Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Adz Dzaariyaat (Angin yang menerbangkan) – surah 51 ayat 19 [QS. 51:19]

وَ فِیۡۤ اَمۡوَالِہِمۡ حَقٌّ لِّلسَّآئِلِ وَ الۡمَحۡرُوۡمِ
Wafii amwaalihim haqqun li-ssaa-ili wal mahruum(i);
Dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta.

―QS. Adz Dzaariyaat [51]: 19

Daftar isi

And from their properties was (given) the right of the (needy) petitioner and the deprived.
― Chapter 51. Surah Adz Dzaariyaat [verse 19]

وَفِىٓ dan dalam

And in
أَمْوَٰلِهِمْ harta mereka

their wealth
حَقٌّ hak

(was the) right
لِّلسَّآئِلِ untuk orang yang meminta

(of) those who asked
وَٱلْمَحْرُومِ dan orang yang tidak meminta

and the deprived.

Tafsir Quran

Surah Adz Dzaariyaat
51:19

Tafsir QS. Adz-Dzariyat (51) : 19. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menjelaskan bahwa di samping mereka melaksanakan salat wajib dan sunah, mereka juga selalu mengeluarkan infaq fi sabilillah dengan mengeluarkan zakat wajib atau sumbangan derma atau sokongan sukarela karena mereka memandang bahwa pada harta-harta mereka itu ada hak fakir miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta bagian karena merasa malu untuk meminta.
Ibnu Jarir meriwayatkan sebuah hadis dari Abu Hurairah bahwa Nabi Muhammad ﷺ pernah menerangkan siapa saja yang tergolong orang miskin, dengan sabdanya:
Bukanlah orang miskin itu yang tidak diberi sebiji dan dua biji kurma atau sesuap dan dua suap makanan.

Beliau ditanya,
"(Jika demikian) siapakah yang dinamakan miskin itu?"
Beliau menjawab,
"Orang yang tidak mempunyai apa yang diperlukan dan tidak dikenal tempatnya sehingga tidak diberikan sedekah kepadanya.
Itulah orang yang mahrum tidak dapat bagian."
(Riwayat Ibnu Jarir dari Abu Hurairah) Di dalam Alquran terdapat tiga kelompok ayat yang selalu ber dampingan, tidak dapat dipisahkan yaitu perintah untuk salat danmengeluarkan zakat, perintah supaya taat kepada Allah dan rasulNya, dan perintah untuk bersyukur kepada Allah dan kedua ibubapak.
Setelah Allah menerangkan sifat-sifat orang yang bertakwa, maka Allah menjelaskan bahwa mereka itu melihat dengan hati nurani tanda-tanda kekuasaan Allah pada alam kosmos, pada alam semesta yang melintang di sekelilingnya, di bumi dan di langit sehingga memiliki ketenangan jiwa, sebagai tanda seorang yang sudah makrifah kepada Allah.

Tafsir QS. Adz Dzaariyaat (51) : 19. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Di dalam harta mereka terdapat hak orang-orang yang memerlukan, baik yang meminta maupun yang tidak.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Dan di dalam harta mereka terdapat hak yang wajib dan sunnah bagi orang yang membutuhkan yaitu orang yang meminta kepada orang lain dan orang yang menahan meminta karena malu.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta-minta) karena ia memelihara dirinya dari perbuatan itu.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 19)

Setelah Allah subhanahu wa ta’ala menyifati mereka sebagai orang-orang yang rajin mengerjakan salat malam hari, lalu menyebutkan sifat terpuji mereka lainnya, yaitu bahwa mereka selalu membayar zakat dan bersedekah serta bersilaturahmi.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Dan pada harta mereka ada hak.
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 19)

Yaitu bagian yang telah mereka pisahkan, sengaja disiapkan untuk diberikan kepada orang yang meminta-minta dan yang tidak mendapat bagian.
Adapun pengertian sa’il sudah jelas, yaitu orang yang mulai meminta-minta dan dia punya hak untuk meminta-minta, seperti yang disebutkan oleh Imam Ahmad dalam riwayatnya yang menyebutkan bahwa:


telah menceritakan kepada kami Waki’ dan Abdur Rahman, keduanya mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Mus’ab ibnu Muhammad, dari Ya’la ibnu Abu Yahya, dari Fatimah bintil Husain, dari ayahnya Al-Husain ibnu Ali r.a. yang menceritakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Orang yang meminta-minta mempunyai hak, sekalipun ia datang dengan berkendaraan di atas kuda.

