Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Adz Dzaariyaat (Angin yang menerbangkan) – surah 51 ayat 42 [QS. 51:42]

مَا تَذَرُ مِنۡ شَیۡءٍ اَتَتۡ عَلَیۡہِ اِلَّا جَعَلَتۡہُ کَالرَّمِیۡمِ
Maa tadzaru min syai-in atat ‘alaihi ilaa ja’alathu karramiim(i);
(angin itu) tidak membiarkan suatu apa pun yang dilandanya, bahkan dijadikannya seperti serbuk.
―QS. Adz Dzaariyaat [51]: 42

Daftar isi

It left nothing of what it came upon but that it made it like disintegrated ruins.
― Chapter 51. Surah Adz Dzaariyaat [verse 42]

مَا tidak

Not
تَذَرُ membiarkan

it left
مِن dari

any
شَىْءٍ sesuatu

thing
أَتَتْ ia datang

it came
عَلَيْهِ atasnya

upon it,
إِلَّا kecuali

but
جَعَلَتْهُ ia jadikannya

it made it
كَٱلرَّمِيمِ seperti abu/hancur

like disintegrated ruins.

Tafsir Quran

Surah Adz Dzaariyaat
51:42

Tafsir QS. Adz-Dzariyat (51) : 42. Oleh Kementrian Agama RI

Kemudian dalam ayat ini Allah ﷻ menceritakan tentang kisah binasanya kaum ‘Ad.
Bahwa bencana yang menimpa kaum itu mestinya dijadikan iktibar bagi orang-orang yang berpikir.

Yaitu ketika Allah ﷻ menurunkan angin panas yang membinasakan mereka sehingga tidak satu pun yang tersisa kecuali kehancuran dan kemusnahan, baik manusia dan hewan maupun bangunan.
Tegasnya tidak seorang pun dari mereka yang selamat akibat angin panas dan hembusan api itu, lagi pula tidak satu bangunan pun yang tidak musnah, semuanya menjadi puing-puing dan hancur lebur.

Tafsir QS. Adz Dzaariyaat (51) : 42. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Angin itu tidak membiarkan suatu pun yang diterpanya melainkan dijadikannya seperti tulang yang hancur.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Dalam kisah kaum ‘Ad dan kisah dibinasakannya mereka, terdapat bukti-bukti dan tanda-tanda bagi orang-orang yang berpikir.
Ketika Kami mengirim angin kepada mereka yang tidak menyisakan sedikit pun dan tidak pula menimbulkan uap, tidak meninggalkan sedikit pun apa yang dilewatinya kecuali menjadikannya seperti tidak terjadi apa-apa.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Angin itu tidak membiarkan sesuatu pun) baik jiwa atau harta benda


(yang dilandanya, melainkan dijadikannya seperti serbuk) yakni sebagai barang rongsokan yang tercabik-cabik.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Karena itulah disebutkan dalam ayat berikutnya oleh firman-Nya:

angin itu tidak membiarkan suatu pun yang dilandanya, melainkan dijadikannya seperti serbuk.
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 42)

Yaitu segala sesuatu yang dapat dirusak oleh angin yang sangat keras, semua yang dilandanya seperti sesuatu yang binasa lagi hancur menjadi serbuk.


Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Ubaidillah keponakan Ibnu Wahb, telah menceritakan kepada kami pamanku (yaitu Abdullah ibnu Wahb), telah menceritakan kepadaku Abdullah (yakni Ibnu Iyasy Al-Gassani), telah menceritakan kepadaku Abdullah ibnu Sulaiman, dari Darij, dari Isa ibnu Hilal As-Sadfi, dari Abdullah ibnu Amr r.a. yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
bahwa angin yang dahsyat itu bersumber dari bumi lapis yang kedua.
Ketika Allah subhanahu wa ta’ala hendak membinasakan kaum Ad, maka Dia memerintahkan kepada malaikat penjaga angin agar mengirimkan kepada mereka angin yang dahsyat yang dapat membinasakan mereka.
Malaikat penjaga angin bertanya,
"Ya Tuhanku, aku akan mengirimkan kepada mereka angin yang dahsyat sebesar lubang hidung banteng (sapi jantan)."
Maka Allah subhanahu wa ta’ala berfirman kepadanya,
"Jangan, kalau begitu kamu akan membalikkan bumi beserta para penduduk yang ada di permukaannya.
Tetapi kirimkanlah kepada mereka sebesar lubang cincin."
Hal inilah yang dimaksudkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam firman-Nya;
angin itu tidak membiarkan suatu pun yang dilandanya, melainkan dijadikannya seperti serbuk.
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 42)

Hadis ini predikat marfu’-nya munkar, dan yang paling mendekati kebenaran ialah bila dikatakan mauquf hanya sampai pada sahabat Abdullah ibnu Umar r.a., dari kedua tawanan wanitanya yang diperoleh dari Perang Yarmuk;
hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.

