Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Adz Dzaariyaat (Angin yang menerbangkan) – surah 51 ayat 44 [QS. 51:44]

فَعَتَوۡا عَنۡ اَمۡرِ رَبِّہِمۡ فَاَخَذَتۡہُمُ الصّٰعِقَۃُ وَ ہُمۡ یَنۡظُرُوۡنَ
Fa’atau ‘an amri rabbihim fa-akhadzathumush-shaa’iqatu wahum yanzhuruun(a);
Lalu mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhannya, maka mereka disambar petir sedang mereka melihatnya.
―QS. Adz Dzaariyaat [51]: 44

But they were insolent toward the command of their Lord, so the thunderbolt seized them while they were looking on.
― Chapter 51. Surah Adz Dzaariyaat [verse 44]

فَعَتَوْا۟ maka mereka angkuh

But they rebelled
عَنْ dari

against
أَمْرِ perintah

(the) Command
رَبِّهِمْ Tuhan mereka

(of) their Lord,
فَأَخَذَتْهُمُ maka menyambar

so seized them
ٱلصَّٰعِقَةُ petir

the thunderbolt
وَهُمْ sedang mereka

while they
يَنظُرُونَ mereka melihat

were looking.

Tafsir

Alquran

Surah Adz Dzaariyaat
51:44

Tafsir QS. Adz Dzaariyaat (51) : 44. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini Allah ﷻ menerangkan kisah kaum Samud yang berisi nasihat bagi yang sadar dan yang memikirkan tandatanda kenyataan adanya Tuhan.
Yaitu ketika Nabi Saleh mengatakan kepada mereka supaya bersenang-senang di rumah mereka sampai datang azab Tuhan.

Ayat lain yang bersamaan maksudnya, Allah ﷻ berfirman:


فَعَقَرُوْهَا فَقَالَ تَمَتَّعُوْا فِيْ دَارِكُمْ ثَلٰثَةَ اَيَّامٍۗ ذٰلِكَ وَعْدٌ غَيْرُ مَكْذُوْبٍ

Maka mereka menyembelih unta itu, kemudian dia (Saleh) berkata,
"Bersukarialah kamu semua di rumahmu selama tiga hari.
Itu adalah janji yang tidak dapat didustakan.
"
(Hud [11]: 65)


Setelah melalui tiga hari yang dijanjikan, Allah membinasakan mereka dengan azab yang berupa petir sebagaimana firman Allah berikut:


وَاَمَّا ثَمُوْدُ فَهَدَيْنٰهُمْ فَاسْتَحَبُّوا الْعَمٰى عَلَى الْهُدٰى فَاَخَذَتْهُمْ صٰعِقَةُ الْعَذَابِ الْهُوْنِ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ

Dan adapun kaum Samud, mereka telah Kami beri petunjuk tetapi mereka lebih menyukai kebutaan (kesesatan) daripada petunjuk itu, maka mereka disambar petir sebagai azab yang menghinakan disebabkan apa yang telah mereka kerjakan. (Fushshilat [41]: 17)


Kemudian setelah itu diturunkan kepada mereka azab yang tidak akan bisa mereka tolak.

Akan tetapi mereka mengatakan bahwa semua itu hanyalah kabar bohong belaka, bahkan mereka berlaku sombong tanpa mengkhawatirkan akibat dari ancaman Tuhan tersebut.
Maka selanjutnya Allah ﷻ menurunkan petir dari langit menyambar mereka, dan menghapuskan mereka semuanya, mereka melihat dan mengalami kejadian itu.

Bencana tersebut adalah balasan atas dosa mereka dan atas kejahilan yang mereka lakukan.

Tafsir QS. Adz Dzaariyaat (51) : 44. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Dan dalam kisah kaum Tsamud juga terdapat tanda kekuasaan Allah.
Yaitu ketika dikatakan kepada mereka,
"Bersenang-senanglah di negeri kalian sampai waktu yang ditentukan. "
Mereka enggan dan berlaku angkuh, tidak memenuhi perintah Tuhan.
Maka mereka disambar petir sampai binasa.


Mereka menyaksikan sendiri peristiwa itu terjadi pada mereka.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Dalam kisah kaum ‘Ad dan kisah dibinasakannya mereka, terdapat bukti-bukti dan tanda-tanda bagi orang-orang yang berpikir.
Ketika Kami mengirim angin kepada mereka yang tidak menyisakan sedikit pun dan tidak pula menimbulkan uap, tidak meninggalkan sedikit pun apa yang dilewatinya kecuali menjadikannya seperti tidak terjadi apa-apa.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka mereka berlaku angkuh) bersikap sombong


(terhadap perintah Rabb mereka) yaitu mereka tidak mau mengerjakannya


(lalu mereka disambar petir) yakni teriakan yang membinasakan mereka, hal ini terjadi setelah tiga hari sejak mereka menyembelih unta itu


(sedangkan mereka melihatnya) karena azab itu terjadi di siang hari.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan pada (kisah) kaum Samud ketika dikatakan kepada mereka,
"Bersenang-senanglah kamu sampai suatu waktu."
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 43)

Ibnu Jarir mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah sampai waktu habisnya ajal kalian.
Makna lahiriah ayat ini semakna dengan apa yang disebutkan di dalam firman-Nya:

Dan adapun kaum Samud, maka mereka telah Kami beri petunjuk, tetapi mereka lebih menyukai buta (kesesatan) dari petunjuk itu, maka mereka disambar petir azab yang menghinakan.
(QS. Fushshilat [41]: 17)

Hal yang senada disebutkan dalam surat ini melalui firman-Nya:

Dan pada (kisah) kaum Samud ketika dikatakan kepada mereka."Bersenang-senanglah kamu sampai suatu waktu."
Maka mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhannya, lalu mereka disambar petir, sedangkan mereka melihatnya.
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 43-44)

Demikian itu karena mereka menunggu-nunggu azab tersebut selama tiga hari, tetapi ternyata azab tersebut datang kepada mereka pada pagi hari yang keempatnya.

Unsur Pokok Surah Adz Dzaariyaat (الذاريات)

Surat Adz-Dzariyat terdiri atas 60 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Ahqaaf.

Dinamai "Adz-Dzaariyaat" (angin yang menerbangkan), diambil dari perkataan "Adz Dzaa­riyaat" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Allah bersumpah dengan angin, mega, bahtera dan malaikat yang menjadi sumber kesejahteraan dan pembawa kemakmuran.
Hal ini mengisyaratkan inayat Allah kepada hamba-hamba-Nya.

Keimanan:

▪ Bagaimana keadaan orang-orang yang beriman di dalam syurga sebagai balasan ketaatan bagi orang yang bertakwa.
▪ Manusia dan jin dijadikan Allah untuk beribadat kepada-Nya.
▪ Allah sebagai Maha Pemberi rezeki.
▪ Neraka sebagai balasan bagi orang-orang kafir.

Hukum:

▪ Larangan mempersekutukan Allah dengan selain-Nya.
▪ Perintah berpaling dari orang-orang musyrik yang berkepala batu dan memberikan peringatan dan pengajaran kepada orang-orang mukmin.
▪ Pada harta kekayaan seseorang terdapat hak orang miskin.

Kisah:

Ibrahim `alaihis salam dengan malaikat yang datang ke rumahnya.
Musa `alaihis salam dengan Fir’aun, kaum ‘Aad dan Tsamud.
Nuh `alaihis salam dengan kaumnya.

Lain-lain:

▪ Segala sesuatu diciptakan Allah dengan berpasang-pasangan.
▪ Pada diri manusia sendiri terdapat tanda-tanda kebesaran Allah.

Audio

QS. Adz-Dzaariyaat (51) : 1-60 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 60 + Terjemahan Indonesia

QS. Adz-Dzaariyaat (51) : 1-60 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 60

Gambar Kutipan Ayat

Surah Adz Dzaariyaat ayat 44 - Gambar 1 Surah Adz Dzaariyaat ayat 44 - Gambar 2
Statistik QS. 51:44
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Adz Dzaariyaat.

