QS. Adz Dzaariyaat (Angin yang menerbangkan) – surah 51 ayat 28 [QS. 51:28]

فَاَوۡجَسَ مِنۡہُمۡ خِیۡفَۃً ؕ قَالُوۡا لَا تَخَفۡ ؕ وَ بَشَّرُوۡہُ بِغُلٰمٍ عَلِیۡمٍ
Fa-a-ujasa minhum khiifatan qaaluuu laa takhaf wabasy-syaruuhu bighulaamin ‘aliimin;

(Tetapi mereka tidak mau makan), karena itu Ibrahim merasa takut terhadap mereka.
Mereka berkata:
“Janganlah kamu takut”,
dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang alim (Ishak).
―QS. 51:28
Topik ▪ Malaikat ▪ Tugas-tugas malaikat ▪ Pahala Iman
51:28, 51 28, 51-28, Adz Dzaariyaat 28, AdzDzaariyaat 28, adz dzariyat 28, Az Zariyat 28

Tafsir surah Adz Dzaariyaat (51) ayat 28

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Adz Dzaariyaat (51) : 28. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini mengungkapkan bahwa tamu Nabi Ibrahim tidak menyentuh makanan itu karena mereka itu bukan dari jenis manusia, melainkan malaikat yang tidak makan dan tidak minum.
Maka Nabi Ibrahim merasa takut terhadap mereka karena menurut kebiasaan, jika tamu tidak mau memakan hidangan yang disodorkan kepadanya, itu berarti ada bahaya yang terselubung (berselimut) di belakangnya, atau akan terjadi sesuatu yang tidak diharapkan.
Dalam ayat lain yang sama maksudnya Allah berfirman:

Maka ketika dilihatnya tangan mereka tidak menjamahnya, dia (Ibrahim) mencurigai mereka, dan merasa takut kepada mereka.
Mereka (malaikat) berkata, “Jangan takut, sesungguhnya kami diutus kepada kaum Lut.”
(Q.S. Hud [11]:: 70)

Setelah malaikat-malaikat menenteramkan hati Nabi Ibrahim, mereka menyampaikan kabar gembira bahwa Ibrahim akan mendapat anak laki-laki yang bernama Ishak dan di belakang Ishak ada lagi cucunya yaitu Nabi Yakub seperti diterangkan dalam ayat lain.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Lalu, di dalam dirinya, ia merasa takut dengan mereka.
Para malaikat itu pun berkata, “Jangan takut!” Mereka pun lalu memberikan kabar gembira kepadanya berupa kedatangan seorang anak yang sangat cerdas.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Maka Ibrahim memendam) di dalam hatinya (rasa takut terhadap mereka.

Mereka berkata, “Janganlah kamu takut”) sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Rabbmu (dan mereka memberi kabar gembira dengan kelahiran seorang anak yang alim) yakni anak yang mempunyai ilmu banyak yaitu, Nabi Ishak sebagaimana yang telah disebutkan di dalam surah Hud.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

(Tetapi mereka tidak mau makan), karena itu Ibrahim merasa takut terhadap mereka.
(Q.S. Adz-Dzariyat [51]: 28)

Karena hal tersebut tidak mungkin dengan adanya makanan yang terenak dan paling lezat, para tetamunya itu tidak mau menyantapnya, bahkan memegangnya pun tidak.
Seperti kisah yang disebutkan dalam surat lain melalui firman Allah subhanahu wa ta’ala

Maka tatkala dilihatnya tangan mereka tidak menjamahnya, Ibrahim memandang aneh perbuatan mereka, dan merasa takut terhadap mereka.
Malaikat itu berkata, “Jangan kamu takut, sesungguhnya kami adalah (malaikat-malaikat) yang diutus kepada kaum Lut.” Dan istrinya berdiri (di balik tirai), lalu dia tersenyum.
(Q.S. Hud [11]: 70-71)

Yaitu merasa gembira dengan akan dibinasakannya mereka (kaum Lut) karena mereka membangkang dan bersikap ingkar terhadap Allah subhanahu wa ta’ala Maka pada saat itu juga para malaikat tersebut menyampaikan berita gembira kepada istri Ibrahim akan kelahiran Ishaq dan di belakang Ishaq akan lahir Ya’qub (sebagai cucunya).

