Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Ahqaaf (Bukit-bukit pasir) – surah 46 ayat 16 [QS. 46:16]

اُولٰٓئِکَ الَّذِیۡنَ نَتَقَبَّلُ عَنۡہُمۡ اَحۡسَنَ مَا عَمِلُوۡا وَ نَتَجَاوَزُ عَنۡ سَیِّاٰتِہِمۡ فِیۡۤ اَصۡحٰبِ الۡجَنَّۃِ ؕ وَعۡدَ الصِّدۡقِ الَّذِیۡ کَانُوۡا یُوۡعَدُوۡنَ
Uula-ikal-ladziina nataqabbalu ‘anhum ahsana maa ‘amiluu wanatajawazu ‘an sai-yi-aatihim fii ashhaabil jannati wa’dash-shidqil-ladzii kaanuu yuu’aduun(a);
Mereka itulah orang-orang yang Kami terima amal baiknya yang telah mereka kerjakan dan (orang-orang) yang Kami maafkan kesalahan-kesalahannya, (mereka akan menjadi) penghuni-penghuni surga.
Itu janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka.
―QS. Al Ahqaaf [46]: 16

Those are the ones from whom We will accept the best of what they did and overlook their misdeeds, (their being) among the companions of Paradise.
(That is) the promise of truth which they had been promised.
― Chapter 46. Surah Al Ahqaaf [verse 16]

أُو۟لَٰٓئِكَ mereka itu

Those
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

(are) the ones
نَتَقَبَّلُ Kami terima

We will accept
عَنْهُمْ dari mereka

from them
أَحْسَنَ lebih baik

(the) best
مَا apa yang

(of) what
عَمِلُوا۟ mereka kerjakan

they did
وَنَتَجَاوَزُ dan Kami hapus

and We will overlook
عَن dari

[from]
سَيِّـَٔاتِهِمْ kesalahan mereka

their evil deeds,
فِىٓ dalam

among
أَصْحَٰبِ penghuni

(the) companions
ٱلْجَنَّةِ surga

(of) Paradise.
وَعْدَ janji

A promise
ٱلصِّدْقِ benar

TRUE
ٱلَّذِى yang

which
كَانُوا۟ adalah mereka

they were
يُوعَدُونَ mereka dijanjikan

promised.

Tafsir

Alquran

Surah Al Ahqaaf
46:16

Tafsir QS. Al Ahqaaf (46) : 16. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini diterangkan balasan yang akan diterima oleh orang saleh yang memiliki sifat sebagai anak yang saleh sebagaimana disebutkan pada ayat sebelumnya.
Orang-orang yang semacam itu adalah orang-orang yang mempunyai amalan yang paling baik selama ia hidup di dunia menurut pandangan Allah karena keikhlasan, kepatuhan, dan ketaatan mereka melaksanakan agama-Nya.

Orang-orang yang seperti itu akan dimaafkan segala kesalahannya karena selalu bertobat kepada-Nya dengan tobat yang sebenarnya.
Ia memperoleh surga yang penuh kenikmatan di akhirat.


Pada akhir ayat ini, Allah menegaskan bahwa balasan yang disebutkan itu adalah datang dari Allah, dan semua yang pernah dijanjikan-Nya, baik janji akan memberi pahala kepada orang-orang yang beriman maupun peringatan akan mengazab orang-orang kafir pasti ditepatinya;
tidak satu pun yang akan dimungkiri-Nya.

Tafsir QS. Al Ahqaaf (46) : 16. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Mereka yang mempunyai sifat-sifat terpuji seperti itu adalah orang-orang yang Kami terima amal baiknya.
Kesalahan-kesalahan mereka pun Kami ampuni bersama kelompok penghuni surga.


Kami akan mewujudkan janji benar yang pernah Kami ucapkan kepada mereka di dunia.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Mereka itulah orang yang Kami terima amalan baik yang mereka kerjakan dan kami memaafkan atas kesalahan-kesalahan mereka.
Dia akan bersama penghuni surga.


