Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Ahqaaf (Bukit-bukit pasir) - surah 46 ayat 31 [QS. 46:31]

یٰقَوۡمَنَاۤ اَجِیۡبُوۡا دَاعِیَ اللّٰہِ وَ اٰمِنُوۡا بِہٖ یَغۡفِرۡ لَکُمۡ مِّنۡ ذُنُوۡبِکُمۡ وَیُجِرۡکُمۡ مِّنۡ عَذَابٍ اَلِیۡمٍ
Yaa qaumanaa ajiibuu daa’iyallahi waaaminuu bihi yaghfir lakum min dzunuubikum wayujirkum min ‘adzaabin aliimin;
Wahai kaum kami! Terimalah (seruan) orang (Muhammad) yang menyeru kepada Allah.
Dan berimanlah kepada-Nya, niscaya Dia akan mengampuni dosa-dosamu dan melepaskan kamu dari azab yang pedih.
―QS. Al Ahqaaf [46]: 31

Daftar isi

O our people, respond to the Messenger of Allah and believe in him;
Allah will forgive for you your sins and protect you from a painful punishment.
― Chapter 46. Surah Al Ahqaaf [verse 31]

يَٰقَوْمَنَآ hai kaum kami

O our people!
أَجِيبُوا۟ penuhilah

Respond
دَاعِىَ orang yang menyeru

(to the) caller
ٱللَّهِ Allah

(of) Allah
وَءَامِنُوا۟ dan berimanlah

and believe
بِهِۦ kepada-Nya

in him.
يَغْفِرْ Dia akan mengampuni

He will forgive
لَكُم bagi kalian

for you
مِّن dari

of
ذُنُوبِكُمْ dosa-dosa kamu

your sins
وَيُجِرْكُم dan Dia akan melepaskan kamu

and will protect you
مِّنْ dari

from
عَذَابٍ azab

a punishment
أَلِيمٍ pedih

painful.

Tafsir Quran

Surah Al Ahqaaf
46:31

Tafsir QS. Al-Ahqaf (46) : 31. Oleh Kementrian Agama RI

Selanjutnya jinjin itu menyeru kaumnya,
"Wahai kaumku, perkenankanlah dan terimalah seruan Muhammad ﷺ sebagai rasul Allah yang telah menyeru manusia untuk mengikuti agama Allah, beriman kepada-Nya agar Allah mengampuni dosa-dosa mereka dan melindungi mereka dari azab yang tidak seorang pun dapat melepaskan diri dari azab itu, kecuali dengan seizin-Nya."
Ayat ini memberi pengertian bahwa:

1. Meskipun ada jin yang beriman dan ada pula yang kafir, namun dalam ayat ini mereka diseru agar beriman kepada Allah.

2. Jin berkewajiban beribadah kepada Allah.
Oleh karena itu, jin menerima syariat sebagaimana syariat yang disampaikan oleh para nabi dan rasul kepada manusia.

3. Jin yang beriman akan selamat dari api neraka.

Tafsir QS. Al Ahqaaf (46) : 31. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Wahai kaum kami, penuhilah panggilan orang yang menyeru kepada Allah yang memberi petunjuk kepada kebenaran dan jalan yang lurus.
Berimanlah kepada Allah niscaya Dia akan mengampuni dosa-dosa kalian dan melepaskan kalian dari azab yang amat pedih!’

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


"Wahai kaumku, terimalah ajakan utusan Allah, Muhammad sallallahu alaihi wa sallam yang diserukan kepada kalian.
Percayalah dan amalkanlah yang dibawanya niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa kalian dan menyelamatkan kalian dari siksa yang pedih dan menyakitkan."

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Hai kaum kami! Terimalah seruan orang yang menyeru kepada Allah) yakni seruan iman yang dilakukan oleh Nabi Muhammad ﷺ


(dan berimanlah kepada-Nya, niscaya Dia akan mengampuni) Allah pasti akan mengampuni


(dosa-dosa kalian) sebagian dari dosa-dosa kalian, diartikan demikian karena di antara dosa-dosa itu terdapat jenis dosa yang tidak dapat diampuni melainkan setelah mendapat kerelaan dari orang yang dianiaya oleh orang yang bersangkutan


(dan melindungi kalian dari azab yang pedih) atau azab yang menyakitkan.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Hai kaum kami, terimalah (seruan) orang yang menyeru kepada Allah.
(QS. Al-Ahqaf [46]: 31)

Makna ayat ini menunjukkan bahwa Nabi Muhammad ﷺ diutus kepada dua makhluk, jin dan manusia, mengingat Nabi ﷺ menyeru mereka untuk menyembah Allah dan membacakan kepada mereka Alquran yang di dalamnya terkandung perintah dan taklif buat kedua jenis makhluk ini;
juga mengandung janji dan ancaman, yaitu surat Ar-Rahman.
Untuk itulah maka disebutkan:
terimalah (seruan) orang yang menyeru kepada Allah dan berimanlah kepada-Nya.
(QS. Al-Ahqaf [46]: 31)

