Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Adz Dzaariyaat (Angin yang menerbangkan) – surah 51 ayat 17 [QS. 51:17]

کَانُوۡا قَلِیۡلًا مِّنَ الَّیۡلِ مَا یَہۡجَعُوۡنَ
Kaanuu qaliilaa minallaili maa yahja’uun(a);
mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam;
―QS. Adz Dzaariyaat [51]: 17

Daftar isi

They used to sleep but little of the night,
― Chapter 51. Surah Adz Dzaariyaat [verse 17]

كَانُوا۟ adalah mereka
They used to
قَلِيلًا sedikit
little
مِّنَ dari/di waktu
of
ٱلَّيْلِ malam
the night
مَا tidak
[what]
يَهْجَعُونَ mereka tidur
sleep.

Tafsir Al-Quran

Surah Adz Dzaariyaat
51:17

Tafsir QS. Adz Dzaariyaat (51) : 17. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini menerangkan tentang sifat-sifat orang yang takwa, yaitu sedikit sekali tidur di waktu malam karena mengisi waktu dengan salat Tahajud.
Mereka dalam melakukan ibadah tahajudnya merasa tenang dan penuh dengan kerinduan dan dalam munajatnya kepada Allah sengaja memilih waktu yang sunyi dari gangguan makhluk lain seperti dua orang pengantin baru dalam menumpahkan isi hati kepada kesayangannya, tentu memilih tempat dan waktu yang nyaman dan aman bebas dari gangguan siapa pun.

Mereka ingat bahwa hidup berkumpul dengan keluarga dan yang lainnya tidak dapat berlangsung selama-lamanya.
Bila telah tiba ajal, pasti berpisah, masuk ke dalam kubur, masing-masing sendirian saja.

Oleh karena itu, sebelum tiba waktu perpisahan, mereka merasa sangat perlu mengadakan hubungan khidmat dan mahabbah dengan Tuhan Yang Mahakuasa, satu-satunya penguasa yang dapat memenuhi segala harapan.
Di akhir-akhir malam (pada waktu sahur) mereka memohon ampun kepada Allah.

Sengaja dipilihnya waktu sahur itu oleh karena kebanyakan orang sedang tidur nyenyak, keadaan sunyi dari segala kesibukan sehingga mudah menjalin hubungan dengan Tuhannya.

Tafsir QS. Adz Dzaariyaat (51) : 17. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Mereka selalu tidur sedikit di waktu malam dan sering bangun malam untuk beribadah.
Dan pada akhir malam mereka selalu meminta ampunan Tuhan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Mereka orang yang selalu berbuat baik itu sedikit tidur di waktu malam.
Mereka shalat dengan penuh kekhusyukan dan di akhir malam sebelum terbitnya fajar, mereka meminta ampunan kepada Allah dari dosa mereka.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam) lafal Yahja’uuna artinya mereka tidur, dan lafal Maa adalah Zaidah, sedangkan lafal Yahja’uuna adalah Khabar dari Kaana, dan lafal Qaliilan adalah Zharaf.
Yakni, mereka tidur di malam hari hanya sedikit, karena kebanyakan dipakai untuk salat.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan kebaikan amal perbuatan mereka melalui firman-Nya:

Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam.
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 17)

Ulama tafsir berbeda pendapat sehubungan dengan i’rab kalimat ayat ini, ada dua pendapat di kalangan mereka mengenainya.
Salah satunya menyebutkan bahwa huruf ma adalah nafiyah, artinya mereka sedikit menjalani malam harinya karena mereka tidak tidur.


Ibnu Abbas r.a. telah mengatakan, bahwa tiada suatu malam pun yang mereka lalui, melainkan mereka mengambil sebagian darinya, walaupun sedikit (untuk mengerjakan salat malam hari).


Qatadah telah meriwayatkan dari Mutarrif ibnu Abdullah, bahwa sedikit sekali malam hari yang mereka lalui, melainkan mereka mengerjakan salat padanya, adakalanya dari permulaannya atau dari tengahnya.


