Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Ahqaaf (Bukit-bukit pasir) – surah 46 ayat 6 [QS. 46:6]

وَ اِذَا حُشِرَ النَّاسُ کَانُوۡا لَہُمۡ اَعۡدَآءً وَّ کَانُوۡا بِعِبَادَتِہِمۡ کٰفِرِیۡنَ
Wa-idzaa husyirannaasu kaanuu lahum a’daa-an wakaanuu bi’ibaadatihim kaafiriin(a);
Dan apabila manusia dikumpulkan (pada hari Kiamat), sesembahan itu menjadi musuh mereka dan mengingkari pemujaan-pemujaan yang mereka lakukan kepadanya.
―QS. Al Ahqaaf [46]: 6

And when the people are gathered (that Day), they (who were invoked) will be enemies to them, and they will be deniers of their worship.
― Chapter 46. Surah Al Ahqaaf [verse 6]

وَإِذَا dan apabila

And when
حُشِرَ dikumpulkan

are gathered
ٱلنَّاسُ manusia

the people,
كَانُوا۟ adalah mereka/sesembahan

they will be
لَهُمْ bagi mereka

for them
أَعْدَآءً musuh-musuh

enemies
وَكَانُوا۟ dan adalah mereka(sesembahan)

and they will be
بِعِبَادَتِهِمْ pada pemujaan mereka

of their worship
كَٰفِرِينَ mereka mengingkari

deniers.

Tafsir

Alquran

Surah Al Ahqaaf
46:6

Tafsir QS. Al Ahqaaf (46) : 6. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini menerangkan keadaan orang-orang musyrik di akhirat nanti dan berhalaberhala yang mereka sembah.
Pada saat semua manusia telah dibangkitkan dari kubur dan berkumpul untuk dihisab, maka berhalaberhala, dewa, dan sembahan yang lain yang mereka sembah selain Allah itu mengingkari perbuatan orang-orang musyrik yang menyembah mereka dengan mengatakan,
"Kami tidak pernah memerintahkan agar mereka menyembah kami.

Kami tidak mengetahui apa yang mereka lakukan terhadap kami, bahkan kami tidak mengetahui sedikit pun bahwa mereka telah menyembah kami karena kami ini adalah benda-benda mati, tidak dapat melihat, mendengar, berkata, apalagi mengabulkan doa-doa orang-orang yang berdoa kepada kami.
Allah ﷻ berfirman:

وَقَالَ اِنَّمَا اتَّخَذْتُمْ مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ اَوْثَانًا مَّوَدَّةَ بَيْنِكُمْ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ثُمَّ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ يَكْفُرُ بَعْضُكُمْ بِبَعْضٍ وَّيَلْعَنُ بَعْضُكُمْ بَعْضًا وَّمَأْوٰىكُمُ النَّارُ وَمَا لَكُمْ مِّنْ نّٰصِرِيْنَ

Dan dia (Ibrahim) berkata,
"Sesungguhnya berhalaberhala yang kamu sembah selain Allah, hanya untuk menciptakan perasaan kasih sayang di antara kamu dalam kehidupan di dunia, kemudian pada hari Kiamat sebagian kamu akan saling mengingkari dan saling mengutuk;
dan tempat kembalimu ialah neraka, dan sama sekali tidak ada penolong bagimu".
(al-‘Ankabut [29]: 25)


Pada ayat lain, Allah ﷻ berfirman:

وَاتَّخَذُوْا مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ اٰلِهَةً لِّيَكُوْنُوْا لَهُمْ عِزًّا ﴿۸۱﴾ كَلَّا سَيَكْفُرُوْنَ بِعِبَادَتِهِمْ وَيَكُوْنُوْنَ عَلَيْهِمْ ضِدًّا ﴿۸۲﴾

Dan mereka telah memilih tuhan-tuhan selain Allah, agar tuhan-tuhan itu menjadi pelindung bagi mereka.
Sama sekali tidak! Kelak mereka (sesembahan) itu akan mengingkari penyembahan mereka terhadapnya, dan akan menjadi musuh bagi mereka.
(Maryam [19]: 81-82)