Ini adalah janji yang Kami berikan, janji yang benar, tidak ada keraguan padanya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Mereka itulah) maksudnya yang mengatakan ucapan ini, yaitu Abu Bakar dan lain-lainnya


(orang-orang yang Kami terima dari mereka amal baik) lafal Ahsana di sini bermakna Hasana


(yang telah mereka kerjakan dan Kami ampuni kesalahan-kesalahan mereka, bersama penghuni-penghuni surga) lafal Fii Ash-haabil Jannah berkedudukan menjadi Hal atau kata keterangan keadaan maksudnya, mereka digolongkan ke dalam para penghuni surga


(sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka) yaitu sebagaimana yang telah diungkapkan dalam ayat yang lain, yakni firman-Nya,
"Allah menjanjikan kepada orang-orang yang mukmin lelaki dan perempuan,


(akan mendapat) surga."
―QS. At-Taubah [9]: 72―.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Mereka itulah orang-orang yang Kami terima dari mereka amal yang baik yang telah mereka kerjakan dan Kami ampuni kesalahan-kesalahan mereka.
(QS. Al-Ahqaaf [46]: 16)

Yakni mereka yang menyandang predikat yang telah kami sebutkan yaitu orang-orang yang bertobat dan kembali kepada Allah lagi menanggulangi apa yang telah mereka lewatkan dengan bertobat dan memohon ampun merekalah orang-orang yang Kami terima dari mereka amal baiknya dan Kami maafkan kesalahan-kesalahan mereka, dan Kami ampuni dosa-dosa mereka serta Kami terima amal mereka walaupun sedikit.

bersama penghuni-penghuni surga.
(QS. Al-Ahqaaf [46]: 16)

Yakni mereka termasuk penghuni-penghuni surga.
Demikianlah status mereka d.
s.si Allah sebagaimana yang telah dijanjikan oleh-Nya kepada orang-orang yang bertobat dan kembali ke jalan-Nya, oleh karena itu Allah berfirman:

Sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka.
(QS. Al-Ahqaaf [46]: 16)

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepadaku Ya’qub ibnu Ibrahim telah menceritakan kepada kami Al-Mu’tamir ibnu Sulaiman, dari Al-Hakam ibnu Aban, dari Al-Gatrif, dari Jabir ibnu Yard, dan Ibnu Abbas r.a., dari Rasulullah ﷺ, dari Ar-Ruhul Amin ‘alaihis salam yang telah mengatakan:
Seorang hamba akan didatangkan kebaikan dan keburukannya, lalu dilakukanlah penghapusan sebagiannya dengan sebagian yang lain.
Jika masih tersisa suatu kebaikan, Allah memberikan keluasan kepadanya di dalam surga.
Ibnu Jarir mengatakan, bahwa lalu ia datang kepada Ali Yazdad dan ternyata dia pun meriwayatkan hadis yang semisal.
Aku bertanya,
"Bagaimana jika kebaikannya habis?"
Ali menjawab dengan membacakan firman-Nya:
Mereka itulah orang-orang yang kami terima dari mereka amal baik yang telah mereka kerjakan dan kami ampuni kesalahan-kesalahan mereka, bersama penghuni-penghuni surga, sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka.
(QS. Al-Ahqaaf [46]: 16)

Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Ibnu Abu Hatim dari ayahnya, dari Muhammad ibnu Abdul Ala As-San’ani, dari Al-Mu’tamir ibnu Sulaiman berikut sanadnya yang semisal, tetapi ditambahkan ‘dan Ar-Ruhul Amin (Malaikat Jibrilalaihis salam)’.
Disebutkan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala mendatangkan kepada seorang hamba amalamal baiknya dan amalamal buruknya, lalu Allah subhanahu wa ta’ala mengingatkannya.
Hadis ini garib, tetapi sanadnya baik dan tidak mengandung cela.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Sulaiman ibnu Ma’bad telah menceritakan kepada kami Amr ibnu Asim Al-Kala’i, telah menceritakan kepada kami Abu Uwwanah, dari Abu Bisyr Ja’far ibnu Abu Wahsyiyyah dan Abu Wahsyiyyah, dari Yusuf ibnu Sa’d, dari Muhammad ibnu Hatib bahwa ketika Al.
beroleh kemenangan atas kota Al-Basrah, Muhammad ibnu Hatib tinggal di rumahku.
Dan pada suatu hari ia mengatakan kepadaku, bahwa sesungguhnya ia menyaksikan Khalifah Ali r a yang sedang bersama dengan Ammar, Sa’sa’ah, Asytar, dan Muhammad ibnu Abu Bakar r.a. Lalu mereka menceritakan perihal Khalifah Usman r a dan pada akhirnya pembicaraan mereka mendiskreditkannya.
Saat itu Ali r a.
sedang berada di atas dipannya, sedangkan tangannya memegang tongkat.
Lalu seseorang dari mereka berkata,
"Sesungguhnya seseorang di antara kalian ada seorang yang akan memutuskan hal ini di antara kalian.
Maka mereka menanyakannya kepada Ali r.a. Lalu Ali menjawab bahwa Usman r.a. termasuk salah seorang yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam firman-Nya:
Mereka itulah orang-orang yang Kami terima dari mereka amal yang baik yang telah mereka kerjakan dan Kami ampuni kesalahan-kesalahan mereka, bersama penghuni-penghuni surga, sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka.
(QS. Al-Ahqaaf [46]: 16)
Kemudian Ali r.a. berkata,
"Demi Allah, Usman dan teman-temannya
"
Hal ini diulanginya sebanyak tiga kali.

Yusuf ibnu Sa’d berkata, bahwa lalu ia bertanya kepada Muhammad ibnu Hatib,
"Apakah engkau mendengar ini langsung dari Ali r.a?"
Muhammad ibnu Hatib menjawab,
"Demi Allah, aku benar-benar mendengarnya dari Ali r.a. secara langsung."

Unsur Pokok Surah Al Ahqaaf (الَأحقاف)

Surat Al-Ahqaaf terdiri atas 35 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Jaatsiyah.

Dinamai "Al Ahqaaf" (bukit-bukit pasir) dari perkataan "Al Ahqaaf" yang terdapat pada ayat 21 surat ini.

Dalam ayat tersebut dan ayat-ayat sesudahnya diterangkan bahwa Nabi Hudalaihis salam telah menyampaikan risalahnya kepada kaumnya di "Al Ahqaaf" yang sekarang dikenal dengan Ar Rub’ul Khaali, tetapi kaumnya tetap ingkar sekalipun mereka telah diberi peringatan pula oleh rasulrasul yang sebelumnya.

Akhimya Allah menghancurkan mereka dengan tiupan angin kencang.
Hal ini adalah sebagai isyarat dari Allah kepada kaum musyrikin Quraisy bahwa mereka akan dihancurkan bila mereka tidak mengindahkan seruan Rasul.

Keimanan:

Dalildalil dan bukti ke-Esaan Allah dan bahwa penyembah-penyembah berhala adalah sesat.
▪ Orang-orang mukmin akan mendapat kebahagiaan dan orang-orang kafir akan diazab.
▪ Risalah Nabi Muhammad ﷺ tidak hanya terbatas kepada umat manusia saja, tetapi juga kepada jin.

Hukum:

▪ Perintah kepada manusia supaya patuh kepada ibu bapak, memuliakannya dan mengerjakan apa yang diridhai Allah terhadapnya dan larangan menyakiti hatinya.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Hud `alaihis salam dan kaumnya.