Mujahid mengatakan, sedikit sekali mereka tidur malam hari sampai subuh tanpa mereka jalani salat tahajud.


Hal yang sama telah dikatakan oleh Qatadah.
Anas ibnu Malik dan Abul Aliyyah mengatakan bahwa mereka selalu mengerjakan salat (sunat) antara magrib dan
Abu Ja’far Al-Baqir mengatakan bahwa mereka tidak tidur sebelum mengerjakan
salat ‘atamah (Pendapat yang kedua menyebutkan bahwa ma adalah masdariyah, yang artinya mereka sedikit sekali tidur di waktu malam.
Pendapat inilah yang dipilih oleh
Ibnu Jarir.


Al-Hasan Al-Basri mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam.
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 17)
Mereka jalani salat malam hari dengan keteguhan hati, karenanya mereka tidak tidur di malam hari kecuali hanya sedikit.
Mereka mengerjakannya dengan penuh semangat hingga waktunya memanjang sampai waktu sahur, sehingga bacaan istigfar mereka dilakukan di waktu sahur.

Qatadah mengatakan bahwa Al-Ahnaf ibnu Qais telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam.
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 17)
Mereka tidak tidur kecuali sedikit.
Kemudian Al-Ahnaf mengatakan bahwa dirinya bukan termasuk ahli ayat ini.

Al-Hasan Al-Basri mengatakan, Al-Ahnaf ibnu Qais pernah mengatakan bahwa ia membandingkan amalnya dengan amal penghuni surga, maka ia menjumpai suatu kaum yang berbeda jauh dengannya.
Mereka adalah kaum yang amal perbuatan kami tidak dapat mencapai tingkatan amal mereka, mereka sedikit sekali tidur di waktu malam.
Dan aku (QS. Al-Ahnaf) membandingkan amal perbuatanku dengan amal penghuni neraka, ternyata ia menjumpai mereka adalah kaum yang tiada kebaikan pada diri mereka;
mereka adalah orang-orang yang mendustakan Kitabullah dan rasulrasul Allah, serta mendustakan adanya hari berbangkit sesudah mati.
Dan aku menjumpai orang yang terbaik di antara kami adalah kaum yang mencampur amal saleh dan amal yang buruk.

Abdur Rahman ibnu Zaid ibnu Aslam mengatakan bahwa seorang lelaki dari Bani Tamim bertanya kepada Ubay r.a.,
"Hai Abu Usamah, ada suatu sifat yang tidak dijumpai di kalangan kami, Allah subhanahu wa ta’ala telah menyebutkan perihal suatu kaum melalui firman-Nya:
‘Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam’ (QS. Adz-Dzariyat [51]: 17).
Dan kami, demi Allah, sedikit melakukan salat di malam hari."
Maka Ubay r.a. menjawab,
"Beruntunglah bagi orang yang tidur bila mengantuk dan bertakwa kepada Allah apabila terbangun."

Abdullah ibnu Salam r.a. mengatakan,
"Ketika Rasulullah ﷺ tiba di Madinah, maka orang-orang bersegera menemuinya, dan aku termasuk salah seorang yang datang menemuinya.
Ketika aku melihat wajahnya, ternyata menurut keyakinanku beliau bukanlah seorang yang pendusta.
Dan kalimat yang mula-mula kudengar darinya ialah:

Hai manusia, berilah makan, hubungkanlah tali persaudaraan, sebarkanlah salam, dan salatlah di malam hari pada saat manusia lelap dalam tidurnya, niscaya kalian masuk surga dengan selamat’."

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Hasan ibnu Musa, telah menceritakan kepada kami Ibnu Lahi’ah, telah menceritakan kepadaku Yahya ibnu Abu Abdur Rahman Al-Habli, dari Abdullah ibnu Umar r.a. yang mengatakan bahwa sesungguhnya Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Sesungguhnya di dalam surga terdapat gedung-gedung yang bagian luarnya dapat dilihat dari bagian dalamnya, dan bagian dalamnya dapat dilihat dari bagian luarnya.
Abu Musa Al-Asy’ari r.a. bertanya,
"Wahai Rasulullah, untuk siapakah gedung-gedung itu?"
Rasulullah ﷺ menjawab:
Untuk orang yang lembut dalam tutur katanya, dan gemar memberi makan (fakir miskin), serta melakukan salat malam harinya karena Allah di saat manusia lelap dalam tidurnya.

