Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Adz Dzaariyaat (Angin yang menerbangkan) – surah 51 ayat 57 [QS. 51:57]

مَاۤ اُرِیۡدُ مِنۡہُمۡ مِّنۡ رِّزۡقٍ وَّ مَاۤ اُرِیۡدُ اَنۡ یُّطۡعِمُوۡنِ
Maa uriidu minhum min rizqin wamaa uriidu an yuth’imuun(i);
Aku tidak menghendaki rezeki sedikit pun dari mereka dan Aku tidak menghendaki agar mereka memberi makan kepada-Ku.
―QS. Adz Dzaariyaat [51]: 57

I do not want from them any provision, nor do I want them to feed Me.
― Chapter 51. Surah Adz Dzaariyaat [verse 57]

مَآ tidak

Not
أُرِيدُ Aku menghendaki

I want
مِنْهُم dari mereka

from them
مِّن dari

any
رِّزْقٍ rezeki

provision
وَمَآ dan tidak

and not
أُرِيدُ Aku menghendaki

I want
أَن supaya

that
يُطْعِمُونِ mereka memberi Aku makan

they (should) feed Me.

Tafsir

Alquran

Surah Adz Dzaariyaat
51:57

Tafsir QS. Adz Dzaariyaat (51) : 57. Oleh Kementrian Agama RI


Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa sesungguhnya Dia tidak akan minta bantuan mereka untuk sesuatu kemanfaatan atau kemudaratan dan tidak pula menghendaki rezeki dan memberikan makan seperti apa yang dikerjakan oleh para majikan terhadap buruhnya, karena Allah tidak perlu kepada mereka, bahkan merekalah yang memerlukan-Nya dalam segala urusan mereka, Allah adalah pencipta mereka dan pemberi rezeki mereka.
Dialah yang mempunyai kekuasaan, kemampuan dan kekuatan yang tak terhingga.

Akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengerti.
Abu Hurairah meriwayatkan dan berkata:


Rasulullah bersabda:
"Allah ﷻ berfirman:"Wahai anak Adam, luangkanlah waktu untuk beribadat kepada-Ku niscaya Aku penuhi dadamu dengan kekayaan dan Ku-tutupi kefakiranmu, dan jika engkau tidak berbuat (menyediakan waktu untuk beribadat kepadaKu) niscaya akan Ku-penuhi dadamu dengan kesibukan (keruwetan) dan tak akan Ku-tutupi keperluanmu (kefakiran).
"
(Riwayat Ahmad dari Abu Hurairah)

Tafsir QS. Adz Dzaariyaat (51) : 57. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Aku tidak menginginkan rezeki dari mereka.
Sebab Aku tidak membutuhkan bantuan makhluk.


Demikian pula, Aku tidak ingin mereka memberi-Ku makan.
Sebab Aku selalu memberi makan, tidak diberi makan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Aku tidak mengharapkan rezeki dari mereka dan Aku tidak mengharapkan mereka memberi makan kepada-Ku, karena sesungguhnya Kami yang Maha Pemberi rezeki.
Allah tidak membutuhkan kepada makhluknya, tetapi merekalah yang membutuhkan Allah dalam segala hal.


Dialah Allah yang menciptakan dan memberi rezeki kepada mereka.
Allah tidak membutuhkan mereka.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Aku tidak menghendaki rezeki sedikit pun dari mereka) untuk-Ku dan untuk mereka serta untuk selain mereka


(dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi Aku makan) baik dari diri mereka atau pun dari selain mereka.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Aku tidak menghendaki rezeki sedikit pun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi Aku makan.
Sesungguhnya Allah, Dialah Maha Pemberi rezeki Yang Mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 57-58)

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Adam dan Abu Sa’id.
Keduanya mengatakan, telah menceritakan kepada kami Israil, dari Abu Ishaq, dari Abdur Rahman ibnu Yazid, dari Abdullah ibnu Mas’ud r.a. yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ telah membacakan ayat ini kepadanya dengan bacaan berikut, yaitu:
Sesungguhnya Aku adalah Maha Pemberi rezeki Yang Mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.