Imam Abu Daud meriwayatkannya melalui hadis Sufyan As-Sauri dengan sanad yang sama.
Kemudian Abu Daud menyandarkannya melalui jalur lain, dari Ali ibnu Abu Talib r.a. Telah diriwayatkan pula melalui hadis Al-Hurmas ibnu Ziad secara marfu’ hal yang semisal.

Adapun pengertian orang yang mahrum, maka menurut Ibnu Abbas r.a. dan Mujahid, artinya orang yang beruntung karena tidak mempunyai jatah dari Baitul Mal, tidak mempunyai mata pencaharian, tidak pula mempunyai keahlian profesi yang dapat dijadikan tulang punggung kehidupannya.

Ummul Mu’minin Aisyah r.a. mengatakan bahwa yang dimaksud dengan Muharif (orang yang tidak mendapat bagian atau tidak beruntung) ialah orang yang sulit dalam mencari mata pencaharian.
Ad-Dahhak mengatakan bahwa orang yang mahrum ialah orang yang tidak sekali-kali mempunyai harta melainkan habis saja, dan itu sudah menjadi takdir Allah baginya.

Abu Qilabah mengatakan bahwa pernah ada banjir melanda Yamamah yang merusak harta seseorang, maka seseorang dari kalangan sahabat mengatakan bahwa orang ini adalah orang yang mahrum.

Ibnu Abbas r.a. mengatakan pula —demikian juga Sa’id ibnul Musayyab, Ibrahim An-Nakha’i, Nafi’ maula Ibnu Umar, dan Ata ibnu Abu Rabah— bahwa yang dimaksud dengan orang yang mahrum ialah orang yang tidak mendapat bagian (tidak beruntung).

Qatadah dan Az-Zuhri mengatakan bahwa orang mahrum adalah orang yang tidak pernah meminta sesuatu pun dari orang lain.


Az-Zuhri mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

Orang yang miskin itu bukanlah orang yang berkeliling meminta-minta ke sana dan kemari yang pergi setelah diberi sesuap dua suap makanan, atau sebiji dua biji buah kurma.
Tetapi orang yang miskin (sesungguhnya) ialah orang yang tidak mendapatkan kecukupan bagi penghidupannya, dan tidak pula diketahui keadaannya hingga mudah diberi sedekah.

Hadis ini telah disandarkan oleh Syaikhain dalam kitab sahih masing-masing melalui jalur lain.
Sa’id ibnu Jubair mengatakan bahwa orang yang miskin adalah orang yang datang, sedangkan ganimah telah habis dibagikan dan tiada yang tersisa lagi untuknya.

Muhammad ibnu Ishaq mengatakan, telah menceritakan kepadaku sebagian teman-teman kami yang mengatakan bahwa kami pernah bersama Khalifah Umar ibnu Abdul Aziz di tengah jalan ke Mekah, lalu datanglah seekor anjing, maka Umar r.a. memberikan kepadanya sepotong paha kambing yang ia comot dari kambing panggangnya, dan orang-orang yang bersamanya mengatakan bahwa sesungguhnya anjing itu mahrum.

Asy-Sya’bi mengatakan,
"Aku benar-benar kepayahan dalam mencari makna yang dimaksud dari lafaz mahrum."
Ibnu Jarir memilih pendapat yang mengatakan bahwa orang yang mahrum adalah orang yang tidak memiliki harta lagi karena sesuatu penyebab, semua hartanya telah lenyap.
Baik hal itu karena dia tidak mampu mencari mata pencaharian atau karena hartanya telah ludes disebabkan musibah atau faktor lainnya.