Ma’mar mengatakan sehubungan dengan firman-Nya:
Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam.
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 17)
Bahwa menurut Az-Zuhri dan Al-Hasan, keduanya sering menyebutkan bahwa mereka banyak tidur di malam harinya tanpa mengerjakan salat (sunat malam hari).

Ibnu Abbas r.a. dan Ibrahim An-Nakha’i mengatakan sehubungan dengan firman Allah subhanahu wa ta’ala:
Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam.
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 17)
Yakni mereka tidak tidur.


Ad-Dahhak mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik, mereka sedikit sekali tidur di waktu malam.
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 16-17)
Kemudian menganggap firman berikutnya sebagai kalimat baru:
Di waktu sebagian malam mereka tidak tidur dan di waktu akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah).
(QS. Adz-Dzariyat [51]: 17-18)

Pendapat ini jauh dari kebenaran dan dianggap menyimpang.

Unsur Pokok Surah Adz Dzaariyaat (الذاريات)

Surat Adz-Dzariyat terdiri atas 60 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Ahqaaf.

Dinamai "Adz-Dzaariyaat" (angin yang menerbangkan), diambil dari perkataan "Adz Dzaa­riyaat" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Allah bersumpah dengan angin, mega, bahtera dan malaikat yang menjadi sumber kesejahteraan dan pembawa kemakmuran.
Hal ini mengisyaratkan inayat Allah kepada hamba-hamba-Nya.

Keimanan:

▪ Bagaimana keadaan orang-orang yang beriman di dalam syurga sebagai balasan ketaatan bagi orang yang bertakwa.
▪ Manusia dan jin dijadikan Allah untuk beribadat kepada-Nya.
▪ Allah sebagai Maha Pemberi rezeki.
▪ Neraka sebagai balasan bagi orang-orang kafir.

Hukum:

▪ Larangan mempersekutukan Allah dengan selain-Nya.
▪ Perintah berpaling dari orang-orang musyrik yang berkepala batu dan memberikan peringatan dan pengajaran kepada orang-orang mukmin.
▪ Pada harta kekayaan seseorang terdapat hak orang miskin.

Kisah:

Ibrahim `alaihis salam dengan malaikat yang datang ke rumahnya.
Musa `alaihis salam dengan Fir’aun, kaum ‘Aad dan Tsamud.
Nuh `alaihis salam dengan kaumnya.

Lain-lain:

▪ Segala sesuatu diciptakan Allah dengan berpasang-pasangan.
▪ Pada diri manusia sendiri terdapat tanda-tanda kebesaran Allah.

Audio Murottal

QS. Adz-Dzaariyaat (51) : 1-60 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy Ayat 1 sampai 60 + Terjemahan Indonesia
QS. Adz-Dzaariyaat (51) : 1-60 ⊸ Nabil ar-Rifa’i Ayat 1 sampai 60

Gambar Kutipan Ayat

Surah Adz Dzaariyaat ayat 17 - Gambar 1 Surah Adz Dzaariyaat ayat 17 - Gambar 2
Statistik QS. 51:17
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Adz Dzaariyaat.

Surah Az-Zariyat (Arab: الذاريات ,”Angin Yang Menerbangkan”) adalah surah ke-51 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 60 ayat.
Dinamakan Az-Zariyat yang berarti Angin Yang Menerbangkan diambil dari perkataan Az-Zariyat yang terdapat pada ayat pertama surah ini.

