:4 • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 33:5 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Perbuatan dan niat •

۞ QS. 33:8 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 33:9 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Al Bashir (Maha Melihat) • Keikutsertaan malaikat dalam peperangan

۞ QS. 33:10 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Berbaik sangka terhadap Allah

۞ QS. 33:12 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 33:13 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 33:14 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 33:15 • Sifat orang munafik

۞ QS. 33:16 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Ketakutan pada kematian • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia •

۞ QS. 33:17 • Kekuasaan Allah • Al Wali (Maha Pelindung) • An-Nashir (Maha Penolong)

۞ QS. 33:18 • Keluasan ilmu Allah • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 33:19 • Kekuasaan Allah • Perbuatan orang kafir sia-sia • Sifat orang munafik • Siksa orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 33:20 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 33:21 • Kewajiban beriman pada hari akhir • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga

۞ QS. 33:22 • Allah menepati janji

۞ QS. 33:24 • Ampunan Allah yang luas • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Siksa orang munafik

۞ QS. 33:25 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Qawiy (Maka Kuat)

۞ QS. 33:26 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin

۞ QS. 33:27 • Kekuasaan Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Kekuatan umat Islam di dunia

۞ QS. 33:29 • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 33:30 • Menyiksa pelaku maksiat • Siksaan sesuai dengan tingkat perbuatannya

۞ QS. 33:31 • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Balasan dan pahala dari Allah •

۞ QS. 33:34 • Al Khabir (Maha Waspada) • Al Lathif (Maha Halus)

۞ QS. 33:35 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Ajakan masuk Islam • Keutamaan iman

۞ QS. 33:36 • Kebaikan pada pilihan Allah • Maksiat dan dosa

۞ QS. 33:38 • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 33:39 • Al Hasib (Maha Penghitung amal)

۞ QS. 33:40 • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 33:43 • Pahala iman • Al Rahim (Maha Penyayang) • Doa malaikat untuk umat muslim • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 33:44 • Pahala iman • Percakapan Allah dengan ahli surga • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 33:47 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 33:48 • Al Wakil (Maha Penolong) • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 33:50 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 33:51 • Keluasan ilmu Allah • Al Halim (Maha Penyabar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 33:52 • Al Raqib (Maha Pengawas)

۞ QS. 33:54 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 33:55 • Al Syahid (Maha Menyaksikan)

۞ QS. 33:56 • Doa malaikat untuk umat muslim

۞ QS. 33:57 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 33:58 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 33:59 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 33:60 • Siksa orang munafik • Maksiat dan dosa

۞ QS. 33:61 • Siksa orang munafik • Maksiat dan dosa

۞ QS. 33:62 • Azab orang kafir • Siksa orang munafik • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 33:63 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Nama-nama hari kiamat • Kiamat telah dekat • Hari kiamat datang tiba-tiba •

۞ QS. 33:64 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 33:65 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Keabadian neraka • Mereka yang kekal dalam neraka •

۞ QS. 33:66 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 33:67 Ar Rabb (Tuhan) • Percakapan ahli neraka • Siksa orang kafir

۞ QS. 33:68 Ar Rabb (Tuhan) • Percakapan ahli neraka

۞ QS. 33:70 • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 33:71 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Islam menghapus dosa masa lalu • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 33:73 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Siksa orang kafir

Ayat Pilihan

Allah menyuruh (kamu) berlaku adil & berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran & permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.
QS. An-Nahl [16]: 90

Tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan & takwa,
dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa & pelanggaran.
Dan bertakwalah kamu kepada Allah,
sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.
QS. Al-Ma’idah [5]: 2

Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa,
maka barang siapa memaafkan & berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah.
Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.
QS. Asy-Syura [42]: 40

Dan pada hari ketika terjadi kiamat,
orang-orang yang berdosa (kaum musyrik) terdiam berputus asa.
QS. Ar-Rum [30]: 12

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah ...

Correct! Wrong!

Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah ...

Correct! Wrong!

Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
QS. Al Mudatsir adalah surah ke 74 dalam Alquran yang tergolong ke dalam surah Makkiyyah.

Pembahasan:

Ayat 1

u064au064eu0627 u0623u064eu064au0651u064fu0647u064eu0627 u0627u0644u0652u0645u064fu062fu0651u064eu062bu0651u0650u0631u064f

yaa ayyuhaal muddatstsir

Hai orang yang berkemul (berselimut)


Ayat 2

u0642u064fu0645u0652 u0641u064eu0623u064eu0646u0652u0630u0650u0631u0652

Qum faandzir

bangunlah, lalu berilah peringatan


Ayat 3

u0648u064eu0631u064eu0628u0651u064eu0643u064e u0641u064eu0643u064eu0628u0651u0650u0631u0652

warabbaka fakabbir

dan Tuhanmu agungkanlah


Ayat 4

u0648u064eu062bu0650u064au064eu0627u0628u064eu0643u064e u0641u064eu0637u064eu0647u0651u0650u0631u0652

wa shiyabaqa fathahhir

dan pakaianmu bersihkanlah


Ayat 5

u0648u064eu0627u0644u0631u0651u064fu062cu0652u0632u064e u0641u064eu0627u0647u0652u062cu064fu0631u0652

warrujja fahjur

dan perbuatan dosa tinggalkanlah


Ayat 6

u0648u064eu0644u064eu0627 u062au064eu0645u0652u0646u064fu0646u0652 u062au064eu0633u0652u062au064eu0643u0652u062bu0650u0631u064f

wa laa tamnun tastakstir

dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.


Ayat 7

u0648u064eu0644u0650u0631u064eu0628u0651u0650u0643u064e u0641u064eu0627u0635u0652u0628u0650u0631u0652

walirabbaka fashbir

Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.

+

Array

Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah ...

Correct! Wrong!

Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Assabiqunal awwalun adalah sebutan untuk sahabat-sahabat nabi Muhammad yang pertama kali memeluk islam.

Contohnya: Abu Bakar Ash Shiddiq, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan Khadijah ra. Assabiqunal awwalun artinya adalah orang-orang yang awal masuk atau memeluk agama islam.

Pendidikan Agama Islam #11
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #11 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #11 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … Pengertian ijtihad menurut istilah adalah … Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan … Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah … Era ketidaktahuan juga disebut zaman …

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah … Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum … Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Pendidikan Agama Islam #17

Dalam Alquran, surah Ad-Dhuha turun setelah surah …Surah Ad-Dhuha termasuk kategori surah …اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ lafal tersebut adalah surah Ad-Dhuha ayat ke- …وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ Dalam surah Ad-Duha, terjemahan dari lafal di atas adalah …Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah …

Kamus Istilah Islam

Mahram

Apa itu Mahram? Mahram adalah semua orang yang haram untuk dinikahi selamanya karena sebab keturunan, persusuan dan pernikahan dalam syariat Islam. Muslim di Asia Tenggara sering salah dalam mengguna...

yehudza

Siapa itu yehudza? Yahudi adalah bangsa sekaligus agama. Yehudza sebagai anak kedua Ishak menjadikan keturunan Ishak dikenal sebagai bangsa Yahudi. Dan dalam agama Yahudi di awal berkembangnya dikenal...

Masjid Al Aqsha

Di mana itu Masjid Al Aqsha? Masjid Al Aqsha , arti harfiah: “masjid terjauh”), juga disebut dengan Baitul Maqdis atau Bait Suci , Al Haram Asy Syarif (الحرم الشريف‎, al-Ḥar...