Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Al Ahzab

Al Ahzab (Golongan-Golongan yang bersekutu) surah 33 ayat 22


وَ لَمَّا رَاَ الۡمُؤۡمِنُوۡنَ الۡاَحۡزَابَ ۙ قَالُوۡا ہٰذَا مَا وَعَدَنَا اللّٰہُ وَ رَسُوۡلُہٗ وَ صَدَقَ اللّٰہُ وَ رَسُوۡلُہٗ ۫ وَ مَا زَادَہُمۡ اِلَّاۤ اِیۡمَانًا وَّ تَسۡلِیۡمًا
Walammaa raal mu’minuunal ahzaaba qaaluuu hadzaa maa wa’adanaallahu warasuuluhu washadaqallahu warasuuluhu wamaa zaadahum ilaa iimaanan watasliiman;

Dan tatkala orang-orang mukmin melihat golongan-golongan yang bersekutu itu, mereka berkata:
“Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita”.
Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya.
Dan yang demikian itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali iman dan ketundukan.
―QS. 33:22
Topik ▪ Kebodohan orang kafir
33:22, 33 22, 33-22, Al Ahzab 22, AlAhzab 22, Al-Ahzab 22
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Ahzab (33) : 22. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah subhanahu wa ta'ala menerangkan sikap dan tindakan kaum.
Muslimin dalam menghadapi perang Ahzab Mereka bekerja dan berjuang semata-mata karena Allah mengikuti perintah Nabi, bukan karena kepentingan diri sendiri, seluruh harta bahkan jiwa raga mereka, mereka serahkan kepada Nabi untuk kepentingan perjuangan.
Mereka berjuang dengan tabah dan sabar.
Semakin besar bahaya mengancam, semakin kuat iman dan ketabahan mereka.
Ketika mereka melihat keadaan tentara yang bersekutu jumlahnya sangat besar yang akan menyerbu mereka sedang jumlah mereka hanya berjumlah sedikit, mereka berkata: "Inilah yang telah dijanjikan Allah dan Rasul Nya kepada kita, berupa ujian dan cobaan, sebagai pendahuluan dari kemenangan yang akan datang, karena itu kita haruslah tabah dan sabar dalam menghadapinya.
Pada ayat yang lain diterangkan syarat-syarat kebahagiaan dan kemenangan yang akan diperoleh orang-orang yang beriman.
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang yang terdahulu sebelum kamu?
Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan serta diguncangkan (dengan bermacam-macam cobaan), sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah".
Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amal dekat.

(Q.S.
Al Baqarah: 214)

Dan firman Nya lagi:

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman",
sedang mereka tidak diuji (lagi)

(Q.S.
Al Ankabut: 2)

Diriwayatkan oleh Ibnu Kasir bahwa pada waktu menggali parit sebelum tentara yang bersekutu datang, Rasulullah ﷺ pernah menyampaikan bahwa Jibril mengatakan kepadanya bahwa kerajaan Persia, Romawi akan takluk di bawah kekuasaan kaum Muslimin".
Mendengar kabar berita itu, kaum Muslimin sangat senang, karena mereka percaya bahwa itu adalah janji Allah.
Tatkala datang tentara yang bersekutu mengepung mereka maka mereka menganggap bahwa kedatangan tentara yang bersekutu itu adalah ujian dan cobaan bagi mereka sebelum memperoleh kemenangan dan sebelum mereka menaklukkan Persia dan Romawi, sehingga mereka mengucapkan: Sesungguhnya benarlah yang dijanjikan Allah itu dengan meluaskan agama Islam ke seluruh penjuru dunia di kemudian hari, dan benar pula apa yang diisyaratkan Allah untuk mencapai kemenangan dan kebahagiaan itu, yaitu bertawakkal dan sabar dalam menerima cobaan dan halangan.