Nomor Surah 51
Nama Surah Adz Dzaariyaat
Arab الذاريات
Arti Angin yang menerbangkan
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 67
Juz Juz 26 & 27
Jumlah ruku’ 3 ruku’
Jumlah ayat 60
Jumlah kata 360
Jumlah huruf 1546
Surah sebelumnya Surah Qaf
Surah selanjutnya Surah At-Tur
Sending
User Review
4.5 (9 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:
51:17, 51 17, 51-17, Surah Adz Dzaariyaat 17, Tafsir surat AdzDzaariyaat 17, Quran adz dzariyat 17, Az Zariyat 17, Surah Az Zariyat ayat 17
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video Surah 51:17

More Videos

Kandungan Surah Adz Dzaariyaat

۞ QS. 51:4 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 51:5 • Allah menepati janji

۞ QS. 51:6 • Nama-nama hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 51:8 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 51:9 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 51:10 • Azab orang kafir

۞ QS. 51:11 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 51:12 • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 51:13 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 51:14 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 51:15 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Keutamaan iman •

۞ QS. 51:16 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Keutamaan iman • Amal shaleh sebagai pintu kebaikan • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh

۞ QS. 51:20 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 51:21 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 51:23 Tauhid Rububiyyah • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan •

۞ QS. 51:24 • Sifat-sifat malaikat • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 51:28 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 51:30 • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui) •

۞ QS. 51:31 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 51:32 • Tugas-tugas malaikat • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:33 • Tugas-tugas malaikat • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:34 Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:35 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 51:37 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:40 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:41 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:42 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:43 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 51:44 Ar Rabb (Tuhan) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:45 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:46 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:47 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 51:48 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 51:49 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 51:51 Tauhid Uluhiyyah • Islam agama para nabi

۞ QS. 51:53 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 51:55 • Keutamaan iman

۞ QS. 51:56 • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 51:57 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya

۞ QS. 51:58 Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Al Qawiy (Maka Kuat) • Al Matin (Maha Kuat) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 51:59 • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 51:60 • Kebenaran hari penghimpunan • Maksiat dan dosa

Ayat Pilihan

Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah & tidak (pula) mengawini isteri-isterinya selama-lamanya sesudah ia wafat.
Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar (dosanya) di sisi Allah.
QS. Al-Ahzab [33]: 53

Serulah (manusia) pada jalan Tuhanmu dengan hikmah & pelajaran yang baik & bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sungguh Tuhanmu lebih tahu siapa yang tersesat dari jalan-Nya & Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk
QS. An-Nahl [16]: 125

Apa saja yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia.
Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah.
Dan bertakwalah kepada Allah.
Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya.
QS. Al-Hasyr [59]: 7

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Turunnya surah Ad-Dhuha menunjukkan.....kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Correct! Wrong!

Arti al-Kaafirun adalah ...

Correct! Wrong!

Berikut ini yang bukan kandungan surah Ad-Dhuha adalah..... Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Correct! Wrong!

+

Array

Surah Ad-Dhuha ayat ke-enam menunjukkan salah satu masa Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu sebagai ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
u0627u064eu0644u064eu0645u06e1 u06ccu064eu062cu0650u062fu06e1u06a9u064e u06ccu064eu062au0650u06ccu06e1u0645u064bu0627 u0641u064eu0627u0670u0648u0670u06cc

Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),
--QS. Adh Dhuhaaa [93] : 6

Arti dari lafal

لَكُمْ دِينُكُمْ

yaitu ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah Al-Kafirun [109] ayat 6.

لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

'Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.'

Pendidikan Agama Islam #18
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #18 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #18 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah … Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Kamus Istilah Islam

mujahadat

Apa itu mujahadat? mu.ja.ha.dat (1) perang membela agama Islam; (2) usaha menahan hawa nafsu … •

Hakim bin Hazm

Siapa itu Hakim bin Hazm? Hakim bin Hizam (Arab: حكيم بن حزم ) adalah salah satu sahabat nabi Muhammad. Biografi Keluarga Hakim bin Hizam adalah anak dari Hizam bin Khuwailid bin Asad, jadi ...

At-Tahrim

Apa itu At-Tahrim? Surah At-Tahrim (bahasa Arab:التّحري) adalah surah ke 66 dalam Alquran. Surah ini tergolong surat Madaniyah yang terdiri atas 12 ayat. Dinamakan At-Tahrim karena pada awal su...