Lain-lain:

▪ Orang yang mementingkan kenikmatan hidup duniawi saja akan merugi kelak di akhirat.
▪ Orang-orang yang beriman kepada Allah dan beristiqamah dalam kehidupannya tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tidak bersedih hati.

Ayat-ayat dalam Surah Al Ahqaaf (35 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35

Lihat surah lainnya

Audio

QS. Al-Ahqaaf (46) : 1-35 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 35 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Ahqaaf (46) : 1-35 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 35

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Ahqaaf ayat 16 - Gambar 1 Surah Al Ahqaaf ayat 16 - Gambar 2
Statistik QS. 46:16
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Al Ahqaaf.

Surah Al-Ahqaf (Arab: الأحقاف ,”Bukit-Bukit Pasir”) adalah surah ke-46 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 35 ayat.
Dinamakan al-Ahqaf yang berarti Bukit-Bukit Pasir diambil dari kata al-Ahqaf yang terdapat pada ayat 21 surah ini.
Dalam ayat tersebut dan ayat-ayat sesudahnya diterangkan bahwa Nabi Hud telah menyampaikan risalahnya kepada kaumnya di al-Ahqaf yang sekarang dikenal dengan ar-Rab’ul Khali, tetapi kaumnya tetap ingkar sekalipun mereka telah diberi peringatan pula oleh rasul-rasul yang sebelumnya.
Hingga akhirnya Allah menghancurkan mereka dengan tiupan angin kencang.
Hal ini adalah sebagai isyarat dari Allah kepada kaum musyrikin Quraisy bahwa mereka akan dihancurkan bila mereka tidak mengindahkan seruan Rasul.

Nomor Surah46
Nama SurahAl Ahqaaf
Arabالَأحقاف
ArtiBukit-bukit pasir
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu66
JuzJuz 26
Jumlah ruku’4 ruku’
Jumlah ayat35
Jumlah kata648
Jumlah huruf2668
Surah sebelumnyaSurah Al-Jasiyah
Surah selanjutnyaSurah Muhammad
Sending
User Review
4.7 (11 votes)
Tags:

46:16, 46 16, 46-16, Surah Al Ahqaaf 16, Tafsir surat AlAhqaaf 16, Quran Al Ahqaf 16, AlAhqaf 16, Al-Ahqaf 16, Surah Al Ahqaf ayat 16

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. An Naazi’at (Malaikat-Malaikat Yang Mencabut) – surah 79 ayat 5 [QS. 79:5]

1-5. Allah memulai surah ini dengan sumpah demi malaikat yang diberiNya tugas berat. Di antara tujuannya adalah agar manusia menghayati peran-peran tersebut dalam kehidupan. Demi malaikat yang mencabu … 79:5, 79 5, 79-5, Surah An Naazi’at 5, Tafsir surat AnNaaziat 5, Quran AnNaziat 5, An Naziat 5, An-Nazi’at 5, Surah An Naziat ayat 5

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ

Ayat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ

wa waḍa'nā 'angka wizrak

'dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,'
--QS. Al-Insyirah [94] : 2

Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

a lam nasyraḥ laka ṣadrak

'Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?'
--QS. Al-Insyirah [94] : 1

Surah Al-Insyirah terdiri dari ... ayat.

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Ad-Duha.

+

Array

أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

a lam nasyraḥ laka ṣadrak

'Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?'
--QS. Al-Insyirah [94] : 1

Surah Al-Insyirah turun sesudah surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Ad-Duha.

Pendidikan Agama Islam #25
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #25 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #25 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #18

Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu sebagai … dhuafa fakir miskin

Pendidikan Agama Islam #25

وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَAyat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat … 3 4 6 2 5 Benar! Kurang tepat! Penjelasan:وَوَضَعْنَا

Pendidikan Agama Islam #9

Arti hadits maudhu’ adalah … hadits sahabat nabi hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad Maudhu hadits terpercaya hadits palsu (dikarang-karang) hadits

Instagram