Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Adz Dzaariyaat (Angin yang menerbangkan) – surah 51 ayat 53 [QS. 51:53]

اَتَوَاصَوۡا بِہٖ ۚ بَلۡ ہُمۡ قَوۡمٌ طَاغُوۡنَ
Atawaashau bihi bal hum qaumun thaaghuun(a);
Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu.
Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas.

―QS. Adz Dzaariyaat [51]: 53

Did they suggest it to them?
Rather, they (themselves) are a transgressing people.
― Chapter 51. Surah Adz Dzaariyaat [verse 53]

أَتَوَاصَوْا۟ apakah mereka saling berwasiat

Have they transmitted it to them? *[meaning includes next or prev. word]
بِهِۦ tentang itu

Have they transmitted it to them? *[meaning includes next or prev. word]
بَلْ bahkan

Nay,
هُمْ mereka

they
قَوْمٌ kaum

(are) a people
طَاغُونَ melampaui batas

transgressing.

Tafsir

Alquran

Surah Adz Dzaariyaat
51:53

Tafsir QS. Adz Dzaariyaat (51) : 53. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini Allah mencela orang-orang kafir itu dengan mengatakan,
"Apakah orang-orang yang kafir terdahulu itu telah berpesan kepada yang kemudian dari mereka untuk mendustakan Muhammad ﷺ dan mereka datang kemudian itu betul-betul menerima dan mengikuti saran tersebut?"
Mereka sesungguhnya adalah kaum yang durhaka yang melampaui batas dalam pelanggaran-pelanggaran ketentuan agama dan akal.
Kedurhakaan mereka itulah yang merupakan tali pengikat antara orang-orang yang terdahulu dengan orang-orang kemudian yang seolah-olah memanifestasikan adanya pesan tersebut.

Tafsir QS. Adz Dzaariyaat (51) : 53. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Apakah mereka saling berpesan satu sama lainnya tentang ucapan tersebut sehingga menghujat rasul?
Sebenarnya, mereka adalah kaum yang melampaui batas hingga melakukan hal itu.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Ketika mereka mengucapkannya secara bersamaan untuk mendustakan Rasul, apakah mereka generasi pertama dan terakhir itu sudah saling memberikan pesan sebelumnya (sepakat mendustakan)?
Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas.
Hati mereka dan perbuatan mereka menyerupai orang kafir dan orang yang melewati batas, maka perkataan orang yang terakhir itu sama seperti orang-orang yang terdahulu.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Apakah mereka saling berpesan) mereka semuanya


(tentang hal itu) Istifham atau kata tanya di sini mengandung makna Nafi.


(Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas) sikap kelewat batas merekalah yang mendorong mereka semuanya mengatakan perkataan tersebut.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Kemudian disebutkan dalam firman berikutnya:

Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu?
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 53)

Yakni apakah sebagian dari mereka saling berpesan dengan sebagian yang lain tentang ucapan itu?

Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas.
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 53)

Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas, hati mereka sama saja.
Karena itu, maka orang-orang yang terkemudian dari mereka mengatakan hal yang sama dengan apa yang dikatakan oleh orang-orang sebelum mereka.

Kata Pilihan Dalam Surah Adz Dzaariyaat (51) Ayat 53

THAAGHIIN
طَّٰغِين

Lafaz ini adalah ism fa’il dalam bentuk jamak mudzakkar, mufradnya ialah taaghi artinya ialah orang yang zalim, dan orang yang melampaui batas dalam kejahatan.

Ia disebut enam kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
-Ash Shaffaat (37), ayat 30;
Ath Thur (52),ayat 32;
Al Qalam (68), ayat 31;
-An Nabaa (78), ayat 22.

Lafaz ini dihubungkan dengan perkataan qaum yaitu kaum atau golongan.

Asy Syawkani berkata,
"Qaum thaaghun ialah kaum yang melampaui batas dalam kesesatan, kekufuran dan mendustakan rasul Allah."

Begitu juga yang terdapat dalam Tafsir Al Jalalayn yang mengandung arti orang yang sesat.

Sa’id Hawwa menafsirkan lafaz ini pada surah Ath Thur dengan kaum yang melampaui batas dalam kedegilan dan kekufuran, walaupun mereka nampak kebenaran.

Ibn Katsir berkata,
"Mereka adalah kaum yang sesat dan kufur, dan inilah yang membawa mereka ke atas apa yang mereka katakan padamu (Muhammad)," perkataan mereka itu bukanlah kesan dari akal tetapi kesan dari kekufuran dan kezaliman nafsu, dan hasilnya mereka berkata Muhammad menciptakan Al Qur’an dengan sendirinya kemudian menyandarkannya kepada Allah."

Kesimpulannya, lafaz thaaghuun atau thaaghiin membawa arti kaum atau golongan yang berada dalam kesesatan dan kekufuran yang melampau.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal: 335-336

Unsur Pokok Surah Adz Dzaariyaat (الذاريات)

Surat Adz-Dzariyat terdiri atas 60 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Ahqaaf.