Imam Abu Daud, Imam Nasai, dan Imam Turmuzi meriwayatkannya melalui hadis Israil.
Imam Turmuzi mengatakan bahwa hadis ini hasan sahih.

Makna ayat, Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan hamba-hamba agar mereka menyembah-Nya semata tiada sekutu bagi-Nya.
Maka barang siapa yang menaati perintah ini, Dia akan membalasnya dengan balasan yang sempurna.
Dan barang siapa yang durhaka kepada-Nya, maka Dia akan menyiksanya dengan siksaan yang keras.
Dan Allah memberitahukan kepada mereka bahwa Dia tidak membutuhkan mereka, bahkan sebaliknya merekalah yang berhajat kepada-Nya dalam semua keadaan mereka.
Karena Dialah Yang menciptakan mereka dan Yang memberi mereka rezeki.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Abdullah, telah menceritakan kepada kami Imran (yakni Ibnu Zaidah ibnu Nasyit), dari Nasyit (yakni ayahnya), dari Abu Khalid Al-Walibi, dari Abu Hurairah r.a. yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ telah menceritakan hadis qudsi, bahwa Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman:
Hai anak Adam, tekunlah beribadah kepada-Ku, niscaya Kupenuhi dadamu dengan kekayaan dan Kututup kefakiranmu.
Dan jika kamu tidak melakukannya, maka Aku akan memenuhi dadamu dengan kesibukan dan Aku tidak mau menutup kefakiranmu.

Imam Turmuzi meriwayatkannya —juga Ibnu Majah— melalui hadis Imran ibnu Zaidah.
Imam Turmuzi mengatakan bahwa hadis ini hasan garib.

Imam Ahmad telah meriwayatkan dari Waki’, dari Abu Mu’awiyah, dari Al-A’masy, dari Salam ibnu Syurahbil yang mengatakan bahwa ia telah mendengar Habbah dan Sawa (kedua putra Khalid) mengatakan,
"Kami datang kepada Rasulullah ﷺ saat beliau sedang melakukan suatu pekerjaan atau sedang membuat suatu bangunan —menurut Abu Mu’awiyah sedang membetulkan sesuatu—.
Lalu kami membantunya, dan setelah selesai, beliau ﷺ mendoakan kami.
Sesudah itu beliau ﷺ bersabda:
‘Janganlah kamu berdua berputus asa dari rezeki selama kepalamu masih dapat digerakkan.
Karena sesungguhnya manusia itu dilahirkan oleh ibunya dalam keadaan bayi merah tanpa mengenakan apa pun, kemudian Allah memberinya karunia dan rezeki‘."

Disebutkan dalam salah satu kitab Ilahi (samawi) bahwa Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

"Hai anak Adam, Aku menciptakanmu untuk beribadah kepada-Ku, makajanganlah kamu main-main.
Aku menjamin rezekimu, maka janganlah kamu merasa lelah, dan carilah (karunia)-Ku, niscaya kamu akan dapat menjumpai (karunia)-Ku.
Dan jika kamu menjumpai­Ku, berarti kamu mendapatkan segala sesuatu.
Jika Aku terlewat olehmu, maka segala sesuatu terlewatkan darimu.
Dan Aku lebih menyukaimu daripada segala sesuatu."

Unsur Pokok Surah Adz Dzaariyaat (الذاريات)

Surat Adz-Dzariyat terdiri atas 60 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Ahqaaf.

Dinamai "Adz-Dzaariyaat" (angin yang menerbangkan), diambil dari perkataan "Adz Dzaa­riyaat" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Allah bersumpah dengan angin, mega, bahtera dan malaikat yang menjadi sumber kesejahteraan dan pembawa kemakmuran.
Hal ini mengisyaratkan inayat Allah kepada hamba-hamba-Nya.

Keimanan:

▪ Bagaimana keadaan orang-orang yang beriman di dalam syurga sebagai balasan ketaatan bagi orang yang bertakwa.
▪ Manusia dan jin dijadikan Allah untuk beribadat kepada-Nya.
▪ Allah sebagai Maha Pemberi rezeki.
▪ Neraka sebagai balasan bagi orang-orang kafir.

