Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Al Ahzab

Al Ahzab (Golongan-Golongan yang bersekutu) surah 33 ayat 57


اِنَّ الَّذِیۡنَ یُؤۡذُوۡنَ اللّٰہَ وَ رَسُوۡلَہٗ لَعَنَہُمُ اللّٰہُ فِی الدُّنۡیَا وَ الۡاٰخِرَۃِ وَ اَعَدَّ لَہُمۡ عَذَابًا مُّہِیۡنًا
Innal-ladziina yu’dzuunallaha warasuulahu la’anahumullahu fiiddunyaa wal-aakhirati wa-a’adda lahum ‘adzaaban muhiinan;

Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya.
Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan.
―QS. 33:57
Topik ▪ Al Qur’an benar-benar dari Allah
33:57, 33 57, 33-57, Al Ahzab 57, AlAhzab 57, Al-Ahzab 57
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Ahzab (33) : 57. Oleh Kementrian Agama RI

Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak diridai Allah, seperti kafir, atau seperti orang Yahudi yang mengatakan, bahwa tangan Allah dibelenggu, atau seperti ucapan orang-orang Nasrani, bahwa Isa itu adalah putra Allah, atau seperti kaum musyrikin yang mengatakan bahwa malaikat itu putri-putri Allah, atau mengadakan sekutu bagi Allah dan mereka yang menyakiti Rasul Nya, seperti menuduh beliau seorang penyair, atau seorang tukang sihir, atau seorang gila dan sebagainya maka mereka yang menyakiti Allah dan Rasul Nya itu dikutuk oleh Allah di dunia dan di akhirat.
Di dunia mereka dijauhkan dari rahmat Allah dan karunia Nya, sehingga mereka bergelimang dalam kesesatan dan kemaksiatan dan di akhirat dijerumuskan ke dalam api neraka yang merupakan seburuk-buruknya tempat kembali, dan Allah menyediakan bagi mereka azab yang sangat ngeri dan menghinakan.
Dan oleh karena menyakiti Rasulullah itu berarti menyakiti pula para pengikutnya, maka Allah subhanahu wa ta'ala menjelaskan pada ayat berikutnya, bahwa:

Al Ahzab (33) ayat 57 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Al Ahzab (33) ayat 57 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Al Ahzab (33) ayat 57 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya dengan cara menentang dan melakukan provokasi untuk mengingkari Allah dan Rasul-Nya, maka Allah akan mengharamkan mereka dari rahmat-Nya.
Allah akan menyediakan bagi mereka siksa yang sangat merendahkan keangkuhan mereka itu.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya) mereka adalah orang-orang kafir, mereka mensifati Allah dengan sifat-sifat yang Dia Maha Suci daripadanya, yaitu mempunyai anak dan mempunyai sekutu, kemudian mereka mendustakan rasul-Nya.
(Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat) yakni menjauhkannya dari rahmat-Nya (dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan) siksaan yang menghinakan yaitu neraka.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dengan kesyirikan atau kemaksiatan-kemaksitan lainnya, dan menyakiti Rasulullah dengan kata-kata dan perbuatan, Allah menjauhkan dan mengusir mereka dari segala kebaikan di dunia dan di akhirat.
Dan Allah menyiapkan untuk mereka siksa yang menghinakan mereka dan merendahkan mereka di akhirat.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta'ala memperingatkan dan mengancam orang yang menyakiti Allah dengan menentang perintah-perintah-Nya dan melanggar larangan-larangan-Nya serta tiada henti-hentinya melakukan hal tersebut, juga menyakiti Rasul-Nya dengan mencelanya atau merendahkan martabatnya.
Na'uzu billahi min zalik.

Ikrimah telah mengatakan sehubungan dengan firman-Nya: Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya.
(Al Ahzab:57) Ayat ini diturunkan berkenaan dengan para pembuat patung.

Di dalam kitab Sahihain disebutkan melalui hadis Sufyan ibnu Uyaynah:

dari Az-Zuhri, dari Sa'id ibnul Musayyab, dari Abu Hurairah yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda: Allah subhanahu wa ta'ala telah berfirman, "Anak Adam menyakiti Aku, dia mencaci masa, padahal Akulah yang menciptakan masa.
Aku bolak-balikkan malam dan siang harinya (secara silih berganti).”

Makna yang dimaksud ialah bahwa dahulu orang-orang Jahiliah selalu mengatakan, "Celakalah masa itu, karena telah menimpakan kepada kami anu dan anu." Mereka menyandarkan perbuatan-perbuatan Allah kepada masa dan mencacinya, padahal sesungguhnya yang melakukan semua itu hanyalah Allah subhanahu wa ta'ala Setelah Islam datang, maka tradisi tersebut dilarang.
Demikianlah menurut apa yang telah ditetapkan oleh Imam Syafii Abu Ubaidah dan selain keduanya dari kalangan ulama.

Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya.
(Al Ahzab:57) Ayat ini diturunkan berkenaan dengan orang-orang yang mendiskreditkan Nabi ﷺ karena mengawini Safiyyah binti Huyayin ibnu Akhtab.