As-Sauri telah meriwayatkan dari Qais ibnu Muslim, dari Al-Hasan ibnu Muhammad yang menceritakan bahwa sesungguhnya Rasulullah ﷺ pernah mengirimkan suatu pasukan, lalu mereka mendapat ganimah, maka datanglah kepada Nabi ﷺ suatu kaum yang tidak menyaksikan pembagian ganimah itu.
Maka turunlah ayat ini, yaitu firman-Nya:
Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 19)

Hal ini menunjukkan bahwa ayat ini adalah Madaniyah, padahal kenyataannya tidaklah demikian:
ia Makkiyyah yang juga mencakup peristiwa yang akan terjadi sesudahnya.

Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Adz Dzaariyaat (51) Ayat 19

Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dan Ibnu Abi Hatim, yang bersumber dari al-Hasan bin Muhammad al-Hanafiyyah bahwa Rasulullah ﷺ mengirim pasukan senjata.
Mereka mendapat kemenangan dan ghanimah.
Setelah selesai peperangan, datanglah orang-orang miskin meminta bagian.
Maka turunlah ayat ini (adz-Dzaariyaat: 19) sebagai penegasan bahwa pada harta ghanimah terdapat bagian kaum fakir miskin.

Sumber : Asbabun Nuzul – K.H.Q Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Unsur Pokok Surah Adz Dzaariyaat (الذاريات)

Surat Adz-Dzariyat terdiri atas 60 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Ahqaaf.

Dinamai "Adz-Dzaariyaat" (angin yang menerbangkan), diambil dari perkataan "Adz Dzaa­riyaat" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Allah bersumpah dengan angin, mega, bahtera dan malaikat yang menjadi sumber kesejahteraan dan pembawa kemakmuran.
Hal ini mengisyaratkan inayat Allah kepada hamba-hamba-Nya.

Keimanan:

▪ Bagaimana keadaan orang-orang yang beriman di dalam syurga sebagai balasan ketaatan bagi orang yang bertakwa.
▪ Manusia dan jin dijadikan Allah untuk beribadat kepada-Nya.
▪ Allah sebagai Maha Pemberi rezeki.
▪ Neraka sebagai balasan bagi orang-orang kafir.

Hukum:

▪ Larangan mempersekutukan Allah dengan selain-Nya.
▪ Perintah berpaling dari orang-orang musyrik yang berkepala batu dan memberikan peringatan dan pengajaran kepada orang-orang mukmin.
▪ Pada harta kekayaan seseorang terdapat hak orang miskin.

Kisah:

Ibrahim `alaihis salam dengan malaikat yang datang ke rumahnya.
Musa `alaihis salam dengan Fir’aun, kaum ‘Aad dan Tsamud.
Nuh `alaihis salam dengan kaumnya.

Lain-lain:

▪ Segala sesuatu diciptakan Allah dengan berpasang-pasangan.
▪ Pada diri manusia sendiri terdapat tanda-tanda kebesaran Allah.

Audio Murottal

QS. Adz-Dzaariyaat (51) : 1-60 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 60 + Terjemahan Indonesia



QS. Adz-Dzaariyaat (51) : 1-60 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 60

Gambar Kutipan Ayat

Surah Adz Dzaariyaat ayat 19 - Gambar 1 Surah Adz Dzaariyaat ayat 19 - Gambar 2
Statistik QS. 51:19
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Adz Dzaariyaat.

Surah Az-Zariyat (Arab: الذاريات ,”Angin Yang Menerbangkan”) adalah surah ke-51 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 60 ayat.
Dinamakan Az-Zariyat yang berarti Angin Yang Menerbangkan diambil dari perkataan Az-Zariyat yang terdapat pada ayat pertama surah ini.