Surah Az-Zariyat (Arab: الذاريات ,”Angin Yang Menerbangkan”) adalah surah ke-51 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 60 ayat.
Dinamakan Az-Zariyat yang berarti Angin Yang Menerbangkan diambil dari perkataan Az-Zariyat yang terdapat pada ayat pertama surah ini.

Nomor Surah51
Nama SurahAdz Dzaariyaat
Arabالذاريات
ArtiAngin yang menerbangkan
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu67
JuzJuz 26 & 27
Jumlah ruku’3 ruku’
Jumlah ayat60
Jumlah kata360
Jumlah huruf1546
Surah sebelumnyaSurah Qaf
Surah selanjutnyaSurah At-Tur
Sending
User Review
4.8 (8 votes)
Tags:

51:44, 51 44, 51-44, Surah Adz Dzaariyaat 44, Tafsir surat AdzDzaariyaat 44, Quran adz dzariyat 44, Az Zariyat 44, Surah Az Zariyat ayat 44

▪ Q S Adz-Dzaariyaat : 44
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Ali Imran (Keluarga ‘Imran) – surah 3 ayat 193 [QS. 3:193]

Lalu mereka memohon lagi. Ya Tuhan kami, Pencipta dan Pemberi karunia! Sesungguhnya kami mendengar orang yang menyeru kepada iman, yaitu Nabi Muhammad dengan Al-Qur’an, mengajak seluruh umat untuk men … 3:193, 3 193, 3-193, Surah Ali Imran 193, Tafsir surat AliImran 193, Quran Al Imran 193, Surah Ali Imran ayat 193

QS. Al An ‘aam (Hewan Ternak) – surah 6 ayat 89 [QS. 6:89]

Peringatan bahkan ancaman tersebut wajar diberikan karena mereka itulah orang-orang yang telah Kami berikan kitab baik secara langsung kepada mereka maupun tidak langsung yaitu mereka terima melalui r … 6:89, 6 89, 6-89, Surah Al An ‘aam 89, Tafsir surat AlAnaam 89, Quran Al Anaam 89, Al Anam 89, AlAnam 89, Al An’am 89, Surah Al Anam ayat 89

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
QS. Al Mudatsir adalah surah ke 74 dalam Alquran yang tergolong ke dalam surah Makkiyyah.

Pembahasan:

Ayat 1

يَا أَيُّهَا الْمُدَّثِّرُ

yaa ayyuhaal muddatstsir

Hai orang yang berkemul (berselimut)


Ayat 2

قُمْ فَأَنْذِرْ

Qum faandzir

bangunlah, lalu berilah peringatan


Ayat 3

وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ

warabbaka fakabbir

dan Tuhanmu agungkanlah


Ayat 4

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ

wa shiyabaqa fathahhir

dan pakaianmu bersihkanlah


Ayat 5

وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْ

warrujja fahjur

dan perbuatan dosa tinggalkanlah


Ayat 6

وَلَا تَمْنُنْ تَسْتَكْثِرُ

wa laa tamnun tastakstir

dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.


Ayat 7

وَلِرَبِّكَ فَاصْبِرْ

walirabbaka fashbir

Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.

Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Assabiqunal awwalun adalah sebutan untuk sahabat-sahabat nabi Muhammad yang pertama kali memeluk islam.

Contohnya: Abu Bakar Ash Shiddiq, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan Khadijah ra. Assabiqunal awwalun artinya adalah orang-orang yang awal masuk atau memeluk agama islam.

Pendidikan Agama Islam #11
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #11 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #11 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #18

Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu sebagai … anak pandai penggembala

Pendidikan Agama Islam #2

Sifat adil Allah berlaku untuk … orang kafir yang senang menolong sesama jin orang miskin yang pandai bersyukur orang kaya

Pendidikan Agama Islam #7

Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … jinayah fiqih amaliyah khuluqiyah i’tiqadiyah Benar! Kurang tepat!

Instagram