Hukum:

▪ Larangan mempersekutukan Allah dengan selain-Nya.
▪ Perintah berpaling dari orang-orang musyrik yang berkepala batu dan memberikan peringatan dan pengajaran kepada orang-orang mukmin.
▪ Pada harta kekayaan seseorang terdapat hak orang miskin.

Kisah:

Ibrahim `alaihis salam dengan malaikat yang datang ke rumahnya.
Musa `alaihis salam dengan Fir’aun, kaum ‘Aad dan Tsamud.
Nuh `alaihis salam dengan kaumnya.

Lain-lain:

▪ Segala sesuatu diciptakan Allah dengan berpasang-pasangan.
▪ Pada diri manusia sendiri terdapat tanda-tanda kebesaran Allah.

Audio

QS. Adz-Dzaariyaat (51) : 1-60 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 60 + Terjemahan Indonesia

QS. Adz-Dzaariyaat (51) : 1-60 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 60

Gambar Kutipan Ayat

Surah Adz Dzaariyaat ayat 57 - Gambar 1 Surah Adz Dzaariyaat ayat 57 - Gambar 2
Statistik QS. 51:57
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah Adz Dzaariyaat.

Surah Az-Zariyat (Arab: الذاريات ,”Angin Yang Menerbangkan”) adalah surah ke-51 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 60 ayat.
Dinamakan Az-Zariyat yang berarti Angin Yang Menerbangkan diambil dari perkataan Az-Zariyat yang terdapat pada ayat pertama surah ini.

Nomor Surah51
Nama SurahAdz Dzaariyaat
Arabالذاريات
ArtiAngin yang menerbangkan
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu67
JuzJuz 26 & 27
Jumlah ruku’3 ruku’
Jumlah ayat60
Jumlah kata360
Jumlah huruf1546
Surah sebelumnyaSurah Qaf
Surah selanjutnyaSurah At-Tur
Sending
User Review
4.5 (21 votes)
Tags:

51:57, 51 57, 51-57, Surah Adz Dzaariyaat 57, Tafsir surat AdzDzaariyaat 57, Quran adz dzariyat 57, Az Zariyat 57, Surah Az Zariyat ayat 57

▪ tafsir 51:57
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Baqarah (Sapi Betina) – surah 2 ayat 72 [QS. 2:72]

Latar belakang dari perintah penyembelihan sapi ini adalah terbunuhnya seorang tua yang kaya di kalangan Bani Israil yang belum terungkap pelakunya. Karena permohonan yang diajukan, maka Allah menging … 2:72, 2 72, 2-72, Surah Al Baqarah 72, Tafsir surat AlBaqarah 72, Quran Al-Baqarah 72, Surah Al Baqarah ayat 72

QS. Nuh (Nabi Nuh) – surah 71 ayat 16 [QS. 71:16]

15-16. Setelah ajakan kepada manusia untukmemperhatikan dirinya, ayat ini melanjutkan untuk memperhatikan alam raya. Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit yang ind … 71:16, 71 16, 71-16, Surah Nuh 16, Tafsir surat Nuh 16, Quran Nuh 16, Surah Nuh ayat 16

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Fungsi pakaian adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.
Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan
--QS. Al A'raf [7]: 31

Aurat dari tubuh pria adalah mulai ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Setelah Yakin, dalam surah Al-A'raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-A'raf [7] : 26.
Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.
--QS. Al A'raaf (Tempat yang tertinggi) - surah 7 ayat 26

Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #4
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #4 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #4 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #21

Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini …

Kuis Agama Islam #31

Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan … Aqidah Al-Yakiin Tauhid Ilmu kalam Akhlaq Benar! Kurang

Pendidikan Agama Islam #6

Alquran adalah panduan dan pedoman manusia bagi mereka yang beriman. Ini dikonfirmasikan oleh Allah dalam surah … QS. Ali Imran

Instagram