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa kamu.
(QS. Al-Ahqaf [46]: 31)

Menurut suatu pendapat, kata min dalam ayat ini merupakan zaidah (tambahan), tetapi pendapat ini masih diragukan karena penambahannya dalam kalam yang isbat (positif) jarang terjadi.
Menurut pendapat yang lain, sesungguhnya huruf min di sini merupakan huruf asal, yaitu bermakna tab’id (sebagian).

dan melepaskan kamu dari azab yang pedih.
(QS. Al-Ahqaf [46]: 31)

Maksudnya, melindungi kalian dari azab-Nya yang pedih.
Sebagian ulama menyimpulkan dalil dari ayat ini, bahwa jin yang mukmin itu tidak dapat masuk surga.
Dan bahwa balasan bagi yang saleh dari kalangan mereka ialah diselamatkan dari azab neraka pada hari kiamat.
Karena itulah mereka mengatakan sehubungan dengan ungkapan ini, bahwa ini adalah ungkapan diplomasi dan mubalagah.
Seandainya bagi mereka ada balasan pahala karena keimanan mereka, lebih dari apa yang telah disebutkan, pastilah mereka pun akan menyebutkannya.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, bahwa ia pernah menerima hadis dari Jarir, dari Lais, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas r.a. yang mengatakan bahwa jin yang mukmin tidak dapat masuk surga, karena mereka adalah keturunan iblis, dan keturunan iblis itu tidak dapat masuk surga.

Tetapi sebenarnya jin yang mukmin sama dengan manusia yang mukmin, yakni mereka dimasukkan ke dalam surga.
Seperti yang dianut oleh Mazhab segolongan ulama Salaf, yang sebagian dari mereka memperkuat pendapatnya dengan dalil firman Allah subhanahu wa ta’ala yang mengatakan:

tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.
(QS. Ar-Rahman [55]: 56 dan 74)

Akan tetapi, penyimpulan dalil ini masih perlu dipertimbangkan kebenarannya.
Dan dalil yang lebih baik daripada itu adalah firman Allah subhanahu wa ta’ala yang menyebutkan:

dan bagi orang yang takut saat menghadap Tuhannya ada dua surga.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
(QS. Ar-Rahman [55]: 46-47)

Allah subhanahu wa ta’ala telah menganugerahkan kepada dua jenis makhluk-Nya pahala surga bagi mereka yang berbuat baik dari kalangan keduanya.
Dan jin telah menjawab ayat ini dengan ungkapan rasa syukur yang lebih kuat daripada manusia.
Mereka mengatakan,
"Tiada sesuatu pun dari tanda-tanda kebesaran dan nikmat-Mu yang kami dustakan, wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala puji."

Dan Allah subhanahu wa ta’ala tidak sekali-kali menjanjikan pahala bagi mereka yang kemudian tidak mereka terima.
Sesungguhnya apabila Allah membalas jin yang kafir dengan neraka sebagai keadilan dari-Nya, maka terlebih lagi bila Dia membalas jin yang mukmin dengan surga sebagai karunia dari-Nya.

Dan dalil lainnya yang menunjukkan kepada pengertian di atas adalah keumuman makna yang terkandung di dalam firman-Nya:

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal (QS. Al-Kahfi [18]: 107)

Dan ayat-ayat lainnya yang semakna cukup banyak.
Kami telah membahas masalah ini secara rinci dalam karya tulis yang lain.

Surga yang dijanjikan ini yang terus-menerus penuh dengan karunia dari-Nya hingga Dia menciptakan baginya makhluk yang baru, mengapa tidak layak bila dihuni oleh orang yang beriman kepada-Nya dan beramal saleh karena-Nya.
Dan apa yang disebutkan oleh mereka dalam tafsir ayat ini yang menyebutkan balasan keimanan —yaitu dihapuskan dosa-dosanya dan diselamatkan dari azab yang pedih— memastikan yang bersangkutan dimasukkan ke dalam surga.
Karena sesungguhnya di akhirat itu tidak lain hanyalah ada surga atau neraka.
Barang siapa yang diselamatkan dari neraka, pasti dimasukkan ke dalam surga.

Dan belum pernah sampai kepada kami suatu nas pun, baik yang sarih (jelas) maupun yang tegas dari Pentasyri’, yang menyatakan bahwa jin yang beriman tidak dapat masuk surga, sekalipun mereka diselamatkan dari azab neraka.
Seandainya pendapat tersebut benar, tentulah kami pun akan mengatakannya;
hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.