Sa’id ibnul Musayyab dan lain-lainnya telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
ketika Kami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan.
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 41)
Mereka mengatakan bahwa angin tersebut dikenal dengan nama Janub (angin selatan).


Telah disebutkan di dalam hadis sahih melalui riwayat Syu’bah, dari Al-Hakam, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas r.a. yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

Aku diberi pertolongan dengan angin saba (angin kencang yang dingin) dan kaum ‘Ad dibinasakan dengan angin dabur (angin yang membinasakan).

Unsur Pokok Surah Adz Dzaariyaat (الذاريات)

Surat Adz-Dzariyat terdiri atas 60 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Ahqaaf.

Dinamai "Adz-Dzaariyaat" (angin yang menerbangkan), diambil dari perkataan "Adz Dzaa­riyaat" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Allah bersumpah dengan angin, mega, bahtera dan malaikat yang menjadi sumber kesejahteraan dan pembawa kemakmuran.
Hal ini mengisyaratkan inayat Allah kepada hamba-hamba-Nya.

Keimanan:

▪ Bagaimana keadaan orang-orang yang beriman di dalam syurga sebagai balasan ketaatan bagi orang yang bertakwa.
▪ Manusia dan jin dijadikan Allah untuk beribadat kepada-Nya.
▪ Allah sebagai Maha Pemberi rezeki.
▪ Neraka sebagai balasan bagi orang-orang kafir.

Hukum:

▪ Larangan mempersekutukan Allah dengan selain-Nya.
▪ Perintah berpaling dari orang-orang musyrik yang berkepala batu dan memberikan peringatan dan pengajaran kepada orang-orang mukmin.
▪ Pada harta kekayaan seseorang terdapat hak orang miskin.

Kisah:

▪ Ibrahim `alaihis salam dengan malaikat yang datang ke rumahnya.
▪ Musa `alaihis salam dengan Fir’aun, kaum ‘Aad dan Tsamud.
▪ Nuh `alaihis salam dengan kaumnya.

Lain-lain:

▪ Segala sesuatu diciptakan Allah dengan berpasang-pasangan.
▪ Pada diri manusia sendiri terdapat tanda-tanda kebesaran Allah.

Audio Murottal

QS. Adz-Dzaariyaat (51) : 1-60 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 60 + Terjemahan Indonesia



QS. Adz-Dzaariyaat (51) : 1-60 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 60

Gambar Kutipan Ayat

Surah Adz Dzaariyaat ayat 42 - Gambar 1 Surah Adz Dzaariyaat ayat 42 - Gambar 2
Statistik QS. 51:42
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Adz Dzaariyaat.

Surah Az-Zariyat (Arab: الذاريات ,”Angin Yang Menerbangkan”) adalah surah ke-51 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 60 ayat.
Dinamakan Az-Zariyat yang berarti Angin Yang Menerbangkan diambil dari perkataan Az-Zariyat yang terdapat pada ayat pertama surah ini.

Nomor Surah 51
Nama Surah Adz Dzaariyaat
Arab الذاريات
Arti Angin yang menerbangkan
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 67
Juz Juz 26 & 27
Jumlah ruku’ 3 ruku’
Jumlah ayat 60
Jumlah kata 360
Jumlah huruf 1546
Surah sebelumnya Surah Qaf
Surah selanjutnya Surah At-Tur
Sending
User Review
4.6 (20 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

51:42, 51 42, 51-42, Surah Adz Dzaariyaat 42, Tafsir surat AdzDzaariyaat 42, Quran adz dzariyat 42, Az Zariyat 42, Surah Az Zariyat ayat 42

