Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Adz Dzaariyaat (Angin yang menerbangkan) – surah 51 ayat 59 [QS. 51:59]

فَاِنَّ لِلَّذِیۡنَ ظَلَمُوۡا ذَنُوۡبًا مِّثۡلَ ذَنُوۡبِ اَصۡحٰبِہِمۡ فَلَا یَسۡتَعۡجِلُوۡنِ
Fa-inna lil-ladziina zhalamuu dzanuuban mitsla dzanuubi ashhaabihim falaa yasta’jiluun(i);
Maka sungguh, untuk orang-orang yang zalim ada bagian (azab) seperti bagian teman-teman mereka (dahulu);
maka janganlah mereka meminta kepada-Ku untuk menyegerakannya.

―QS. Adz Dzaariyaat [51]: 59

Daftar isi

And indeed, for those who have wronged is a portion (of punishment) like the portion of their predecessors, so let them not impatiently urge Me.
― Chapter 51. Surah Adz Dzaariyaat [verse 59]

فَإِنَّ maka sesungguhnya

So indeed,
لِلَّذِينَ bagi orang-orang yang

for those who
ظَلَمُوا۟ zalim

do wrong,
ذَنُوبًا bahagian(siksa)

(is) a portion
مِّثْلَ seperti

like
ذَنُوبِ bahagian(siksa)

(the) portion
أَصْحَٰبِهِمْ teman-teman mereka

(of) their companions,
فَلَا maka jangan

so let them not ask Me to hasten. *[meaning includes next or prev. word]
يَسْتَعْجِلُونِ mereka meminta disegerakan kepada-Ku

so let them not ask Me to hasten. *[meaning includes next or prev. word]

Tafsir Quran

Surah Adz Dzaariyaat
51:59

Tafsir QS. Adz-Dzariyat (51) : 59. Oleh Kementrian Agama RI

Allah ﷻ menegaskan bahwa ancaman-Nya itu pasti terjadi, dan terjadinya pada hari Kiamat.
Allah ﷻ menyatakan dalam ayat ini bahwa bagi siapa yang menganiaya dirinya dengan menyibukkan diri pada segala sesuatu di luar ibadat kepada Alllah ﷻ, mempersekutukan Allah ﷻ dan mendustakan para Rasul-Nya, mereka itu akan mendapat bagian siksa seperti bagian yang diperoleh oleh umat-umat terdahulu yang telah mendustakan para rasul mereka.

Janganlah mereka memohon supaya Allah ﷻ menyegerakan siksaan-Nya karena Allah ﷻ tidak khawatir kehilangan kesempatan.
Ini merupakan jawaban terhadap mereka yang digambarkan oleh Allah dalam ayat:


فَأْتِنَا بِمَا تَعِدُنَآ اِنْ كُنْتَ مِنَ الصّٰدِقِيْنَ

Maka buktikanlah ancamanmu kepada kami, jika kamu benar!" (Al-A’raf [7]: 70)

Dalam ayat yang sama artinya dengan ayat ini Allah ﷻ berfirman:


اَتٰٓى اَمْرُ اللّٰهِ فَلَا تَسْتَعْجِلُوْهُ

Ketetapan Allah pasti datang, maka janganlah kamu meminta agar dipercepat (datang)nya.
(An-Nahl [16]: 1)

Tafsir QS. Adz Dzaariyaat (51) : 59. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sesungguhnya orang-orang yang menzalimi diri mereka dengan bersikap kafir dan berdusta akan mendapat bagian berupa siksa seperti yang dirasakan oleh umat-umat terdahulu.
Maka hendaknya mereka tidak meminta Aku menyegerakan siksa tersebut sebelum waktunya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sungguh bagi orang yang zalim dengan dustanya mereka kepada Muhammad Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam mendapat bagian dari azab Allah yang diturunkan bagi mereka seperti bagian yang didapati oleh teman-teman mereka terdahulu.
Maka janganlah kalian meminta azab itu untuk disegerakan karena azab itu bukan sebuah kemustahilan dan akan datang pada waktunya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka sesungguhnya untuk orang-orang yang aniaya) terhadap diri mereka sendiri karena melakukan kekafiran, yaitu dari kalangan penduduk Mekah dan lain-lainnya


(ada bagian) bagian siksaan


(seperti bagian) yakni sebagaimana bagian siksa yang diterima oleh


(teman-teman mereka) yang telah binasa sebelum mereka


(maka janganlah mereka meminta kepada-Ku menyegerakannya) meminta azab disegerakan atas mereka bila Aku menangguhkannya sampai hari kiamat nanti.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Maka sesungguhnya untuk orang-orang yang zalim ada bagian.
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 59)

Yakni bagian dari azab atau siksa.

seperti bagian teman-teman mereka (dahulu);
maka janganlah mereka meminta kepada-Ku menyegerakannya.
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 59)

Artinya, maka janganlah kamu meminta akan Aku menyegerakannya terhadap kamu, karena sesungguhnya hal itu pasti akan terjadi.

Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang kafir pada hari yang diancamkan kepada mereka.
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 60)

Yaitu hari kiamat nanti.

Kata Pilihan Dalam Surah Adz Dzaariyaat (51) Ayat 59

DZANUUB
ذَنُوب

Lafaz ini dalam bentuk mufrad, jamaknya adalah adznibah dan dzanaaniib mengandung makna baldi yang penuh dan berisi, bahagian dan nasib, ekor yang panjang.

Dalam Kamus Al Munjid ia juga bermakna daging, pantai, kubur.

Dzanuub minal khail bermakna kuda yang lebat ekornya.’

Dalulun dzanuub berarti baldi yang memiliki alat pemegang.

Yaumun dzanuub bermakna hari yang penuh dengan kejahatan dan panjang.

Disebut dua kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah Adz Dzaariyaat (51), ayat 59. Allah berfirman :

فَإِنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ ذَنُوبًا مِّثْلَ ذَنُوبِ أَصْحَٰبِهِمْ

Terdapat beberapa makna bagi lafaz dzanuub

Dari Ibnu Abbas dan Al Hasan, lafaz dzanuub bermakna ad dalw yaitu bencana.

Dari mereka juga dan Qatadah, makna dzanuub adalah ‘adzab yang berarti siksaan, tafsirannya "Dikatakan kepada orang yang ber buat kezaliman dan kekufuran bagi mereka siksaan seperti siksaan orang terdahulu"

Dari Sa’id bin Jubair, dzanuub bermakna sijlan yaitu sebahagian dari siksaan dan azab.
Seperti pendapat Mujahid dan Qatadah.

At Tabari berkata,
makna ayat itu, sesungguhnya bagi orang yang melakukan kezaliman balasan dan bahagian dari siksaan Allah yang menimpa mereka seperti nasib orang yang terdahulu."

Kesimpulannya, maksud dari lafaz dzanuub sebagaimana yang dibentangkan di atas adalah al ‘adzab, as sijl, ad dalw dan kesemuanya bermakna satu yaitu balasan dan siksaan atau sebahagian dari siksaan Allah.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:240

Unsur Pokok Surah Adz Dzaariyaat (الذاريات)

Surat Adz-Dzariyat terdiri atas 60 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Ahqaaf.

Dinamai "Adz-Dzaariyaat" (angin yang menerbangkan), diambil dari perkataan "Adz Dzaa­riyaat" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Allah bersumpah dengan angin, mega, bahtera dan malaikat yang menjadi sumber kesejahteraan dan pembawa kemakmuran.
Hal ini mengisyaratkan inayat Allah kepada hamba-hamba-Nya.

Keimanan:

▪ Bagaimana keadaan orang-orang yang beriman di dalam syurga sebagai balasan ketaatan bagi orang yang bertakwa.
▪ Manusia dan jin dijadikan Allah untuk beribadat kepada-Nya.
▪ Allah sebagai Maha Pemberi rezeki.
▪ Neraka sebagai balasan bagi orang-orang kafir.

Hukum:

▪ Larangan mempersekutukan Allah dengan selain-Nya.
▪ Perintah berpaling dari orang-orang musyrik yang berkepala batu dan memberikan peringatan dan pengajaran kepada orang-orang mukmin.
▪ Pada harta kekayaan seseorang terdapat hak orang miskin.

Kisah:

▪ Ibrahim `alaihis salam dengan malaikat yang datang ke rumahnya.
▪ Musa `alaihis salam dengan Fir’aun, kaum ‘Aad dan Tsamud.
▪ Nuh `alaihis salam dengan kaumnya.

Lain-lain:

▪ Segala sesuatu diciptakan Allah dengan berpasang-pasangan.
▪ Pada diri manusia sendiri terdapat tanda-tanda kebesaran Allah.

Audio Murottal

QS. Adz-Dzaariyaat (51) : 1-60 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 60 + Terjemahan Indonesia



QS. Adz-Dzaariyaat (51) : 1-60 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 60

Gambar Kutipan Ayat

Surah Adz Dzaariyaat ayat 59 - Gambar 1 Surah Adz Dzaariyaat ayat 59 - Gambar 2
Statistik QS. 51:59
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Adz Dzaariyaat.

Surah Az-Zariyat (Arab: الذاريات ,”Angin Yang Menerbangkan”) adalah surah ke-51 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 60 ayat.
Dinamakan Az-Zariyat yang berarti Angin Yang Menerbangkan diambil dari perkataan Az-Zariyat yang terdapat pada ayat pertama surah ini.