Dan ini Nabi Nuhalaihis salam berkata kepada kaumnya, sebagaimana yang disitir oleh firman-Nya:

Niscaya Allah akan mengampuni sebagian dosa-dosamu dan menangguhkan kamu sampai kepada waktu yang ditentukan.
(QS. Nuh [71]: 4)

Tidak diperselisihkan lagi bahwa orang-orang yang beriman dari kalangan kaumnya dimasukkan ke dalam surga, maka demikian pula halnya dengan mereka (jin).

Tetapi sehubungan dengan jin, banyak pendapat yang garib menceritakannya.
Disebutkan dari Unu;r ibnu Abdul Aziz r.a. bahwa mereka (jin) tidak dapat memasuki kehidupan yang mewah di dalam surga.
Sesungguhnya mereka hanya menempati taman dan daerah sekitarnya.
Dan di antara ulama ada yang mengira bahwa mereka (jin) berada di dalam surga dapat dilihat oleh Bani Adam, tetapi kebalikannya mereka tidak dapat melihat Bani Adam, sebagai kebalikan dari keadaan mereka ketika di dunia.
Dan sebagian ulama ada yang mengatakan bahwa di dalam surgajin tidak makan dan tidak pula minum, melainkan diilhamkan kepada mereka bacaan tasbih, tahmid, dan taqdis sebagai ganti dari makanan dan minuman;
sama halnya dengan para malaikat, karena sesungguhnya mereka sejenis dengannya.

Unsur Pokok Surah Al Ahqaaf (الَأحقاف)

Surat Al-Ahqaaf terdiri atas 35 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Jaatsiyah.

Dinamai "Al Ahqaaf" (bukit-bukit pasir) dari perkataan "Al Ahqaaf" yang terdapat pada ayat 21 surat ini.

Dalam ayat tersebut dan ayat-ayat sesudahnya diterangkan bahwa Nabi Hudalaihis salam telah menyampaikan risalahnya kepada kaumnya di "Al Ahqaaf" yang sekarang dikenal dengan Ar Rub’ul Khaali, tetapi kaumnya tetap ingkar sekalipun mereka telah diberi peringatan pula oleh rasulrasul yang sebelumnya.

Akhimya Allah menghancurkan mereka dengan tiupan angin kencang.
Hal ini adalah sebagai isyarat dari Allah kepada kaum musyrikin Quraisy bahwa mereka akan dihancurkan bila mereka tidak mengindahkan seruan Rasul.

Keimanan:

Dalildalil dan bukti ke-Esaan Allah dan bahwa penyembah-penyembah berhala adalah sesat.
▪ Orang-orang mukmin akan mendapat kebahagiaan dan orang-orang kafir akan diazab.
▪ Risalah Nabi Muhammad ﷺ tidak hanya terbatas kepada umat manusia saja, tetapi juga kepada jin.

Hukum:

▪ Perintah kepada manusia supaya patuh kepada ibu bapak, memuliakannya dan mengerjakan apa yang diridhai Allah terhadapnya dan larangan menyakiti hatinya.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Hud `alaihis salam dan kaumnya.

Lain-lain:

▪ Orang yang mementingkan kenikmatan hidup duniawi saja akan merugi kelak di akhirat.
▪ Orang-orang yang beriman kepada Allah dan beristiqamah dalam kehidupannya tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tidak bersedih hati.

Ayat-ayat dalam Surah Al Ahqaaf (35 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Ahqaaf (46) : 1-35 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 35 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Ahqaaf (46) : 1-35 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 35

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Ahqaaf ayat 31 - Gambar 1 Surah Al Ahqaaf ayat 31 - Gambar 2
Statistik QS. 46:31
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Ahqaaf.

Surah Al-Ahqaf (Arab: الأحقاف ,”Bukit-Bukit Pasir”) adalah surah ke-46 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 35 ayat.
Dinamakan al-Ahqaf yang berarti Bukit-Bukit Pasir diambil dari kata al-Ahqaf yang terdapat pada ayat 21 surah ini.
Dalam ayat tersebut dan ayat-ayat sesudahnya diterangkan bahwa Nabi Hud telah menyampaikan risalahnya kepada kaumnya di al-Ahqaf yang sekarang dikenal dengan ar-Rab’ul Khali, tetapi kaumnya tetap ingkar sekalipun mereka telah diberi peringatan pula oleh rasul-rasul yang sebelumnya.
Hingga akhirnya Allah menghancurkan mereka dengan tiupan angin kencang.
Hal ini adalah sebagai isyarat dari Allah kepada kaum musyrikin Quraisy bahwa mereka akan dihancurkan bila mereka tidak mengindahkan seruan Rasul.