Al Ahzab (33) ayat 22 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Al Ahzab (33) ayat 22 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Al Ahzab (33) ayat 22 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Saat menyaksikan pasukan sekutu dari kalangan kaum musyrik, orang-orang beriman mengatakan, "Inilah saat yang dijanjikan Allah kepada kami.
Dia menjanjikan kemenangan setelah kami mengalami masa penuh penderitaan.
Sungguh benar janji Allah dan rasul-Nya.
Penderitaan itu tidak akan berpengaruh apa- apa, bahkan menambah kekuatan iman dan mengokohkan sikap pasrah mereka pada takdir Allah.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan tatkala orang-orang Mukmin melihat golongan-golongan yang bersekutu itu) yang terdiri dari orang-orang kafir (mereka berkata, "Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita.") Yakni cobaan dan pertolongan dari Allah.
(Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya) tentang yang dijanjikannya.
(Dan yang demikian itu tidaklah menambah kepada mereka) (kecuali iman) percaya mereka akan janji Allah (dan ketundukan) kepada perintah-Nya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Manakala orang-orang Mukmin melihat pasukan Ahzab yang berkumpul mengepung Madinah, mereka teringat bahwa saat kemenangan sudah dekat, mereka berkata :
Inilah yang Allah dan Rasul-Nya janjikan kepada kita berupa ujian, cobaan dan akhirnya kemenangan.
Maka Allah menunaikan janji-Nya dan Rasulullah benar dalam berita gembira yang disampaikannya.
Kedatangan pasukan Ahzab tidak menambah mereka kecuali iman kepada Allah dan kepasrahan kepada takdir-Nya serta ketundukan kepada perintah-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta'ala:

Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya.
(Al Ahzab:22)

Adapun firman Allah subhanahu wa ta'ala:

Dan yang demikian itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali iman dan ketundukan.
(Al Ahzab:22)

Hal ini menunjukkan bertambahnya iman dan kekuatan mereka bila dibandingkan dengan orang lain dan keadaannya, sebagaimana yang dikatakan oleh sebagian besar para imam yang mengatakan bahwa iman itu dapat bertambah dan berkurang.
Hal ini telah kami tetapkan di dalam permulaan Syarah Imam Bukhari.

Makna firman Allah subhanahu wa ta'ala: Dan yang demikian itu tidaklah menambah kepada mereka.
(Al Ahzab:22) Yakni kesempitan, keadaan gawat, dan situasi yang demikian itu tidaklah menambah kepada mereka.
kecuali iman dan ketundukan.
(Al Ahzab:22) Maksudnya, iman kepada Allah, tunduk kepada perintah-perintah-Nya, serta taat kepada Rasul-Nya.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Ahzab (33) Ayat 22

AHZAB
أَحْزَاب

Lafaz ini adalah kata nama. Al ahzab adalah nama untuk salah satu surah di dalam Al Qur'an. Kata ini juga tergolong dalam lafaz jamak di mana lafaz mufradnya adalah hizb yang bermakna berpihak-pihak atau berpuak-puak.

Kata ini disebut sebanyak 11 kali di dalam Al Qur'an yaitu dalam surah :
-Ar Ra'd (13), ayat 36
-Maryam (19), ayat 37
-Hud (11), ayat 17
-Al Ahzab (33), ayat 20 dan 22
-Al Mu'minuun (23), ayat 5 dan 30
-Shad (38), ayat 11 dan 13
-Az Zukhruf (43), ayat 65

Fakhr Ad Din Ar Razi menjelaskan, menurut Hasan dan Qatadah, al ahzab dalam ayat 36 surah Ar Ra'd bermakna golongan­ golongan Yahudi, Nasrani dan orang kafir. Kata ini juga dinisbahkan kepada nama satu peperangan yang dilakukan oleh kaum muslimin di bawah pimpinan Nabi Muhammad pada bulan Syawal tahun ke- 5 Hijrah. Pada tahun ini, kaum muslimin melawan tentara Ahzab (golongan-golongan yang bersekutu dan jumlah mereka mencapai 10 000 orang) yang menyerbu kota Madinah. Tentara Islam dalam usaha mempertahankan kota Madinah di bawah pimpinan Nabi Muhammad membuat parit-parit yang dalam dan lebar di sebelah utara kota Madinah. Oleh karena itu, peperangan ini juga disebut sebagai Perang Khandak (parit).