Tafsir QS. Al Ahqaaf (46) : 6. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Ketika, pada hari kiamat, manusia dikumpulkan untuk dihisab, sembahan-sembahan itu akan menjadi musuh bagi orang-orang yang menyembahnya.
Sembahan-sembahan itu akan berlepas diri dan mengingkari anggapan bahwa mereka berhak disembah.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Apabila manusia dikumpulkan pada hari Kiamat untuk dihisab dan diberi balasan, tuhan-tuhan yang pernah mereka sembah ketika di dunia akan menjadi musuh mereka.
Tuhan-tuhan itu melaknat pengikutnya dan berlepas diri dari mereka.


Dia akan mengingkari bahwa mereka pernah menyembah kepadanya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan apabila manusia dikumpulkan pada hari kiamat niscaya sesembahan-sesembahan itu) berhalaberhala itu


(terhadap mereka) yang menyembahnya


(menjadi musuh mereka dan sesembahan-sesembahan itu terhadap penyembahan) para penyembahnya


(ingkar) menyangkalnya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan apabila manusia dikumpulkan (pada hari kiamat), niscaya sembahan-sembahan itu menjadi musuh mereka dan mengingkari pemujaan-pemujaan mereka.
(QS. Al-Ahqaaf [46]: 6)

Semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

Dan mereka telah mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar sembahan-sembahan itu menjadi pelindung bagi mereka, sekali-kali tidak Kelak mereka (sembahan-sembahan) itu akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya, dan mereka (sembahan-sembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka.
(QS. Maryam [19]: 81-82)

Yakni berhalaberhala yang mereka puja-puja itu akan mengkhianati mereka di saat-saat mereka sangat memerlukan pertolongannya.
Al-Khalil alias Nabi Ibrahimalaihis salam telah mengatakan, seperti yang disitir oleh firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sesungguhnya berhala-behala yang kamu sembah selain Allah adalah untuk menciptakan perasaan kasih sayang di antara kamu dalam kehidupan dunia ini, kemudian di hari kiamat sebagian kamu mengingkari sebagian (yang lain) dan sebagian kamu melaknati sebagian (yang lain);
dan tempat kembalimu ialah neraka, dan sekali-kali tak ada para penolong bagimu.
(QS. Al-‘Ankabut [29]: 25)

Unsur Pokok Surah Al Ahqaaf (الَأحقاف)

Surat Al-Ahqaaf terdiri atas 35 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Jaatsiyah.

Dinamai "Al Ahqaaf" (bukit-bukit pasir) dari perkataan "Al Ahqaaf" yang terdapat pada ayat 21 surat ini.

Dalam ayat tersebut dan ayat-ayat sesudahnya diterangkan bahwa Nabi Hudalaihis salam telah menyampaikan risalahnya kepada kaumnya di "Al Ahqaaf" yang sekarang dikenal dengan Ar Rub’ul Khaali, tetapi kaumnya tetap ingkar sekalipun mereka telah diberi peringatan pula oleh rasulrasul yang sebelumnya.

Akhimya Allah menghancurkan mereka dengan tiupan angin kencang.
Hal ini adalah sebagai isyarat dari Allah kepada kaum musyrikin Quraisy bahwa mereka akan dihancurkan bila mereka tidak mengindahkan seruan Rasul.

Keimanan:

Dalildalil dan bukti ke-Esaan Allah dan bahwa penyembah-penyembah berhala adalah sesat.
▪ Orang-orang mukmin akan mendapat kebahagiaan dan orang-orang kafir akan diazab.
▪ Risalah Nabi Muhammad ﷺ tidak hanya terbatas kepada umat manusia saja, tetapi juga kepada jin.