Makna lahiriah ayat menunjukkan pengertian yang umum mencakup semua orang yang menyakiti Nabi ﷺ dengan sesuatu hal.
Dan barang siapa yang menyakiti Nabi ﷺ, berarti telah menyakiti Allah.
Sebagaimana orang yang taat kepada Rasulullah ﷺ, berarti taat kepada Allah subhanahu wa ta'ala Seperti yang dikatakan oleh Imam Ahmad:

telah menceritakan kepada kami Yunus, telah menceritakan kepada kami Ibrahim ibnu Sa'd, dari Ubaidah ibnu Abu Ra'itah Al-Hazza Al-Mujasyi'i, dari Abdur Rahman ibnu Ziad, dari Abdullah ibnul Mugaffal Al-Muzani yang mengatakan, bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda: Takutlah kepada Allah, takutlah kepada Allah sehubungan dengan sahabat-sahabatku, janganlah kamu jadikan mereka bahan celaan sesudahku.
Barang siapa yang menyukai mereka, maka dengan tulus aku pun mencintainya.
Dan barang siapa yang membenci mereka, maka dengan murka aku pun membencinya.
Barang siapa yang menyakiti mereka, maka sungguh ia telah menyakitiku.
Dan barang siapa yang menyakitiku, berarti ia menyakiti Allah.
Dan barang siapa yang menyakiti Allah, maka dalam waktu yang dekat Allah akan mengazabnya.

Imam Turmuzi meriwayatkannya melalui hadis Ubaidah ibnu Abu Ra'itah, dari Abdur Rahman ibnu Ziad, dari Abdullah ibnul Mugaffal dengan sanad yang sama.
Kemudian Imam Turmuzi mengatakan bahwa hadis ini garib, kami tidak mengetahuinya melainkan melalui jalur ini.

Asbabun Nuzul
Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Al Ahzab (33) Ayat 57

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari al-‘Aufi yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa ayat ini (al-Ahzab: 57) turun sebagai ancaman kepada orang-orang yang menyakiti dan mencela Nabi ﷺ ketika beliau menikahi Shafiyyah binti Huyay.

Diriwayatkan oleh Juwaibir dari adl-Dlahhak yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa turunnya ayat ini (al-Ahzab: 57) berkenaan dengan ‘Abdullah bin Ubay bin Salul dan para pengikutnya ketika memfitnah ‘Aisyah.
Rasulullah ﷺ berkhotbah dan bersabda: “Siapa diantara orang-orang yang menyakitiku dengan jalan mencela aku dan mengumpulkan mereka (yang menyakitiku) di rumahnya?” Ayat ini (al-Ahzab: 57) turun sebagai ancaman terhadap perbuatan mereka.

Sumber : Asbabun Nuzul-K.H.Q.Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Informasi Surah Al Ahzab (الْأحزاب)
Surat Al Ahzab terdiri atas 73 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Ali'lmran.

Dinamai "Al Ahzab" yang berarti "golongan-golongan yang bersekutu" karena dalam surat ini terdapat beberapa ayat, yaitu ayat 9 sampai dengan ayat 27 yang berhubungan dengan pepe­ rangan Al Ahzab, yaitu peperangan yang dilancarkan oleh orang-orang Yahudi, kaum munafik dan orang-orang musyrik terhadap orang-orang mu'min di Madinah.
Mereka telah mengepung rapat orang-orang mu'min sehingga sebahagian dari mereka telah berputus asa dan menyangka bahwa mereka akan dihancurkan oleh musuh-musuh mereka itu.

Ini adalah suatu ujian yang berat dari Allah untuk menguji sarnpai di mana teguhnya keiman­an mereka.
Akhimya Allah mengirimkan bantuan berupa tentara yang tidak kelihatan dan angin topan, sehingga musuh-musuh itu menjadi kacau balau dan melarikan diri.

Keimanan:

Cukuplah Allah saja sebagai Pelindung
taqdir Allah tidak dapat ditolak
Nabi Muhammad ﷺ adalah contoh dan teladan yang paling baik
Nabi Muhammad ﷺ adalah rasul dan nabi yang terakhir
hanya Allah saja yang mengetahui bila terjadinya kiamat.

Hukum:

Hukum zhihar
kedudukan anak angkat
dasar waris mewarisi dalam Islam ialah hubungan nasab (pertalian darah)
tidak ada iddah bagi perempuan yang ditalak sebelum dicampuri
hukum-hukum khusus mengenai perkawinan Nabi dan ke­wajiban istri-istrinya
larangan menyakiti hati Nabi.

Kisah:

Perang Ahzab (Khandaq)
kisah Zainab binti Jahsy dengan Zaid
memerangi Bani Quraizhah.

Lain-lain:

Penyesalan orang-orang kafir di akhirat karena mereka mengingkari Allah dan Ra­ sul-Nya
sifat-sifat orang-orang munafik.


Gambar Kutipan Surah Al Ahzab Ayat 57 *beta

Surah Al Ahzab Ayat 57



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Ahzab

Surah Al-Ahzab (bahasa Arab:الْأحزاب) adalah surah ke-33 dalam al-Qur'an.
Terdiri atas 73 ayat, surah ini termasuk golongan surah-surah Madaniyah, diturunkan sesudah surah Ali Imran.
Dinamai Al-Ahzab yang berarti golongan-golongan yang bersekutu karena dalam surah ini terdapat beberapa ayat, yaitu ayat 9 sampai dengan ayat 27 yang berhubungan dengan peperangan Al-Ahzab, yaitu peperangan yang dilancarkan oleh orang-orang Yahudi yang bersekutu dengan kaum munafik serta orang-orang musyrik terhadap orang-orang mukmin di Madinah.

Nomor Surah 33
Nama Surah Al Ahzab
Arab الْأحزاب
Arti Golongan-Golongan yang bersekutu
Nama lain -
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 90
Juz Juz 21 (ayat 1-30) & juz 22 (ayat 31-73)
Jumlah ruku' 9 ruku'
Jumlah ayat 73
Jumlah kata 1307
Jumlah huruf 5787
Surah sebelumnya Surah As-Sajdah
Surah selanjutnya Surah Saba’
4.5
Rating Pembaca: 4.7 (13 votes)
Sending







✔ tafsir al ahzab 57

Anda perlu login mengelola Bookmark.

📖 Lihat Semua Bookmark-ku