Dinamai "Adz-Dzaariyaat" (angin yang menerbangkan), diambil dari perkataan "Adz Dzaa­riyaat" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Allah bersumpah dengan angin, mega, bahtera dan malaikat yang menjadi sumber kesejahteraan dan pembawa kemakmuran.
Hal ini mengisyaratkan inayat Allah kepada hamba-hamba-Nya.

Keimanan:

▪ Bagaimana keadaan orang-orang yang beriman di dalam syurga sebagai balasan ketaatan bagi orang yang bertakwa.
▪ Manusia dan jin dijadikan Allah untuk beribadat kepada-Nya.
▪ Allah sebagai Maha Pemberi rezeki.
▪ Neraka sebagai balasan bagi orang-orang kafir.

Hukum:

▪ Larangan mempersekutukan Allah dengan selain-Nya.
▪ Perintah berpaling dari orang-orang musyrik yang berkepala batu dan memberikan peringatan dan pengajaran kepada orang-orang mukmin.
▪ Pada harta kekayaan seseorang terdapat hak orang miskin.

Kisah:

Ibrahim `alaihis salam dengan malaikat yang datang ke rumahnya.
Musa `alaihis salam dengan Fir’aun, kaum ‘Aad dan Tsamud.
Nuh `alaihis salam dengan kaumnya.

Lain-lain:

▪ Segala sesuatu diciptakan Allah dengan berpasang-pasangan.
▪ Pada diri manusia sendiri terdapat tanda-tanda kebesaran Allah.

Audio

QS. Adz-Dzaariyaat (51) : 1-60 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 60 + Terjemahan Indonesia

QS. Adz-Dzaariyaat (51) : 1-60 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 60

Gambar Kutipan Ayat

Surah Adz Dzaariyaat ayat 53 - Gambar 1 Surah Adz Dzaariyaat ayat 53 - Gambar 2
Statistik QS. 51:53
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Adz Dzaariyaat.

Surah Az-Zariyat (Arab: الذاريات ,”Angin Yang Menerbangkan”) adalah surah ke-51 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 60 ayat.
Dinamakan Az-Zariyat yang berarti Angin Yang Menerbangkan diambil dari perkataan Az-Zariyat yang terdapat pada ayat pertama surah ini.

Nomor Surah51
Nama SurahAdz Dzaariyaat
Arabالذاريات
ArtiAngin yang menerbangkan
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu67
JuzJuz 26 & 27
Jumlah ruku’3 ruku’
Jumlah ayat60
Jumlah kata360
Jumlah huruf1546
Surah sebelumnyaSurah Qaf
Surah selanjutnyaSurah At-Tur
Sending
User Review
4.9 (27 votes)
Tags:

51:53, 51 53, 51-53, Surah Adz Dzaariyaat 53, Tafsir surat AdzDzaariyaat 53, Quran adz dzariyat 53, Az Zariyat 53, Surah Az Zariyat ayat 53

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Ayat Lainnya

QS. Al Qiyaamah (Kiamat) – surah 75 ayat 17 [QS. 75:17]

16-17. Kalau ayat-ayat yang lalu menjelaskan tentang orang-orang yang enggan memperhatikan Al-Qur’an, kelompok ayat ini menjelaskan tentang yang sangat memperhatikan Al-Qur’an. Jangan engkau, wahai Na … 75:17, 75 17, 75-17, Surah Al Qiyaamah 17, Tafsir surat AlQiyaamah 17, Quran Al Qiyamah 17, Al-Qiyamah 17, Surah Al Qiyamah ayat 17

QS. Yusuf (Nabi Yusuf) – surah 12 ayat 106 [QS. 12:106]

Dan keberpalingan itu membuat kebanyakan dari mereka tidak beriman kepada Allah, bahkan mereka mempersekutukan-Nya dengan yang lain. … 12:106, 12 106, 12-106, Surah Yusuf 106, Tafsir surat Yusuf 106, Quran Yusuf 106, Surah Yusuf ayat 106

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Era ketidaktahuan juga disebut zaman ...

Benar! Kurang tepat!

Pengertian ijtihad menurut istilah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Arti hadits maudhu' adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Mujtahid (bahasa Arab: المجتهد) atau fakih (الفقيه) adalah seseorang yang dalam ilmu fikih sudah mencapai derajat ijtihad dan memiliki kemampuan istinbath (inferensi) hukum-hukum syariat dari sumber-sumber muktabar dan diandalkan.

Pendidikan Agama Islam #9
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #9 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #9 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #20

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan. Ayam lebih dahulu daripada telur meja lebih dahulu dari tukang

Pendidikan Agama Islam #12

Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam lahir pada bulan … Safar Rabiul Awal Rabiul Akhir Muharram Ramadan Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #7

Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum …

Instagram