Video Surah

51:42


Load More

Kandungan Surah Adz Dzaariyaat

۞ QS. 51:4 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 51:5 • Allah menepati janji

۞ QS. 51:6 • Nama-nama hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 51:8 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 51:9 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 51:10 • Azab orang kafir

۞ QS. 51:11 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 51:12 • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 51:13 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 51:14 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 51:15 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Keutamaan iman •

۞ QS. 51:16 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Keutamaan iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 51:20 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 51:21 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 51:23 Tauhid Rububiyyah • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan •

۞ QS. 51:24 • Sifat-sifat malaikat • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 51:28 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 51:30 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui) •

۞ QS. 51:31 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 51:32 • Tugas-tugas malaikat • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:33 • Tugas-tugas malaikat • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:34 Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:35 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 51:37 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:40 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:41 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:42 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:43 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 51:44 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:45 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:46 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:47 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 51:48 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 51:49 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 51:51 Tauhid Uluhiyyah • Islam agama para nabi

۞ QS. 51:53 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 51:55 • Keutamaan iman

۞ QS. 51:56 • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 51:57 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya

۞ QS. 51:58 Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Al Qawiy (Maka Kuat) • Al Matin (Maha Kuat) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 51:59 • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:60 • Kebenaran hari penghimpunan • Maksiat dan dosa

Ayat Pilihan

Orang yang makan (ambil) riba tak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang kemasukan setan lantaran (tekanan) gila. Disebabkan mereka berkata jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah halalkan jual beli & mengharamkan riba
QS. Al-Baqarah [2]: 275

“Dan sesungguhnya,
Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad & bersabar di antara kamu…”
QS. Muhammad [47]: 31

katakanlah kepada isterimu,
anak perempuanmu & isteri orang mukmin:
“Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”.
Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal,
karena itu mereka tidak diganggu.
QS. Al-Ahzab [33]: 59

Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di petang hari & waktu kamu berada di waktu subuh,
QS. Ar-Rum [30]: 17

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Ada berapa syarat dalam menuntut ilmu?

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Enam Syarat Meraih Ilmu Menurut Sayyidina Ali bin Abi Thalib.
1. Cerdas.
2. inginan yang kuat.
3. Sabar.
4. Bekal
5. Petunjuk guru.
6. Waktu yang lama.

Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa 'Alaihissalam?

Correct! Wrong!

Siapa nama ayah Nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam?

Correct! Wrong!

+

Setiap umat Islam wajib menuntut ilmu. Bagaimana hukum mempelajari Ilmu Agama?

Correct! Wrong!

Kewajiban menuntut ilmu terdapat pada Alquran surah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
'Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.'
--QS. At Taubah [9] : 122

Pendidikan Agama Islam #28
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #28 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #28 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً Arti dari hadist diatas adalah …Di bawah ini adalah cara untuk menjadikan semangat mengamalkan ilmu dalam kehidupan kecuali …كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا Arti dari kalimat di atas adalah …Siapakah ilmuan muslim yang pertama menjadi penemu Al-Jabar?

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Pendidikan Agama Islam #10

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di … Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkandung dalam surah … Sejak wahyu di Surah Al Muddasir : 1-7, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada … Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu … … Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama …

Kamus Istilah Islam

Hadas

Apa itu Hadas? Hadas menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah keadaan tidak suci pada pada diri seorang muslim yang menyebabkan ia tidak boleh salat, tawaf dan lain sebagainya. Senada dengan pengertian pada KBBI, pada Ensiklopedia Indonesia juga dijelaskan hadas merupakan ketidaksucian yang dipandang tidak suci oleh sarat dan menghalangi sarat sahnya su … •

santri

Apa itu santri? san.tri orang yang mendalami agama Islam; orang yang beribadat dengan sungguh-sungguh; orang yang saleh … •

Dzu as-Suwayqatayn

Apa itu Dzu as-Suwayqatayn? Dzu as-Suwaqatayn dalam eskatologi Islam adalah seorang atau kaum dari Habasyah yang akan menghancurkan Ka’bah menjelang hari kiamat. Dalam Musnad-nya Imam Ahmad menuliskan bahwa Dzu as-Suwaqatayn dari Habasyah akan menghancurkan Ka’bah, para pengikutnya akan merampas dan melepaskan kain kiswah Ka’bah … • Suwayqatayn