Nomor Surah 46
Nama Surah Al Ahqaaf
Arab الَأحقاف
Arti Bukit-bukit pasir
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 66
Juz Juz 26
Jumlah ruku’ 4 ruku’
Jumlah ayat 35
Jumlah kata 648
Jumlah huruf 2668
Surah sebelumnya Surah Al-Jasiyah
Surah selanjutnya Surah Muhammad
Sending
User Review
4.6 (12 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

46:31, 46 31, 46-31, Surah Al Ahqaaf 31, Tafsir surat AlAhqaaf 31, Quran Al Ahqaf 31, AlAhqaf 31, Al-Ahqaf 31, Surah Al Ahqaf ayat 31

Video Surah

46:31


More Videos

Kandungan Surah Al Ahqaaf

۞ QS. 46:2 • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 46:3 • Kekuasaan Allah • Segala sesuatu ada takdirnya • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 46:4 • Mendustai Allah • Segala sesuatu milik Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 46:5 • Mendustai Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 46:6 • Kebenaran hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka

۞ QS. 46:7 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 46:8 • Keluasan ilmu Allah • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Syahid (Maha Menyaksikan) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 46:10 • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafirHidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 46:11 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 46:12 • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 46:13 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 46:14 • Pahala iman • Keabadian surga • Keutamaan iman • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 46:15 Ar Rabb (Tuhan) • Mencapai usia empat puluh tahun

۞ QS. 46:16 • Pahala iman • Allah menepati janji • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat

۞ QS. 46:17 • Allah menepati janji • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 46:18 • Mengingkari hari kebangkitan • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 46:19 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 46:20 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 46:21 • Islam agama para nabi

۞ QS. 46:22 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 46:23 • Keluasan ilmu Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 46:24 • Allah menepati janji • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 46:25 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 46:26 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 46:27 • Azab orang kafir

۞ QS. 46:28 • Mendustai Allah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 46:29 Jin mendengarkan Al Qur’an • Islamnya sebagian jin

۞ QS. 46:30 • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya • Jin mendengarkan Al Qur’an • Islamnya sebagian jin

۞ QS. 46:31 • Pahala iman • Ampunan Allah yang luas • Islamnya sebagian jin • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat • Ampunan Allah dan rahmatNya

۞ QS. 46:32 • Kekuasaan Allah • Islamnya sebagian jin • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa

۞ QS. 46:33 • Kekuasaan Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur •

۞ QS. 46:34 Ar Rabb (Tuhan) • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 46:35 • Allah menepati janji • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

Ayat Pilihan

Dan bertakwalah kepada Allah,
sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
QS. Al-Ma’idah [5]: 8

Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat,
dan berjihadlah kamu dengan harta & dirimu di jalan Allah.
Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu,
jika kamu mengetahui.
QS. At-Taubah [9]: 41

Orang-orang kafir yakni ahli Kitab & orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata,
QS. Al-Bayyinah [98]: 1

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam lahir pada bulan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam lahir pada Senin, 12 Rabiul Awal, di Tahun Gajah. Lalu pada tanggal 17 Rabiul Awal ini merupakan hari ketika Rasulullah hijrah atau meninggalkan Mekkah menuju Madinah.

Nama isteri Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam selepas Khadijah ialah ...

Correct! Wrong!

Masyarakat Mekkah pada awal nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam berdakwah waktu itu sedang dilanda berbagai krisis, dan yang paling menonjol adalah krisis ...

Correct! Wrong!

+

Array

Nama anak lelaki Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu ...

Correct! Wrong!

Nama Ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #12
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #12 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #12 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #17

Dalam Alquran, surah Ad-Dhuha turun setelah surah …Surah Ad-Dhuha termasuk kategori surah …اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ lafal tersebut adalah surah Ad-Dhuha ayat ke- …وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ Dalam surah Ad-Duha, terjemahan dari lafal di atas adalah …Kata berikut yang mempunyai arti orang yang meminta-minta adalah …

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkandung dalam surah … Sejak wahyu di Surah Al Muddasir : 1-7, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada … Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu … … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama …

Kamus Istilah Islam

trias politika

Apa itu trias politika? tri.as po.li.ti.ka pengelompokan kekuasaan negara atas kekuasaan legislatif , kekuasaan eksekutif , dan kekuasaan yudikatif … •

Ilmu nahwu

Apa itu Ilmu nahwu? Ilmu an-Nahwu merupakan salah satu bagian dasar dari ilmu tata bahasa bahasa Arab untuk mengetahui jabatan kata dalam kalimat dan bentuk huruf/harakat terakhir dari suatu kata. ...

Bani Tamim

Siapa itu Bani Tamim? Banu Tamim atau Bani Tamim adalah salah satu kabilah Arab terbesar dan paling luas penyebarannya di Semenanjung Arab, pantai Mediterania timur, dan Irak. Bani Tamim terbagi menj...