Nomor Surah 51
Nama Surah Adz Dzaariyaat
Arab الذاريات
Arti Angin yang menerbangkan
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 67
Juz Juz 26 & 27
Jumlah ruku’ 3 ruku’
Jumlah ayat 60
Jumlah kata 360
Jumlah huruf 1546
Surah sebelumnya Surah Qaf
Surah selanjutnya Surah At-Tur
Sending
User Review
4.7 (9 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

51:59, 51 59, 51-59, Surah Adz Dzaariyaat 59, Tafsir surat AdzDzaariyaat 59, Quran adz dzariyat 59, Az Zariyat 59, Surah Az Zariyat ayat 59

Video Surah

51:59


Load More

Kandungan Surah Adz Dzaariyaat

۞ QS. 51:4 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 51:5 • Allah menepati janji

۞ QS. 51:6 • Nama-nama hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 51:8 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 51:9 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 51:10 • Azab orang kafir

۞ QS. 51:11 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 51:12 • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 51:13 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 51:14 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 51:15 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Keutamaan iman •

۞ QS. 51:16 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Keutamaan iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 51:20 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 51:21 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 51:23 • Tauhid Rububiyyah • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan •

۞ QS. 51:24 • Sifat-sifat malaikat • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 51:28 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 51:30 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui) •

۞ QS. 51:31 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 51:32 • Tugas-tugas malaikat • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:33 • Tugas-tugas malaikat • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:34 • Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:35 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 51:37 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:40 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:41 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:42 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:43 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 51:44 • Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:45 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:46 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:47 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 51:48 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 51:49 • Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 51:51 • Tauhid Uluhiyyah • Islam agama para nabi

۞ QS. 51:53 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 51:55 • Keutamaan iman

۞ QS. 51:56 • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 51:57 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya

۞ QS. 51:58 • Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Al Qawiy (Maka Kuat) • Al Matin (Maha Kuat) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir •

۞ QS. 51:59 • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:60 • Kebenaran hari penghimpunan • Maksiat dan dosa

Ayat Pilihan

Dan jika ada seratus orang yang sabar diantaramu,
niscaya mereka akan dapat mengalahkan seribu dari pada orang kafir,
disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti.
QS. Al-Anfal [8]: 65

Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah,
lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri.
Mereka itulah orang-orang yang fasik.
QS. Al-Hasyr [59]: 19

Dan bertakwalah kepada Allah,
sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
QS. Al-Ma’idah [5]: 8

Bila mereka dilempar ke tempat yang sempit di Neraka itu dengan dibelenggu, mereka mengharap kebinasaan.
(Akan dikatakan kepada mereka):
“Jangan kamu sekalian mengharapkan satu kebinasaan,
melainkan harapkanlah kebinasaan yang banyak”
QS. Al-Furqan [25]: 13-14

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Pengertian ijtihad menurut istilah adalah ...

Correct! Wrong!

Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah ...

Correct! Wrong!

Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Mujtahid (bahasa Arab: u0627u0644u0645u062cu062au0647u062f) atau fakih (u0627u0644u0641u0642u064au0647) adalah seseorang yang dalam ilmu fikih sudah mencapai derajat ijtihad dan memiliki kemampuan istinbath (inferensi) hukum-hukum syariat dari sumber-sumber muktabar dan diandalkan.

+

Array

Era ketidaktahuan juga disebut zaman ...

Correct! Wrong!

Arti hadits maudhu' adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #9
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #9 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #9 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #27

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah … Surah yang tidak diawali basmalah adalah … Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah … Proses turunnya wahyu berlangsung selama … tahun.Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah …

Pendidikan Agama Islam #25

Surah Al-Insyirah terdiri dari … ayat.Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal … أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti …وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ Ayat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat …Surah Al-Insyirah turun sesudah surah …

Pendidikan Agama Islam #24

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat … Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu … dengan … Tata cara membaca Alquran dimulai dengan … Dalam surah Alquran, At-Tin artinya …

Kamus Istilah Islam

Surga Al-Maqomul Amin

Apa itu Surga Al-Maqomul Amin? Surga Al-Maqomul Amin, diciptakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta`ala dari emas. Kandidat penghuninya, yakni orang-orang yang keimanannya sudah mencapai level muttaqin, yakni...

Inayat

Apa itu Inayat? ina.yat pertolongan; pemeliharaan … • Inayah

Mubahalah

Apa itu Mubahalah? Mubāhalah atau Li’an adalah memohon kutukan kepada Allah untuk dijatuhkan kepada orang yang salah/dusta, sebagai bukti kebenaran salah satu pihak. Etimologi Mubāhalah be...