Hukum:

▪ Perintah kepada manusia supaya patuh kepada ibu bapak, memuliakannya dan mengerjakan apa yang diridhai Allah terhadapnya dan larangan menyakiti hatinya.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Hud `alaihis salam dan kaumnya.

Lain-lain:

▪ Orang yang mementingkan kenikmatan hidup duniawi saja akan merugi kelak di akhirat.
▪ Orang-orang yang beriman kepada Allah dan beristiqamah dalam kehidupannya tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tidak bersedih hati.

Ayat-ayat dalam Surah Al Ahqaaf (35 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35

Lihat surah lainnya

Audio

QS. Al-Ahqaaf (46) : 1-35 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 35 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Ahqaaf (46) : 1-35 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 35

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Ahqaaf ayat 6 - Gambar 1 Surah Al Ahqaaf ayat 6 - Gambar 2
Statistik QS. 46:6
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Al Ahqaaf.

Surah Al-Ahqaf (Arab: الأحقاف ,”Bukit-Bukit Pasir”) adalah surah ke-46 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 35 ayat.
Dinamakan al-Ahqaf yang berarti Bukit-Bukit Pasir diambil dari kata al-Ahqaf yang terdapat pada ayat 21 surah ini.
Dalam ayat tersebut dan ayat-ayat sesudahnya diterangkan bahwa Nabi Hud telah menyampaikan risalahnya kepada kaumnya di al-Ahqaf yang sekarang dikenal dengan ar-Rab’ul Khali, tetapi kaumnya tetap ingkar sekalipun mereka telah diberi peringatan pula oleh rasul-rasul yang sebelumnya.
Hingga akhirnya Allah menghancurkan mereka dengan tiupan angin kencang.
Hal ini adalah sebagai isyarat dari Allah kepada kaum musyrikin Quraisy bahwa mereka akan dihancurkan bila mereka tidak mengindahkan seruan Rasul.

Nomor Surah46
Nama SurahAl Ahqaaf
Arabالَأحقاف
ArtiBukit-bukit pasir
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu66
JuzJuz 26
Jumlah ruku’4 ruku’
Jumlah ayat35
Jumlah kata648
Jumlah huruf2668
Surah sebelumnyaSurah Al-Jasiyah
Surah selanjutnyaSurah Muhammad
Sending
User Review
4.5 (15 votes)
Tags:

46:6, 46 6, 46-6, Surah Al Ahqaaf 6, Tafsir surat AlAhqaaf 6, Quran Al Ahqaf 6, AlAhqaf 6, Al-Ahqaf 6, Surah Al Ahqaf ayat 6

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Muhammad (Nabi Muhammad) – surah 47 ayat 4 [QS. 47:4]

4-6. Pada ayat yang lalu dan beberapa ayat sebelumnya dijelaskan ciri-ciri orang kafir dan perbuatan mereka menghalang-halangi orang-orang yang beribadah kepada Allah. Ayat ini memberikan tuntunan ten … 47:4, 47 4, 47-4, Surah Muhammad 4, Tafsir surat Muhammad 4, Quran Muhamad 4, Surah Muhammad ayat 4

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Arti hadits maudhu' adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Era ketidaktahuan juga disebut zaman ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Pengertian ijtihad menurut istilah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Mujtahid (bahasa Arab: المجتهد) atau fakih (الفقيه) adalah seseorang yang dalam ilmu fikih sudah mencapai derajat ijtihad dan memiliki kemampuan istinbath (inferensi) hukum-hukum syariat dari sumber-sumber muktabar dan diandalkan.

Pendidikan Agama Islam #9
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #9 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #9 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #15

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti … bersungguh-sungguh berkorban kembali suci perlawanan berbahagia Benar!

Pendidikan Agama Islam #5

Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang … optimis disiplin independent parsial jujur Benar! Kurang tepat! Orang yang

Pendidikan Agama Islam #22

Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir … mubram mabrur muallaq muannas muallaf Benar! Kurang tepat! Karena rajin belajar maka

Instagram