Bahagian kota yang lain dijaga dengan ketat sehingga serangan tentara Ahzab dapat digagalkan. Lebih 20 hari kota Madinah dikepung tentara sehingga kaum Muslimin kekurangan bahan makanan dan pada saat itu, golongan Yahudi Bani Qurayzah mengkhianati tentara Islam. Dalam suasana gawat itu, Allah menurunkan hujan lebat dengan angin yang kencang dan memporak­ porandakan tentara Ahzab. Mereka kembali tanpa membawa hasil apa-apa dalam Perang Ahzab ini. Enam orang gugur sebagai syuhada, antaranya Sa'ad bin Mu'adz. Apabila peperangan tamat, dua tokoh Quraisy memeluk Islam yaitu Amru bin Al Ash dan Khalid bin Al Walid. Peperangan ini adalah peperangan terakhir antara kaum Muslimin dengan kafir Quraisy. Ahzab adalah golongan yang menentang hukum Allah dengan terang-terangan Kesimpulan yang dapat dibuat bagi lafaz al-Ahzab ini adalah puak-puak atau golongan-golongan yang mengingkari perintah Allah. Lebih khusus lagi, golongan al­ Ahzab ini menentang kaum Muslimin dalam Perang Khandak atau Perang Ahzab.

Sumber : Kamus Al Qur'an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:35-36

Informasi Surah Al Ahzab (الْأحزاب)
Surat Al Ahzab terdiri atas 73 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Ali'lmran.

Dinamai "Al Ahzab" yang berarti "golongan-golongan yang bersekutu" karena dalam surat ini terdapat beberapa ayat, yaitu ayat 9 sampai dengan ayat 27 yang berhubungan dengan pepe­ rangan Al Ahzab, yaitu peperangan yang dilancarkan oleh orang-orang Yahudi, kaum munafik dan orang-orang musyrik terhadap orang-orang mu'min di Madinah.
Mereka telah mengepung rapat orang-orang mu'min sehingga sebahagian dari mereka telah berputus asa dan menyangka bahwa mereka akan dihancurkan oleh musuh-musuh mereka itu.

Ini adalah suatu ujian yang berat dari Allah untuk menguji sarnpai di mana teguhnya keiman­an mereka.
Akhimya Allah mengirimkan bantuan berupa tentara yang tidak kelihatan dan angin topan, sehingga musuh-musuh itu menjadi kacau balau dan melarikan diri.

Keimanan:

Cukuplah Allah saja sebagai Pelindung
taqdir Allah tidak dapat ditolak
Nabi Muhammad ﷺ adalah contoh dan teladan yang paling baik
Nabi Muhammad ﷺ adalah rasul dan nabi yang terakhir
hanya Allah saja yang mengetahui bila terjadinya kiamat.

Hukum:

Hukum zhihar
kedudukan anak angkat
dasar waris mewarisi dalam Islam ialah hubungan nasab (pertalian darah)
tidak ada iddah bagi perempuan yang ditalak sebelum dicampuri
hukum-hukum khusus mengenai perkawinan Nabi dan ke­wajiban istri-istrinya
larangan menyakiti hati Nabi.

Kisah:

Perang Ahzab (Khandaq)
kisah Zainab binti Jahsy dengan Zaid
memerangi Bani Quraizhah.

Lain-lain:

Penyesalan orang-orang kafir di akhirat karena mereka mengingkari Allah dan Ra­ sul-Nya
sifat-sifat orang-orang munafik.


Gambar Kutipan Surah Al Ahzab Ayat 22 *beta

Surah Al Ahzab Ayat 22



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Ahzab

Surah Al-Ahzab (bahasa Arab:الْأحزاب) adalah surah ke-33 dalam al-Qur'an.
Terdiri atas 73 ayat, surah ini termasuk golongan surah-surah Madaniyah, diturunkan sesudah surah Ali Imran.
Dinamai Al-Ahzab yang berarti golongan-golongan yang bersekutu karena dalam surah ini terdapat beberapa ayat, yaitu ayat 9 sampai dengan ayat 27 yang berhubungan dengan peperangan Al-Ahzab, yaitu peperangan yang dilancarkan oleh orang-orang Yahudi yang bersekutu dengan kaum munafik serta orang-orang musyrik terhadap orang-orang mukmin di Madinah.

Nomor Surah 33
Nama Surah Al Ahzab
Arab الْأحزاب
Arti Golongan-Golongan yang bersekutu
Nama lain -
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 90
Juz Juz 21 (ayat 1-30) & juz 22 (ayat 31-73)
Jumlah ruku' 9 ruku'
Jumlah ayat 73
Jumlah kata 1307
Jumlah huruf 5787
Surah sebelumnya Surah As-Sajdah
Surah selanjutnya Surah Saba’
4.6
Rating Pembaca: 4.4 (20 votes)
Sending








Anda perlu login mengelola Bookmark.

📖 Lihat Semua Bookmark-ku