Nomor Surah 51
Nama Surah Adz Dzaariyaat
Arab الذاريات
Arti Angin yang menerbangkan
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 67
Juz Juz 26 & 27
Jumlah ruku’ 3 ruku’
Jumlah ayat 60
Jumlah kata 360
Jumlah huruf 1546
Surah sebelumnya Surah Qaf
Surah selanjutnya Surah At-Tur
Sending
User Review
4.7 (11 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

51:19, 51 19, 51-19, Surah Adz Dzaariyaat 19, Tafsir surat AdzDzaariyaat 19, Quran adz dzariyat 19, Az Zariyat 19, Surah Az Zariyat ayat 19

Video Surah

51:19


Load More

Kandungan Surah Adz Dzaariyaat

۞ QS. 51:4 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 51:5 • Allah menepati janji

۞ QS. 51:6 • Nama-nama hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 51:8 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 51:9 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 51:10 • Azab orang kafir

۞ QS. 51:11 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 51:12 • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 51:13 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 51:14 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 51:15 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Keutamaan iman •

۞ QS. 51:16 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Keutamaan iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 51:20 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 51:21 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 51:23 Tauhid Rububiyyah • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan •

۞ QS. 51:24 • Sifat-sifat malaikat • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 51:28 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 51:30 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui) •

۞ QS. 51:31 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 51:32 • Tugas-tugas malaikat • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:33 • Tugas-tugas malaikat • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:34 Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:35 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 51:37 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:40 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:41 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:42 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:43 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 51:44 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:45 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:46 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:47 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 51:48 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 51:49 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 51:51 Tauhid Uluhiyyah • Islam agama para nabi

۞ QS. 51:53 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 51:55 • Keutamaan iman

۞ QS. 51:56 • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 51:57 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya

۞ QS. 51:58 Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Al Qawiy (Maka Kuat) • Al Matin (Maha Kuat) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 51:59 • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:60 • Kebenaran hari penghimpunan • Maksiat dan dosa

Ayat Pilihan

Ya Tuhan kami,
tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia,
Maha Suci Engkau,
maka peliharalah kami dari siksa neraka.
QS. Ali ‘Imran [3]: 191

Hai orang-orang beriman,
apabila diseru untuk menunaikan salat Jum’at,
maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah & tinggalkanlah jual beli.
Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
QS. Al-Jumu’ah [62]: 9

Sungguh Aku bersumpah dengan cahaya merah di waktu senja,
dan dengan malam & apa yang diselubunginya,
dan dengan bulan bila jadi purnama,
sesungguhnya kamu melalui tingkat demi tingkat (dalam kehidupan),
Mengapa mereka tak mau beriman?
QS. Al-Insyiqaq [84]: 16-18

Berpeganglah kamu kepada tali (agama) Allah, dan jangan kamu bercerai berai, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kau dahulu bermusuh-musuhan, maka Allah persatukan hatimu, lalu jadilah kamu karena nikmat Allah, orang yang bersaudara
QS. Ali ‘Imran [3]: 103

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan ...

Correct! Wrong!

Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan ...

Correct! Wrong!

Umat Islam yang mengajarkan ilmunya dengan ikhlas akan memperoleh pahala amal jariyah. Amal jariyah artinya ...

Correct! Wrong!

+

Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah ...

Correct! Wrong!

Ilmu yang bermanfaat adalah ...

Correct! Wrong!

Kuis Agama Islam #31
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Kuis Agama Islam #31 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Kuis Agama Islam #31 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #25

Surah Al-Insyirah terdiri dari … ayat.Surah Al-Insyirah diawali dengan lafal … أَلَمْ dalam surah Al-Insyirah berarti …وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ Ayat diatas terdapat dalam Alquran surah Al-Insyirah ayat …Surah Al-Insyirah turun sesudah surah …

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini … Allah Subhanahu Wa Ta`ala.Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat … Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah …

Kamus Istilah Islam

sastra tulisan

Apa itu sastra tulisan? sastra yang timbul setelah manusia mengenal tulisan, di Indonesia mulai berlangsung setelah bangsa Indonesia berkenalan dengan kebudayaan asing, yakni kebudayaan Hindu, Islam, ...

Abu Sufyan

Siapa itu Abu Sufyan? Shakhr bin Harb adalah salah seorang pemimpin utama Bani Quraisy di Mekkah yang sangat menentang Muhammad, akan tetapi di kemudian hari memeluk agama Islam. Keturunan Abu Sufyan...

Al-Jumu’ah

Apa itu Al-Jumu’ah? Surah Al-Jumu’ah adalah surah ke-62 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 11 ayat. Dinamakan Al Jumu’ah yang bukan berarti hari ju...