Istrinya berkata, “Sungguh mengherankan, apakah aku akan melahirkan anak, padahal aku adalah perempuan tua, dan ini suamiku pun dalam keadaan yang sudah tua pula?
Sesungguhnya ini benar-benar suatu yang sangat aneh.” Para malaikat itu berkata, “Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan Allah?
(Itu adalah) rahmat Allah dan keberkatan-Nya, dicurahkan atas kamu, hai ahlul bait! Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah.
(Q.S. Hud [11]: 72-73)

Karena itulah maka disebutkan dalam surat ini oleh firman-Nya:

dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang alim (Ishaq).
(Q.S. Adz-Dzariyat [51]: 28)

Kabar gembira buat Ibrahim berarti sama juga kabar gembira bagi istrinya, karena anak tersebut adalah milik keduanya dan lahir akibat hubungan keduanya.
Maka keduanya mendapat berita gembira ini.


Informasi Surah Adz Dzaariyaat (الذاريات)
Surat Adz Dzaariyaat terdiri atas 60 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Ahqaaf.

Dinamai “Adz-Dzaariyaat” (angin yang menerbangkan), diambil dari perkataan “Adz Dzaa­riyaat” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Allah bersumpah dengan angin, mega, bahtera dan malaikat yang menjadi sumber kesejahteraan dan pembawa kemakmuran.
Hal ini mengisyaratkan inayat Allah kepada hamba-hamba-Nya.

Keimanan:

Bagaimana keadaan orang-orang yang beriman di dalam syurga sebagai balasan ketaatan bagi orang yang bertakwa
manusia dan jin dijadikan Allah untuk beribadat kepada-Nya
Allah sebagai Maha Pemberi Rezki
neraka sebagai balasan bagi orang-orang kafir.

Hukum:

Larangan mempersekutukan Allah dengan selain-Nya
perintah berpaling dari orang-orang musyrik yang berkepala batu dan memberikan peringatan dan pengajaran kepada orang-orang mu’min
pada harta kekayaan seseorang terdapat hak orang miskin.

Kisah:

Ibrahim a.s. dengan malaikat yang datang ke rumahnya
Musa a.s. dengan Fir’aun kaum ‘Aad dan Tsamud
Nuh a.s. dengan kaumnya.

Lain-lain:

Segala sesuatu diciptakan Allah dengan berpasang-pasangan
pada diri manusia sendiri terdapat tanda-tanda kebesaran Allah.

Ayat-ayat dalam Surah Adz Dzaariyaat (60 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Adz-Dzaariyaat (51) ayat 28 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Adz-Dzaariyaat (51) ayat 28 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Adz-Dzaariyaat (51) ayat 28 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Adz-Dzaariyaat - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 60 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 51:28
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Adz Dzaariyaat.

Surah Az-Zariyat (Arab: الذاريات ,"Angin Yang Menerbangkan") adalah surah ke-51 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 60 ayat.
Dinamakan Az-Zariyat yang berarti Angin Yang Menerbangkan diambil dari perkataan Az-Zariyat yang terdapat pada ayat pertama surah ini.

Nomor Surah 51
Nama Surah Adz Dzaariyaat
Arab الذاريات
Arti Angin yang menerbangkan
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 67
Juz Juz 26 & 27
Jumlah ruku' 3 ruku'
Jumlah ayat 60
Jumlah kata 360
Jumlah huruf 1546
Surah sebelumnya Surah Qaf
Surah selanjutnya Surah At-Tur
4.8
Ratingmu: 4.8 (20 orang)
Sending







Pembahasan ▪ Dzâriyât/51:24-28]

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim